3 Tips untuk Pemula Memulai Usaha Kecil-kecilan

Suara.com – Memulai membangun bisnis sendiri terdengar seperti ide yang cukup bagus. Tetapi kebanyakan orang tidak tahu ingin memulainya dari mana.

Untuk dipahami, ide bisnis, pengembangan strategi dan pembiayaan menjadi ujung tombak untuk memulai bisnis dari nol.

Dikutip dari Thriveglobal, kecekatan dan ketepatan mengambil keputusan sangat dibutuhkan untuk memulai bisnis.

Bagi pemula yang ingin memulai usaha, berikut ini tiga tips untuk memudahkan bagaimana memulai bisnis.

1. Cermat Memilih Ide

Hal pertama yang perlu dilakukan yaitu memilih ide. Ini tidak hanya memilih jenis produk atau layanan yang ingin Anda tawarkan.

Di sini pebisnis harus memutuskan jenis bisnis apa yang paling sesuai dengan idenya.

Untuk memutuskan ide harus dengan cermat dan seksama. Jangan terburu-buru dalam proses ini. Memulai bisnis bukanlah perlombaan. Yakinkan ide bisnis untuk mengambil langkah selanjutnya.

2. Kembangkan Rencana Bisnis

Setelah yakin dengan jenis bisnis yang ingin Anda jalankan, tulis rencana bisnis secara terperinci. Rencana bisnis akan menjadi sangat penting ketika mendapatkan biaya dan merekrut karyawan berpengalaman untuk bergabung dengan usaha bisnis baru.

Pebisnis harus merinci semua tujuan selama lima tahun ke depan dan bagaimana cara mencapainya.

3. Daftarkan Legalitas Bisnis Anda

Memiliki legalitas perusahaan merupakan langkah yang harus serius dipertimbangkan. Anda harus mendapatkan izin dan lisensi bisnis dan mematuhi peraturan tertentu.

Tujuannya, untuk meminimalisir risiko hukum yang akan muncul di kemudian hari ketika usaha Anda berjalan.

Wapres Dorong Pengumpulan Zakat BAZNAS Melalui Kepercayaan Publik

Suara.com – Wakil Presiden, Jusuf Kalla mendorong Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat melalui peningkatan kepercayaan publik. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) zakat di Surakarta, Jawa Tengah, Senin (4/3/2019) malam.

Peningkatan kepercayaan publik ini menjadi faktor penting untuk meningkatkan pengelolaan zakat di Indonesia.

“Yang sangat penting untuk meningkatkan pengelolaan zakat adalah bagaimana kalau saya bayar zakat, akan diberikan kepada delapan asnaf zakat, seperti fakir miskin,” katanya.

Dalam sambutannya, Wapres JK juga menyampaikan saldo akhir tahun pengelolaan zakat nasional yang seharusnya disalurkan kepada mustahik. BAZNAS mencatat berkisar Rp 1,3 triliun, atau sekitar 14 persen dari total penerimaan.

Wakil Presiden, Jusuf Kalla dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) zakat di Surakarta, Jawa Tengah, Senin (4/3/2019) malam. (Dok: Baznas)Wakil Presiden, Jusuf Kalla dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) zakat di Surakarta, Jawa Tengah, Senin (4/3/2019) malam. (Dok: Baznas)

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama BAZNAS, Arifin Purwakananta mengatakan,  penghitungan saldo Desember 2018  terjadi karena pola penghimpunan zakat di Indonesia masih bertumpu pada bulan Ramadan. Penghimpunan tidak dapat dihabiskan pada Desember, karena Ramadan baru datang pada tahun berikutnya.

Oleh karena itu, Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) menyimpan zakat sebagai cadangan untuk disalurkan kepada mustahik, mulai Januari hingga menjelang Ramadan berikutnya.

BAZNAS mendorong dana cadangan maksimal 20 persen, sehingga penyaluran tahun berjalan mencapai 80 persen dapat diterima oleh para mustahik. Dengan nilai tersebut, rasio penyaluran terhadap penghimpunan dinilai berjalan sangat efektif.

Presdir Anak Usaha Elnusa Kini Jadi Jubir Pertamina

Suara.com – Fajriyah Usman, secara resmi telah dilantik menjadi Vice President Communication PT Pertamina (Persero) yang baru menggantikan Adiatma Sardjito yang memasuki pensiun pada 31 Desember 2018.

Sebelumnya ia menjabat President Director PT Elnusa Trans Samudera, salah satu anak perusahaan PT Elnusa Tbk yang bergerak di bidang dukungan kemaritiman.

Dikutip dari keterangan yang disampaikan Pertamina, Fajriyah Usman meniti karir di PT Elnusa Tbk perusahaan afiliasi Pertamina yang bergerak dalam bidang jasa minyak dan gas bumi.

Ia mengawali karirnya di PT Elnusa dan setahun kemudian mendapat promosi menjadi Supervisor of Good Corporate Governance & Corporate Secretary.

Penugasan selanjutnya bergerak ke fungsi komunikasi, khususnya mengelola komunikasi dengan investor.
Karirnya terus menanjak hingga dipercaya sebagai Head of Investor Relations.

Pada tahun 2015, ia dipromosikan menjadi Vice President of Corporate Secretary. Kemudian pada Juni 2018, ia dipercaya sebagai President Director, PT Elnusa Trans Samudera salah satu anak perusahaan dari PT Elnusa Tbk yang bergerak dalam jasa pendukung operasional kemaritiman yang bergerak di bidang energi lepas pantai.

Dengan jabatan barunya sebagai Vice President Corporate Communication Pertamina, ia akan bergelut dengan media untuk menyampaikan informasi seputar perusahaan dan dunia migas dalam skala yang lebih besar.

Sebagai holding migas, Pertamina memiliki sejumlah anak perusahaan yang bergerak di sektor hulu hingga hilir.

Kementerian PUPR Dorong Penyediaan Rumah Berbasis Komunitas

Suara.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) terus memperluas jangkauan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) agar bisa menikmati subsidi rumah melalui program KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP), Subsidi Selisih Bunga (SSB) dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, salah satu yang terus didorong adalah penyediaan rumah berbasis komunitas.

Melalui skema ini, pekerja non formal yang selama ini kesulitan akses KPR ke Bank, kini tetap bisa mendapatkan subsidi rumah.

Sebelumnya telah dimulai proyek percontohan pembangunan rumah berbasis komunitas dengan didukung KPR FLPP dan SBUM yakni pembangunan perumahan komunitas pencukur rambut yang tergabung dalam Persaudaraan Pemangkas Rambut Garut (PPRG) di Desa Sukamukti, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Peletakan batu pertamanya (groundbreaking) dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 19 Januari 2019 lalu.

“Kementerian PUPR melalui Ditjen Penyediaan Perumahan akan melanjutkannya di provinsi lain dengan komunitas berbeda,” jelas Menteri Basuki.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Khalawi AH mengatakan, pembangunan perumahan berbasis komunitas diperuntukan bagi komunitas profesi tertentu dan belum pernah mendapatkan program subsidi pembiayaan perumahan dari pemerintah.

“Hingga kini sudah ada sekitar 12 komunitas yang mengajukan untuk dibangunkan perumahan dan saat ini sedang dalam tahap proses verifikasi. Karena prinsipnya pembangunan perumahannya harus betul-betul berada di satu lokasi,” kata Khalawi dalam acara PUPR EXPO 4.0, Senin (4/3/2019).

Saat ini, dikatakan Khalawi, secara paralel payung hukum pelaksanaan pembangunan perumahan berbasis komunitas sedang disiapkan dan dibahas.

Saat ini menurutnya syarat pengajuannya masih serupa dengan pengajuan KPR FLPP bagi MBR.  

“Yang terpenting komunitas profesi pekerja non formal tersebut mempunyai lembaga yang menaungi mereka seperti berbentuk koperasi atau paguyuban, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kami juga akan melakukan verifikasi terhadap kebenaran keberadaan komunitas tersebut,” ujarnya.

Usulan dapat disampaikan baik kepada pemerintah pusat, daerah, dan melalui perbankan yang bekerja sama dengan asosiasi seperti Real Estate Indonesia (REI) dan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi).

Khalawi mengungkapkan, program ini juga akan melibatkan perguruan tinggi sebagai lembaga untuk mengkaji desain tata ruang sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) di suatu daerah.

“Kami juga mendorong pola Academy Business Community Government atau ABCG untuk pembangunan perumahan berbasis komunitas. Saat ini sudah mulai dilaksanakan di Kendal, di Desa Curug Sewu. Kerjasama antara Undip, Pemerintah Pusat dan Pemkab Kendal, Bank BTN, pengembang, dan komunitas,” ujarnya.

Dalam acara tersebut Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi AH sempat melakukan teleconference dari lokasi EXPO dengan sejumlah pekerja pembangunan Rusun Pasar Rumput yang saat ini progresnya sudah 94 persen dan ditargetkan rampung pada April 2019.

Sementara itu, Sekretaris Ditjen Pembiayaan Perumahan Dadang Rukmana yang menjadi narasumber mini talkshow PUPR EXPO 4.0 menyatakan, pembangunan di Garut dan Kendal akan dijadikan percontohan untuk nantinya bisa direplikasi di kota-kota lain.

“Inovasinya seperti di Kendal, kita akan mendorong komunitas untuk ikut merancang serta melaksanakan pembangunan rumah sehingga rasa memiliki untuk merawatnya lebih besar,” ujarnya.

Daliana Suryawinata, Arsitek Indonesia menyatakan, bahwa setiap komunitas mempunyai karakteristik tersendiri sehingga dalam pembangunan perumahannya juga diperlukan desain ruang publik yang berbeda.

“Ruang publik untuk berkumpul bersama sangat diperlukan dalam membangun perumahan berbasis komunitas, agar kebersamaan mereka selalu terjaga,” ujarnya.

Gara-gara Sering Peluk Pegawai, Pendiri Ted Barker Lepas Jabatan CEO

Suara.com – Pendiri Merek Fashion Ted Barker Ray Kelvin mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO. Hal ini setelah Kelvin dituduh melakukan pelanggaran yang dilakukannya terhadap perusahaan.

Kelvin dituduh melakukan pelanggaran karena kebiasaannya memeluk rekan kerja. Perusahaan pun telah melakukan penyelidikan atas pelanggaran tersebut.

Akan tetapi, Kelvin membantah tuduhan tersebut. Meski pun telah ada 200 karyawan Ted Barker yang membuat petisi untuk mengkomplain kebiasaan buruk Kelvin.

“Kelvin membantah semua tuduhan pelanggaran. Namun, dia hari ini setuju untuk mengundurkan diri dengan segera dari posisinya sebagai chief executive officer dan sebagai direktur Ted Baker,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Reuters, Selasa (5/3/2019).

Kendati demikian, penjualan Ted Barker berjalan baik pada musim belanja Natal. Bahkan, setelah adanya tuduhan kepada Kelvin penjualan Ted Barker masih baik.

Meskipun telah mundur, Kelvin tetap menjadi pemegang saham terbesar perusahaan dengan porsi saham sebesar 35 persen.

“Saya telah memutuskan bahwa hal yang benar untuk dilakukan adalah menjauh dari Ted dan memungkinkan bisnis untuk fokus menjadi merek yang luar biasa sehingga dapat menghadapi 2019 dengan energi segar dan semangat baru,” kata Kelvin dalam sebuah pernyataan.

Pelindo III dan Sinar Mas Group Jajaki Sinergi Logistik

Suara.com – Pelindo III dan grup usaha Sinar Mas menjajaki peluang menjadikan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sebagai salah satu pusat distribusi kertas di Indonesia.

Pelabuhan tersebut berada di tengah-tengah Nusantara sehingga secara geografis strategis untuk menjadi hub distribusi.

Tak hanya domestik, tetapi juga potensial untuk mendukung ekspansi pasar produsen kertas dan pulp raksasa tersebut.

“Potensi kerja sama ini sangat baik, karena Tanjung Perak memiliki kesiapan fasilitas pergudangan dan lahan yang siap dimanfaatkan. Apalagi kini ada PT Berkah Multi Cargo (BMC), lini bisnis Pelindo III yang melayani jasa logistik,” kata Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo III Toto Nugroho dalam keterangannya, Selasa (5/3/2019).

Lebih lanjut Toto Nugroho mengungkapkan, optimisme juga didapatkan karena Sinar Mas sebagai pemain besar di industri kertas dan pulp sudah memiliki ceruk pasar tersendiri yang stabil.

Selain itu Sinar Mas juga memiliki segmen bisnis lain yang juga potensial untuk menggunakan jasa logistik Pelindo III, yakni agribisnis, pangan, dan infrastruktur.

Sinar Mas sudah menjadi salah satu pengguna jasa Pelindo III untuk jasa bongkar muat curah cair dan lahan penumpukan untuk komoditas CPO (minyak kelapa sawit), di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Ia menambahkan, peluang kerja sama lain yang akan dijajaki yaitu pemanfaatan layanan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Perak, pemasaran biodiesel di Bali, jasa bongkar muat antar kapal di perairan Satui, serta pelayanan kapal pandu dan tunda di Selat Lombok.

Setelah Pelindo III menjalin kerja sama dengan Pertamina untuk pelayanan kapal pandu dan tunda di pelabuhan, pada saat yang sama juga mendiskusikan kemungkinan joint operation untuk layanan yang sama dengan swasta yakni Sinar Mas Group.

“Pelindo III proaktif dalam mendorong sinergi pelayanan kapal dengan operator-operator pelabuhan di Indonesia, baik BUMN maupun swasta. Karena integrasi pemanfaatan infrastruktur dan layanan di pelabuhan merupakan bentuk dukungan yang riil pada upaya pemerintah dalam menekan biaya logistik di Indonesia yang merupakan negara kepulauan,” kata Toto Nugroho.

Perwakilan dari Sinar Mas Group Supply Chain Director, Antonius Maryanto menyebutkan, bahwa pihaknya menyambut baik adanya diskusi bisnis yang digagas oleh BUMN seperti Pelindo III.

“Sesama pelaku bisnis baik dari pemerintah BUMN maupun swasta sebaiknya sering berdiskusi langsung, tidak hanya berkomunikasi saat ada kendala di lapangan. Kesempatan diskusi ini merupakan momen networking dan evaluasi kerja sama yang sudah ada. Semoga ke depan ada satu pandangan untuk terobosan bisnis yang dikerjakan bersama,” katanya.

“Diharapkan sinergi yang harmonis antara Pemerintah melalui BUMN Pelindo III dengan Sinar Mas sebagai perusahaan swasta nasional pada beberapa sektor yang penting seperti logistik energi dan pangan, serta maritim dapat memberikan kontribusi positif pada perekonomian bangsa,” tutur Sekretaris Perusahaan Pelindo III Faruq Hidayat.

Coinfest 2019, Tingkatkan Pemahaman Tentang Bitcoin dan Aset Digital

Suara.com – Setelah digelar di dua kota yakni Jakarta dan Medan, Coinfest 2019 telah rampung digelar di empat kota yakni Bandung, Yogyakarta, Semarang dan Surabaya.

Coinfest 2019 merupakan sebuah acara festival kripto yang digelar oleh coinvestasi.com dengan tujuan mengedukasi khalayak umum mengenai cryptocurrency atau mata uang digital dan juga menyampaikan analisis harga cryptocurrency di tahun 2019.

Coinfest menyajikan suatu bentuk komitmen edukasi masyarakat mengenai Bitcoin dan aset digital dengan menghadirkan para pakar mata uang digital terkemuka di Indonesia.

Head organizer Coinfest Roadshow 2019 Felita menuturkan, Coinvestasi.com sebagai media yang berfokus pada dunia blockchain dan kripto memang berkomitmen untuk mengembangkan ekosistem dan komunitas yang teredukasi mengenai Bitcoin dan aset digital lainnya.

“Hal ini diperlukan sehingga aplikasi teknologi Blockchain dapat dimanfaatkan untuk hal-hal positif ke depannya,” kata Felita dalam keterangannya, Selasa (5/3/2019).

Beberapa mitra yang terlibat adalah Indodax, Rekeningku, UDAX, Eunomia Token, Fortifex, Coinone, dan Gopax.

Komunitas kripto baik lokal maupun nasional juga ikut terlibat dalam terselenggaranya acara ini, seperti Forum Bitcoin Indonesia (FBI), Ethereum Meetup Indonesia (EMI), serta beberapa trader lokal di masing-masing kota.

“Acara seperti ini sangat bermanfaat sekali karena kami para pegiat kripto bisa berkumpul menambah teman dan mendapat pengetahuan yang bermanfaat mengenai analisis teknikal dan fundamental,” kata Sinta salah satu peserta Coinfest 2019 di Semarang.

Roadshow Coinfest 2019 di empat kota telah mengumpulkan lebih dari 200 orang pegiat kripto.

Dengan rangkaian roadshow Coinfest 2019 di empat kota yang telah usai digelar tersebut, diharapkan akan dapat meningkatkan minat dan mengedukasi masyarakat umum mengenai pengertian mata uang digital beserta pemanfaatannya dalam berinvestasi secara online di era digital ini.

Pembangunan 6 Ruas Tol JORR 2 Ditargetkan Rampung Akhir 2019

Suara.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menargetkan pembangunan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR 2) akan selesai pada akhir 2019 ini.

Jalan Tol JORR 2 melingkar dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng ke Cilincing sepanjang 111 km terdiri atas enam ruas, yakni Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran (14,2 km), Kunciran-Serpong (11,1 km), Serpong-Cinere (10,1 km), Cinere-Jagorawi (14,7 km), Cimanggis-Cibitung (26,5 km), dan Cibitung-Cilincing (34 km).

Dari 6 ruas tersebut, 2 ruas yakni Kunciran-Serpong dan Serpong – Cinere dapat selesai pada Juni 2019.

“Harapannya jalan tol ini bisa segera selesai karena sudah ditunggu masyarakat,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Kepala BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan, penyelesaian ruas Tol JORR 2 akan meningkatkan kelancaran mobilitas komuter yang tinggal di kota-kota seperti Bogor, Depok, Tangerang, Serpong dan Bekasi namun beraktivitas di dalam kota Jakarta.

“Disamping itu dengan semakin lancarnya arus lalu lintas, maka akan mendukung distribusi logistik lebih efisien. Salah satunya akan mendukung pengembangan Cargo Village di kawasan Bandara Soekarno-Hatta,” kata Danang Parikesit.

Danang menyampaikan, progres 6 ruas tol JORR 2 tersebut yakni Ruas Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran sepanjang 14,2 km ditargetkan selesai konstruksinya pada November 2019.

Tol ini dikelola oleh PT Jasamarga Kunciran Cengkareng yang terbagi 4 seksi, yakni Seksi I Kunciran-Tirtayasa dengan panjang 2 km progresnya 48,8% dan Seksi II Tirtayasa-Benteng Betawi sepanjang 3,5 km dengan progres sudah 31,9%.

Lalu, Seksi III Benteng Betawi-H Sastranegara sepanjang 6,6 km dengan progres 47,7% dan Seksi IV H.Sastranegara-SS Benda sepanjang 2 km progres pengerjaan mencapai 75,6%.

Kemudian Ruas Tol Kunciran-Serpong yang pengusahaannya dilakukan oleh PT Marga Trans Nusantara. Tol ini memiliki dua seksi, yakni Seksi I Kunciran-Parigi sepanjang 6,7 km dengan progres penyelesaian 86,7% dan Seksi II Parigi-Serpong dengan panjang 4,4 km progres konstruksi sebesar 88%.

Pembangunan kedua seksi tol sepanjang 11,1 km ini ditargetkan selesai bulan Juni 2019.

Selanjutnya Ruas Tol Serpong – Cinere sepanjang 10,1 km yang terdiri atas 2 seksi, yakni Seksi I Serpong Pamulang sepanjang 6,5 km dengan progres konstruksi 66% dan target selesai Maret 2019 serta Seksi II Pamulang -Cinere sepanjang 3,6 km dengan progres pengerjaan 32,9% yang ditargetkan rampung pada Juni 2019.

Pengusahaan ruas tol ini dilakukan oleh PT Cinere Serpong Jaya.

Ruas Cinere-Jagorawi sepanjang 14,7 km terdiri atas 3 seksi, yakni Seksi I Jagorawi – Jl. Raya Bogor sepanjang 3,7 km sudah beroperasi sejak tahun 2012.

Seksi II Jl. Raya Bogor-Kukusan sepanjang 5,5 km dengan progres konstruksi mencapai 97,3% dan target penyelesaian Maret 2019.

Lalu, Seksi III Kukusan-Cinere sepanjang 5,5 km masih dalam tahap pembebasan lahan. Pengusahaan ruas tol ini dilakukan oleh PT Translingkar Kita Jaya.

Ruas Tol Cimanggis-Cibitung memiliki panjang 26,5 km terdiri dari 2 seksi, yakni Seksi IA Junction Cimanggis-On/Off Ramp Jatikarya sepanjang 3,2 km progresnya sudah mencapai 82,3% dengan target selesai April 2019.

Sementara Seksi II On/Off Ramp Jatikarya – Junction Cibitung sepanjang 23,3 km progresnya sudah 33,4% ditargetkan rampung Desember 2019. Pengusahaan ruas tol ini dilakukan oleh PT Cimanggis Cibitung Tollways.

Ruas JORR 2 yang paling panjang adalah ruas Cibitung-Cilincing dengan panjang jalan tol 34 km yang terdiri atas 4 seksi, yakni Seksi I SS Cibitung-Gabus Indah panjang 13,1 km progresnya 61,7% dan Seksi II Gabus Indah-Muara Bakti sepanjang 6 km dengan progres mencapai 60,3%. Kedua seksi tersebut ditargetkan selesai Juni 2019.

Seksi III Muara Bakti-Kanal Banjir Timur sepanjang 10,6 km progres konstruksinya 37,5% dengan target selesai November 2019.

Seksi IV Kanal Banjir Timur-Cilincing yang membentang 4,6 km masih dalam tahap pembebasan lahan. Pengusahaannya dilakukan oleh PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways.

Menkop dan UKM Minta PDB Koperasi Ditingkatkan untuk Kesejahteraan

Suara.com – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop dan UKM) Puspayoga, minta agar koperasi mampu meningkatkan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional demi kesejahteraan masyarakat. Permintaannya ini selaras dengan pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop dan UKM).

Kontribusi koperasi terhadap PDB nasional meningkat dari 1,71 persen pada 2014, menjadi 4,48 persen pada 2017. Peningkatan tersebut berdampak pada kenaikan kesejahteraan anggota dan masyarakat, serta pemerataan pembangunan perekonomian nasional.

“Itulah achievement dari Presiden Jokowi. Pesan presiden, supaya PDB koperasi harus ditingkatkan lagi,” kata Puspayoga, saat membuka program Sinergi Kemenkop dan UKM dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota, dalam rangka pemberdayaan KUKM di Payakumbuh, Sumatera Barat, Senin (4/3/2019).

Menurutnya, peningkatan kontribusi koperasi terhadap PDB dilakukan melalui program reformasi total koperasi, yakni mengubah paradigma pemberdayaan koperasi dari kuantitas menjadi kualitas. Kedua, melalui langkah rehabilitasi, dan ketiga, melalui pengembangan koperasi.

Dengan upaya tersebut, lanjut Puspayoga, tekad pemerintah meningkatkan pertumbuhan ekonomi tercapai, lapangan kerja meningkat, penggangguran dan kemiskinan menurun, maupun gini ratio menurun. Peningkatan pertumbuhan ekonomi pasti disertai pemerataan kesejahteraan masyarakat.

“Itulah yang kita lakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi saja tidak cukup, harus disertai dengan pemerataan kesejahteraan,” tegas Puspayoga.

Program Sinergi Kemenkop dan UKM dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota, dalam rangka pemberdayaan KUKM di Payakumbuh, Sumatera Barat, Senin (4/3/2019). (Dok: Kemenkop dan UKM)Program Sinergi Kemenkop dan UKM dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota, dalam rangka pemberdayaan KUKM di Payakumbuh, Sumatera Barat, Senin (4/3/2019). (Dok: Kemenkop dan UKM)

Pemerintah juga memberikan kemudahan melalui bantuan modal usaha kepada KUKM, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan bantuan dana bergulir dengan suka bunga rendah. Pemerintah juga menggelar berbagai pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM KUKM.

Bupati Lima Puluh Kota, Kota Irfendi Arbi mengungkapkan, bantuan Kemenkop dan UKM selama ini telah berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi di daerah. Bahkan pelaku usaha yang memanfataan bantuan dari pemerintah sudah meningkat skala usahanya hingga mampu ekspor ke pasar luar negeri.

“Kami ucapkan terima kasih, karena program pemerintah pusat sangat luar biasa sekali kepada kita. Apalagi kita ini sering terjadi bencana,” ujar Irfendi.

Namun menurut bupati, tantangan terbesar pelaku usaha saat ini adalah  memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usahanya ke depan. Misalnya teknologi bisa memudahkan pelaku usaha untuk mempromosikan produk, hingga bisa dikenal oleh potensial buyer lokal, nasional, bahkan internasional.

“Pelaku usaha sudah harus masuk ke teknologi, sehingga kita bisa promosikan apa yang diproduksi oleh teman-teman UKM. Begitu juga UKM, bisa mengetahui program apa yang yang dilakukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM,” katanya.

Dalam kesempatan kunjungan kerja tersebut, Menkop dan UKM memberikan bantuan perkuatan modal usaha berupa KUR dan dana bergulir kepada pelaku UKM di Kabupaten Lima Puluh Kota. Ia juga menandatangani prasasti berdirinya Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT).

Turut hadir dalam kesempatan itu sejumlah perwakilan dari Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE), perkumpulan para istri menteri antara lain Bintang Puspayoga, Kartika Basuki, Rini Sandjojo, dan Koes Moeldoko.

Hadir pula Deputi Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM, Rulli Nuryanto dan Deputi Restrukturisasi, Abdul Kadir Damanik.

5 Maret 2019 : Harga Jual Emas Antam Turun Rp 500 Per Gram

Suara.com – Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Selasa (5/3/2019) untuk ukuran satu gram dibanderol di harga Rp 656.000.

Harga jual tersebut terpantau turun Rp 500 dibandingkan dengan harga Senin (4/3/2019) kemarin.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 583.000 per gram.

‎Harga buyback tersebut juga terpantau turun Rp 3.000 dibandingkan dengan harga buyback Senin kemarin.

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga jual emas batangan pada hari ini.

-‎ emas 0,5 gram Rp 352.500.

– emas 2 gram Rp 1.261.000.

– emas 3 gram Rp 1.870.000.

– emas 5 gram Rp 3.100.000.

– emas 10 gram Rp 6.135.000.

– emas 25 gram Rp 15.230.000.

– emas 50 gram Rp 30.385.000.

– emas 100 gram Rp 60.700.000.

– emas 250 gram Rp 151.500.000.

– emas 500 gram Rp 302.800.000.

– emas 1.000 gram Rp 605.600.000.

LPDB-KUMKM Harap Penyaluran Dana di Sumbar Capai Rp 100 M

Suara.com – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) ingin mendorong pelaku usaha di Provinsi Sumatera Barat, agar tertarik lagi mengakses dana bergulir dari LPDB-KUMKM, sehingga bisa meningkatkan produksi dan kinerja pelaku usaha. Sejak berdiri pada 2008, LPDB telah menyalurkan dana bergulir sebesar Rp 60 miliar di Sumbar.

“Kami ingin di Sumbar, serapan dana bergulir meningkat menjadi Rp 100 miliar, bahkan lebih. Dana itu dapat digunakan sebagai perkuatan permodalan bagi para pelaku usaha di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat,” kata Direktur Utama LPDB-KUMKM, Braman Setyo, saat Sosialisasi Program Inklusif Dana Bergulir LPDB-KUMKM, di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar.

Braman merasa semakin bersemangat untuk melakukan kegiatan sosialisasi ini. Bagi pelaku usaha yang ingin mengakses dana bergulir LPDB, imbuhnya, cukup datang ke Jamkrindo atau Jamkrida dan Dinas Koperasi, serta UKM di Sumbar. Mereka tidak perlu ke Jakarta, sehingga lebih efektif dan efisien.

Peluang usaha di Sumbar, tambahnya, sangat besar karena di berbagai daerah di Indonesia dan sejumlah negara pasti ada restoran atau rumah makan Padang.

“Potensi seperti ini harus kita dorong. Usaha-usaha kreatif juga harus dikembangkan supaya mempunyai nilai tambah yang tinggi,” pintanya.

Selama ini, yang bisa mengakses dana bergulir LPDB, menurutnya, hanya Koperasi dan UKM yang memiliki badan hukum saja. Padahal banyak pelaku usaha yang sifatnya perorangan.

“Kami berharap dalam beberapa bulan ke depan akan ada aturan yang memperbolehkan kami menyalurkan dana bergulir langsung ke pelaku usaha,” harapnya.

Hadir pada acara tersebut, Deputi Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM, Rulli Nuryanto, Direktur Pembiayaan Syariah, Jaenal Aripin, Direktur Bisnis, Krisdianto, Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar.

Direktur Utama LPDB-KUMKM, Braman Setyo, saat Sosialisasi Program Inklusif Dana Bergulir LPDB-KUMKM, di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar. (Dok: LPDB)Direktur Utama LPDB-KUMKM, Braman Setyo, saat Sosialisasi Program Inklusif Dana Bergulir LPDB-KUMKM, di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar. (Dok: LPDB)

Hadir juga para pelaku Koperasi dan UKM dari Kabupaten Limapuluh Kota, Payakumbuh, Agam dan sekitarnya, Jamkrindo cabang Padang, Jamkrida Sumbar, Lembaga Keuangan Bank (LKB), Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) dan lain-lain.

Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota, mengatakan, permasalahan klasik setiap usaha adalah permodalan. Dana bergulir dari LPDB ini bisa membantu para pelaku usaha di Sumbar, khususnya di Kabupaten Limapuluh Kota dan sekitarnya, supaya lebih maju dan berkembang lagi.

“Peluang itu ada. Mari kita sinkronisasikan supaya ada realisasi dari program ini di masyarakat Sumbar, khususnya kabupaten Limapuluh Kota dan sekitarnya. Produk yang populer dari kami adalah kuliner rendang dan pakaian tenun. Semoga ke depan bisa tembus di tingkat nasional bahkan internasional,” harapnya.

Acara tersebut juga diisi dengan coaching clinic oleh tenaga-tenaga profesional LPDB-KUMKM tentang prosedur tata cara pembuatan proposal dana bergulir LPDB-KUMKM, sehingga peserta yang hadir dapat berkonsultasi dan mengetahui apa saja yang menjadi kendala atau kekurangan dalam proposalnya.

Dengan Pupuk Organik, Petani Sumsel Sukses Panen Raya Padi

Suara.com – Setelah mengikuti anjuran Peraturan Menteri Pertanian No. 01 Tahun 2019 terkait penggunaan pupuk dan pestisida organik, petani di Desa Sidomulyo, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, sukses panen padi perdana yang sehat dan bebas residu. Mereka melakukan panen raya menggunakan combine harvester, yang dikunjungi langsung Bupati OKU Timur, HM Kholid Mawardi.

Para petani menggunakan pupuk dan pestisida organik dengan basis bakteri dan jamur sebagai ‘monster-monster kecil’ yang diseleksi dan menjadi sahabat petani. Jenis ini dikenal dengan produk hayati.

Selain Kholid, hadir juga Kepala Dinas Pertanian OKU Timur, Sujarwanto, Kabid produksi tanaman pangan, Tukiman, Camat Belitang, Agustoni Zaini, Danramil Belitang, Kapten Surasa, Kapolsek Belitang, perwakilan Kementerian Pertanian (Kementan), dan penyuluh pertanian.

“Ini adalah terobosan besar. Panen raya padi sehat dan bebas residu ini mendongkrak produksi. Awalnya, hasil panen dengan metode konvensional hanya menghasilkan 5-7 ton per ha, kini 9 ton per ha Gabah Kering Panen (GKP),” ujar Kholid, Sumsel, Minggu (3/3/2019).

Budi daya padi sehat dan bebas residu merupakan pertaruhan besar yang baru kali pertama dilakukan oleh Kelompok Tani (Poktan) Karya Tani. Jarak tanam adalah jarwo 4:1, dengan varietas Inpari 32. 

“Mengedepankan penggunaan produk pupuk dan pestisida berbasis hayati/organik, ternyata mampu meningkatkan produktivitas hasil pertanian menjadi lebih tinggi,” ungkapnya.

Kadistan OKU Timur, Sujarwanto menambahkan, program ini sejalan dengan Nawa Cita pemerintah untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani. Dia berharap, perusahaan yang bergerak di bidang agro-biotechnology semakin berkomitmen menyebarkan ‘virus go organik’ ke setiap pelosok negeri.

“Tidak hanya dari segi kuantitas dan efisiensi biaya pengeluaran saprodi, konsep budi daya padi bebas residu ini memiliki efek positif jangka panjang,” jelas Sujarwanto.

Menurutnya, residu yang tinggal di dalam tanah akibat efek penggunaan produk pupuk dan pestisida kimia yang secara terus-menerus mampu dikurangi. Selain itu, tanah lebih subur, musuh alami terjaga dan yang terpenting keamanan serta kesehatan lingkungan dan manusia lebih terjamin.

“OKU Timur merupakan salah satu sentra padi di Sumatera Selatan. Masyarakat kami, mulai menyadari mutu dan kesehatan karena pertanian organik jelas ramah lingkungan,” ujar Sujarwanto.

Dia mengapresiasi padi bebas residu, yang menurutnya merupakan langkah positif dan menuju pada pertanian organik. Selain itu, pengggunaan dekomposer, pembenah tanah dan pupuk hayati dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia hingga 50 persen.

“Hasil ubinan yang diperoleh 9 ton per ha GKP, ternyata unsur hayati dapat mengoptimalkan produksi dan kualitas pangan. Kita akan terus monitoring dan koordinasi dengan masyarakat agar bisa mencapai pengembangan padi organik,” ujarnya.

Menurut Imam Subekti, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapomtan) Desa Sidomulyo, biaya produksi lebih hemat hingga Rp 750 ribu hingga Rp 1 juta. Hasil ini diperoleh dengan perawatan tanaman yang tepat serta pengelolaan hama penyakit secara cermat dan pemakaian produk yang tepat.

Di antaranya BT Plus, Metarizep, Primadeco, OrizaPlus, HumatPro, HumaTOP, Bioriz dan Beka Dekomposer.

“Budi daya padi sehat dan bebas residu ini baik karena mengarah ke pertanian organik. Kami memang fokus ke sana, bahkan saat ini ada 3 kelompok tani kami sudah mempunyai sertifikasi organik. Di antaranya Tamansari, Sumbersuko, dan Trioso,” kata Imam.

Direktur Pupuk dan Pestisida Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Muhrizal Sarwani mengatakan, pemerintah baru saja mengeluarkan peraturan penggunaan pupuk dan pestisida organik dan hayati untuk melindungi masyarakat dan lingkungan hidup.

“Kita juga berharap akan meningkatkan efektivitas penggunaan pupuk organik dan memberikan kepastian usaha dan kepastian formula pupuk yang beredar. Dengan demikian, pupuk (organik, hayati dan pembenah tanah) di pasaran, terjamin mutu dan kualitasnya, dan mampu meningkatkan produktivitas,” kata Muhrizal.

Ia mengakui, isu kelestarian lingkungan dan lahan pertanian masih kurang, sehingga menyebabkan masyarakat tidak peduli pentingnya menggunakan pupuk organik.

“Lihat saja, petani kita masih suka menggunakan pupuk anorganik secara menyeluruh bagi kegiatan usaha taninya. Kami sangat mengapresiasi petani OKU Timur yang mulai menggunakan pupuk dan pestisida organik,” ujarnya.

Muhrizal menyarankan petani agar lebih memanfaatkan bahan organik, karena dapat mengembalikan nutrisi tahah. Pupuk organik dapat mengembalikan zat-zat kandungan tanah menjadi lebih subur karena ada proses alami untuk membangkitkan kandungan di dalam tanah.

“Mikroba mengurai kesuburan dalam tanah. Itupun akan bisa hidup, sebab ada rangsangan pupuk organik yang menyebabkan tanah kembali subur,” pungkasnya.

Perusahaan-perusahaan BUMN Serentak Buka 11.000 Lowongan Kerja

Suara.com – Dalam rangka merayakan HUT Ke-21 Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perusahaan-perusahaan milik negara membuka 11.000 lowongan bagi pelamar kerja di Tanah Air.

“Dari Bulan Maret hingga April akan dilakukan rekrutmen bersama, dengan target 11.000 lowongan kerja. Jadi beberapa BUMN akan dijadikan satu proses rekrutmennya,” ujar Kepala Biro Umum dan Humas Kementerian BUMN Wahyu Wibowo kepada wartawan di Jakarta, Senin (4/3/2019).

Dia menjelaskan bahwa penggabungan proses rekrutmen itu berlaku baik untuk proses rekrutmen reguler maupun nonreguler dalam satu periode tertentu.

“Ini juga diharapkan bisa menyaring selain para mahasiswa yang lulus dari perguruan tinggi, namun juga mahasiswa-mahasiswa yang merupakan penyandang disabilitas. Jadi targetnya bisa menyaring 1.000 pelamar dari penyandang disabilitas,” kata Wahyu.

Seribu lowongan untuk penyandang disabilitas tersebut dibuka dalam rangka memberikan kesempatan bagi mereka yang ingin berkarier di BUMN.

“Kami ingin memberikan kesempatan yang sama bagi penyandang disabilitas untuk berkarir di BUMN. Untuk itu, secara khusus BUMN akan membuka rekrutmen bagi para penyandang disabilitas di berbagai wilayah Tanah Air,” kata Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro.

Proses rekrutmen untuk 11.000 lowongan kerja di berbagai BUMN tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT Kementerian BUMN ke-21 yang akan jatuh pada 13 April.

Adapun rangkaian ulang tahun Kementerian BUMN akan terdiri dari peluncuran aplikasi LinkAja, program cash for work (Padat Karya Tunai), BUMN Goes to Campus, dan Jalan Sehat di lima kota.

Rangkaian HUT juga akan diramaikan oleh ajang Islamic Nextgen, Promo Retail dan Online, satu juta Paket Pangan Murah, paket murah biosolar bagi nelayan, serta program transportasi publik gratis seperti kereta komuter dan bus feeder transjakarta pengguna di Bekasi melalui #senindiongkosin.

Pertamina Masih Lakukan Investigasi Terkait Kebocoran Minyak di Pare-pare

Suara.com – PT Pertamina (Persero) masih menginvestigasi terhadap kebocoroan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ‎dari kapal milik PT Soechi Lines Tbk. Kebocoran minyak itu membuat perairan Pare Pare, Sulawesi Selatan, berdampak pada lingkungan di pesisir.

Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina, Gandhi Sriwidodo‎ mengatakan, pihaknya bakal memberikan sanksi pada pemilik kapal jika nantinya terbukti lalai.

“Kalau misalnya diketahui hasil investigasi dari pihak kapal, kita akan berikan sanksi, tentunya kita tidak pakai lagi kapal tersebut, kita tidak operasikan,” ujar Gandhi saat ditemui di Kompleks Parlemen DPR, Jakarta, Senin (4/3/2019).

Berdasarkan investigasi awal, Gandhi menyebut kebocoran minyak disebabkan oleh kerusakan pada bagian kapal. Dia pun memastikan, kebocoran minyak tersebut bukan berasal dari terminal BBM Pertamina.

“‎Jadi ada silk bagian kapal yang bocor, itu yang kemungkinan besar karena itu jadi ada ceceran minyak di Pare-pare. Hasil investigasi segera kita berharap keluar, yang jelas tidak ada kebocoran minyak di terminal milik kita, yang jelas kebocoran terjadi pada BBM milik kapal,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kapal Tanker Golden Pearl XIV milik PT Sochi yang tengah disewa Pertamina mengalami kebocoran minyak hingga menyebabkan pencemaran di Perairan Pare Pare, Sulawesi Selatan, 10 Januari 2019 lalu.

Sebanyak 800 liter minyak jenis solar tumpah ke perairam dan menyebabkan pencemaran air laut. Ratusan nelayan sempat berhenti melaut karena tumpahan minyak di area tangkap mereka.

Tak Tertarik Kerja Sama dengan Garuda, AirAsia Siap Akuisisi Citilink

Suara.com – Direktur Utama AirAsia Indonesia, Dendy Kurniawan menyampaikan ketertarikannya untuk mengakuisisi maskapai penerbangan Citilink. Dendy mengatakan akan menghasilkan banyak keuntungan jika keduanya bersinergi.

“Kita tertarik melakukan sinergi dengan Citilink karena kita kuat di internasional dan Citilink kuat di domestik,” ujar Dendy dikawasan Kebayoran Baru, Senin (4/3/2019).

Maskapai penerbangan Citilink termasuk dalam penyedia penerbangan murah yang biasa disebut low cost carrier atau LCC. Selain Citilink, terdapat perusahaan maskapai penerbangan asal Thailand yang diincar untuk diakuisisi.

“Kita menggunakan airbus A320 yang sama. Saya inginnya AirAsia dan Citilink jadi satu,” tambahnya.

Menurut Dendy, jika maskapai penerbangan Citilink ingin dijual pihaknya siap untuk membelinya. Apabila Citilink belum berminat ia masih membuka peluang yang sama.

Sebelumnya maskapai penerbangan AirAsia tidak tertarik melakukan Kerja Sama Operasi atau KSO dengan Garuda Indonesia. Namun Dendy memastikan pihaknya tertarik untuk mengakuisisi maskapai penerbangan Citilink.

Air Asia Tarik Penjualan Tiket, Ini Pembelaan Traveloka

Suara.com – Agen perjalanan online, Traveloka buka suara terkait menghilangnya tiket pesawat Air Asia di daftar pemesanannya. Traveloka pun menampik telah sengaja menghilangkan Air Asia dari daftar pemesanan tiket tersebut.

Direktur Public Relation Traveloka, Sufintri Rahayu mengatakan, perusahaan selalu memprioritaskan kerja sama dengan maskapai temasuk  dalam persediaan tiket pesawat.

“‎Untuk itu, Traveloka menyayangkan keputusan salah satu mitra maskapai kami, yaitu AirAsia, untuk menarik penjualan tiket di platform kami,” kata Sufintri saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (4/3/2019).

Sunfitri menuturkan, sebenarnya Traveloka sudah meminta waktu berdiskusi dengan Air Asia untuk membicarakan lebih lanjut soal masalah tiket. Sehingga, ada solusi dari masalah yang terjadi.

Meski begitu, ‎tambah Sunfitri, Traveloka tetap menyediakan tiket pesawat dari maskapai-maskapai lain.

“Sebagai komitmen Traveloka dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan, saat ini kami terus berupaya agar pelanggan dapat kembali menikmati pilihan maskapai yang selama ini tersedia,” tandas dia.

‎Sebelumnya, maskapai penerbangan Air Asia menarik penjualan tiketnya secara permanen di Traveloka. Penarikan penjualan tiket tersebut disampaikan Direktur Utama Air Asia Indonesia Dendy Kurniawan.

Hilangnya tiket Air Asia di agen travel online Traveloka berlaku untuk semua rute penerbangan di Indonesia.

Penarikan tiket online ini baru dilakukan untuk Traveloka saja dan pihaknya masih melakukan pengecekan pada agen travel online lainnya.

“Hilangnya penerbangan kami tentu mencederai kerja sama antara AirAsia dan Traveloka. Pihak Traveloka sepertinya tidak menunjukan itikad baik dan tidak memberikan klarifikasi secara resmi,” ujar Direktur Utama Air Asia, Dendy Kurniawan.

Pasokan Kurang, Pertamina Bakal Impor Gas Alam Cair dari Mozambik

Suara.com – PT Pertamina (Persero) berencana mengimpor Liquid Natural Gas (LNG) atau gas alam cair dari negara Afrika, Mozambik. Rencananya impor tersebut akan dimulai pada 2024.

Direktur Pemasaran Korporat Pertamina, Basuki ‎Trikora Putra mengatakan saat ini perseroan telah melakukan Sales Purchase Agreement (SPA) atau perjanjian jual beli LNG dengan pihak Mozambik. Namun untuk pembelian belum dilakukan hingga saat ini.

“Belum (impor). Itu kan baru tandatangan SPA aja. Baru 2024 lah jalan,” ujar Basuki saat ditemui di Kompleks Perkantoran DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/3/2019).

Basuki menerangkan, tujuan impor ini untuk memenuhi kebutuhan LNG untuk industri dalam negeri. Pasalnya, kata dia, pada tahun mendatang produksi LNG dalam negeri bakal tidak mencukupi kebutuhan.

Lebih jauh Basuki mengatakan, dipilihnya Mozambik karena memberikan harga LNG yang terbaik.

“Kan ada balance gas itu kan, makin lama kan makin tidak seimbang antra produksi dan kebutuhan domestik. Sektor pupuk, listrik, RDMP kan nambah terus. Jadi sampai pada dimana kebutuhan enggak bisa semua bisa disupply produksi. Long term kita kan juga ada kan,” imbuh dia.

Sementara, ‎Anggota DPR dari Partai Gerindra Ramson Siagian bakal kembali menanyakan rencanan impor LNG Pertamina. Pasalnya, tambah dia, jika kekurangan pasokan, maka pihaknya akan meminta pasokan LNG yang akan diekspor dialihkan untuk kebutuhan dalam negeri.

Untuk diketahui, Pertamina kini mempunyai Kilang LNG Arun dan Badak Bontang. Dari kilang tersebut Pertamina telah mengekspor LNG ke Bangladesh dan Pakistan.

“Nanti kita cek, ya apa dasarnya, apakah ada yang memaksa kita belum tahu. ‎Kita akan revisi kontrak kontrak ekspor gas ke luar negeri, kita prioritaskan dalam negeri sehingga tidak harus impor-impor lagi,” pungkas dia.

Kecewa dengan Traveloka, AirAsia Tarik Penjualan Tiketnya

Suara.com – Maskapai penerbangan AirAsia menarik penjualan tiketnya secara permanen di Traveloka. Penarikan penjualan tiket tersebut disampaikan Direktur Utama AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan.

Hilangnya tiket AirAsia di agen travel online Traveloka berlaku untuk semua rute penerbangan di Indonesia.

Penarikan tiket online ini baru dilakukan untuk Traveloka saja dan pihaknya masih melakukan pengecekan pada agen travel online lainnya.

“Hilangnya penerbangan kami tentu mencederai kerja sama antara AirAsia dan Traveloka. Pihak Traveloka sepertinya tidak menunjukan itikad baik dan tidak memberikan klarifikasi secara resmi,” ujar Dendy Kurniawan, Senin (4/3/2019).

Penarikan tiket online ini didasari hilangnya penjualan tiket di Traveloka untuk kedua kalinya dalam dua minggu terakhir.

“Yang perlu saya garis bawahi suspen itu bersifat permanen,” tambahnya.

Dendy menyebutkan, penjualan tiket AirAsia di agen travel online menyumbang sekitar 20 persen penjualan.

Hilangnya tiket online AirAsia bukan hanya di Traveloka, di agen travel online lainnya seperti Tiket.com pun tiket AirAsia hilang dalam beberapa hari lalu.

Namun Dendy masih menunggu keterangan dari pihak agen travel online Tiket.com dan lainnya.

Rayakan Ulang Tahun KemenBUMN, Perusahaan Pelat Merah Buka 11.000 Loker

Suara.com – Perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik‎ Negara (BUMN) membuka 11.000 lowongan pekerjaan untuk masyarakat. Pembukaan lowongan ini dalam rangka menyambut ulang tahun Kementerian BUMN yang ke-21.

Kabiro umum dan Humas Kementerian BUMN, Wahyu Wibowo menerangkan, masyarakat bisa mengetahui jenis lowongan pekerjaan di dalam masing-masing website perusahan BUMN.

Menurut Wahyu, hampir semua perusahaan BUMN menyediakan lowongan pekerjaan tersebut.

“Ada di online, masing-masing perusahaan akan dilinkkan ke web Kementerian BUMN. Masing-masing punya program seleksinya. Tapi rekrutnya dijadikan satu kesempatan dua bulan ini.‎ Macam-macam sektor perkebunan, Pertamina, sektor pelabuhan. Beberapa sudah mulai,” kata dia saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2019).

Wahyu menuturkan, lulusan SMA bisa melamar di lowongan tersebut. Tidak hanya itu, lanjut Wahyu, disediakan lowongan khusus masyarakat penyandang disabilitas di perusahaan BUMN sebanyak 1.000 lowongan pekerjaan.

“Rekrutmen banyak difabel nanti. Kemudian beberapa ada dari pesantren, lulusan pesantren akan vokasi, lulus nanti ada rekrut yang sudah jalan dan Bank Syariah Mandiri. Dari sekian aplikasi sudah ada 35 yang sudah menjadi karyawan dan akan masuk program vokasi selama setahun‎,” jelas dia.

Terkait dengan Gaji, Wahyu menambahkan, gaji dari lowongan tersebut tidak jauh-jauh dari Upah Mininum Provinsi. Namun begitu, Wahyu meyakinkan, selama ini gaji pegawai BUMN di atas dari UMP.

“Gaji bermacam-macam, BUMN kan sizenya beda-beda, tapi kan minimal UMR. Tapi sebagian besar BUMN pasti diatas UMP,” pungkas Wahyu.

Andi Arief Pencetus Jenderal Kardus Keluarkan Uang Segini untuk Sewa Hotel

Suara.com – Andi Arief tertangkap sedang mengkonsumsi sabu di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat. Politisi Demokrat itu ditangkap Direktorat 4 Bareskrim Kepolisian Indonesia.

Berdasarkan pantauan Suara.com dari beberapa situs penyewaan hotel, tarif hotel bintang 4 yang digunakan Andi Arief itu berkisar di harga Rp 880.000 per malam dengan tipe kamar deluxe hingga Rp 1,4 juta dengan tipe kamar executive.

“Iya benar, informasi yang kalian dengar. Nanti detailnya kita konpers,” kata Wadir Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Krisno Halomoan Siregar di Mabes Polri, Senin (4/3/2019).

Dikabarkan Andi Arief ditangkap bersama seorang perempuan. Dari penangkapan itu, polisi menyita paket sabu dan alat hisap atau bong.

Markas Besar Kepolisian Indonesia atau Mabes Polri pun dalam hal ini akan mengumumkan penangkapan Andi Arief yang dikabarkan ditangkap pada Minggu (3/3/2019).

Beredar juga foto Andi Arief sang pencetus ujaran Jenderal Kardus telah berada di dalam jeruji besi.

Intip Prospek Saham DLTA yang Tengah Ramai Diperbincangkan Karena Hal Ini

Suara.com – Perusahaan minuman beralkohol, PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) tengah ramai diperbincangkan. ‎Pasalnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disebut-sebut menambah porsi kepemilikan sahamnya di perusahaan bir tersebut.

Mengutip keterbukaan informasi yang terdapat di situs resmi BEI, pada Jumat lalu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah porsi sahamnya, dari 186,8 ribu lembar saham atau 23,34 persen jadi 210,2 ribu lembar saham‎ atau 26,25 persen.

‎Namun apakah, penambahan porsi kepemilikan saham tersebut membuat prospek saham DLTA akan membaik ke depannya?

Berdasarkan data RTI, ‎saham DLTA terpantau bergerak naik. Hingga pukul 14.43 WIB saham DLTA naik 1,50 persen dari harga Rp 6.650 per lembar saham pada pembukaan menjadi Rp 6.750 per lembar saham.

Meski begitu, Analis Panin Sekuritas, William Hartanto menyebut, kenaikan tersebut bukan dari sentimen tambahnya porsi kepemilikan saham.

Menurut pengamatannya, kenaikan saham tersebut karena siklus biasa yang setiap tahunnya mengalami penguatan.

“(Penambahan porsi saham) efeknya tidak ada. Mengenai kenaikan DLTA, setiap tahunnya memang mengalami penguatan. Penguatan ini terjadi bersamaan dengan sesama saham bir yaitu MLBI. Jadi penguatan saat ini kalau secara teknikal, menurut saya memang siklus saja‎,” kata William saat dihubungi Suara.com, Senin (4/3/2019).

William pun melihat prospek saham DLTA tetap akan naik. Hal ini seiring dengan masih masuknya wisatawan mancanegara yang singgah ke Indonesia dan mengkonsumsi bir.

“‎Jadi tidak melemah, masih terdongkrak oleh wisatawan mancanegara yang bertambah‎,” pungkas dia.

Revolusi Industri 4.0, PUPR Integrasikan Sistem Perumahan Basis Online

Suara.com – Untuk mendukung era Revoluasi Industri 4.0 di sektor penyediaan perumahan, khususnya bagi  Program Satu Juta Rumah bagi seluruh masyarakat Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan telah merancang integrasi sistem perumahan berbasis online

Hal ini dikemukakan Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian (KemenPUPR), Khalawi Abdul Hamid.

“Kementerian PUPR, khususnya Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan siap memasuki era revolusi industri 4.0. Kami telah merancang sistem terintegrasi berbasis online untuk implementasi strategi perumahan di Indonesia,” ujarnya, saat membuka kegiatan PUPR 4.0 Expo, di Ruang Serba Guna Gedung Utama, KemenPUPR, Jakarta, Senin (4/3/2019).

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian (KemenPUPR), Khalawi Abdul Hamid, saat membuka PUPR 4.0 Expo, di Ruang Serba Guna Gedung Utama, KemenPUPR, Jakarta, Senin (4/3/2019). (Dok: PUPR)Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian (KemenPUPR), Khalawi Abdul Hamid, saat membuka PUPR 4.0 Expo, di Ruang Serba Guna Gedung Utama, KemenPUPR, Jakarta, Senin (4/3/2019). (Dok: PUPR)

Menurutnya, sistem terintegasi ini merupakan langkah kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan bidang perumahan, yaitu institusi pemerintahan, asosiasi, pelaku industri perumahan hingga unsur akademisi. Sistem berbasis online ini diharapkan dapat menarik minat para generasi milenial untuk mengakses berbagai program dan kebijakan pemerintah, khususnya Program Satu Juta Rumah.

Adapun salah satu upaya pembinaan penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman adalah melalui Pengembangan Sistem Layanan Informasi dan Komunikasi. Hal ini sesuai dengan yang diamanatkan PP No.88 tahun 2014 tentang Pembinaan Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman.

“Lonjakan informasi dan komunikasi di era milenial saat ini sangat cepat. Inilah yang dibutuhkan para generasi milenial. Mereka bisa mengakses informasi dari mana saja melalui media online, sehingga kami harus mempersiapkan hal ini dengan baik,” katanya.

Menurut data, beberapa sistem layanan informasi dan komunikasi yang dimiliki Ditjen Penyediaan Perumahan antara lain, Sienabler. Sistem informasi online Sienabler yang berlaku di KemenPUPR  adalah TNDE, EHRM, e-LHKPN, dan e-Presensi.  Selain itu, Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan juga telah menerapkan Sistem Layanan Informasi dan Komunikasi lainnya, berupa e-BMN, Siprokum, e-Perjadin, dan Pinjam Ruang Rapat.

Sistem kedua adalah Sibaru, yakni Sistem informasi penjaringan usulan program bantuan perumahan berbasis online. Ketiga, Sirusun, yakni istem pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data berbasis online proses bantuan pembangunan rumah susun.

Sistem keempat, Siprus yakni Sistem informasi penyelenggaraan program rumah khusus, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan, serah terima hingga monev secara online.  Kelima adalah E-RTLH, yakni Sistem informasi pengelola data RTLH berbasis online dalam upaya penanganan rumah swadaya.

Sistem keenam adalah PSU Online, yakni sistem informasi pengajuan usulan bantuan PSU Perumahan secara elektronik dan dapat diakses secara online.

“Jika ada usulan dari pengembang ataupun pemda untuk program perumahan, bisa melalui sistem online, tidak perlu banyak kertas dan proposal. Dengan handphone saja, masyarakat bisa mengakses syarat untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah,” terangnya.

Keseluruhan sistem layanan informasi dan komunikasi tersebut merupakan rangkaian upaya yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR, yang bertujuan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan bantuan penyediaan perumahan bagi seluruh masyarakat.

Khalawi berharap, melalui PUPR 4.0 Expo ini, Ditjen Penyediaan Perumahan dapat memberikan tambahan informasi yang bermanfaat bagi seluruh stakeholders bidang perumahan dalam menggunakan sistem layanan informasi dan komunikasi yang telah tersedia.

PUPR 4.0 Expo, di Ruang Serba Guna Gedung Utama, KemenPUPR, Jakarta, Senin (4/3/2019). (Dok: PUPR)PUPR 4.0 Expo, di Ruang Serba Guna Gedung Utama, KemenPUPR, Jakarta, Senin (4/3/2019). (Dok: PUPR)

“Kami akan terus berupaya melakukan penyempurnaan terhadap aplikasi Sistem Layanan Informasi dan Komunikasi tersebut, guna mewujudkan terselenggaranya penyediaan perumahan yang tertib, terarah, adil, akuntabel, efisien, efektif, dan optimal. Semoga acara ini dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan perumahan layak huni, berkualitas, terjangkau, dan berkelanjutan,” harapnya.

Pameran kali ini diikuti unit organisasi di KemenPUPR yang menangani masalah perumahan, yakni Ditjen Penyediaan Perumahan, Ditjen Pembiayaan Infrastruktur PUPR dan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP). PUPR 4.0 Expo bidang perumahan ini dilaksanakan selama satu pekan, Senin (4/3/2019)-Jumat (8/3/2019).

Tiket Air Asia Menghilang dari Situs Jual Beli Tiket Perjalanan

Suara.com – Tiket Maskapai penerbangan Air Asia lagi-lagi menghila‎ng dari agen pemesanan tiket online (online travel agen/OTA) seperti Traveloka dan Tiket.com.

Saat Suara.com mencoba untuk melihat ketersediaan tiket Air Asia di Traveloka dan Tiket.com dengan rute domestik yaitu Jakarta-Denpasar, tidak ditemukan tiket yang berasal dari maskapai penerbangan murah (low cost carrier/LCC) itu.

Tiket yang tersedia hanya ada, dari maskapai Lion Air, Batik Air, Garuda Indonesia, Sriwijaya Air dan Nam Air untuk jurusan tersebut.

Sementara itu, Suara.com juga mencoba untuk melihat tiket rute inter‎nasional Air Asia dengan jurusan Jakarta-Singapura di dua travel agen tersebut. Namun lagi-lagi tiket Air Asia tidak tersedia dalam dua travel agen tersebut.

Tiket pesawat yang tersedia hanya dari Garuda Indonesia, Scoot, Malaysia Airlines dan lainnya.

Sebelumnya, Direktur Niaga Air Asia Rifai Taberi menuding, adanya intervensi dari maskapai lain agar dua travel agen tersebut tidak menyediakan tiket Air Asia.

Perusahaan Bir Bantah Pemprov DKI Tambah Porsi Kepemilikan Saham DLTA

Suara.com – Komisaris Utama PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) Sarman Simanjorang membantah Pemprov DKI Jakarta menambah porsi kepemilikan sahamnya di perusahaan bir tersebut.

Menurut dia, porsi kepemilikan saham Pemprov DKI Jakarta di DLTA masih sebesar 26,25 persen.

“Saham Pemprov tersebut terbagi atas dua nama yaitu atas nama Pemprov sebesar 23,34 persen dan atas nama BP IPM Jaya sebesar 2,81 persen. Perlu kami jelaskan bahwa BP IPM Jaya merupakan salah satu SKPD di lingkungan Pemprov DKI Jakarta saat itu dan telah resmi dibubarkan pada tahun 2013,” kata dia kepada Suara.com, Senin (4/3/2019).

‎Sarman melanjutkan, dengan pembubaran BP IPM Jaya itu maka saham dialihkan ke Pemprov DKI. Sehingga sekarang kepemilikan sahamnya digabung dan dimiliki Pemprov DKI Jakarta.

“Jadi tidak ada penambahan, dari dulu tetap sebesar 26,25 persen. Kami berharap dengan adanya klarifikasi ini publik mengetahui bahwa pemberitaan penambahan saham Pemprov DKI Jakarta di perusahaan bir Delta Djakarta dipastikan tidak benar,” pungkas dia.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikabarkan menambah porsi kepemilikan saham PT Delta Djakarta Tbk (DLTA).

Delta Djakarta sendiri merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di bidang industri bir.

Mengutip keterbukaan informasi yang terdapat di situs resmi BEI, pada Jumat lalu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah porsi sahamnya, dari 186,8 ribu lembar saham atau 23,3 persen jadi 210,2 ribu lembar saham‎ atau 26,25 persen.

‎Padahal seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin melepas saham perusahaan bir tersebut. Karena, menurut Anies dividen yang didapat Pemprov DKI tak terlalu menguntungkan.

Wapres Minta Australia Buat Sekolah Kejuruan Bidang Kesehatan di Indonesia

Suara.com – Indonesia telah menyepakati perjanjian dagang dengan Australia. Dengan, adanya perjanjian tersebut tarif ekspor antara kedua negara dihapuskan.

Selain itu, antara kedua negara akan mendapatkan keuntungan dari sisi investasi. Pasalnya, dengan perdagangan yang semakin terbuka, maka investasi juga akan semakin bertambah di kedua negara.

Menanggapi kesepakatan tersebut, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengapresiasi adanya perjanjian dagang ini yang bisa meningkatkan investasi kedua negara.

Selain itu, kedua negara juga saling melakukan pertukaran teknologi dan informasi yang sebelumnya belum dilakukan.

JK menjelaskan, dengan kesepakatan ini Australia bisa mengajarkan Indonesia terkait pelayanan kesehatan, mulai dari pendidikan hingga pelatihan.

“Perawatan kesehatan dengan investor Australia dan berjalan dengan mitra dan pemerintah Indonesia untuk membudidayakan fasilitas dan layanan kesehatan di Indonesia. Ini adalah kemitraan yang saling menguntungkan,” kata JK saat memberikan sambutan di Hotel JS Luwansa, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (4/3/2019).

Ketua Umum PMI ini menginginkan Australia bisa berinvestasi di Indonesia soal pendidikan. Salah satunya membangun sekolah kejuruan yang mengajarkan pelayanan kesehatan ke siswa di Indonesia.

“Indonesia membutuhkan layanan yang lebih baik yang memadai setiap layanan dalam perawatan kesehatan, kami memiliki sistem asuransi di seluruh negara yang sangat penting untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas,” jelas dia.

“Sebagai agenda besar Indonesia selanjutnya adalah meningkatkan sumber daya manusianya, untuk menjadikan kami lebih kompetitif dan siap menghadapi abad berikutnya. Jadi saya ingin melihat investasi di Universitas ada pelatihan dan pendidikan kejuruan di Indonesia,” tutup dia.

Kementan Melepas Ekspor 25 Ton Kubis Berastagi ke Malaysia

Suara.com – Sayuran jenis kubis asal Berastagi merupakan komoditas hortikultura terbesar penyumbang ekspor di Sumatera Utara. Di kawasan ini ada 147 jenis produk pertanian unggulan yang diekspor.

“Hingga saat ini, ada 5 negara tujuan ekspor kubis asal Berastagi, yakni Taiwan, Malaysia, Jepang, Singapura, Korea Selatan,” kata Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil, saat melepas ekspor 25 ton kubis ke Malaysia, Sumut, Kamis (28/2/2019).

Menurut statistik Karantina Belawan, ekspor kubis yang keluar dari pelabuhan Belawan selama 5 tahun terakhir terus mengalami peningkatan, kecuali di tahun ke 3. Saat itu, ekspor kubis menurun karena pasca-erupsi Sinabung. 

Di tahun pertama, 2012, ekspor kubis mencapai 11.747 ton, dengan nilai Rp 35.243 milar, tahun 2013 sebesar 13.133 ton dengan nilai Rp 39,401 miliar, pada 2014 sebesar 8.933 ton dengan nilai Rp 26,800 miliar, tahun 2015 sebesar 17.043 ton dengan nilai Rp 51,131 miliar, dan pada 2016 sebesar 32.680 ton dengan nilai Rp 98,040 miliar.

Pada 2017 dan 2018, volume ekspor komoditas ini mengalami penurunan. Pada 2017 hanya 18.459 ton, dengan nilai Rp 55,379 miliar, dan pada 2018 sebanyak 15.228 ton, dengan nilai Rp 45,906 miliar.

“Penurunan selama 2 tahun terakhir ini disebabkan karena semakin ketatnya persyaratan keamanan pangan dari negara tujuan ekspor, terutama Jepang, Korea Selatan dan Singapura, yang memiliki standar syarat keamanan pangan cukup tinggi,” jelas Jamil.

Untuk mengatasi hal ini, awal 2019, Kementerian Pertanian melalui Barantan melakukan pendampingan kepada para eksportir guna memenuhi persyaratan ekspor, termasuk kepada petani kubis di Brastagi, Kabupaten Karo. Upaya yang dilakukan melalui Karantina Belawan adalah mitigasi Organisme Penggangu Tumbuhan (OPT) melalui inline inspection.

Pendampingan mulai dari pertanaman, kemudian penanganan pasca-panen sampai ke pengangkutan agar sesuai dengan persyaratan negara tujuan ekspor. 

“Penerapan inline inspection, insya Allah dapat menjadi solusi untuk kembali meningkatkan volume ekspor kubis asal Sumatera Utara,” ungkap Jamil.

Selain kubis, pelepasan ekspor melalui pelabuhan Belawan ini juga bersamaan dengan 19 produk lainnya, dengan total nilai Rp 272,166 miliar.

Kepala Karantina Belawan, Bambang Haryanto memberikan rincian data produk yang telah disertifikasi oleh pihaknya masing-masing sebagai berikut, kopi biji sebesar 788.845 ton senilai Rp 70,215 miliar; sayuran 50,2 ton senilai Rp 125 juta; kayu manis 125,5 ton senilai Rp 4,076 miliar; pinang biji 1485 ton senilai Rp 22,275 miliar; dan karet lempengan 1577.88 ton senilai Rp 29,976 miliar.

Kemudian karet lembaran 469,08 ton sebesar Rp 1,312 miliar; nipah 151,533 ton senilai Rp 1,057 miliar; lidi 26,8 ton senilai Rp 99 juta; getah pinus 79,893 ton senilai Rp 766 juta; gambir 27 ton senilai Rp 945 juta; minyak sawit 13620,59 ton senilai Rp122,572 miliar; kelapa parut 45,75 ton senilai Rp 2,057 miliar; dan kayu oak putih 255,8326 m3 senilai Rp 1,245 miliar.

Berikutnya, kayu karet 1684,10m3 senilai Rp 9,428 miliar; ekaliptus sawn timber sebesar 19,7627 m3 senilai Rp 124 juta; teh 24,8 ton senilai Rp 62 juta; kayu olahan 465,13 m3 senilai Rp 1,991 miliar; silver prills/palmitic acid 194,1 ton senilai Rp 1,853 M; dan beef produk 9,103 ton senilai Rp 773 miliar.

Setelah 9 Tahun Negosiasi, Akhirnya Kerja Sama Dagang RI-Australia Diteken

Suara.com – Indonesia akhirnya bersepakat melakukan perjanjian dagang dengan Australia. Hal ini didapati setelah, kedua negara menandatangani perjanjian dagang.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, perjanjian dagang baru bisa disepakati setelah 9 tahun dilakukan negosiasi.

“Negosiasi menyelesaikan 12 putaran negosiasi, dan sejumlah pertemuan Kepala Negosiator selama proses negosiasi yang berlangsung hampir sembilan tahun, Indonesia dan Australia menyatakan pada tanggal 31 Agustus 2018 bahwa negosiasi telah secara substansial selesai. Akhirnya, perjanjian ditandatangani hari ini,” kata Mendag di Hotel JS Luwansa, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (4/3/2019).

Mendag menjelaskan, dengan adanya perjanjian dagang ini, tarif ekspor ke Australia sebesar 100 persen akan hilang. Selanjutnya, Australia juga tidak dikenakan tarif ekspor ke Indonesia yang sebesar 94 persen.

Adapun, sektor industri utama di kedua negara yang akan mendapatkan keuntungan dari penghapusan tarif ini antara lain industri otomotif, tekstil, alas kaki, agribisnis, makanan dan minuman serta furnitur.

“Perjanjian ini baik untuk kedua negara bukan hanya perdagangan saja tapi juga investasi. Dapat diprediksi yang memungkinkan aliran investasi langsung asing yang lebih besar terutama di sektor-sektor seperti pertambangan, energi, besi dan baja, keuangan, pendidikan kejuruan dan pariwisata yang lebih tinggi, pariwisata, kesehatan, dan agribisnis,” tutur dia.

Mendag menambahkan, Indonesia dan Australia juga bersama-sama bisa saling membantu dalam pengembangan sumber daya manusia, memfasilitasi inovasi, mendorong integrasi ke dalam rantai nilai global dan meningkatkan kerja sama di sektor pembangkit tenaga listrik, misalnya dengan cara membangun program pertukaran keterampilan.

“Jadi ini hari bersejarah bagi Indonesia dengan Australia. Walaupun perdagangan kedua negara masih dianggap kecil tapi sekarang kita bisa tingkatkan,” kata dia.

Menurut Statistics Indonesia, total perdagangan bilateral antara Indonesia dan Australia tercatat 8,6 miliar dolar AS pada tahun 2018.

Ekspor utama Indonesia ke Australia termasuk minyak bumi, furniture, ban, panel layar, dan alas kaki. Sedangkan impor utama Indonesia dari Australia meliputi gandum, minyak bumi, ternak, batubara dan gula.

Sandiaga Hapus Pajak Buku, Penulis Ngamuk dan Tak Mau Menulis Lagi

Suara.com – Janji Sandiaga Uno yang akan menghapus pajak perbukuan dinilai sebagai bentuk penindasan terhadap penulis.

Pendiri Pustaka Bergerak Nirwan Ahmad Arsuka mengatakan, penghapusan pajak perbukuan terkait royalti penulis sebesar 15 persen akan menindas penulis, bukan tidak mungkin penulis akan berhenti berkarya karena pendapatannya dihapuskan.

“Jika menghapus royalti penulis 15 persen, maka ini pasti akan menjadi penindasan buat penulis. Dan jika para penulis ngamuk dan tidak mau menulis lagi, maka industri buku juga yang akan rugi, masyarakat yang akan rugi, dalam jangka panjang,” kata Nirwan saat dihubungi Suara.com, Senin (4/3/2019).

Nirwan menambahkan, Sandiaga harus benar-benar memikirkan ulang janjinya tersebut agar tidak ada pihak-pihak yang dirugikan.

“Harus dikaji dulu dengan baik dan sungguh-sungguh, jangan sampai kita hanya untung sehari lalu buntung setahun. Harus disimulasikan dengan baik,” jelasnya.

Menurutnya, Sandiaga seharusnya fokus meningkatkan daya beli masyarakat sehingga industri buku juga akan meningkat karena masyarakat mampu membeli buku semahal apapun.

“Minat baca masyarakat Indonesia itu sebenarnya tinggi, jika buku-bukunya memang tersedia. Daya beli masyarakat (ini berbeda dengan minat baca) kita mungkin masih belum tinggi. Jika masyarakat kita daya belinya naik, maka buku-buku tidak akan terasa mahal. Buku yang dianggap mahal pun bisa dibeli,” tegasnya.

Sebelumnya, Sandiaga menilai pajak perbukuan sangat memberatkan masyarakat dan para penerbit buku. Sedikitnya ada empat macam pajak dari kertas hingga buku sampai ke tangan masyarakat.

Mulai dari pajak kertas yang mencapai 10 persen, pajak percetakan sebesar 10 persen, royalti penulis 15 persen, dan pajak penjualan 10 persen.

“Angka ini terlalu besar dan membuat harga buku menjadi mahal,” kata Sandiaga saat mengunjungi pameran Islamic Book Fair (IBF) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (3/3/2019).

4 Maret 2019 : Harga Jual Emas Antam Turun Rp 3.500 Per Gramnya

Suara.com – Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Senin (4/3/2019) untuk ukuran satu gram dibanderol di harga Rp 656.500.

Harga jual tersebut terpantau turun Rp 3.500 dibandingkan dengan harga jual Sabtu (2/3/2019) kemarin.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 585.000 per gram.

Harga buyback tersebut terpantau sama bila dibandingkan dengan harga buyback Sabtu kemarin.

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga jual emas batangan pada hari ini.

-‎ emas 0,5 gram Rp 352.750.

– emas 2 gram Rp 1.262.000.

– emas 3 gram Rp 1.871.500.

– emas 5 gram Rp 3.102.500.

– emas 10 gram Rp 6.140.000.

– emas 25 gram Rp 15.242.500.

– emas 50 gram Rp 30.410.000.

– emas 100 gram Rp 60.750.000.

– emas 250 gram Rp 151.625.000.

– emas 500 gram Rp 303.050.000.

– emas 1.000 gram Rp 606.100.000.

Pajak Buku Dihapus, Pelaku Industri: Tak Ada Hubungannya dengan Minat Baca

Suara.com – Sandiaga Uno berjanji akan menghapuskan pajak perbukuan jika terpilih sebagai Wakil Presiden. Adapun tujuan dihapuskannya pajak perbukuan, agar harga buku menjadi murah dan minat baca semakin meningkat.

Namun, hal tersebut dinilai sebagai suatu langkah yang kurang tepat.

Pendiri Pustaka Bergerak Nirwan Ahmad Arsuka mengatakan, menghapus pajak perbukuan, salah satunya pajak kertas tidak berhubungan langsung dengan minat baca masyarakat Indonesia.

“Tak ada hubungan yang langsung dan sederhana antara pajak kertas dengan minat baca, tapi bagaimana meningkatkan produktivitas masyarakat, sehingga daya belinya juga naik. Jika masyarakat kita daya belinya naik, maka buku-buku tidak akan terasa mahal. Buku yang dianggap mahal pun, bisa dibeli,” kata Nirwan saat dihubungi Suara.com, Senin (4/3/2019).

Nirwan menambahkan, penghapusan pajak perbukuan ini juga akan berdampak pada industri buku, ia masih meragukan efek jangka panjang dari kebijakan yang dijanjikan wakil dari capres Prabowo Subianto itu.

“Mungkin positif pada industri buku, setidaknya dalam jangka pendek. Tapi bagaimana jangka panjangnya? Jangan-jangan malah menimbulkan masalah lain yang tak terduga? Yang jelas, menghapus pajak ini semua, tentu punya pengaruh makroekonomi pada skala nasional kan?” jelasnya.

Sebelumnya, Sandiaga menilai, pajak perbukuan sangat memberatkan masyarakat dan para penerbit buku. Sedikitnya ada empat macam pajak dari kertas hingga buku sampai ke tangan masyarakat.

Mulai dari pajak kertas yang mencapai 10 persen, pajak percetakan sebesar 10 persen, royalti penulis 15 persen dan pajak penjualan 10 persen.

“Angka ini terlalu besar dan membuat harga buku menjadi mahal,” kata Sandiaga saat mengunjungi pameran Islamic Book Fair (IBF) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (3/3/2019).

SMBR Catatkan Pendapatan di Tengah Turunnya Permintaan Semen di Awal Tahun

Suara.com – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) pada Januari 2019 mencatatkan pendapatan sebesar Rp 150,2 miliar atau tumbuh 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 141,8 miliar meskipun volume penjualan semen perseroan sedikit terkoreksi 1 persen dari tahun sebelumnya.

Direktur Utama SMBR, Jobi Triananda Hasjim mengatakan, terkoreksinya volume penjualan semen tersebut disebabkan karena melambatnya permintaan semen di awal tahun 2019.

Berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia (ASI) pada Januari 2019, demand semen nasional turun sebesar 1,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018.

Begitu pula dengan demand semen di Sumatera yang juga turun sebesar 2,7 persen dari tahun sebelumnya.

“Hal ini dipengaruhi oleh kondisi curah hujan yang cukup tinggi dan banyaknya proyek pembangunan infrastruktur yang belum dimulai pada awal tahun,” ucap Jobi dalam keterangannya, Senin (4/3/2019).

Sementara itu terkait rencana investasi SMBR, pada pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Sarolangun yang digelar akhir Februari 2019 lalu dengan Bupati Sarolangun, Jambi H Cek Endra telah menerbitkan izin lokasi pembangunan pabrik Semen Baturaja yang diserahkan secara langsung kepada Direktur Utama SMBR, Jobi Triananda Hasjim sebagai dukungan Pemerintah Daerah untuk percepatan proyek produsen semen pelat merah tersebut.

Jobi menambahkan bahwa dengan telah diterbitkannya izin lokasi pembangunan pabrik tersebut sangat membantu progres percepatan pembangunan pabrik di Kabupaten Sarolangun yang menjadi salah satu proyek strategis di Provinsi Jambi.

“Pembangunan pabrik SMBR di Sarolangun ini akan berdampak luas pada peningkatan perekonomian masyarakat, peningkatan pendapatan daerah dan ditambah dengan peningkatan penyerapan tenaga kerja serta menunjang kebutuhan semen bagi proyek infrastruktur pemerintah dan swasta,” kata Jobi.

Untuk Peningkatan Produksi Pertanian, Pemerintah Bantu Sarana Irigasi

Suara.com – Irigasi pertanian merupakan salah satu kunci dari tercapainya misi Indonesia untuk menjadi lumbung pangan dunia pada 2045. Dengan jaminan ketersediaan air yang baik, penanaman bisa dilakukan kapan saja dan peningkatan produksi pertanian pun makin mudah dilakukan.

Hal inilah yang tengah diupayakan Kementerian Pertanian (Kementan). Pemerintah kini tengah mengembangkan irigasi perpompaan dan perpipaan, yang mengambil air dari sumber (diverting), membawa/mengalirkan air dari sumber ke lahan pertanian (conveying), mendistribusikan air kepada tanaman (distributing), dan mengatur dan mengukur aliran air (regulating and measuring).

“Tujuan irigasi perpompaan dan perpipaan adalah memanfaatkan potensi sumber air permukaan sebagai suplesi air irigasi bagi komoditas tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan serta budi daya ternak. Selain itu juga meningkatkan intensitas pertanaman dan atau luas areal tanam, meningkatkan produktivitas pertanian, pendapatan dan kesejahteraan petani, memanfaatkan potensi sumber air permukaan sebagai air irigasi, baik di daerah irigasi maupun non daerah irigasi,” jelas Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy, Jakarta, Minggu (3/3/2019).

Dia menjelaskan, kunci utama dari jenis irigasi perpompaan adalah adanya sumber air. Walupun posisi airnya berada di bawah permukaan lahan, hal ini tidak masalah, karena menggunakan pompa.

“Dengan demikian, lahan pertanian yang tidak terjangkau waduk dan bendungan, masih bisa mendapatkan air irigasi,” ujarnya.

Perpompaan dan perpipaan diprioritaskan pada kawasan-kawasan pertanian yang sering mengalami kendala atau kekurangan air irigasi, terutama pada musim kemarau. Hal ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan sumber air yang dapat dimanfaatkan oleh petani, baik sebagai suplesi/conjunctive use di daerah irigasi maupun sebagai irigasi utama di non daerah irigasi/tail end.

“Program ini diharapkan dapat menambah luas areal tanam baru dan meningkatkan produksi,” katanya.

Desa Panggung, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, merupakan salah satu lokasi yang diberi kegiatan pengembangan sistem irigasi pompa. Fasilitas ini demi memenuhi kebutuhan air yang akan digunakan sebagai hijauan makan ternak (HMT), dengan luas lahan kurang lebih 10 ha, dengan metode springkler.

Bantuan pemerintah juga diberikan, yaitu berupa uang yang dikelola sendiri oleh kelompok tani. Mereka kemudian menggunakannya untuk pembelian pompa dan perlengkapannya, pembangunan rumah pompa, bak tampungan air dan jaringan irigasi pipa.

Pompa yang digunakan harus dengan spesifikasi bertipe sentrifugal, penggerak disel dengan estimasi daya dorong 30 m, dan diameter pompa 4 inchi.

Irigasi perpompaan merupakan sistem irigasi dengan pompa air, yang pendistribusiannya melalui saluran terbuka maupun tertutup. Irigasi perpompaan ini mencangkup tiga komponen utama, yaitu pompa air dan kelengkapannya dan bak penampung sebagai reservoir untuk mendekatkan jarak dari sumber air ke lahan.

Kemudian jaringan distribusi, baik tertutup maupun terbuka, membawa dan atau membagi air ke lahan yang akan diairi.

“Sumber air berasal dari pemanfaatan air limpasan permukaan. Prinsip pemanfaatan ini sesuai dengan pesan Menteri (Pertanian) Amran Sulaiman, yang mengatakan bahwa ‘Jangan sampai air hujan yang jatuh ke tanah, mengalir ke lautan dengan sia-sia’,” kata Sarwo Edhy.

Pemrintah juga membuat tampungan 700 m2, yang dibuatkan di daerah tersebut guna menampung air limpasan yang akan dipompa ke dalam bak. Bak penampung berada 30 m dari sumber air,  dengan ketinggian sekitar 1,5 m, berukuran 6 m x 4 m x 1 m, yang kemudian dialirkan secara gravitasi ke lahan petani.

Sebelumnya, para petani mengeluh terkendala masalah air untuk minum, sanitasi ternak dan penyiraman HMT. Dengan adanya bantuan ini, petani diharapkan dapat memanjakan sapi mereka dan menghasilkan sapi potong yang cukup berbobot, serta dapat berkontribusi kepada pemerintah demi tercapainya Nawa Cita lumbung pangan dunia 2045.

Koreksi Mereda, IHSG Diprediksi Bergerak ke Level 6.500

Suara.com – Analis KGI Sekuritas Yuganur Wijanarko memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) awal pekan ini bakal melanjutkan penguatan setelah akhir pekan lalu ditutup menguat 0,88 persen di level 6.499.

Yuganur mengamati, koreksi pada IHSG telah usai. Sehingga, IHSG diprediksi bisa bergerak ke level 6.500.

“Kami melihat penutupan mingguan (Jumat) IHSG di atas level 6.480 merupakan signal teknikal bahwa koreksi ke 6.410-6.380-6.320 dapat terhindar sehingga IHSG berpotensi kembali mengetes level resistance atas berikutnya di 6.550,” kata Yuganur, di Jakarta, Senin (4/3/2019).

Senada dengan Yuganur, Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji juga memprediksi IHSG berpeluang menguat.

Secara teknikal, Nafan mengamati, MACD masih membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral.

Meskipun demikian, terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan sehingga indeks berpeluang menguji ke area resistance.

“Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.475 hingga 6.451. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.514 hingga 6.529,” pungkas Nafan.

Intip Pesona Bendungan Mila, Destinasi Wisata Baru di Sumbawa NTB

Suara.com – Bendungan Mila yang telah dilakukan impounding atau penggenangan awal pada 17 Januari 2019 lalu, kini menjadi magnet baru destinasi wisata bagi masyarakat Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat maupun wisatawan.

Biasanya warga ramai datang ke Bendungan Mila pada Sabtu dan Minggu sore. Berbagai aktivitas dilakukan warga seperti senam bersama, menikmati pemandangan sekeliling waduk yang memukau atau sekedar berswafoto di depan nama Bendungan Mila.

Salah satu warganet dengan akun @damblue menikmati Bendungan Mila dengan beraktivitas sepeda sore. Sementara akun yang menyajikan informasi seputar Bima, Dompu, dan Sumbawa mengunggah foto Bendungan Mila yang banyak dikunjungi warga pada minggu sore, 3 Februari 2019.

Seperti dikutip dari siaran pers Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) warga datang ke Bendungan Mila menggunakan sepeda motor, mobil, pick up, bahkan truk.

Bendungan Mila merupakan bendungan multifungsi untuk mendukung kontinuitas suplai air Daerah Irigasi (DI) Rababaka seluas 1.689 hektare di Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu sehingga Indeks Pertanaman diharapkan meningkat dari 186% menjadi 300%.

Bendungan dengan tipe urugan zona inti tegak setinggi 36 meter memiliki kapasitas tampung sebesar 6,73 juta m3 dengan luas genangan 99 hektare.

Selain itu, Bendungan Mila menjadi sumber air baku sebesar 100 liter per detik untuk Kecamatan Woja dan Dompu, serta mereduksi banjir sebesar 142,57 m3/detik di Kecamatan Woja.

Bendungan ini juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat wisata, perikanan dan konservasi SDA di Kabupaten Dompu.

Untuk menjaga kualitas air bendungan, diperbolehkan untuk perikanan tangkap namun tidak keramba.

Adapun biaya pembangunan Bendungan Mila sebesar Rp 231,66 miliar yang dikerjakan mulai tahun 2015 dalam satu paket yang sama dengan pembangunan Bendungan Tanju yang dikerjakan oleh kontraktor PT Nindya Karya (Persero) dan PT Hutama Karya (Persero) dalam bentuk kerja sama operasi.

Bupati Pacitan Ikut Serta dalam Panen Raya Jagung

Suara.com – Bupati Pacitan, Indartato, memantau secara langsung panen raya jagung yang diselenggarakan di Dusun Mrayung, Desa Ploso, Kecamatan Punung, Jumat (1/3/2019). Indartato turun langsung memanen jagung di atas lahan seluas 12.824 ha tersebut.

“Diperkirakan panen jagung di Pacitan mencapai 7 ribu ha,sedangkan sisanya sekitar 5 ribu ha akan habis dalam 2 minggu ke depan. Adapun provitas rata-rata 6-7 ton/ha dan diperkirakan saat panen raya tersedia jagung sekitar 70 ribu ton,” katanya.

Meski demikian, kegembiraan petani saat panen ini masih dihinggapi was-was, terlebih jika harga jagung terus menerus jatuh. Kekhawatiran petani memang sangat beralasan, mengingat harga pipilan kering sudah menyentuh Rp 3.200-Rp 3.300 per kg.

“Padahal 2 minggu sebelumnya masih Rp 3.600-Rp3 800 per kg. Permintaan saya mewakili para petani jagung cuma satu, yaitu harga jagung tetap stabil saat panen raya,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Andriko Noto Susanto minta Badan Urusan Logistik (Bulog) sebagai wakil pemerintah untuk hadir di tengah-tengah petani, khususnya saat panen raya yang berpotensi mengalami harga jatuh.

“Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan harga acuan pembelian di tingkat produsen dan konsumen melalui Peraturan Menteri Perdagangan 96/2018 untuk menjaga stabilisasi harga dan pasokan pangan. Dalam hal ini, Bulog harus bergerak cepat manakala harga jagung di petani turun di bawah harga acuan” kata Andriko.

Menurut dia, beberapa pabrik sebenarnya sudah melakukan pembelian secara langsung. Namun Andriko. berharap transaksi pembelian itu lebih ditingkatkan lagi supaya harga jagung tetap stabil mengingat margin yang cukup besar.

“Sudah saatnya petani melalui poktan atau gapoktan menjual jagung hasil panen langsung ke pabrik pakan agar pendapatannya bertambah. Ini dilakukan karena perbedaan harga dinilai tinggi antara harga di petani dengan di pabrik pakan, yainu sekitar Rp 700-Rp 800 per kg,” katanya.

Selain di Pacitan, panen raya juga terjadi di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Di Pacitan, masa panen diperkirakan berlangsung selama satu bulan, yang dimulai pada pertengahan Februari sampai pertengahan Maret.

“Sama halnya seperti di Pacitan, untuk mencegah harga jagung jatuh, maka perlu sinergi antar lembaga baik pemerintah maupun swasta,” ujar Andriko.

Sekadar diketahui, wilayah Ponorogo merupakan salah satu sentra produksi jagung terbesar di Jawa Timur. Saat ini sedang memasuki puncak panen raya.

Andriko berharap, produksi jagung Ponorogo mampu menyuplai wilayah lainnya.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perikanan Kabupaten Ponorogo, menjelaskan bahwa luas panen jagung periode Februari-Maret 2019 ini kurang lebih mencapai 23.398 ha, dimana luas panen Februari 15921 ha dan Maret 7478 ha.

“Sampai saat ini, luas panen jagung di Ponogoro baru sekitar 9 ribu ha. Artinya masih ada sisa sekitar 14 ribu ha yang akan dipanen sampai dua pekan ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani LMPSDH Wonorejo, Setijo Budi, mengatakan, produksi jagung di wilayah Jawa Timur sangat melimpah karena didukung produktivitas yang cukup tinggi.

“Provitas jagung di wilayah Sidoarjo bisa mencapai 10-12 ton per ha, sedangkan di wilayah lainnya, dengan sistem tumpangsari berkisar 7-9 ton per ha. Kami protes keras jika provitas jagung di Ponorogo hanya disebut 4-5 ton per ha. Itu nggak mungkin, bisa bangkrut petani,” katanya.

Menurut dia, peningkatan produksi dan provitas jagung di Ponorogo tidak lepas dari bantuan Kementan, baik berupa benih, pupuk, alsintan dan bimbingan penyuluhan.

Pada 2018, Kementan telah memberikan bantuan 33 traktor roda dua, 21 unit traktor roda empat, 185 unit pompa air, 10 unit corn planter, 22 unitrice trans, 99 unit hand sprayer, 21 unit cultivator.

Sumarno, salah satu petani jagung di Ponorogo mengucapkan terimakasih kepada Perhutani dan Kementan atas penyediaan lahan serta bantuan sarana produksi pertanian, khususnya jagung, sehingga petani mendapatkan keuntungan yang lebih baik.

“Musim panen ini akan berlanjut sampai Maret. Saya prediksi, bulan depan harga akan turun, jadi Bulog kalau bisa beli jagung kami,” ujarnya.

Gelar Fun Run, Netzme Bagikan Puluhan Doorprize dan Top Up Saldo

Suara.com – Gelar Funtastic Run di Pekalongan. Netzme bagi-bagi doorprize dan isi ulang saldo untuk puluhan peserta. Fun Run ini diikuti 510 peserta dengan dua kategori.

Fun Run dibagi dua kategori 5K sebanyak 360 peserta untuk kategori 10K diikuti 150 peserta. Acara yang dibuka mulai pukul 06.00 WIB ini memulai rute dari depan lapangan Jatayu.

“Hari ini kita ada Funtastic Run dibagi dua kategori 5K – 10K dan akan ada doorprize untuk peserta diakhir acara,” ujar Panitia Netzme Dewi Kartika, Minggu (3/3/2019).

Puluhan doorprize disiapkan berupa handphone Samsung S9, sepada lipat, tas sepeda, rice cooker, kipas angin, tas lari dan speaker bluetooth.

“Hadiah utama kita ada satu handphone Samsung S9 dan tiga sepeda lipat merk airwalk,” tambahnya.

Selain doorprize peserta yang finish 20 besar mendapatkan saldo untuk aplikasi Netzme dari Rp 200 ribu – Rp 3 juta.

Netzme secara resmi melaunching aplikasinya di Pekalongan dari tanggal 1-3 Maret 2019. Aplikasi Netzme merupakan layanan keuangan nontunai atau fintech yang berbasis media sosial dan chatting.

Makin Banyak Orang Kredit Mobil karena Ada Tol Trans Jawa Proyek Jokowi

Suara.com – Makin banyak orang kredit mobil karena ada Tol Trans Jawa. Jumlah orang yang kredit mobil sampai 10 persen di tahun 2019.

Hal itu dinyatakan Direktur Utama MTF, Arya Suprihadi di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (3/3/2019). Operasional sejumlah ruas jalan tol baru mendorong masyarakat untuk membeli kendaraan karena faktor kemudahan akses jalan.

“Oleh karena itu, kam optimistis dengan pertumbuhan pembiayaan kendaraan sebesar 10 persen tahun ini, apalagi menurut Gaikindo 70 persen hingga 80 persen pembelian mobil menggunakan kredit,” kata Arya di sela kegiatan roadshow MTF.

Arya mengatakan rasa optimisme itu juga dibarengi dengan penguatan kerja sama yang dilakukan MTF dengan berbagai pihak seperti Bank Mandiri, diler mobil, showroom mobil dan berbagai merek mobil. Oleh karena itu, selama kegiatan road show tim MTF juga menyempatkan singgah ke kantor cabang Bank Mandiri dan beberapa agen penjualan mobil.

“Kerja sama dengan mereka sekarang memang sudah terjalin, namun akan ditingkatkan supaya ada peningkatan market share dan penetrasi pasar yang lebih cepat,” katanya.

Selain itu, MTF juga bekerja sama dengan Bank Syariah Mandiri (BSM) untuk pembiayaan kendaraan dengan sistem syariah melalui produk BSM Oto.

“Tahun lalu, penyaluran BSM Oto tercatat hampir 800 persen tingkat nasional sejak 2017 atau sebesar Rp 212 miliar dan 2018 naik mencapai Rp 1,4 triliun. Dan untuk 2019 diprediksi mencapai Rp 2 triliun.

Sementara itu, tahun ini dirinya membidik penyaluran kredit sebesar Rp29 triliun, atau lebih tinggi dari 2018 sebesar Rp 26,9 triliun.

Dari total pembiayaan tersebut, sebesar 73,2 persen disalurkan untuk segmen retail, 23,7 persen dan segmen corporate fleet, sisanya 3,6 persen pembiayaan segmen multiguna dan lain-lain. Sementara kinerja MTF secara overview di wilayah Jatim, Bali, Nusa Tenggara rahun 2018 mencapai pertumbuhan 17,8 persen dari penyaluran tahun 2017, yaiitu Rp 2,8 triliun, selanjutnya di tahun 2019 ditargetkan bisa menyalurkan pembiayaan mencapai Rp 3,4 triliun, atau tumbuh 22 persen. (Antara)

Empat Tips Cara Mengelola Keuangan Sebelum Pernikahan Kedua

Suara.com – Sebelum memutuskan menikah dengan pasangan, jujurlah tentang keuangan Anda. Hal tersebut perlu dilakukan untuk pasangan yang ingin melakukan pernikahan untuk kedua kalinya.

Dikutip dari Barrons, Ketua Edelman Financial Service Ric Edelman menerangkan, pernikahan kedua kemungkinannya lebih memiliki banyak aset dan tanggungan seperti anak.

Berikut empat tips strategi untuk sisi keuangan untuk pasangan yang ingin melakukan pernikahan kembali. Stategi ini mengedepankan tujuan hidup dan aset untuk anak dari pernikahan sebelumnya.

1. Identifikasi prioritas Anda

Semua rencana keuangan yang baik dimulai dengan percakapan yang lebih besar yang tidak banyak berhubungan dengan keuang. Disini lebih banyak berkaitan dengan mengidentifikasi dan menetapkan tujuan untuk prioritas strategi kehidupan kedepannya.

2. Luangkan waktu hanya berdua

Di sini pasangan duduk bersama dan berbicara tentang apa yang ingin dicapai secara individu dan pasangan. Sebagai pasangan ikatan pernikahan bisa bertahan selama bertahun-tahun atau menua.

Rinciannya akan tergantung pada dimana anda berada dalam kehidupan saat ini dan apa yang ingin dituju. Salah satu contohnya berbicara tentang karir dimasa depan atau membangun rumah impian hingga ketika strategi untuk menikmati hidup setelah pensiun nanti.

3. Menyiapkan rekening bersama

Secara praktis ini bukan ide yang cukup baik untuk membuat rekening bersama. terutama ketika membayar hutang, uang kuliah anak dan sejumlah pengeluaran lain yang terkait dengan kehidupan.

Sebagian besar penasehat keuangan menyarankan untuk menyimpan rekening giro, tabungan dan investasi secara terpisah. Tetapi menyiapkan rekening bersama untuk kehidupan bersama menurutnya bisa mengatur untuk pengeluaran dan kebutuhan mendadak.

4. Prioritaskan perencanaan untuk anak dari perkawinan sebelumnya

Salah satu poin penting yang lebih besar bagi pasangan yang menikah untuk kedua kalinya terutama anak dari pernikahan sebelumnya. Bagaimana aset rumah untuk anak dari pernikahan sebelumnya dibagikan.

Meskipun percakapan perumahan menimbulkan ketidak nyamanan hal ini untuk mengurangi perselisihan antar keluarga ketika anda sudah meninggal dimasa mendatang. Menurutnya, pembagian aset setelah anda meninggal cukup penting karena bisa kepasangan anda atau anak dari pernikahan saat ini atau dari pernikahan sebelumnya.

Ratusan Peserta Ramaikan Fun Run Launching Aplikasi Netzme di Pekalongan

Suara.com – Puncak launching aplikasi Netzme di Pekalongan, Jawa Tengah ditandai dengan acara Funtastic Run yang diikuti ratusan peserta. Kategori Fun Run ini dibagi menjadi dua yaitu 5k dan 10k.

Dengan lokasi star di depan Lapangan Jatayu, Pekalongan, Minggu (3/3/2019) diikuti kategori 5k sebanyak 360 peserta. Sedangkan untuk kategori 10k diikuti 150 peserta.

CEO Netzme Vicky Saputra mengatakan, lokasi Fun Run yang diambil untuk meningkatkan pariwisata di Pekalongan. Rute Fun Run yang diambil lebih banyak lokasi objek wisata dan UMKM lokal.

“Kalau kemarin kita sudah kombinasi antara UMKM dan hiburan sekarang UMKM dan olahraga yang sehat,”ujar Vicky di Lapangan Jatayu, Pekalongan.

Acara yang dimulai pukul 06.00 ini banyak bertabur hadiah. Untuk pemenang berupa handphone Samsung S9, sepeda lipat, tas sepeda, rice cooker, kipas angin hingga speaker bluetooth.

Selain itu, Netzme juga memberikan hujan voucher yang bisa digunakan untuk berbelanja di bazzar UMKM Netzme.

Vicky berharap ke depan bisa menyelenggarakan event serupa setiap tahunnya untuk merangkul lebih banyak pengusaha UMKM.

“Diharap bisa bikin festival ini rutin setiap tahun berkelanjutan untuk UMKM bisa pakai aplikasi Netzme untuk berkolaborasi,” imbuh dia.

Untuk Penuhi Target, Kementan Dorong Produksi Padi Kalbar Ditingkatkan

Suara.com – Berdasarakan evaluasi yang dilakukan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), saat ini masih ada daerah di kabupaten atau kota di Kalimantan Barat, yang realisasi Luas Tambahan Tanam (LTT)-nya masih belum mencapai target. Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy minta, realisasi LTT padi di Kalbar sebaiknya disesuaikan dengan yang telah ditetapkan.

“Berdasarkan data dan evaluasi, yang ada masih banyak daerah di kabupaten atau kota di Kalbar yang saat ini realisasi LTT-nya masih belum mencapai target. Mumpung masih ada waktu, hingga akhir Maret 2019, tolong target dikejar,” ujarnya, saat memberikan pengarahan dalam Rapat koordinasi Upsus Pajale Provinsi Kalbar Tahun 2019, di Aula Distan TPH Kalbar, di Pontianak, Jumat (1/3/2019).

Pada Oktober 2017 -Maret 2018, realisasi LTT di Kalbar mencapai 273.652 ha, sedangkan Oktober 2018-Maret 2019 ditargetkan harus mencapai 300.000 ha.

“Artinya, tahun ini harus ada peningkatan LTT sekitar 20 ribuan ha. Teman-teman di daerah, saat Rakor ini sepakat, pada Maret 2019 LTT harus teralisasi 57.000 ha,” papar Sarwo.

Ia mengapresiasi beberapa kabupaten atau daerah yang saat ini sudah melewati zona merah, seperti di Kabupaten Sanggau. Menurutnya, hal itu harus dicontoh daerah lainnya.

“Saya juga minta di tingkat provinsi dan kabupaten, di atas tanggal 20 selalu melakukan koordinasi terkait Upsus Pajele. Semua harus berperan untuk mewujudkan target pertanaman padi di Kalbar,” tambahnya.

Agar strategi LTT bisa berjalan mulus, perlu memberikan pengertian kepada petani yang sudah panen untuk segera menyiapkan penanaman kembali. Ia juga minta pemanfaatan dengan maksimal terhadap alat mesin pertanian (alsintan) yang telah disalurkan.

“Bagaimana caranya, sekali tanam bisa dua kali atau yang dua kali tanam bisa tiga kali tanam padi setahun. Mohon agar produksi dan produktivitas di Kalbar semakin baik,” pintanya.

Pelaku UMKM Akui Mulai Rasakan Manfaat Aplikasi Fintech Netzme

Suara.com – Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM mengakui mulai merasakan manfaat aplikasi teknologi finansial buatan anak negeri bernama Netzme.

Setidaknya, manfaat aplikasi Netzme itu dirasakan pengusaha rumahan kue karakter bernama Lina.

Lina membuka lapak dalam bazar Funtastic Fest Pekalongan, Jawa Tengah, yang dimulai sejak 1 Maret sampai 3 Maret 2019, dengan menggunakan metode pembayaran melalui Netzme.

Menurutnya, pembayaran belanja menggunakan Netzme cukup mudah dan praktis bagi pembeli, karena cukup hanya melakukan pemindaian pada kode bar tanpa harus memikirkan uang kembalian.

Ia meyakini, usaha kue yang dirintisnya sejak lima tahun silam itu bisa mendapat tempat di pasar lebih luas dengan menggunakan aplikasi Netzme.

“Seperti di bazar ini, pembelian memakai Netzme sudah lumayan, karena dari pagi sudah agak banyak yang terjual. Sudah memenuhi  targetlah,” kata Lina di lapaknya, Sabtu (2/3/2019).

Sejak Sabtu pagi, kue karakter buatan Lina sudah diburu orang yang berkunjung, karena harganya cukup murah. Per kue, dijual Rp 2.500. Sementara setoples kue, dijual Lina mulai dari harga Rp 35 ribu.

Lina mengakui, untuk memasarkan produknya ini via aplikasi Netzme terbilang cukup mudah, karena bisa menggunakan fitur chatting.

“Alhasil, saya sudah dapat banyak pesanan. Untuk lebaran tahun ini saja sudah punya beberapa pemesan,” tuturnya.

Aplikasi Netzme Resmi Diluncurkan di Pekalongan

Suara.com – Aplikasi teknologi finansial Netzme resmi diluncurkan di kota Pekalongan, Jawa Tengah. Peluncuran Netzme diharapkan dapat membantu pelaku usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM.

Peluncuran aplikasi Netzme dilakukan hari Sabtu (2/3/2019) ini, disaksikan Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz.

Potensi wisata dan budaya yang ada di Pekalongan membuat Netzme berupaya menciptakan inovasi keuangan nontunai.

“Netzme menjadi pendukung kolaborasi para pengusaha muda maupun pekerja kreatif, agar lebih baik,” ujar Vicky.

Ia menjelaskan, pengguna aplikasi Netzme kekinian mencapai 2 juta orang. Pengguna akun Netzme bisa langsung berdagang tanpa harus menjadi merchant.

Kelebihan aplikasi Netzme adalah, menggabungkan layanan keuangan dengan sosial media chatting.

“Harapannya, dengan teknologi pembayaran kreatif dari Netzmem bisa digunakan untuk sistem antara pengguna UMKM lokal, khususnya Pekalongan,” tambahnya.

Kelebihan aplikasi Netzme adalah, memunyai jaringan pertemanan yang luas sehingga peluang untuk mendapatkan uang lebih banyak, cukup terbuka.

Menurutnya, Kota Pekalongan sesuai dengan karakter Netzme, dan aplikasi ini 100 persen karya anak bangsa.

Kementan ke Petani: Kita Bersama Harus Stabilkan Harga Sayur

Suara.com – Petani sayur diminta untuk bersama-sama memperbaiki aspek hulu untuk mensiasati harga sayur. Paling tidak, petani bisa ikut menjaga kestabilan harga.

“Agar kita bersama juga memperbaiki aspek hulu dan onfarm guna mensiasati harga, setidaknya turut mampu mendorong maupun mempertahankan harga,” tutur Suwandi, Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Suwandi, saat rapat dengan perwakilan para petani cabai dan apel dari kabupaten Malang, Kota Batu dan Kabupaten Pasuruan,  Jawa Timur,Sabtu (2/3/2019).

Menurutnya, petani sayuran sudah teruji tangguh dengan investasi per hektar jauh lebih tinggi dibandingkan tanaman lainnya. Risiko faktor iklim pun sudah biasa dihadapi, demikian pula terkait dengan tata niaga dan harga.

“Mereka pejuang pangan yang tabah, ihklas dan selalu bersyukur kepada-Nya. Bertani adalah jalan hidupnya. Harga bukan merupakan faktor penyebab tetapi hasil interaksi antara penawaran dengan permintaan, sehingga mesti dicari faktor pembentuk dari harga,” kata

Suwandi menegaskan, faktor pembentuk harga selain aspek pasokan atau produksi juga dipengaruhi aspek distribusi, logistik, tata niaga, struktur dan perilaku pasar, serta industri hilir olahan.

Salah satu contohnya, kata Suwandi, surplus produksi sayur di Jawa dan sekitarnya yang biasa telah dikirim ke luar Jawa terkendala biaya kargo pesawat sehingga distribusi kurang lancar. Aspek industri olahan dan tata niaga juga perlu diperkuat, karena ini semua berkontribusi dalam pembentuk harga.

Ia menambahkan, ada beberapa langkah nyata untuk menekan ongkos produksi. Pertama, dengan menggunakan benih unggul.

Kedua, menggunakan pupuk organik sehingga hemat biaya dan mengembalikan kesuburan lahan, mengurangi pemupukan dengan kimiawi dan menggunakan pupuk hayati buatan sendiri sehingga murah dan ramah lingkungan. 

“Ini semua bisa dilakukan sehingga break event point (biaya impas)-nya menjadi efisien. Walau harga bergejolak, namun masih relatif aman,” katanya.

Lalu bagaimana caranya?

Suwandi menjelaskan, petani harus dilatih, melakukan demplot dan menggelar kegiatan traning of traner (TOT). Seluruh produk dikelola dengan prinsip bersih, produk grade tinggi sehingga masuk supermarket dan ekspor.

Namun grade bawah diolah lebih lanjut, limbah sayur harus diolah menjadi kompos maupun pakan ternak. 

“Bahkan juga menerapkan diversifikasi tanaman, sehingga tidak tergantung satu komoditas. Mari bareng bareng membenahi aspek onfarm ini,” tuturnya.

Keempat, untuk mensiasati harga dengan membentuk koperasi dan sejenisnya. Dengan demikian, hal manajemen ibarat sapu lidi, bersama-sama akan menjadi kuat, maka petani setelah berkelompok dan Gapoktan menjadi naik kelas.

“Manfaatnya multi, mulai dari koperasi bisa melayani input sehingga benih unggul, pupuk, pestisida seragam diterima petani dan untuk transfer teknologi sehingga produknya bermutu sama,” ujarnya.

“Dengan berkoperasi dan mengkorporasikan koperasi akan mengelola skala ekonomi juga memudahkan akses sumber pembiayaan, kredit dan asuransi,” katanya.

Lebih lanjut Suwandi mengatakan, koperasi juga melayani pasar produk sehingga produk petani ditampung satu pintu. Koperasi bisa bermitra dengan industri olahan, perusahaan, supermarket maupun eksportir, ini menjadikan anggota petani dan koperasi menjadi kuat di hulu hingga hilir. 

“Petani akan menjadi price maker (pembuat harga) bukan price taker (penerima harga). Tolong pilih pengurus yang amanah dan profesional,” katanya.

Salah satu contoh koperasi yang bagus di Kecamatan Ngancar, Kediri, mengelola nanas sekitar 7 hingga 8 ribu ha.

“Koperasi tersebut melibatkan 15.000 sampai 18.000 petani dan asetnya sekitar Rp 35 miliar, dengan omset Rp 16 miliar per tahun dan berjalan baik,” ungkap Suwandi.

Selain koperasi, Suwandi menyebutkan langkah lain untuk mensiasati harga sayuran yakni dengan membentuk pasar lelang seperti di Pakem Sleman, pasar lelang cabai Kulonprogo, Magelang, Karanganyar Siborongborog dan delapan lokasi lainnya.

Petani dapat menikmati harga tertinggi dari penawar yang ada, dibayar cash and carry, terbentuk harga seragam one region one price dan memotong rantai pasok. 

“Ini adalah solusi jangka pendek. Kita harus optimistis, insha Allah ini bisa diimplementasikan,” ujarnya.

Pada jangka menengah dan panjang, antara lain hilirisasi produk sayuran dan proses produksi bersih zero waste. Kemudian memperkuat sistem logistik dan memperlancar distribusi sayuran dengan coldstorage besar dan sejenisnya.

“Bahkan membangun kemitraan petani dengan pelaku usaha dan ekspor,” ucap Suwandi.

Kemenpan-RB Mengevaluasi Organisasi Kementerian Kelautan dan Perikanan

Suara.com – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-RB), melalui Kedeputian Kelembagaan dan Tata Laksana, melakukan evaluasi organisasi Balai Produksi Induk Udang Unggul dan Kekerangan (BPIU2K) Karangasem, Bali, dan Loka Pemeriksaan Penyakit Ikan dan Lingkungan (LP2IL) Serang di lingkungan Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Dalam evaluasi di BPIU2K, Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kemenpan-RB, Rini Widyantini, menjelaskan, evaluasi yang dilaksanakan merupakan kegiatan rutin, yaitu untuk mengetahui kebutuhan pada instansi tersebut, seiring dengan perkembangan zaman. Hal ini perlu dilakukan untuk menjawab tantangan serta memperbaiki kualitas pelayanan publik.

Rini menjelaskan, optimalisasi kapasitas organisasi UPT perlu memperhatikan keselarasan dengan Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Organisasi pemerintah perlu adaptif dalam menanggapi kebutuhan masyarakat serta mampu menciptakan nilai tambah bagi kepentingan publik.

“Pelaksanaan urusan kelautan dan perikanan perlu juga membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya, agar tetap bersinergi dalam mewujudkan Nawa Cita,” jelasnya, dalam evaluasi organisasi di BPIU2K Karangasem, Bali, Jumat (1/3/2019).

Ia menyebut, penambahan fungsi-fungsi pada UPT BPIU2K Karangasem dan LP2IL Serang harus sejalan dengan visi misi Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya KKP.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto mengatakan, usulan peningkatan kapasitas kelembagaan UPT BPIU2K Karangasem dan LP2IL Serang diperlukan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, yang meliputi pelayanan produksi bibit unggul udang dan kerang serta pemeriksaan penyakit ikan dan lingkungan.

“Luasnya cakupan pelayanan yang meliputi seluruh wilayah NKRI, peningkatan ekonomi maritim, dan upaya menciptakan lingkungan budidaya perairan yang sehat, menjadi isu utama dalam rencana penataan organisasi ke depan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana, Rini Widyantini didampingi Dirjen Perikanan Budi Daya KKP, melakukan kunjungan lapangan guna melihat secara langsung pelaksanaan layanan produksi induk udang unggul dan kekerangan, kesiapan sarana dan prasarana, dan pemanfaatan jabatan fungsional pada BPIU2K Karangasem.

Selain itu, rombongan berkesempatan meninjau langsung Ruang  Nucleus Center, Ruang Multiplication Center, Tambak Uji Coba Performa Benih, dan Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan yang merupakan fasilitas unggulan dari BPIU2K Karangasem. Sebelum BPIU2K Karangasem, evaluasi organisasi juga dilakukan pada LP2IL Serang.

Kementan Ajak Agropreneur Muda Berbisnis dari Hulu ke Hilir

Suara.com – Sektor pertanian Indonesia di masa depan, dinilai akan sangat bergantung pada partisipasi generasi muda Indonesia. Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan siap untuk memfasilitasi dan mendukung para agropreneur muda yang mau bergerak di berbagai bidang pertanian, dari hulu hingga ke hilir.

“Saat ini, masih banyak peluang bisnis di sektor pertanian yang belum terjamah oleh para agropreneur. Seperti yang diamanahkan oleh Undang-undang No. 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, Pemerintah dan Pemerintah Daerah berkewajiban memfasilitasi pembiayaan dan permodalan Usaha Tani. Jadi kami siap mendukung para agroprenuer muda untuk berkiprah di berbagai bidang pertanian,” ujar Direktur Pembiayaan Pertanian, Sri Kuntarsih, dalam sesi pertama “Diskusi & Sharing Perkembangan Agrotech di Indonesia”, di Ruang Teater Gedung PIA Kementan, Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Pembiayan pertanian ditargetkan untuk sejumlah usaha, seperti tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, hingga pengolahan dan pemasaran hasil pertanian. Untuk mendapatkan marjin keuntungan usaha yang besar, pelaku usaha diharapkan tidak hanya bergerak di bagian produksi saja, tapi juga turut terlibat di tahapan pengolahan dan pemasaran.

“Nilai jual tinggi bisa didapat jika pelaku usaha turut mengolah bahan baku pertanian, seperti Virgin Coconut Oil (VCO) yang berbahan baku dari kelapa. Harga VCO berkali-kali lipat bila dibandingkan dengan harga bahan bakunya,” sebut Sri.

Saat ini, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Kementan sedang menggiatkan pengembangan model korporasi petani yang memungkinkan pelaku usaha tani terlibat dalam proses usaha dari produksi hingga pemasaran. Menurut Sri, langkah ini strategis untuk pembangunan sektor pertanian ke depan.

“Hanya dengan model usaha skala besar, maka usaha tani bisa lebih efisien dan menguntungkan untuk pelakunya,” ujarnya.

Sri menyebutkan, berdasarkan data penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), terjadi peningkatan penyaluran KUR pada sektor pertanian. Walau demikian, realisasinya masih lebih rendah dibandingkan sektor pertanian perdagangan, demikian pula dengan sektor produksi.

Pada 2018, penyaluran KUR Pertanian mencapai Rp 27,6 triliun, meningkat dibandingkan tahun 2017 yang berada di kisaran Rp 23 triliun. Tapi nilai tersebut masih jauh di bawah KUR perdagangan yang mencapai Rp 64 triliun pada tahun 2018.

“Pertanian, selama ini dikenal sebagai usaha dengan risiko tinggi bagi perbankan. Tapi sebetulnya risiko tersebut bisa ditekan, jika ada pendampingan dan pengawalan intensif. Ini juga bisa menjadi peluang bagi kawan-kawan agropreneur,” jelasnya.

Sependapat dengan Sri, Kepala Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian (BPATP), Retno Sri Hartati Mulyandari, menyebutkan pentingnya pendampingan teknologi bagi para petani di level bawah.

“Secara sosiokultural, petani kita sulit bersentuhan dengan teknologi, sehingga dibutuhkan social agropreneurship yang bisa menjembatani para petani dengan teknologi,” tandasnya.

Kementan, disebut Retno, memiliki berbagai inovasi yang bisa digunakan oleh para agropreneur. Menurutnya, teknologi merupakan kunci untuk meningkatkan efisiensi usaha tani.

“Inovasi dan daya saing saling terkait erat dan untuk menghasilkan inovasi unggul menghadapi revolusi industri 4.0 dan persaingan global. Kami memperkuat diseminasi inovasi dan teknologi yang dimiliki Balitbangtan (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian) kepada para stakeholders,” ujar Retno, yang turut hadir sebagai pembicara di sesi pertama yang bertema “Supporting Programme Kementan Bagi Penggiat Start Up Agritech”.

Kegiatan “Diskusi & Sharing Perkembangan Agrotech” diselenggarakan oleh Biro Humas dan Informasi Publik Kementan sebagai upaya untuk meningkatkan peran serta para agropreneur dalam memecahkan masalah yang dihadapi sektor pertanian selama ini. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah dan para agropreneur.

Kementan Kembali Panen Jagung, Kali Ini di Lumajang

Suara.com – Setelah tahun lalu mampu memproduksi jagung di lahan seluas 25.168 ha, awal tahun ini Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali memproduksi. Panen jagung dilakukan di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian.

Panen raya jagung tersebut dihadiri Direktur Irigasi Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Rahmanto. Ia mengapresiasi upaya petani yang menggunakan sela-sela tanaman sengon untuk bertanam jagung.

Pada kesempatan itu,  Rahmanto mengatakan kepada petani, agar mereka tetap semangat menanam jagung.

“Tahun ini panenan diharapkan bisa naik, dengan target 27.643 ha. Kami optimistis, ini akan tercapai,” ujar Rahmanto, Jatim, Kamis (28/2/2019).

Ia tak lupa minta petani untuk mengoptimalkan pertanaman jagung di lahan kering tahun, sehingga tak ada lahan menganggur dan bisa produktif menunjang ketahanan pangan.

“Di Lumajang banyak lahan yang ditanami sengon, kurang lebih 57 ha. Kalau ditanami separuhnya saja, sudah bisa terpenuhi targetnya,” tuturnya.

Rahmanto juga mengingatkan petani untuk memanfaatkan musim penghujan, walau tanaman jagung tidak perlu banyak air.

“Selama musim hujan, ayo tanami jagung!” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang, Imam Suryadi mengatakan, Februari ini ada panen 2.345 ha lahan, yang tersebar di beberapa titik.

Luasan panen hanya di tanah marginal (kering dan tanaman sela), sedangkan untuk panen raya terjadi di lahan sawah hamparan pada September-Oktober.

“Meskipun menjadi tanaman sela, produktivitas jagung yang dihasilkan pun tinggi, yaitu 5,5-6 ton/ha pipilan kering. Desa Selok Awar-awar sendiri memiliki 41 ha, yang dikelola oleh 6 kelompok tani,” ungkap Imam.

Petani Kabupaten Lumajang terbiasa menanam sela pohon sengon yang ditanam bersamaan dengan jagung, cabai, dan ketela pohon.

Investor Asing Makin Naksir Indonesia, Aliran Modal per Februari Rp 63 T

Suara.com – Investor asing semakin berminat menanamkan uang di Indonesia. Hal itu merujuk kenaikan aliran modal asing pada bulan Februari 2019.

Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing hingga akhir Februari mencapai Rp 63 triliun. Modal asing tersebut salah satunya ditempatkan pada sektor Surat Berharga Negara, yakni Rp 49,5 triliun.

“Kemudian saham Rp 12,6 triliun dan sertifikat Bank Indonesia (SBI) sebesar Rp 1,4 triliun,” kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo,‎ saat ditemui di kompleks perkantoran BI, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019).

Perry menuturkan, jumlah modal asing itu melebihi perolehan tahun lalu pada periode yang sama. Februari 2018, suntikan investasi asing hanya Rp 6 triliun.

“‎Ingat, bahwa awal-awal Februari tahun lalu itu mulai terjadi suatu pembalikan modal asing. Jadi kalau tahun lalu sampai periode yang sama itu totalnya Rp 6 triliun, yang masuk ke SBN Rp 12 triliun, tapi yang keluar dari saham itu sekitar Rp 7,4 triliun,” imbuh dia.

Meningkatnya jumlah modal asing itu menunjukkan investor luar negeri semakin memercayai prospek cemerlang ekonomi Indonesia.

“Ini kami harapkan akan terus berlanjut. Aliran portofolio asing masuk dan itu juga menunjukkan kesesuaian dengan perkiraan kami pada kuartal I 2019.”

Bank Mandiri Beri Promo Mudahkan Nasabah Melancong ke Jepang

Suara.com – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kekinian memberikan pelayanan tambahan bagi nasabahnya yang ingin melancong ke Jepang.

Bank Mandiri menggandengan Japan National Tourism Organization (JNTO) Jakarta‎ untuk membuat pameran wisata (travel fair) dengan tujuan ke Jepang.

Senior Vice President Credit Cards Group Bank Mandiri Vira Widiyasari mengatakan, Jepang saat ini masih menjadi favorit para nasabah.

Hal tersebut tampak dari transaksi kartu kredit Bank Mandiri di negeri Sakura yang meningkat 28 persen pada 2018.

“Atas dasar tersebut, Bank Mandiri senantiasa memberikan penawaran terbaik bagi pemegang Mandiri Kartu Kredit maupun Mandiri Debit yang ingin berlibur ke Jepang,” ujar Vira di Mal Kota Kasablanka, ‎Jakarta Selatan, Jumat (1/3/2019).

Dalam penawaran tersebut, ‎Vira menuturkan, Bank Mandiri memberikan promo di antaranya tiket harga spesial dengan cashback hingga Rp 5 juta; cicilan 0 persen hingga 12 bulan; hingga diskon sampai 50 persen dengan fiestapoin.

“‎Program #semuadapatbonus, Lelang Fiestapoin dengan Tiket PP ke Jepang dan masih banyak penawaran menarik lainnya untuk pemegang Mandiri Kartu Kredit maupun Mandiri Debit,” tutur Vira.

Executive Director JNTO Jakarta Izumi Amano‎ menambahkan, dalam travel fair ini, pihaknya menawarkan beragam destinasi seperti kuil, pantai, pegunungan, bunga sakura, museum, area ski dan lain sebagainya.

“‎Selain itu, ada 47 prefektur di Jepang dengan destinasi wisata yang unik dan menarik‎,” imbuh dia.

Untuk diketahui, Japan Travel Fair (JTF) digelar mulai 1 Maret hingga 3 Maret 2019 di Food Society, Grand Atrium dan Mosaic Walk, Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.‎ Travel fair ini juga didukung oleh 22 agen perjalanan dan 5 maskapai penerbangan.

Kementerian PUPR: Pemerataan Akses Air Bersih Baru Mencapai 72 Persen

Suara.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengungkapkan, persentase masyarakat yang sudah bisa mengakses air bersih untuk konsumsi sudah mencapai 72 persen.

Sementara dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) pemerintah, pada tahun 2019 ini ditargetkan 100 persen atau seluruh masyarakat bisa mendapatkan air bersih untuk konsumsi.

Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Sumadilaga menjelaskan, pembangunan infrastruktur distribusi air bersih pada tahun 2019 baru bisa dicapai 77 persen.

“Jadi PR kami adalah 23 persen masyarakat yang belum bisa mengakses air bersih untuk minum. Mudah-mudahan dalam lima tahun ke depan tercapai,” ujar Danis, Jumat (1/3/2019).

Ia menargetkan, tahun 2024, akses air bersih di kalangan masyarakat sudah merata. Untuk mencapai hal itu, perlu didorong optimalisasi perencanaan, pemrograman, penganggaran dan pengendalian.

“Kami punya gerakan namanya 100-0-100, itu semangat agar setiap masyarakat di seluruh wilayah mempunyai akses air bersih, tidak ada kawasan yang kumuh,” tambahnya.

Danis menambahkan, dalam lima tahun ke depan hal itu diharapkan tercapai dengan membuat infrastruktur distribusi air bersih melalui pipanisasi maupun nonperpipaan.

Ia memberikan, contoh pembangunan infrastruktur distribusi air bersih seperti itu sudah bejalan di daerah Umbulan.

“Sedangkan yang akan dibangun, disiapkan itu di daerah Semarang, Lampung, dan provinsi lainnya,” kata dia.

Ini Upaya Pemerintah Tingkatkan Swasembada Bawang Putih di Wonosobo

Suara.com – Hingga saat ini di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah terdapat lahan seluas 3.750 Hektare (Ha) yang bisa ditanami bawang putih oleh para importir.

Kepala Bidang Perkebunan dan Hortikultura Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan (Dispaperkan) Kabupaten Wonosobo, Sidik Widagdo mengatakan, dari total lahan yang bisa ditanami tersebut, 5 persennya telah ditanami oleh 10 importir.

“Ke 10 importir itu sudah tanam bawang putih di lahan seluas 380-an hektare, di berbagai kecamatan dan kemarin sudah panen perdana,” kata Sidik dalam keterangannya, Jumat (1/3/2019).

Sidik menyebutkan, dari hasil panen perdana menghasilkan 14,7 ton bawang putih per hektare untuk lahan seluas 55 hektare dan nantinya akan terjadi panen lagi pada tiga bulan berikutnya.

“Untuk 1 hektare itu mencapai 14,7 ton bawang putih dan untuk di Desa Pulosaren, Kepil, tadi kita mengecek bisa mencapai 20,6 ton bawang putih,” ujar Sidik.

Sidik pun berharap, para importir bisa memanfaatkan lahan yang masih luas tersebut untuk bisa ditanami bawang putih.

“Kami ucapkan terimakasih kepada importir yang menanam di Wonosobo, karena mereka juga melakukan pelatihan kepada petani,” kata Sidik.

Untuk diketahui, terdapat kebijakan pemerintah yang mewajibkan importir menanam bawang putih sebanyak 5 persen dari volume permohonan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) per tahun.

Kebijakan tersebut dinilai dapat mensejahterakan petani, menguntungkan pengusaha, dan dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Diskon Akhir Pekan Ini, Tiket Murah Nonton Dilan 1991, Makan Murah Meriah

Suara.com – Diskon akhir pekan ini, bahagianya akhir pekan pertama di awal Maret 2019. Walaupun gaji masih berlimpah nih, nggak ada salahnya coba berbagai promo menarik 2 hingga 3 Maret 2019.

Mulai dari makanan enak yang pastinya murah tapi bikin kenyang, main sepuasnya hingga nonton film Dilan 1991 yang lagi fenomenal dengan harga khusus bisa kamu dapatkan di awal Maret ini. Penasaran apa saja promo akhir pekan kali ini?

Berikut Suara.com mengulasnya untuk Anda.

1.   Dilan 1991

Lagi-lagi film Dilan 1991 sukses menyedot perhatian khalayak ramai. Buat kalian yang nggak mau ketinggalan nonton si ganteng Iqbaal Ramadhan dan si cantik Vanesha Angel dengan harga spesial, ada promo diskon 50 persen pembelian tiket film Dilan 1991 melalui TIX ID, nih.

Caranya mudah, cukup membeli tiket melalui aplikasi TIX ID pada 1 hingga 5 Maret 2019 dimulai pukul 10.00 WIB, kamu bisa mendapatkan diskon 50 persen untuk pembelian tiket pertama. Pastikan jangan sampai kehabisan ya, karena kuota promo ini terbatas. Tiket berlaku di semua lokasi Cinema XXI di seluruh Indonesia.

2.   The Jungle

Bagi kalian yang ingin menghabiskan akhir pekan dengan bermain air bersama keluarga, jangan sampai lewatkan Promo Tamasya dari The Jungle Bogor, ya. Dapatkan harga spesial tiket masuk sebesar Rp 60 ribu saat weekday dan Rp 65 ribu saat weekend.

Kabar bahagianya, tidak ada syarat apapun untuk mendapatkan diskon ini loh. Promo ini berlaku pada 1 hingga 5 Maret 2019, jangan sia-siakan kesempatan emas ini ya, guys!

3.   Dufan

Hai kalian wara kaum hawa, berbahagialah kalian. Sebab, Dufan memberikan promo spesial khusus untuk kalian para wanita nih. Promo ini untuk merayakan Hari Peremouan Internasional yang jatuh pada 8 Maret 2019.

Selama Maret 2019, para wanita bisa mendapatkan diskon tiket masuk Rp 120 ribu untuk weekday dan Rp 170 ribu untuk weekend. Caranya cukup melakukan pembelian langsung di loket yang dilakukan oleh wanita dong ya tentunya, maka kamu akan langsung dapat diskon.

4.   Voucher GoJek

Bagi kalian yang ingin belanja tapi tetap hemat, coba deh ikutan promo dari GoJek. GoJek menyediakan vocher serba Rp 20 doang, loh.

Jangan sampai ketinggalan borong berbagai produk menarik mulai dari makanan, produk kecantikan hingga tas dan sepatu bisa kamu dapatkan dengan voucher super murah ini. Jangan sampai ketinggalan, promo hanya berlaku hingga 3 Maret saja.

5.   Yoshinoya

Mau makan enak dan murah nggak bikin kantong bolong bareng teman-teman? Pas banget nih, Yoshinoya lagi mengadakan promo beli 2 gratis 2. Jadi kamu akan mendapatkan bonus Big Fried Chicken setiap pembelian 2 New Beef Bowl.

Caranya mudah banget, cukup melakukan pembelian melalui OVO maka kamu pun bisa makan puas berempat dengan menghabiskan Rp 94 ribu saja. Promo ini berlaku hingga 31 Maret 2019 di seluruh outlet Yoshonoya kecuali Bandara Soekarno Hatta, Tangerang Terminal 3 dan Dufan.

Rakornas Zakat, Indonesia Didorong Jadi Pusat Ekonomi Islam Dunia

Suara.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) akan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Zakat 2019 di Surakarta, Jawa Tengah, selama tiga hari, yakni pada 4 hingga 6 Maret 2019.

Rakornas akan diikuti 650 peserta dari seluruh Indonesia, mulai dari BAZNAS pusat, BAZNAS provinsi, BAZNAS kabupaten/kota serta LAZ nasional dan daerah.

”Kami terus berupaya mengakselerasi perwujudan visi BAZNAS menjadi pengelola zakat terbaik dan terpercaya di dunia, sehingga tahun ini Rakornas Zakat mengusung tema ‘Optimalisasi Pengelolaan Zakat untuk Mengentaskan Kemiskinan dan Meningkatkan Kesejahteraan Menuju Indonesia Pusat Ekonomi Islam Dunia’,” ujar Wakil  Ketua BAZNAS, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, dalam konferensi pers di Kantor BAZNAS, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019).

Turut mendampingi, Ketua Umum Panitia Rakornas Zakat 2019, yang juga Sekretaris BAZNAS, Jaja Jaelani dan sejumlah Panitia Rakornas Zakat 2019, direksi dan manajemen BAZNAS.

Beberapa instansi, BUMN dan swasta juga ikut berpartisipasi dalam rakornas, seperti BNI Syariah, BRI Syariah, CIMB Niaga Syariah, Bank Muamalat, Bank Indonesia, Insight dan Go Pay.

Zainul yang mantan Dubes RI untuk Yordania merangkap Palestina ini menjelaskan, Rakornas Zakat bertujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan zakat, menguatkan peran BAZNAS dan lembaga amil zakat (LAZ) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menanggulangi kemiskinan, baik material maupun spiritual.

“Selain itu juga meningkatkan koordinasi dan melakukan evaluasi kinerja organisasi pengelola zakat, meningkatkan transparansi, akuntabilitas dan profesionalisme pengelolaan zakat. Serta, menguatkan posisi dan peran BAZNAS dan LAZ dalam Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia (AKSI),” kata Zainul.

Ia melanjutkan, Rakornas Zakat juga akan membahas strategi BAZNAS dan LAZ dalam meningkatkan kesejahteraaan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan, baik material maupun spiritual.

“Selanjutnya mengevaluasi pelaksanaan roadmap Pengelolaan Zakat Nasional 2016 sampai 2018, merencanakan dan mengimplementasikan roadmap Pengelolaan Zakat Nasional 2019-2020 dan pembagian tanggung jawab pengentasan kemiskinan oleh setiap BAZNAS dan setiap LAZ,” kata Zainul.

Rakornas Zakat mengupas seputar komitmen setiap BAZNAS dan LAZ untuk menyampaikan laporan pengelolaan zakat semester I (unaudited) dan tahunan (audited) sesuai peraturan perundang-undangan sebagai prakondisi organisasi pengelola zakat menjadi lembaga keuangan syariah yang diawasi dan disupervisi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tak hanya itu, lanjut Zainul, Rakornas Zakat akan menyempurnakan dan memperkuat pelaksanaan sistem dan prosedur oleh setiap BAZNAS dan LAZ, meningkatkan kepatuhan organisasi pengelola zakat (OPZ) terhadap peraturan perundang-undangan.

“Dalam Rakornas Zakat akan dilakukan penandatanganan pakta untuk menjamin integritas, kredibiltas dan netralitas OPZ dalam Pemilu 2019,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia Rakornas Zakat 2019 yang juga Sekretaris BAZNAS, Jaja Jaelani menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti 650 peserta dari seluruh Indonesia yang terdiri atas BAZNAS pusat, BAZNAS provinsi, BAZNAS kabupaten/kota serta LAZ nasional dan daerah.

“Beberapa kepala daerah diundang dan mereka menyatakan siap hadir. Beberapa menteri juga sudah menyampaikan kesediaannya untuk menghadiri Rakornas Zakat 2019,” ujarnya.

Mereka antara lain, Menteri Agama, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Bengkulu, Gubernur Bangka Belitung, Gubernur Kalimantan Utara, Gubernur Gorontalo, dan Gubernur Maluku Utara.

Menurutnya, selain menjalankan peran sebagai operator, BAZNAS juga mengemban misi strategis untuk mengoptimalkan fungsi koordinator perzakatan nasional dengan menguatkan sumber daya manusia (SDM), penguatan teknologi informasi (TI), dan memberikan contoh atau model program pemberdayaan zakat  untuk direalisasikan di daerah.

“Kerja sama dan dukungan pemerintah daerah terhadap BAZNAS di wilayahnya sangat diperlukan. Rakornas ini diharapkan menghasilkan resolusi dan ekspektasi pencapaian terbaik kinerja BAZNAS,” kata Jaja.  

Gubernur BI Minta Penanganan Uang Palsu Tak Dikaitkan dengan Pemilu

Suara.com – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menjamin tidak ada peredaran uang palsu menjelang pemilu dan Pilpres 2019. Ia menyatakan, BI telah memiliki langkah untuk memberantas peredaran uang palsu jelang pemilu.

Menurut Perry, langkah-langkah ‎yang dimiliki BI untuk memberantas uang palsu sudah dilakukan sejak lama. Sehingga, dia meminta upaya BI ini tidak dikaitkan dengan pemilu.

“Dari dulu kita sudah melakukan melakukan langkah-langkah untuk memastikan bahwa peredaran uang palsu itu bisa dideteksi, bisa ditangani. mau ke apa, tidak ada banyak, sebelum pemilu dan itu sudah suatu standar, jadi tidak usah dikaitkan dengan pemilu,” kata Perry saat ditemui di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019).

Ia menyebutkan, langkah-langkah yang ditempuh BI salah satunya adalah dengan mensosialisasikan kepada masyarakat terkait ciri-ciri uang palsu maupun asli.

Saat ini, kata dia, BI juga telah bekerja sama dengan kepolisian dengan membentuk Badan Penanggulangan Peredaran Uang Palsu.

“‎Itu sudah jalan secara rutin mendeteksi, kemudian menempuh langkah-langkah. Jadi tidak usah penanganan uang palsu dikaitkan dengan pemilu ya‎,” ucap dia lagi.

Baru-baru ini seorang ‎warga di Sukoharjo, Solo, Jawa Tengah ditangkap polisi lantaran menyimpan uang palsu. Uang palsu yang simpan warga tersebut sebanyak 60 lembar pecahan Rp 100 ribu.

Aprindo Canangkan Kantong Plasti Tidak Gratis, YLKI: Menyesatkan

Suara.com – Keputusan Asosiasi Perusahaan Retail Indonesia atau Aprindo untuk menggunakan istilah ‘Kantong Plastik Tidak Gratis’ disorot oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia atau YLKI.

Menurut YLKI istilah Kantong Plastik Tidak Gratis menyesatkan. Mereka menganggap seharusnya tidak ada kata gratis untuk plastik.

“Istilah Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG), sebagaimana kata Aprindo, adalah menyesatkan. Sebab sesungguhnya memang tidak ada kata gratis untuk kantong plastik,” kata Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (1/3/2019).

YLKI juga menyayangkan harga yang dipatok oleh Aprindo untuk sebuah kantong plastik terlalu rendah dan tidak akan mengurangi sampah plastik di Indonesia.

“Nominal Rp 200 per kantong tidak akan mengganggu daya beli konsumen. Sekalipun konsumen dengan 5-10 kantong plastik saat belanja, konsumen hanya akan mengeluarkan Rp 1.000-Rp 2.000. Sebuah angka nominal yang tidak signifikan,” jelasnya.

YLKI menyarankan Aprindo merubah kebijakannya dengan mengikuti rekomendasi Badan Standarisasi Nasional dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menggunakan kantong plastik ber-SNI yakni plastik yang mudah terurai lingkungan.

Lebih lanjut YLKI juga menuntut keseriusan pemerintah untuk memerangi sampah plastik dengan turut menerapkan kantong plastik berbayar atau kantong plastik yang mudah terurai.

“Seharusnya bukan hanya menyasar retailer modern saja, tetapi pasar-pasar tradisional, misalnya dimulai dari PD Pasar Jaya,” imbuh dia.

Untuk diketahui, Aprindo yang terdiri dari 40.000 ritel anggota akan menerapkan Kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) di ritel-ritel modern mulai 1 Maret 2019 hari ini.

Ini dilakukan untuk mendukung salah satu visi pemerintah untuk mengurangi sampah 30 persen, termasuk sampah plastik pada 2050 mendatang.

Tahun Lalu, Kemenhub Gelar Pameran Airport Solution Indonesia

Fabiola Febrinastri

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengunjungi booth Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Hubud) dalam Pameran Airport Solution Indonesia di JCC Senayan, Jakarta, 5 dan 6 Desember 2018. (Dok: Kemenhub)

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengunjungi booth Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Hubud) dalam Pameran Airport Solution Indonesia di JCC Senayan, Jakarta, 5 dan 6 Desember 2018. (Dok: Kemenhub)

Pameran diselenggarakan pada 5 dan 6 Desember 2018.

Menkominfo Bocorkan 2 Unicorn Tanah Air yang Akan Jadi Decacorn

Suara.com – Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara mengatakan, akan ada dua perusahaan startup yang kini berstatus sebagai unicorn akan naik tingkat menjadi decacorn.

Selain kenaikan tingkat, di 2019 ini juga ditargetkan akan ada satu unicorn baru lagi yang muncul.

Menkominfo Rudiantara membocorkan, perusahaan startup unicorn Indonesia yang akan naik tingkat menjadi startup decacorn salah satunya adalah Go-Jek.

“Tunggu saja dari Go-Jek. Kita doakan pokoknya tadi saya sampaikan, dari unicorn yang ada 4 (unicorn) ini 2 mempunyai potensi jadi decacorn, itu jadi bonus,” kata Rudiantara seusai menjadi pembicara di pembukaan Rakernas Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Dia menambahkan, pemerintah saat ini sedang berupaya memperbanyak unicorn di Indonesia yang sejauh ini baru terdapat empat unicorn saja.

“Pemerintah itu sebetulnya menargetkan tahun ini akan ada 5 unicorn, sekarang 4, tinggal nambah satu. Mudah-mudahan tadi yang disebut atau siapa pun akan jadi (unicorn) tahun ini,” jelasnya.

Rudiantara menjamin, perusahaan yang ingin dan memenuhi syarat menjadi unicorn akan mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah.

“Jadi, siapa pun dengan senang hati kami dukung dengan proses yang benar,” tutup Rudiantara.

Untuk diketahui, startup unicorn adalah startup yang telah memiliki nilai valuasi mencapai 1 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 14 triliun.

Sementara startup decacorn adalah perusahaan yang nilai valuasinya lebih dari 10 miliar dolar AS atau setara Rp 140 triliun.

Di Indonesia ada empat startup unicorn dari total 7 startup unicorn di ASEAN, yakni BukaLapak, Traveloka, Tokopedia, dan Gojek.

Menhub Tinjau Proyek Bandara Internasional Yogyakarta

Suara.com – Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Hubud), Polana B. Pramesti mendampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau proyek pembangunan Bandara Baru Internasional Yogyakarta, Jumat (14/12/2018).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Hubud), Polana B. Pramesti mendampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau proyek pembangunan Bandara Baru Internasional Yogyakarta, Jumat (14/12/2018). (Dok: Kemenhub)Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Hubud), Polana B. Pramesti mendampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau proyek pembangunan Bandara Baru Internasional Yogyakarta, Jumat (14/12/2018). (Dok: Kemenhub)

“Bandara baru ini akan mempunyai runway yang lebih panjang dan kapasitas terminal penumpang dan kargo yang jauh lebih besar dari bandara lama di Yogya. Dengan demikian bisa melayani pesawat besar seperti Boeing B777, Airbus A380, A330 dan lainnya yang mampu terbang jarak jauh dan membawa banyak penumpang,” ujar Polana.

Dari tinjauan lapangannya, pembangunan seluruh infrastruktur Bandara Baru Internasional Yogyakarta, baik dari sisi darat maupun udara sudah mencapai 19 persen.

Namun untuk terminal penumpang sudah mencapai 40 persen dan diperkirakan bisa dioperasikan pada April 2019 .

Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Hubud), Polana B. Pramesti mendampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau proyek pembangunan Bandara Baru Internasional Yogyakarta, Jumat (14/12/2018). (Dok: Kemenhub)Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Hubud), Polana B. Pramesti mendampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau proyek pembangunan Bandara Baru Internasional Yogyakarta, Jumat (14/12/2018). (Dok: Kemenhub)

Untuk sisi udara seperti runway, taxiway dan apron ditargetkan pada April 2019 sudah selesai 100 persen dan bisa dioperasionalkan. .

Beberapa rute internasional yang ditargetkan bisa dilayani dari bandara baru ini, misalnya dari Jepang, Cina dan Korea serta Arab Saudi untuk penerbangan umrah.

Terungkap Mengapa Pesawat Jadi Sepi Penumpang, Ini Biang Keroknya

Suara.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penumpang domestik angkutan udara pada Januari 2019 mencapai 6,66 juta penumpang. Angka itu, turun 16,07 persen dibandingkan bulan Desember 2018.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Yunita Rusanti mengatakan, penurunan jumlah penumpang tersebut karena adanya peralihan masyarakat dari angkutan udara ke angkutan darat.

Hal ini disebabkan karena adanya Tol Trans Jawa yang menyambungkan Jakarta-Surabaya.

“Dengan adanya tol yang langsung Jakarta-Surabaya itu membuka peluang angkutan darat masih ada kenaikan. Jadi beralih ke angkutan darat apalagi ada tol Jakarta-Surabaya,” Kata Yunita di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019).

Selain itu, Yunita melanjutkan, penetapan bagasi berbayar juga membuat para penumpang beralih ke jalur darat.

Tidak hanya itu, kenaikan tarif tiket pesawat yang juga masih terjadi membuat pesawat sepi penumpang. BPS mencatat andil inflasi dari tiket pesawat pada Januari tercatat sebesar 0,02 persen.

“Kalau kita mundur lagi Desember 2018 andil udara 0,19 persen, November 2018 0,05 persen. Jadi dari November-Desember naik tinggi angkutan udara, berlanjut ke Januari 0,02 persen. Dan Februari masih naik juga tetapi kecil, hampir sama lah dengan Januari,” jelas dia.

Meski demikian, penurunan ini juga memang sudah menjadi pola musiman, karena pada Desember 2018 merupakan puncaknya penumpang angkutan udara.

“Jadi ‎penurunan ini pola musiman sebetulnya karena di Desember sudah mengalami kenaikan sehingga di Januarinya turun‎,” pungkas dia.

PPNPN di Istana Negara Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

Suara.com – Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) di Istana Kepresidenan RI Jakarta telah dilindungi program BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini diresmikan dengan penyerahan secara simbolis sertifikat dan 125 Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan oleh Asisten Deputi Direktur Bidang TI BPJS Ketenagakerjaan, Tarimantan S Saragih, bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sudirman, Erni Purnamawati, kepada Deputi Bidang Administrasi dan Pengelolaan Istana Kepresidenan, Rika Kiswardani, di Wisma Negara, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019).

“Kami mengapresiasi kepedulian tim Istana Kepresidenan untuk mendaftarakan PPNPN-nya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, dan hal ini merupakan langkah tepat untuk memberikan perlindungan kepada pekerja sesuai dengan amanah Undang-Undang,” ujarnya.

Program jaminan sosial ketenagakerjaan yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan memberikan kepastian perlindungan kepada seluruh tenaga kerja atas segala risiko yang terjadi saat melakukan aktivitas pekerjaan, sehingga pekerja merasa lebih tenang dalam bekerja dan mendorong peningkatan produktivitas.

“Terima kasih kepada tim Istana atas kerja samanya, yang telah memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada PPNPN, sehingga mendapatkan perlindungan dari 3 program BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Kematian (JKm). Kami berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan prima kepada seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan,” tambahnya.

Setelah menjadi peserta, secara otomatis PPNPN di Istana Negara memiliki hak atas manfaat program yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan, misalnya untuk program JKK. Jika peserta mengalami kecelakaan kerja, maka mereka berhak mendapatkan manfaat biaya pengobatan tanpa batas biaya sesuai kebutuhan medis dan santunan sementara tidak mampu bekerja.

Jika sampai meninggal dunia, maka ahli waris berhak mendapat santunan senilai 48 kali upah yang dilaporkan. Namun jika peserta meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja, maka ahli waris berhak mendapatkan santunan kematian.

“Untuk program JHT, selain sebagai tabungan hari tua, peserta juga mendapatkan manfaat tambahan, seperti pinjaman kepemilikan rumah dan diskon di ribuan merchant kerja sama,”jelas Erni lagi.

Sementara di tempat yang sama, Rika menyampaikan, keselamatan kerja merupakan hal penting.

”Kami dan jajaran pimpinan sepakat bahwa keselamatan kerja menjadi hal penting. Tidak hanya keamanan dan keselamatan Bapak Presiden saja, namun seluruh elemen di lingkungan Istana. Pekerja PPNPN di lingkungan Istana perlu dijaga kemanan dan kenyamanannya bekerja, agar keluarga di rumah pun tenang,” katanya.

Berdasarkan data 2018, sebanyak 1,5 Juta pekerja non-ASN di Indonesia telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, 50 juta pekerja kategori lainnya juga telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami berharap, dengan didaftarkannya pegawai non-ASN atau PPNPN ini pada program BPJS Ketenagakerjaan, dapat menjadi contoh bagi lembaga atau instansi lainnya, agar lebih sadar dan memperhatikan perlindungan masyarakat pekerja di lingkungannya. Jika pekerja sudah terlindungi dari risiko-risiko kerja, semoga mereka dapat bekerja lebih tenang dan produktif, tutup Erni di akhir acara.

Deflasi Februari Berkat Turunnya Harga Telur, Ayam Hingga Cabai

Suara.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Februari 2019 mengalami deflasi 0,08 persen. Artinya, pada Februari 2019 harga beberapa komoditas mengalami penurunan.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Yunita Rusanti mengatakan, jika dipilah per kelompok deflasi tertinggi dialami oleh bahan makanan dengan menyumbang deflasi 1,11 persen dan memberikan andil pada deflasi Februari sebesar 0,24 persen.

“Komoditas yang memberikan sumbangan deflasi. Itu daging ayam ras, cabai merah, telur ayam ras, bawang merah, cabai rawit, ikan segar, wortel dan jeruk,” kata Yunita di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019).

Yunita menambahkan, meski beberapa harga komoditas mengalami penurunan, tapi terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Februari 2019.

“Komoditas yang mengalami kenaikan harga antara lain, tarif angkutan udara, tarif sewa rumah, beras, mie kering instant, bawang putih, nasi dengan lauk, rokok kretek filter, tarif kontrak rumah, upah pembantu rumah tangga, dan mobil,” imbuh dia.

Dalam hal ini, pada Februari 2019 BPS mencatat inflasi tahun kalender sebesar 0,24 persen, dan inflasi dari tahun ke tahun sebesar 2,54 persen.