Kementan: Bantuan Alat Mesin Pertanian untuk Petani, Gratis

Suara.com – Jika petani memiliki informasi soal pungutan liar, biaya tebus atau semacamnya, terkait bantuan alat mesin pertanian (alsintan), sebaiknya segera melaporkan kepada pihak berwenang. Semua bantuan yang diberikan pemerintah adalah gratis.

Demikian diungkapkan Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Sarwo Edhy. Perbuatan itu dilakukan oleh oknum dan bukan dari pihak pemerintah.

“Semua sumber pembiayaan alsintan sudah diatur dalam Buku Pedoman Umum Bantuan Alsintan sejak 2015. Sumber pembiayaan untuk penyediaan dan penyaluran alsintan bersumber dari DIPA Satuan Kerja Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian pada belanja barang (belanja peralatan dan mesin) untuk diserahkan kepada pemerintah desa dan petani. Jadi tidak ada biaya yang dibebankan ke petani, selain bahan bakar dan perawatan mesin saja,” ujar Sarwo Edhy, Jakarta Jumat (8/3/2019).

Demi menunjang pekerjaan pertanian, pemerintah memberikan bantuan alsintan, seperti  traktor roda dua, traktor roda tiga, rice planter (alat mesin tanam), bantuan alsintan untuk panen (combine harvester) dan lain-lain, yang semuanya gratis.

Sarwo Edhy menuturkan, bantuan alsintan ini diberikan agar petani bisa  mengolah lahan secara lebih modern. 

“Kita berikan peralatan modern, tidak tradisional seperti cangkul, sabit atau semacamnya. Gratis,” ujar Sarwo Edhy. 

Pengguna alsintan bantuan pemerintah inipun diatur bersama dan ditetapkan Kepala Dinas Pertanian kabupaten dan kota, setelah melalui proses verifikasi petugas Dinas Pertanian kabupaten kota, berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Provinsi dan Direktorat Alat dan Mesin Pertanian.

“Kadang di lapangan terjadi salah paham mengenai bantuan alsintan yang pemerintah berikan. Petani kerap beranggapan, alsintan bisa langsung dibawa pulang,” ujarnya.

Padahal, lanjutnya, alsintan tersebut untuk didistribusikan kepada kelompok yang sudah terdata mendapat bantuan pemerintah. 

“Memang masih banyak kelompok petani yang belum mendapatkan alsintan. Ini hanya masalah waktu saja,” tuturnya.

Pemerintah telah memberikan kelonggaran, tak harus memiliki badan hukum bagi kelompok tani atau gabungan kelompok tani (Gapoktan), tapi cukup dengan melampirkan Surat Keputusan Bupati. Namun bagi kelompok penerima alsintan, baik Gapoktan atau Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA), dan unit Brigade Tanam, harus diorganisir Pemda Kabupaten/Kota di masing-masing daerah.

Masing-masing kelompok tani penerima bantuan alsintan wajib membentuk UPJA. UPJA adalah suatu lembaga ekonomi perdesaan yang bergerak di bidang pelayanan jasa dalam rangka optimalisasi penggunaan alat dan mesin pertanian untuk mendapatkan keuntungan usaha baik di dalam maupun di luar kelompok tani/Gapoktan.

Adapun hasil usaha jasa alsintan adalah untuk biaya operasional, perawatan dan investasi alsintan yang baru. UPJA juga bisa mendapatkan bantuan alsintan dari program pemerintah, baik berupa uang muka pembelian alsintan maupun kepemilikan.

“UPJA, yang merupakan bagian dari Gapoktan, akan melayani jasa sewa alsintan untuk kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan. Tapi harga sewanya pun tidak sampai jutaan dan memberatkan petani,” ungkapnya.

Diskon Akhir Pekan, Main Air Gratis hingga Nonton Captain Marvel Murah

Suara.com – Diskon akhir pekan, memasuki pekan kedua bulan Maret, masih ada sederetan promo menarik yang siap untuk diburu diakhir pekan 9 hingga 10 Maret 2019 ini. Jangan khawatir kantong bolong karena gajian masih lama, diskon ini sangat ramah di kantong kok.

Bagi kalian yang ingin main air sepuasnya dan gratis, bisa banget nih. Kalau mau nonton film Dilan 1991 supaya nggak ketinggalan zaman tapi tetap hemat juga ada promonya nih.

Berikut Suara.com merangkum beberapa promo menarik yang siap diborong diakhir pekan ini.

1.   Go! Wet

Mau main berbagai wahana air tapi nggak punya duit? Jangan khawatir, kamu bisa menikmati berbagai wahana yang tersedia di Go! Wet Bekasi di Grand Wisata Bekasi secara gratis.

Tapi tunggu dulu, promo ini hanya berlaku bagi kalian yang berulang tahun di bulan Maret. Caranya gampang, cukup menunjukkan KTP atau akta kelahiran saja bahwa kalian lahir di Maret maka kalian bisa bebas menikmati wahana di Go! Wet secara gratis. Promo ini berlaku hingga akhir Maret 2019.

2.   CGV Cinemas

Penasaran ingin nonton film Dilan 1991 atau Captain Marvel yang lagi hits banget tapi takut kantong jebol? Harap tenang, ada promo menarik diskon 50 persen dari CGV Cinmas nih.

Cukup melakukan pembelian tiket melakukan aplikasi Traveloka dan masukkan kode kupon ‘WEEKENDNONTON’, maka kamu akan mendapatkan diskon sebesar 50 persen loh. Promo ini berlaku hingga 10 Maret 2019 di seluruh CGV Cinemas di Indonesia.

3.   Wacoal

Memperingati Hari Wanita Internasional tentu harus memanjakan diri sendiri bagi kalian para kaum hawa. Membeli pakaian dalam baru sepertinya jadi salah satu pilihan terbaik nih, apalagi kalau ada diskon besar.

Wacoal memberikan diskon besar-besaran hingga 70 persen untuk semua produk dengan pembelanjaan minimal Rp 350 ribu. Jangan sampai ketinggalan, promo hanya berlaku sampai 10 Maret di seluruh outlet Wacoal di Indonesia.

4.   Dunkin Donuts

Akhir pekan memang paling enak bersantai bersama keluarga sambil makan yang manis-manis, seperti donat dengan siraman coklat lezat. Pas banget nih, Dunkin Donuts memberikan diskon menarik untuk menyemarakkan liburan akhir pekan panjangmu kali ini.

Kalian bisa mendapatkan 5 donat gratis untuk setiap pembelian 7 donat menggunakan kupon LINE. Promo ini Cuma berlaku hingga 10 Maret 2019 di semua konter Dunkin Donuts.

5.   Guardian

Mau belanja produk kecantikan berkualitas tapi murah meriah? Kalau begitu, kalian jangan sampai melewatkan promo dari Guardian ya.

Cukup tambah Rp 1000 kamu bisa dapat 2 pcs sekaligus. Wow! Ada eyeliner Maybelline, Micellair Nivea, sampo L’Oreal, Aloe Vera Guardian dan masih banyak lagi. Promo ini berlaku sampai 20 Maret 2019 ya, jangan sampai kehabisan.

Sepi Pembeli, Pedagang di Blok G Tanah Abang Pilih Jualan via Online

Suara.com – Saat memasuki Pasar Tanah Abang Blok G, nampak terlihat sedikit pengunjung di area lantai dasar. Bahkan sejumlah toko terlihat tutup.

Mulai dari toko souvenir, toko pakaian, sampai kebutuhan pokok terlihat sepi. Naik ke lantai satu, hanya terlihat beberapa toko buka.

Naik lagi ke lantai dua dan tiga, banyak toko yang tutup dan tidak terlihat aktifitas. Beberapa fasilitas seperti eskalator mati.

Putra salah satu pedagang sprei di Blok G menjelaskan, untuk mengakali sepinya pembeli ia mencoba peruntungan dengan menjual dagangannya di aplikasi belanja online.

“Saya jualan juga di online sudah hampir setahun ini hasilnya lumayan dari pada di toko,” ujar Putra saat ditemui Suara.com, Jumat (8/3/2019).

Kondisi Blok G Pasar Tanah Abang. (Suara.com/Muslimin)Kondisi Blok G Pasar Tanah Abang. (Suara.com/Muslimin)

Menurutnya, omzet dari penjualan melalui aplikasi belanja online cukup lumayan. Ia mampu menjual dua sampai tiga sprei dalam sehari.

Menurutnya, Pasar Tanah Abang Blok G mulai sepi sejak tahun 2014. Beberapa pedagang terlihat menutup tokonya karena sepinya pengunjung.

Untuk ditokonya sendiri, Putra sudah memiliki langganan tersendiri mulai dari tukang kredit dan pedagang pasar di sekitar Jakarta.

Ia mengaku baru bisa menjual 5-10 sprei untuk satu tukang kredit perbulannya.

Biasanya langganannya membeli sprei perkodi dengan harga Rp 1,8 juta. Penjualan sprei menurutnya tidak berpengaruh saat hari-hari besar.

Hal yang sama dialami Wandi suplier pakaian anak-anak di Blok G yang baru memulai bisnis onlinenya satu bulan ini. Ia mengaku penjualannya hanya ramai di hari raya saja.

“Baru mulai jual online, tapi lumayanlah sudah ada yang lihat meski belum ada yang beli,” ujar Wandi.

Menurut Wandi, jarak yang cukup jauh dari stasiun Tanah Abang membuat pasar Blok G menjadi sepi pengunjung.

Ikut Pertemuan Wirausaha Sosial ASEAN, Indonesia Angkat Isu Koperasi

Suara.com – Indonesia hadir dalam acara ASEAN +3 Conference on Social Enterprises, pada 6-8 Maret 2019, di Swissotel Bangkok Ratchada Hotel, Bangkok, Thailand. Kehadiran Indonesia kali ini mengangkat isu tentang pentingnya koperasi sebagai menjadi wadah bagi berbagai kegiatan wirausaha sosial.

Melalui topik “Social Enterprises di tingkat ASEAN plus 3 Conference”, Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM), Meliadi Sembiring, didampingi Kepala Biro Perencanaan Kemenkop dan UKM, Ahmad Zabadi, serta Kepala Bagian Koordinasi Perundang-Undangan Kemenkop dan UKM, Henra Saragih, menyuguhkan tema yang dibawa delegasi Indonesia.

“Semua yang melibatkan kegiatan social enterprise, yang melibatkan sejumlah besar masyarakat, maka koperasilah yang paling cocok dalam mengakomodir mereka,” kata Meliadi.

Acara itu digelar oleh ASEAN, bekerja sama dengan Department of Social Development and Walfare, Ministry of Social Development and Human Security, Social Enterprise Thailand Assiociation, British Council, dan United Nations Economic and Social Communication for Asia and the Pacific (United Nations ESCAP).

Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan dari 10 negara anggota tetap ASEAN dan dihadiri oleh 3 negara partisipan, yaitu Jepang, Korea Selatan, dan Cina. Perwakilan negara diwakili dari unsur pemerintahan dan pelaku wirausaha sosial, atau yang dikenal dengan social enterprises.

Adapun tujuan pertemuan ini adalah untuk diskusi tentang perkembangan social enterprise, khususnya di negara-negara Asia Tenggara. Beberapa pelaku wirausaha sosial diberi kesempatan untuk menjelaskan kegiatan yang mereka lakukan dan menyajikan dampak positif aktivitas yang sudah diberikan kepada masyarakat.

Acara secara khusus dibuka oleh General Chatchai Sarikulya, Deputy Prime Minister of Thailand.

Isu mengenai wirausaha sosial beberapa waktu terakhir, hangat dibahas. Beberapa negara, misalnya Korea Selatan, telah mengatur kegiatan social enterprise di negaranya dengan membuat social enterprise sertifikat. Dengan sertifikat ini, negara dapat mengetahui aktivitas mereka dan jika diperlukan, akan ada insentif khusus.

Bahkan di beberapa negara, social enterprise ini pun sudah diatur dalam Undang-Undang tersendiri, termasuk Malaysia. Thailand dilaporkan sedang menyusun Undang-Undang tentang social enterprise.

Pada pertemuan ini, Indonesia juga menghadirkan para pelaku wirausaha sosial, di antaranya Heliati Hilman, CEO of Javara Indonesia, dan Romy Cahyadi, CEO Instella Indonesia.

Javara telah membangun rantai pasok dan bekerja sama dengan petani kecil, penghasil makanan, dan membentuk cakupan penghasil bahan bahan organik dari daerah-daerah terpencil.

Saat ini, Javara telah menjalin kerja sama dengan 25.000 petani seluruh Indonesia, melayani 300 pengusaha retail, hotel dan restauran seluruh Indonesia, dan mengekspor produknya ke-23 negara di 5 benua.

Kemudian, Instella, selama ini konsentrasi pada pendidikan untuk sekolah-sekolah di pedalaman Indonesia. Melalui pendidikan, usaha sosial itu bertujuan untuk memberikan pemahaman melakukan usaha, dengan tetap memperhatikan akibatnya terhadap lingkungan dan masyarakat.

Meliadi mengatakan, di Indonesia, saat ini sebenarnya telah banyak pelaku usaha yang menerapkan diri sebagai social enterprises.

“Tapi belum ada data pasti terhadap social enterprises tersebut, karena memang agak sulit untuk menentukan bentuk usaha dari social enterprise, apakah koperasi, PT, yayasan atau bentuk usaha lain,” katanya.

Untuk itu, ia menyarankan para pelakunya untuk mulai tergerak membentuk koperasi.

Ia menambahkan, pemerintah sejatinya telah mempertimbangkan wirausaha sosial masuk sebagai salah satu hal yang diatur dalam Rancangan Undang-Undang tentang Kewirausahaan Nasinal, yang saat ini pembahasannya berada di DPR.

“Kami berharap, undang-undang ini dapat meningkatkan peran wirausaha sosial terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Gubernur BI Beberkan Penyebab Keoknya Nilai Tukar Rupiah

Suara.com – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan alasan nilai tukar rupiah yang mengalami pelemahan terhadap dolar AS. Perry mengatakan, lemahnya rupiah terhadap dolar AS, lebih karena faktor eksternal.

Perry menerangkan, alasan pertama karena ekonomi AS makin membaik. Hal ini didorong dari kinerja sektor manufaktur yang gemilang.

“Kedua yang terjadi di Eropa sebaliknya, pertumbuhan ekonomi lebih rendah, inflasi rendah. Jadi di satu sisi tadi nomor satu ekonomi AS dorong dolar menguat. Di sisi lain di Eropa ekonomi yang lemah dorong eropa melemah. Sehingga ini mendorong semakin kuatnya mata uang dolar terhadap berbagai mata uang dunia,” kata dia saat ditemui di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta Pusat, Jumat (8/3/2019).

Perry melanjutkan, alasan ketiga kenaikan harga minyak dunia juga mendorong permintaan dolar AS. Kenaikan harga minyak ini karena adanya sanksi terhadap Venezuela.

“Keempat faktor risiko geopolitik, memang seminggu terakhir lebih negatif seperti tidak tercapai kesepakatan AS dan Korea Utara. Kemudian ketidakjelasan brexit dan kehausan politik lainnya,” tutur dia.

“Empat faktor ini ada tekanan mata uang diberbagai belahan dunia sebab faktor global termasuk dalam beberapa hari ini ada tekanan rupiah. Saya tegaskan tekanan rupiah lebih banyak karena faktor eksternal dan faktor domestik semuanya bagus,” Perry menambahkan.

Sementara itu, dari sisi internal malah memberikan sentimen yang positif terhadap rupiah. Hal ini terlihat dari inflasi yang rendah.

“Jadi bagaimana BI menyikapi, tentu saja kita akan terus berada di pasar. kita liat mekanisme pasar suplai demand terus berjalan baik dan terus kita pantau di pasar dan komitmen kami jaga stabilitas nilai tukar sesuai fundamental,” pungkas dia.

Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Jumat berada di level Rp 14.223 per dolar AS. Posisi itu melemah bila dibandingkan pada Rabu sebelumnya yang berada di level Rp 14.129 per dolar AS.

Dapat Pinjaman Rp 300 Miliar dari BCA, ASSA Beli Kendaraan Baru

Suara.com – Perusahaan penyewaan kendaraan PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) mendapatkan pinjaman Rp 300 miliar dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Corporate Secretary ASSA, Hindra Tanujaya mengatakan, fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan perseroan untuk membeli kendaraan baru.

“Jadi untuk pembelian unit kendaraan untuk disewakan kepada pelanggan perseroan,” kata Hindra dalam keterbukaan informasi, Jumat (8/3/2019).

Hindra menuturkan, penambahan unit kendaraan tersebut akan memberikan dampak pada pendapatan perseroan.

“Pendapatan perseroan akan meningkat sehingga kegiatan usaha perseroan berkembang,” imbuh dia.

Untuk diketahui, ASSA merupakan anak usaha dari perusahaan Triputra Group. Saat ini, ASSA Rent mengelola lebih dari 21.300 kendaraan rental dan lebih dari 4.100 pengemudi yang melayani lebih dari 1.000 perusahaan di Indonesia.

ASSA Rent juga telah memperluas wilayah layanan ke hampir semua kota besar utama dan memberikan jaminan kelancaran operasional melalui 44 jaringan di seluruh Indonesia.

Tol Ngawi-Kertosono Terendam Banjir, Pemerintah Diminta Audit Amdalnya

Suara.com – Jalan tol Trans Jawa ruas Ngawi-Kertosono pada KM 603-604 terendam banjir tepatnya di Desa Glonggong, Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada Kamis (7/3/2019).

Banjir tersebut dikarenakan, luapan Sungai Madiun serta beberapa anak sungainya yang juga mengakibatkan sejumlah wilayah di Kabupaten Madiun terendam banjir.

Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menyebut, harus ada kompensasi bagi pengguna jalan tol terkait kejadian tersebut.

Pasalnya, pengguna jalan tol telah membayarkan tarif, tetapi tidak mendapatkan pelayanan yang lebih baik.

“Harusnya pengguna dapat kompensasi. Bisa saja nuntut tarif tol,” kata Tulus Abadi saat dihubungi Suara.com, Jumat (8/3/2019).

Selain itu, Tulus juga mendesak pemerintah untuk melakukan audit dari Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL).

Menurut Tulus, seharusnya banjir di jalan tol bisa diprediksi, sehingga semua permasalahan bisa diatasi.

“Harus diaudit AMDAL dari pembangunan tol tersebut. Dan seharusnya sudah bisa diprediksi atau diantisipasi sehingga tidak terdampak dari banjir,” imbuh dia.

Untuk diketahui, akibat banjir tersebut, PT Jasamarga Ngawi Kertosono (PT JNK) memberlakukan sistem contraflow.

Pemberlakuan rekayasa contraflow diberlakukan PT JNK mulai Kamis (7/3/2019) pukul 13.15 WIB. Pemberlakuan rekayasa tersebut dilakukan di ruas Km 607+800 hingga Km 601+900 dengan berkoordinasi bersama pihak kepolisian.

Komoditas Karet Pulau Bintan Kini Diekspor ke 5 Negara

Suara.com – Komoditas karet di Pulau Bintan kini jadi harapan. Produk ini menghasilkan devisa bagi pemerintah dan telah diekspor ke lima negara di dunia.

“Ini sejalan dengan instruksi presiden, yaitu untuk mendorong neraca perdagangan kita dengan menggencarkan ekspor non migas,” kata Ali Jamil, Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan), saat menyerahkan Surat Kesehatan Tumbuhan atau Phytosanitary Certificate, PC kepada PT. PBD di Tanjung Pinang, Riau, Jumat (8/3/2019).

Penyerahan PC, yang juga merupakan pelepasan karet ekspor berbentuk lempengan kali ini mencapai 1.048 ton, dengan nilai setara dengan Rp 19 miliar atau 1,3 ribu dolar AS. Ada 5 negara tujuan ekspor, yaitu Amerika Serikat, Korea, Kanada, Cina dan Italia. 

Bintan selama ini dikenal kaya mineral bauksit, yang membuat tanah menjadi kurang subur. Tetapi itu cerita lama. Pasalnya, tanaman karet kini dapat tumbuh subur dan berproduksi dengan baik, bahkan surplus sehingga dapat diekspor ke manca negara. 

“Ini terjadi atas kerja sama yang baik antara pemerintah pusat, daerah danpara petani, serta pelaku agribisnis. Tanaman karet dapat tumbuh dengan baik, hingga dapat bersanding sebagai komoditas unggulan ekspor bersama bauksit,” ujar Ali.

Sementara itu, Kepala Karantina Pertanian Tanjung Pinang, Donny Muksydayan, menyampaikan, berdasarkan data Sistem Lalulintas Perkarantinaan di wilayahnya pada 2018, tercatat ekspor karet Hevea brasiliensis sebanyak 14,9 ton, yang setara dengan Rp 268,3 miliar. 

Ekspor ke Singapura
Bersamaan dengan pelepasan ekspor karet, dilakukan juga sertifikasi ekspor untuk komoditas pertanian lain. Komoditas itu adalah babi potong dari hasil peternakan PT. Indo Tirta Suaka di Pulau Bulan dengan tujuan ekspor ke Singapura sebanyak 2.505 ekor, atau setara dengan Rp 8 miliar. 

Donny mengatakan, pada 2018, ekspor babi asal Pulau Bulan tujuan Singapura berjumlah 270.832 ekor, dengan nilai ekonomi setara dengan Rp 866,7 miliar. Komoditas arang dengan tujuan Malaysia dengan nilai Rp 127 juta, dengan bobot 8.5 ton, juga dilakukan sertifikasinya pada hari yang sama. 

“Penguatan sistem karantina menjadi sangat penting. Hasil pemeriksaan melalui laboratorium yang terakreditasi dapat menjadi jaminan produk pertanian kita diterima di pasar global,” jelas Donny.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap upaya pembangunan pertanian dari Kementerian Pertanian khususnya dalam peningkatan ekspor.

Nurdin juga menginstruksikan jajarannya, yakni dinas pertanian dan tanaman pangan dan dinas pariwisata untuk terus lakukan sinergi dengan Karantina Petanian dalam mendorong ekspor, agar petani di Kepulauan Riau semakin sejahtera.

“Pasar sudah tersedia, peluang terbuka lebar. Mari bersama, kita galakkan ekspor komoditas pertanian asal Pulau Bintan. Pemeriksaan, pengawasan dan juga bimbingan teknis memasuki pasar global, siap kami kawal,” kata Nurdin semangat.

Acara yang diselenggarakan di Wilayah Kerja Bandar Udara Haji Fii Sabillilah, Tanjung Pinang ini juga turut dihadiri oleh Bupati Bintan, Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Dinas Pariwisata, petani dan para pelaku usaha di bidang agribisnis. 

8 Maret 2019 : Harga Jual Emas Antam Turun Rp 1.000 Per Gram

Suara.com – Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Jumat (8/3/2019) untuk ukuran satu gram dibanderol di harga Rp 655.500.

Harga jual tersebut terpantau turun Rp 1.000 dibandingkan dengan harga Rabu (6/3/2019) kemarin.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 583.000 per gram.

‎Harga buyback tersebut terpantau sama bila dibandingkan dengan harga buyback Rabu kemarin.

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga jual emas batangan pada hari ini.

-‎ emas 0,5 gram Rp 352.250.

– emas 2 gram Rp 1.260.000.

– emas 3 gram Rp 1.868.500.

– emas 5 gram Rp 3.097.500.

– emas 10 gram Rp 6.130.000.

– emas 25 gram Rp 15.217.500.

– emas 50 gram Rp 30.360.000.

– emas 100 gram Rp 60.650.000.

– emas 250 gram Rp 151.375.000.

– emas 500 gram Rp 302.550.000.

– emas 1.000 gram Rp 605.100.000.

Bersikeras Lepas Saham DLTA, Anies: Jakarta Butuh Air Bersih Bukan Alkohol

Suara.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tetap bersikukuh dengan rencananya melepas kepemilikan saham PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) meski mendapat tentangan dari sebagian anggota DPRD DKI Jakarta.

Menurut Anies, warga Jakarta tidak membutuhkan bir, warga Jakarta membutuhkan air bersih untuk dikonsumsi.

Setelah dihitung-hitung, dari hasil penjualan saham perusahaan produsen bir tersebut, akan didapati dana segar sebesar Rp 1,2 triliun. Itu dinilai lebih tepat jika digunakan untuk air bersih.

“Saya rasa Jakarta lebih butuh air bersih bukan air beralkohol. Itu kebutuhan Jakarta hari ini,” kata Anies saat ditemui di SDN 01 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019).

Anies meminta warga Jakarta menilai sendiri sikap anggota DPRD yang menolak tersebut, terlebih beberapa anggota DPRD tersebut akan mencalonkan diri kembali dalam pemilihan legislatif 17 April mendatang.

“Saya meminta pada warga saja untuk mereview caleg-calegnya itu lebih penting,” jelas Anies.

Untuk diketahui, Anies Baswedan pernah berjanji akan melepaskan kepemilikan saham di perusahaan produsen bir. Janji tersebut diucapkan Anies saat mencalonkan diri menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta.

Pada April 2018, Anies bersama wakilnya saat itu, Sandiaga Uno sudah sepakat dan sudah memulai proses penjualan saham tersebut. Namun, hingga kini saham DLTA masih belum juga bisa terjual karena belum mendapat restu dari DPRD Jakarta.

Saham yang dimiliki pemprov DKI tersebut sebanyak 26,25 persen, di mana secara administrasi, kepemilikan itu terbagi dalam dua nama yang berbeda, yaitu Pemprov DKI 23,34 persen dan BP-IPM 2,91 persen (sudah dibubarkan pada tahun 2013).

Adapun dividen yang didapat dari PT Delta Djakarta Tbk rata-rata Rp 38 miliar setiap tahunnya.

Pemred Obor Rakyat Kembalikan Uang Pelanggan dan Bagi-bagi Makanan

Suara.com – Pemimpin Redaksi Tabloid Obor Rakyat Setiyardi Budiono harus meringkuk ke dalam Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta setelah terbukti bersalah lantaran melakukan fitnah kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan dijatuhi hukuman 8 bulan penjara.

Hal tersebut terungkap dari tulisan yang diunggah Setiyardi ke akun Facebook miliknya pada Kamis (7/3/2019) pagi.

“Assalamualaikum Wr Wb. Saya tak bisa hadir di acara Obor Rakyat Reborn!, hari ini saya kembali masuk LP Cipinang. Pemerintah membatalkan cuti bersyarat saya,” tulisnya.

Terkait hal tersebut, pihaknya menyatakan bahwa Tabloid Obor Rakyat tak akan lagi terbit dan akan mengembalikan uang para pelanggan yang telah memesan tabloid tersebut.

Hal itu dikatakan Setiyardi dalam siaran pers yang dibuatnya. Berikut isi dari siaran pers tersebut.

Assalamu’alaikum Wr. Wb.,

Menyikapi dinamika perkembangan terkini, kami merasa perlu menyampaikan siaran pers agar tak menimbulkan kesimpang-siuran informasi

1. Pemred Obor Rakyat dan seluruh awak redaksi saat ini dalam keadaan baik dan sehat.

2. Acara peluncuran Tabloid Obor Rakyat (Obor Rakyat Reborn!) yang sedianya akan dilakukan nanti malam, Jumat 8 Maret 2019, DIBATALKAN.

Seluruh catering yang sudah dipesan akan diperuntukan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan.

Kepada teman-teman media, dan para undangan, yang sudah menyatakan kesediaan hadir, kami sungguh mengapresiasinya.

3. Kepada semua pihak yang telah membayar pesanan Tabloid Obor Rakyat, kami memohon maaf tak bisa mengirimkannya.

Tabloid yang sudah dicetak, tak kami edarkan. Namun kami pastikan uang yang telah kami terima akan dikembalikan sepenuhnya.

Demikian siaran pers ini. Semoga Allah SWT menjaga Indonesia. Wassalam. Jum’at, 8 Maret 2019 Jam 7.30 WIB.

Setiyardi, Pemred Obor Rakyat

Untuk diketahui, dalam setiap kontennya, Obor Rakyat menyebut Jokowi sebagai keturunan China serta kaki tangan asing.

Tabloid Obor Rakyat sendiri telah disebarkan ke sejumlah wilayah di Indonesia pada masa kampanye Jokowi – Jusuf Kalla hingga masuk ke pesantren-pesantren tahun 2014 lalu.

Mendapat serangan kampanye hitam, tim Jokowi – Jusuf Kalla saat itu kemudian melaporkan kepada pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan langsung dilimpahkan ka Bareskrim Mabes Polri.

Tol Cisumdawu Seksi 1 dan 2 Ditargetkan Rampung September 2019

Suara.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) terus mendorong penyelesaian pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) sepanjang 60,47 Km khususnya Seksi 1 dan 2 sepanjang 27,62 Km yang ditargetkan rampung September 2019.

Beroperasinya Tol Cisumdawu sangat diharapkan akan memperlancar konektivitas antara Jawa Barat bagian Selatan menuju Utara karena menghubungkan dua Tol yang telah beroperasi yakni Tol Purbaleunyi dengan jalan Tol Cikopo – Palimanan (Cipali).

Tol Cisumdawu juga menjadi akses alternatif menuju Bandara Internasional Kertajati di Majalengka.

Jalan Tol Cisumdawu terbagi enam seksi. Seksi 1 dan 2 mulai dari Cileunyi hingga Sumedang dikerjakan oleh Kementerian PUPR sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) guna menaikan kelayakan investasi tol tersebut.

Sementara Seksi 3 hingga Seksi 6 sepanjang 33,22 Km dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni PT Citra Karya Jabar Tol dengan nilai investasi Rp 8,41 triliun.

Progres pembangunan Seksi I Cileunyi-Rancakalong sepanjang 10,57 Km hingga awal Maret 2019, progres pembebasan lahan mencapai 65,86% dan progres konstruksi 14,26%.

Seksi 2 sepanjang 17,05 Km yang dibagi menjadi dua fase yakni Fase I dari Ranca Kalong-Ciherang dengan panjang 6,35 km sudah selesai tahun 2017. Sementara fase II Ciherang-Sumedang dengan panjang 10,7 km saat ini progresnya sudah 63,42%.

Sementara empat seksi lainnya yang dikerjakan BUJT, progresnya konstruksi sudah dilakukan pada seksi 3 dengan progres 59,09%, sementara seksi lainnya dalam tahap pembebasan lahan.

Hutama Karya Targetkan Raih Pendapatan Rp 34,32 Triliun di Tahun Ini

Suara.com – PT Hutama Karya (Persero) telah bertransformasi dari perusahaan konstruksi menjadi pengembang infrastruktur dan operator jalan tol. Transformasi bisnis tersebut telah melambungkan kinerja keuangan perusahaan.

Transformasi bisnis HK dimulai sejak 2016. Sebelumnya, pada 2014-2015, HK mendapat penugasan dari pemerintah untuk membangun Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Penugasan itu tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 100 Tahun 2014 yang kemudian diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 117 Tahun 2015.

Pada 2016, pendapatan HK sebesar Rp 8,82 triliun, sedangkan pada 2018 sudah meningkat 200% menjadi Rp 26,54 triliun (unaudited).

Tahun ini, pendapatan perseroan diproyeksi mencapai Rp 34,32 triliun atau naik 29,3% dibandingkan 2018.

Sementara itu, laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (earnings before interest, taxes, depreciation, and amortization/EBITDA) pada 2016 sebesar Rp 730 miliar, sedangkan 2018 mencapai Rp 3,26 triliun atau meningkat 346,5%.

Tahun ini, EBITDA diproyeksi mencapai Rp 5,27 triliun atau naik 61,6% dibandingkan 2018.

Perseroan juga telah mencatat peningkatan laba bersih secara signifikan. Pada 2016, laba bersih perseroan sebesar Rp 300 miliar, sedangkan 2018 telah mencapai Rp 2,2 triliun atau melonjak 633%.

Tahun ini, laba bersih diproyeksi sebesar Rp 2,2 triliun atau sama dengan 2018.

Adapun total nilai aset HK per akhir 2018 mencapai Rp 68,95 triliun atau meningkat 190,5% dibandingkan 2016 yang senilai Rp 23,73 triliun. Tahun ini, nilai aset diproyeksi tembus Rp 101,1 triliun atau meningkat 46,6% dibandingkan 2018.

“Penugasan JTTS berdampak positif pada kinerja HK. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan pendapatan HK mencapai 43%, pertumbuhan laba bersih 73%, dan pertumbuhan aset 76%,” kata Direktur Keuangan HK Anis Anjayani dalam siaran persnya, Jumat (8/3/2019).

Anis menegaskan, saat ini, HK bersama Kementerian Keuangan dan lembaga keuangan juga tengah mengembangkan berbagai skema pembiayaan yang inovatif untuk menyukseskan pembangunan JTTS.

Untuk mendukung kesuksesan pembangunan tersebut, pemerintah telah mengalokasikan Penyertaan Modal Negara (PMN) yang jumlahnya hingga 2019 menjadi sebesar Rp 16,1 triliun.

Selain itu, pemerintah telah memberikan penjaminan atas pinjaman HK senilai Rp 54,9 triliun.

“Dengan demikian, HK bisa mendapatkan pembiayaan yang kompetitif dengan tenor yang lebih panjang sesuai nature project,” tutur Anis.

Pada 2015, HK menerima PMN sebesar Rp 3,6 triliun, sedangkan pada 2016 sebesar Rp 2 triliun. Tahun ini, nilai PMN untuk HK mencapai Rp 10,5 triliun.

Sementara itu, penjaminan pemerintah untuk plafon Medan-Binjai senilai Rp 481 miliar, plafon Palembang-Sp Indralaya Rp 1,24 triliun, Plafon Bakauheni-Terbanggi Besar Rp 15,59 triliun, sekuritisasi aset JORR S Rp 6,5 triliun, plafon Pekanbaru-Dumai Rp 12,26 triliun, monetisasi aset Akses Tanjung Priok Rp 4,5 triliun, dan plafon Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung Rp 14,36 triliun.

Selain PMN dan penjaminan, pemerintah juga memberikan dukungan konstruksi. Dukungan konstruksi untuk ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (80 km) senilai Rp 8,37 triliun dan Kuala Tanjung-Tb Tinggi-Parapat (50 km) senilai Rp 7,74 triliun.

Di sisi lain, pemerintah memberikan dukungan aset berupa sekuritisasi aset JORR S dan monetisasi aset Jalan Tol Akses Tj Priok.

Progres JTTS

Proyek JTTS terbentang dari Aceh hingga Lampung sepanjang 2.765 kilometer (km).

JTTS dirancang untuk mencapai konektivitas yang lebih baik di Sumatera, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Konektivitas tersebut merupakan kebutuhan mendasar bagi Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki 17.508 pulau.

Program ini akan menghubungkan masyarakat dan perniagaan dengan pekerjaan, layanan, dan pasar, serta mengurangi biaya logistik dan merangsang pertumbuhan industri di dalam negeri.

JTTS akan menghubungkan Lampung dan Aceh melalui 24 ruas jalan berbeda yang panjang keseluruhannya mencapai 2.765 km. Total investasi JTTS diperkirakan sebesar Rp 476 triliun.

Adapun ruas tol yang menjadi prioritas perseroan, antara lain Medan-Binjai (17 km) dengan investasi Rp 2,5 triliun, Palembang-Indralaya (22 km) dengan investasi Rp 3,3 triliun, dan Bakauheni-Terbanggi Besar (140 km) dengan investasi Rp 16,79 triliun.

Selanjutnya ruas tol Pekanbaru-Dumai (131 km) dengan investasi sebesar Rp 16,21 triliun, Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (189 km) dengan investasi Rp 21,95 triliun, dan Indrapura-Kisaran (47 km) dengan investasi Rp 6,04 triliun.

Menurut Anis, selama empat tahun terakhir, pengembangan JTTS oleh HK telah mencapai 393 km. Tahun ini, HK merencanakan pembangunan sepanjang 188 km, sehingga total yang terbangun hingga 2019 diproyeksikan mencapai 581 km.

Dengan pencapaian tersebut, maka ruas tol Bakauheni-Palembang akan tersambung, ruas Medan-Binjai akan selesai, dan Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 km akan terselesaikan pada 2019.

“Selain itu, HK akan memulai pengerjaan ruas yang lain, seperti Medan-Aceh, Pekanbaru-Padang, dan Indralaya-Bengkulu,” ujar Anis.

Jubir Alumni 212 Minta Bank DKI Disyariahkan dan Tutup Tempat Hiburan

Suara.com – Selain menuntut DPRD DKI Jakarta untuk merestui rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjual saham perusahaan bir, massa Alumni 212 yang akan melakukan aksi di gedung DPRD DKI pada Jumat (8/3/2019) hari ini juga menuntut Bank DKI untuk disyariahkan.

Juru Bicara Alumni 212 Novel Bamukmin mengatakan, upaya mensyariahkan Jakarta adalah upaya untuk memperbaiki moral masyarakat Jakarta.

“Kita juga akan meminta pelan-pelan mensyariahkan Bank DKI dan sebagainya, ini kan prosesnya perlu tahapan untuk bisa membangun moral rakyat umat Islam di DKI Jakarta ini, itu akan berlangsung, InsyaAllah pelan-pelan,” kata Novel saat dihubungi, Jumat (8/3/2019).

Selain Bank DKI, tempat-tempat hiburan perlahan juga akan ditutup. Novel menjelaskan, hal itu dilakukan sesuai dengan janji Anies sewaktu kampanye lalu.

“Tempat hiburan juga kita akan meminta untuk segera ditutup secara bertahap, karena enggak bisa juga langsung semua ditutup secara total, kita tagih janji daripada Gubernur itu sendiri,” jelasnya.

Namun, tokoh FPI itu menegaskan untuk aksi unjuk rasa hari ini di gedung DPRD DKI hanya menuntut pelepasan saham perusahaan produsen bir PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) milik Pemprov DKI.

“Target agenda utama kita hanya untuk satu ini agenda untuk segera melepas saham di PT Delta itu saja dulu, nanti selebihnya itu kebijakan yang kita harus diskusikan yang kita harus kaji lagi untuk ke depan bersama Pemprov bersama ulama bersama umat untuk terus kita membangun moral bangsa ini,” tutupnya.

Jelang Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Berlanjut Menguat

Suara.com – Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji memprediksikan, jelang akhir pekan ini pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan berlanjut menguat setelah pada Rabu kemarin ditutup menguat 0,26 persen di level 6.457.

Menurut pengamatan Nafan, secara teknikal, MACD masih membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral.

Namun demikian, indeks masih berpeluang menguat dan menuju ke area resistance, sebab pola white opening marubozu candle sudah terbentuk.

“Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.430 hingga 6.402. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.479 hingga 6.500,” kata Nafan di Jakarta, Jumat (8/3/2019).

Senada dengan Nafan, Analis KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko juga memprediksikan IHSG akan menguat. Yuganur mengamati, IHSG tetap bakal menguat, meski dihajar oleh aksi jual.

“Penutupan IHSG di atas 6.410 walaupun sering digempur oleh aksi jual kaum beruang merupakan signal teknikal bahwa momentum positif kembali untuk mendorong IHSG ke resistance di atas 6.510-6.550 dan kontinuasi koreksi ke 6.350 batal sudah,” tutup dia.

Di Hari Kejepit, Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Melemah

Suara.com – Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan nilai tukar rupiah bakal menghadapi tekanan dolar AS. Rupiah diprediksi bakal bergerak melemah.

Menurut pengamatan Ariston, dolar AS tengah mendapatkan sentimen penguatan dari sikap Bank Sentral Eropa yang masih akan menjalankan kebijakan moneter yang longgar karena potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi di Eropa.

“Rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp 14.100 – Rp 14.160 per dolar AS,” kata Ariston di Jakarta, Jumat (8/3/2019).

Selain itu, Ariston mengamati penguatan dolar AS mencapai level tertingginya, hal itu dilihat dari indeks dolar AS di level 97.71. Level itu, merupakan yang tertinggi sejak November 2018.

“Sehingga, ini akan memberikan tekanan bagi pergerakan rupiah terhadap dolar AS pagi ini,” imbuh dia.

Berdasarkan data Bloomberg pergerakan rupiah pada Rabu (6/3/2019) berada di level Rp 14.142 per dolar AS.

Level itu melemah bila dibandingkan perge‎rakan Selasa sebelumnya di level Rp 14.127 per dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Rabu sebelumnya berada di level Rp 14.129 per dolar AS.

Posisi itu menguat bila dibandingkan pergerakan rupiah pada Selasa sebelumnya yang berada di level Rp 14.146 per dolar AS.

Dukung Nawa Cita, Kementan Gencar Cetak Lahan Sawah Baru

Suara.com – Dalam upaya mendukung Nawa Cita Presiden Joko Widodo, Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan kegiatan cetak sawah baru, selain gencar mengoptimasi lahan rawa. Hal ini juga merupakan persiapan menuju lumbung pangan dunia pada 2045.

Menurut target, saat pemerintahan Jokowi-JK berakhir, Kementan mampu mencetak 1 juta ha sawah. Saat ini ternyata mencapai 1,16 juta ha. Jumlah ini terbagi atas 900 ribu ha dari optimalisasi lahan, dan lebih dari 211 ribu ha dari cetak tanah baru.

Kegiatan cetak sawah Kementan melalui Direktorat Jenderal Sarana dan Prasana Pertanian terbagi dua. Salah satunya, mencetak sawah dengan mengubah lahan tidur menjadi sawah serta optimalisasi lahan.

“Saat ini, perluasan areal luas lahan sudah mencapai 900 ribu ha. Kita memang lebih banyak membuka lahan rawa. Perluasan areal sawah yang 1 juta ha tersebut, 90 persennya dari optimalisasi rawa. Saat ini, kegiatan cetak sawah sudah hampir 200 ribu ha, jadi sudah lebih dari 1 juta ha,” terang Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Indah Megahwati, Kamis (7/3/2019).

Optimalisasi lahan adalah menambah areal luas tanam melalui lahan yang tidak produktif. Cetak sawah baru dilakukan bersama TNI di lahan-lahan tidur di luar Jawa, antara lain Lampung, Sumatera Selatan (Sumsel), Pulau Kalimatan, dan Papua.

“Meskipun alih fungsi lahan terus berlanjut dan pertumbuhan penduduk sejak pemerintahan Jokowi-JK mencapai 12,8 juta jiwa dibanding tahun 2014, capaian produksi pertanian saat ini justru meningkat,” ungkap Indah.

Tambahan konsumsi sebesar 1,7 juta ton pun dapat terpenuhi dari produksi dalam negeri. Ini dapat dicapai karena bertambahnya luas tanam melalui optimalisasi lahan dan cetak sawah baru.

Indah mencatat, perluasan lahan pada 2018 mencapai 1,16 juta ha. Berarti naik 358 persen dibanding 2013.

Menurutnya, kegiatan ini akan terus berlanjut, mengingat manfaatnya untuk kedaulatan pangan di Nusantara.

Pelaksanaan kegiatan cetak sawah di Kementan pada 2015-2018 dan prakiraan kontribusi untuk penambahan produksi padi mencapai hampir 211 ribu ha lebih, dengan kontribusi padi nasional sekitar 1,263 ton.

PUPR: Rumah yang Dibangun Pemerintah Sebaiknya Segera Ditempati Warga

Suara.com – Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) Khalawi Abdul Hamid, minta agar pemerintah daerah bisa memprioritaskan pemanfaatan bangunan perumahan dari pemerintah. Rumah-rumah yang telah selesai dibangun, sebaiknya segera dapat  dihuni warga.

“Pemda yang ingin mendapatkan bantuan perumahan dari pemerintah seharusnya juga fokus pada kepenghunian rumah. Jangan sampai bantuan perumahan sudah dibangun, tapi malah dibiarkan tidak berpenghuni,” ujarnya, saat menerima audiensi Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid di ruang kerjanya, Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Menurut Khalawi, saat ini banyak kepala daerah yang mengajukan proposal permohonan bantuan perumahan bagi masyarakat di daerahnya. KemenPUPR akan melakukan monitoring dan evaluasi di lapangan mengenai bangunan perumahan yang selama ini telah dibangun dengan menggunakan dana APBN. 

Jika di lapangan ditemukan ada bangunan perumahan yang telah dibangun namun belum berpenghuni, maka pihaknya akan menghubungi pemda setempat untuk segera melakukan penghunian.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR, Khalawi Abdul Hamid,menerima audiensi Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid di ruang kerjanya, Jakarta, Rabu (6/3/2019). (Dok: PUPR)Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR, Khalawi Abdul Hamid,menerima audiensi Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid di ruang kerjanya, Jakarta, Rabu (6/3/2019). (Dok: PUPR)

“Masih banyak daerah lain yang membutuhkan bantuan perumahan. Jangan sampai ada bangunan rumah yang tidak berpenghuni lagi. Kalau mau mengajukan proposal pembangunan rumah, maka bangunan yang lama harus dimanfaatkan terlebih dulu,” katanya.

Terkait dengan pembangunan perumahan untuk masyarakat di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Khalawi menjelaskan, KemenPUPR akan terus membangun infrastruktur dan perumahan untuk masyarakat di kawasan perbatasan. Sebagai kabupaten yang berbatasan dengan Malaysia, Nunukan juga memiliki potensi wisata dan kawasan pantai yang bagus.

Selain membangun infrastruktur untuk Pos Lintas Bantas Negara (PLBN) di Kabupaten Nunukan, KemenPUPR juga mendorong pembangunan perumahan untuk masyarakat dapat terlaksana dengan baik melalui Program Satu Juta Rumah. Tak hanya pembangunan rumah khusus untuk para petugas di perbatasan, KemenPUPR, melalui Direktorat Jenderal Penyediaan juga menyalurkan dana Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah untuk masyarakat di Kabupaten Nunukan.

Bantuan BSPS untuk Peningkatan Kualitas Rumah sebesar Rp 17,5 juta per unit rumah dan Pembangunan Baru Rumah Swadaya senilai Rp 35 juta per unit rumah.

“Jika potensi wisatanya dibangun dengan baik dan rumah masyarakatnya tertata, serta memiliki kualitas baik, bukan tidak mungkin nantinya, wisatawan dari Malaysia malah berkunjung ke Indonesia,” harapnya.

Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, tahun ini akan melakukan bedah rumah melalui Program BSPS untuk masyarakat di Kabupaten Nunukan, sedikitnya 470 unit rumah. Program BSPS di Kabupaten Nunukan tersebut tersebar di tiga kecamatan dan 16 desa.

Kecamatan Sebatik Utara, jumlah rumah yang akan dibedah sebanyak 110 unit, Kecamatan Sebatik Tengah 70 rumah, dan Kecamatan Lumbis 290 rumah. Selain itu, KemenPUPR juga akan mengalokasikan pembangunan rumah khusus (rusus) sebanyak 140 rumah.

Rusus yang dibangun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terletak di Kecamatan Krayan, sebanyak 30 unit, Kecamatan Sembakung sebanyak 50 rusus, dan 30 rusus di Kecamatan Sebuku untuk petugas tenaga medis, 30 unit rusus di Kecamatan Lumbis Ogong untuk pegawai negeri sipil (PNS).

“Kami harap, pembangunan rumah khusus dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Nunukan ini bisa meningkatkan kualitas hunian di kawasan perbatasan Indonesia,” terangnya.

Bupati Nunukan menyampaikan terimakasih atas bantuan perumahan dari KemenPUPR.

“Kami merasa, bantuan rumah dari pemerintah ini masih sangat dibutuhkan, khususnya bagi masyarakat yang berada di daerah perbatasan. Kami berharap, Program Satu Juta Rumah bisa terus dilanjutkan dan ditingkatkan jangkauannya sampai ke daerah pelosok di perbatasan,” katanya.

Di INDOFEST 2019 Anwar Borong Peralatan Outdoor Sampai Rp 6 Juta: Lebaran Pencinta Alam

Suara.com – Ribuan pecinta Alam mulai menyerbu Pameran INDOFEST 2019 di di Hall B Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Selatan. Bahkan tak sedikit para petualangan menghabiskan uangnya untuk memborong produk incarannya.

Salah satunya, Anwar (24) yang sengaja berkunjung ke INDOFEST sedari pagi hari. Hal itu, dilakukannya untuk memborong tenda merek Deuter.

Pria asal Sawangan Depok, ini mengaku telah menguras isi dompet Rp 6 juta untuk membeli empat buah tenda dan sebuah sepatu.

“Ini sengaja datang pagi buat rebutan diskon. Setiap tahun pasti ke INDOFEST buat beli yang belom ada. Ini bisa di bilang Lebarannya pecinta alam,” katanya saat ditemui di Hall B Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (7/3/2019).

Menurut Anwar, harga yang ditawarkan di INDOFEST sangat jauh berbeda dengan yang ada di toko luar. Pasalnya, dia mendapatkan harga tenda sebesar Rp 1,2 juta yang mana jika di luar harganya bisa tembus Rp 2,5 juta.

“Ini lebih dari 50 persen diskonnya. Makanya setiap tahun ke sini saya,” tutur dia.

Pengunjung lainnya, Rifki (30) juga sengaja datang ke INDOFEST untuk mencari barang diskon. Bahkan, pria asal Bekasi itu tak bilang ke istri untuk datang ke INDOFEST.

“Kalau bilang istri mah uangnya enggak keluar. Ini lumayan diskonnya. Setahun sekali lagi, kayak beli baju lebaran ke sini,” pungkas dia.

Untuk diketahui, INDOFEST digelar mulai dari 7 Maret hingga 10 Maret 2019, Untuk memasuki INDOFEST para pengunjung harus membeli tiket Rp 35.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak.

Edan! Pecinta Alam Antre 1 Jam Masuk ke Booth Eiger dan Consina di INDOFEST

Suara.com – Pameran Indonesia Outdoor Festival 2019 atau INDOFEST 2019 resmi digelar pada hari ini (7/3/2019) di Hall B Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Selatan. Sekitar 150 merek-merek produk lokal dan luar negeri mejeng di pameran yang digelar hingga 10 maret ini.

Adapun merek-merek yang mengikuti INDOFEST ini di antaranya, The North Face, Deuter, Osprey, Casio, Nature Hike, Decathlon, Polygon, Consina, Eiger, Arei, Hike n Run, Boogie, Avtech, Forester, Altitude Gear, Matador.

Namun menurut pengamatan Suara.com hanya dua merek yang boothnya penuh sesak oleh para pecinta alam yaitu Eiger dan Consina. Bahkan, pengunjung rela antre untuk memasuki kedua booth merek tersebut.

Pengunjung rela antre untuk memasuki kedua booth Eiger dan Consina. (Suara.com/Fauzi)Pengunjung rela antre untuk memasuki kedua booth Eiger dan Consina. (Suara.com/Fauzi)

Suara.com pun menjajal ikut antre mengunjungi salah satu dari kedua booth tersebut yaitu Consina. Antriannya begitu panjang dan perlu waktu sangat lama untuk masuk ke booth Consina. Alhasil, aksi dorong-dorongan sempat terjadi untuk memasuki booth merek tersebut.

Butuh waktu hampir satu jam antri untuk mengunjungi booth tersebut. Bahkan, karena ada dorongam barang pajangan atau display yang terdapat di Booth sampai jatuh.

Meskipun sudah masuk ke dalam booth Consina tidak merta-merta leluasa untuk bergerak. Di dalam booth, juga penuh sesak dengan para petualangan yang mencari produk incaran.

Perlengkapan outdoor di INDOFEST 2019. (Suara.com/Fauzi)Perlengkapan outdoor di INDOFEST 2019. (Suara.com/Fauzi)

Banyak pengunjung yang mengeluh atas kejadian tersebut. Bahkan, salah satu pengunjung menyebut harusnya pameran INDOFEST diadakan di luar gedung.

“Salah tempat nih harusnya di outdoor, kalau di dalam gini bisa sumpek ntar ada yang pingsan lagi,” kata salah satu pengunjung.

Meski begitu, Ketua Panitia INDOFEST, Eva Fitriyeni menyebut, alasan digelar di dalam gedung agar para pengunjung nyaman saat kunjungi pameran ini.

Perlengkapan outdoor di INDOFEST 2019. (Suara.com/Fauzi)Perlengkapan outdoor di INDOFEST 2019. (Suara.com/Fauzi)

“Sementara kita kenapa event outdoor kita bawa ke indor karena kita ingin memberikan kenyamanan kepada teman teman untuk pameran outdoor,” ucap dia.

Untuk diketahui, INDOFEST digelar mulai dari 7 Maret hingga 10 Maret 2019, Untuk memasuki INDOFEST para pengunjung harus membeli tiket Rp 35.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak.

Cerita Rugi Besar Pengusaha Fotocopy saat Jakarta Banjir, Rugi Rp 5 Juta

Suara.com – Muhammad Ramadhan tukang fotokopi di Kawasan Kali Angke, Jakarta Barat rugi besar karena banjir. Kerugian itu terjadi tahun 2015 lalu.

Namun kerugian non materi terus menghantuinya saban kali rumahnya di Jakarta terendam banjir. Terakhir, Selasa (5/3/2019) lalu.

Ramadhan ini mengaku tutup toko saat banjir berlangsung. Dalam 7 tahun menggeluti bisnis fotokopi kawasan ini sering terjadi banjir.

Diketahui banjir pada Selasa lalu mencapai 50-60 sentimeter di Jalan Komplek Departemen Agama, Kelurahan Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat.

“Kemarin sudah surut langsung bersih-bersih untungnya tidak ada yang kerendam cuma airnya saja masuk,” ujar Ramadhan saat ditemui Suara.com, Kamis (7/3/2019).

Menurutnya banjir mulai menggenangi tokonya kembali baru satu kali ini ditahun 2019. Sebelumnya Ramadhan sudah meninggikan rumahnya supaya tidak tergenang banjir.

Ia mengaku merugi karena tidak buka toko. Dalam sehari Ramadhan mengaku mampu mengantongin Rp 500 ribu dalam sehari.

Namun bila banjir kembali ia tidak berani untuk membuka tokonya. Bila ingin berjualan kembali menunggu air surut terlebih dahulu.

Ia menceritakan banjir terparah terjadi pada tahun 2015 lalu mencapai pinggang orang dewasa. Kerugian yang dialami mulai dari alat tulis dan mesin fotocopy yang terendam.

“Pernah tahun 2015 sepertinya banjir tinggi banyak yang kena barang-barang sampai mesin fotocopy,” tambahnya.

Banjir pada tahun 2015 lalu mencapai hampir satu minggu. Kerugian yang dialami kerusakan mesin fotokopi mencapai Rp 5 juta belum termasuk alat tulis.

Daftar Harga Perlengkapan Outdoor di INDOFEST 2019, Deuter Diskon 65 Persen

Suara.com – Daftar harga perlengkapan outdoor di INDOFEST 2019 sangat murah. Dimulai dari harga jaket gunung Rp 150 ribu.

Ribuan Para pecinta Alam mulai menyerbu Pameran INDOFEST di Hall B Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Selatan. Dari pameran tersebut banyak diskon yang ditawarkan produsen peralatan untuk kegiatan petualangan.

Namun berapa saja potongan harga perlengkapan outdoor di INDOFEST 2019 yang diberikan kepada para petualangan ini?

Dari penulusuran Suara.com, hampir semua merek-merek peralatan outdoor memberikan potongan harga perlengkapan outdoor di INDOFEST 2019. Tapi ada pula yang memberikan harga borongan jika pengunjung membeli dengan banyak.

Perlengkapan outdoor di INDOFEST 2019. (Suara.com/Fauzi)Perlengkapan outdoor di INDOFEST 2019. (Suara.com/Fauzi)

Misalnya, merek-merek lokal besar seperti Eiger dan Consina yang memberikan diskon semua barang sebesar 10 persen. Kendati demikian, pada Eiger terdapat beberapa produk ada seperti tas dan lainnya diberi potongan harga 50 persen.

Begitu juga Consina. Meski sudah diberi didiskon 10 persen, tapi Consina memberikan harga spesial pada produk jaket dari harga Rp 350 ribu jadi Rp 150 ribu.

Perlengkapan outdoor di INDOFEST 2019. (Suara.com/Fauzi)Perlengkapan outdoor di INDOFEST 2019. (Suara.com/Fauzi)

“Itu nggak semua jaket hanya beberapa saja. Dan itu juga ukurannya hanya tersedia yang dipajang aja,” kata salah satu petugas Consina kepada Suara.com, Kamis (7/3/2019).

Tak ketinggalan, merek luar negeri seperti Deuter dan The North Face juga memberikan harga perlengkapan outdoor di INDOFEST 2019 dengan spesial kepada para petualangan. Deuter memberikan diskon pada produk tasnya hingga 65 persen.

Sedangkan, The North Face memberikan potongan harga hingga 60 persen. Misalnya, The North Face memberikan harga yang murah pada tasnya dari harga Rp 1,2 juta menjadi Rp 500 ribu.

Perlengkapan outdoor di INDOFEST 2019. (Suara.com/Fauzi)Perlengkapan outdoor di INDOFEST 2019. (Suara.com/Fauzi)

“Ini diskon hingga 60 persen, jadi enggak semuanya 60 persen, tapi ada juga 40 persen,” tutur salah satu petugas The North Face yang enggan disebutkan namanya.

Kendati demikian, hampir rata-rata semua merek dan booth menyediakan harga spesial kepada para pecinta alam. Tinggal saja, pecinta alam memilih merek dan produk dengan pilihan masing-masing.

Perlengkapan outdoor di INDOFEST 2019. (Suara.com/Fauzi)Perlengkapan outdoor di INDOFEST 2019. (Suara.com/Fauzi)

Untuk diketahui, INDOFEST digelar mulai dari 7 Maret hingga 10 Maret 2019, Untuk memasuki INDOFEST para pengunjung harus membeli tiket Rp 35.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak.

Adapun merek-merek yang mengikuti INDOFEST ini beragam dari merek lokal hingga luar negeri yang diantaranya, The North Face, Deuter, Osprey, Casio, Nature Hike, Decathlon, Polygon, Consina, Eiger, Arei, Boogie, Avtech, Forester, Altitude Gear, Matador. Harga perlengkapan outdoor di INDOFEST 2019 ditawarkan dengan super murah.

Bisnis Beras Anjlok karena Banjir, Keuntungan Berkurang Rp 5 Juta Sehari

Suara.com – Bisnis beras di warung kelontong paling merasakan dampak banjir Jakarta. Terlebih jika warung beras berada di kawasan rawan banjir seperti di kawasan Kali Angke, Jakarta Barat.

Salah satu pedagang di daerah itu, Dede sudah jualan selama 10 tahun. Saban kali banjir menerjang, Dede pasti rugi. Keuntungannya berkurang sampai 60 persen lebih.

“Baru buka lagi hari ini, Sekarang mulai agak sepi, Omzet sebelum banjir sekitar Rp 7 juta hari ini baru dapat Rp 2 jutaan,” ujar Dede.

Menurutnya pembeli enggan untuk keluar rumah pasca banjir. Dede menceritakan banjir terparah pada tahun 2012 selama enam hari. 

Kerugian yang dialami mencapai Rp 10 juta rupiah karena tidak bisa berjualan dan barang dagangannya terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa. Tidak adanya pompa penyedot air membuat air lama untuk surut.

Pedagang beras. (Suara.com/Muslim)Pedagang beras. (Suara.com/Muslim)

Dede menambahkan beras yang terendam banjir sudah tidak bisa digunakan kembali karena terdapat lumpur akibat banjir. Untungnya tidak semua beras yang terendam sehingga masih ada yang bisa dijual.

“Waktu banjir besar beras malah cepat laku, cuma ada beberapa yang tidak bisa dipakai yang bawah karena ada lumpurnya,” terangnya.

Dede menambahkan untuk saat ini ia menambahkan telur sebagai dagangannya. Untuk beras sampai saat ini masih normal berkisar dari Rp 8.500 – Rp 14.000.

Sedangkan untuk telur ia menjual dengan harga Rp 21 ribu perkilonya.

“Agak laku telur untuk sekarang banyak yang beli, kalau beras masih belum terlalu laku,” tambahnya.

Untuk mensiasati banjir Dede memberi alas setinggi 30 sentimeter supaya saat air masuk tidak merendam dagangannya. Ia menambahkan saat ini sebagian barang dagangannya ditempatkan di rumahnya terlebih dahulu untuk menghindari banjir mendatang.

Harga Tiket Masuk INDOFEST 2019 Rp 35.000 untuk Dewasa, Rp 3.000 untuk Anak

Suara.com – Harga tiket masuk INDOFEST 2019 Rp 35.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak. Banyak produk yang didiskon dari gelaran INDOFEST hingga 70 persen.

Pameran Indonesia Outdoor Festival 2019 atau INDOFEST 2019 resmi digelar pada hari ini (7/3/2019) di Hall B Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Selatan.

Para pecinta alam mulai memadati pameran yang digelar hingga 10 Maret ini. Ribuan pengungjung rela mengantre tiket untuk memasuki pameran tersebut. Pengunjung tersebut beragam dari keluarga, anak muda, hingga komunitas.

Ketua Panitia INDOFEST 2019, Eva Fitriyeni menargetkan 60.000 pengunjung selama empat hari penyelenggaraan. Dia menngungkapkan terdapat sekitar 150 tenan yang menyediakan peralatan outdoor mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki.

Pameran Indonesia Outdoor Festival 2019 atau INDOFEST 2019. (Suara.com/Fauzi)Pameran Indonesia Outdoor Festival 2019 atau INDOFEST 2019. (Suara.com/Fauzi)

Adapun merek-merek yang mengikuti INDOFEST 2019 ini beragam dari merek lokal hingga luar negeri yang diantaranya, The North Face, Deuter, Osprey, Casio, Nature Hike, Victorinox, Decathlon, Polygon, Consina, Eiger, Arei, Hike n Run, Boogie, Avtech, Forester, Altitude Gear, Matador.

“Tahun lalu sama, cuma capaian tahun lalu itu kan 58.600 sekian tapi mendekati target yang kita ingin tapi itu udah sesuai dengan harapan karena 60 ribh itu target maksimal karena kita jga harus realistis dengan gedung, dari fasilitas yang ada. karena kalau melebihi kapasitas kan tidak nyaman. sementara kita kenapa event outdoor kita bawa ke indor karena kita ingin memberikan kenyamanan kepada teman teman untuk pameran outdoor,” ucap dia di lokasi.

Salah satu pengunjung Wildan (33) sengaja datang ke INDOFEST, meskipun dirinya habis lakukan operasi lutut. Dengan bantuan tongkat, pria asal Kebon Jeruk ini datang ke INDOFEST untuk bertemu teman-teman pecinta alam lainnya.

Pameran Indonesia Outdoor Festival 2019 atau INDOFEST 2019. (Suara.com/Fauzi)Pameran Indonesia Outdoor Festival 2019 atau INDOFEST 2019. (Suara.com/Fauzi)

“Jadi INDOFEST bagi saya bukan hanya untuk berbelanja saja, tetapi juga ajang reuni para petualang. Meskipun pake tongkat saya tetap semangat ke sini,” kata dia saat ditemui Suara.com.

Kendati demikian, Wildan juga tak lupa berbelanja di INDOFEST. Pasalnya, kata dia, banyak diskon yang ditawarkan produsen peralatan outdoor.

“Ya berbelanja juga sih, ada yang saya incar di sini (pameran INDOFEST),” imbuh dia.

Penjual Bensin Eceran Tutup Lapak dan Rugi Selama Banjir Dekat Kali Angke

Suara.com – Penjual bensin eceran di Kelurahan Kedaung, Kali Angke, Jakarta Barat tutup selama banjir menggenangi daerah itu. Banjir terjadi sejak, Selasa (5/3/2019) kemarin.

Salah satu lokasi yang berdampak banjir yaitu Jalan Komplek Departemen Agama. Sampai kini air sudah surut. Air merembes dari Kali Angke. Hujan mengguyur Jakarta dua hari terakhir.

Banjir setinggi 50-60 sentimeter menggenangi lapak pedagang akibatnya mereka tidak bisa berjualan selama satu hari. Sunardi pedagang bensin eceran mengaku tidak berjualan selama 1 hari karena tingginya banjir.

Menurutnya dalam waktu lima tahun terakhir baru kali ini banjir kembali terjadi. Alhasil banjir berdampak pada omzet penjualan bensin ecerannya.

“Berdampak tidak ada yang beli, setelah surut seharian baru lumayan Omzet bisa enam jerigen sehari terjual,” ujar Sunardi saat ditemui Suara.com, Kamis (7/3/2019).

Di Jalan Komplek Departemen Agama, Jakarta Barat diketahui sering terjadi tetapi hanya 10-20 sentimeter dan cepat surut. Lokasinya yang rendah membuat sering terjadi banjir.

INDOFEST 2019 Dibuka Hari Ini, Pecinta Alam Membludak Buru Barang Murah

Suara.com – Pameran Indonesia Outdoor Festival 2019 atau INDOFEST resmi digelar pada hari ini (7/3/2019) di Hall B Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Selatan. Para pecinta alam pun mulai memadati pameran yang digelar hingga 10 Maret ini.

Pantauan Suara.com, ribuan pengungjung rela mengantre tiket untuk memasuki pameran tersebut. Pengunjung tersebut beragam dari keluarga, anak muda, hingga komunitas.

Salah satu pengunjung Wildan (33) sengaja datang ke INDOFEST, meskipun dirinya habis lakukan operasi lutut. Dengan bantuan tongkat, pria asal Kebon Jeruk ini datang ke INDOFEST untuk bertemu teman-teman pecinta alam lainnya.

“Jadi INDOFEST bagi saya bukan hanya untuk berbelanja saja, tetapi juga ajang reuni para petualang. Meskipun pake tongkat saya tetap semangat ke sini,” kata dia saat ditemui Suara.com.

Pameran Indonesia Outdoor Festival 2019 atau INDOFEST 2019. (Suara.com/Fauzi)Pameran Indonesia Outdoor Festival 2019 atau INDOFEST 2019. (Suara.com/Fauzi)

Kendati demikian, Wildan juga tak lupa berbelanja di INDOFEST. Pasalnya, kata dia, banyak diskon yang ditawarkan produsen peralatan outdoor.

“Ya berbelanja juga sih, ada yang saya incar di sini (pameran INDOFEST),” imbuh dia.

Sementara, Ketua Panitia INDOFEST, Eva Fitriyeni menargetkan 60.000 pengunjung selama empat hari penyelenggaraan. Dia menngungkapkan terdapat sekitar 150 tenan yang menyediakan peralatan outdoor mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki.

Adapun merek-merek yang mengikuti INDOFEST ini beragam dari merek lokal hingga luar negeri yang diantaranya, The North Face, Deuter, Osprey, Casio, Nature Hike, Victorinox, Decathlon, Polygon, Consina, Eiger, Arei, Hike n Run, Boogie, Avtech, Forester, Altitude Gear, Matador.

Pameran Indonesia Outdoor Festival 2019 atau INDOFEST 2019. (Suara.com/Fauzi)Pameran Indonesia Outdoor Festival 2019 atau INDOFEST 2019. (Suara.com/Fauzi)

“Tahun lalu sama, cuma capaian tahun lalu itu kan 58.600 sekian tapi mendekati target yang kita ingin tapi itu udah sesuai dengan harapan karena 60 ribu itu target maksimal karena kita jga harus realistis dengan gedung, dari fasilitas yang ada. karena kalau melebihi kapasitas kan tidak nyaman. sementara kita kenapa event outdoor kita bawa ke indor karena kita ingin memberikan kenyamanan kepada teman teman untuk pameran outdoor,” ucap dia.

Untuk memasuki INDOFEST para pengunjung harus membeli tiket Rp 35.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak. Banyak produk yang didiskon dari gelaran INDOFEST hingga 70 persen.

Pemerintah Beri Bantuan Sapi untuk Swasembada Daging Nasional

Suara.com – Dengan menggunakan Angggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019, pemerintah memberikan bantuan berupa sapi dan kerbau kepada masyarakat peternak sebanyak 2.500 ekor lebih. Bantuan ini dimaksudkan untuk mendukung swasembada daging sapi nasional, untuk Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan.

Setelah bantuan ini diberikan, Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan asuransinya agar ternak yang diberikan dapat terlindungi. Kegiatan asuransi wajib dikuti oleh peternak yang mendapat bantuan pemerintah.

“Setiap kelompok peternak yang mendapatkan bantuan ternak tersebut, wajib mengikuti program asuransi usaha ternak sapi/kerbau (AUTS/K),” kata Kabid Peternakan, Drh. Nurdin Efendi, saat melakukan Sosialisasi Peningkatan Kemitraan dan Investasi Usaha Peternakan, sekaligus melakukan bimbingan teknis penggunaan Sistem Informasi Asuransi Pertanian (SIAP).

Pada kesempatan tersebut, Kasubdit Pemberdayaan Permodalan dan Asuransi Pertanian, Waluyo, SE, MM, memberikan dukungan dan motivasi bagi stakeholder pelaku bisnis peternakan untuk ikut asuransi ternak sapi.

“Kita semua tahu risiko usaha di bidang peternakan yang rentan. Misalnya sapi terkena penyakit, sehingga menyebabkan kematian, bahkan rawan pencurian. Perlu ada upaya khusus untuk melindungi peternak dan menjamin keberlangsungan usaha ternak tersebut,” tuturnya.

Upaya ini sesuai dengan Undang-Undang No 19 Tahun 2013 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani dan Permentan No 40 Thn 2015 tentang Asuransi Pertanian.

Pada 2019, pendaftaran peserta asuransi pertanian untuk usaha ternak sapi dan kerbau telah menggunakan aplikasi dengan nama ‘SIAP’, dimana melalui sistem ini, petugas peternakan diharapkan dapat kemudahan untuk melakukan proses pendaftaran dan klaim asuransi peternakan.

Pelaksanaan bimbingan teknis ini dilaksanakan selama 2 hari dan diikuti oleh perwakilan dari masing-masing Dinas Peternakan Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara.

“Kami berharap, bimbingan teknis pelaksanaan aplikasi SIAP dapat mempercepat pendaftaran para peternak di lapangan, sehingga target pelaksanaan perlindungan asuransi ternak sapi/kerbau di Sumatera Utara dapat segera direalisasikan,” pungkas Nurdin.

Sri Mulyani: MRT Bisa Rangsang Bisnis Properti di Jakarta

Suara.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani meninjau  sekaligus menjajal kereta mass rapit transit Jakarta fase satu rute Bundaran HI – Lebak Bulus, Rabu (6/3/2019).

Seusai mencoba mode tansportasi massal tersebut, Sri Mulyani mengakui MRT bisa memangkas waktu tempuh perjalanan secara signifikan.

”Waktu tempuh Bundaran HI – Lebak Bulus cuma 30 menit, memangkas waktu perjalanan secara signifikan,” tutur Sri Mulyani.

Karena itu juga, Sri Mulyani memprediksi MRT Jakarta bakal berdampak positif pada sektor bisnis properti.

Ia menuturkan, Kemenkeu dan PT MRT Jakarta tengah menghitung efek positif keberadaan MRT terhadap pembangunan ekonomi.

”Sementara ini, sudah ada beberapa perusahaan menginginkan nama mereka dijadikan nama stasiun MRT. Ada 13 stasiun pemberhentian MRT. Itu salah satu dampaknya ya,” kata dia.

Ia menjelaskan, pembangunan MRT Jakarta fase satu ini dibangun atas kerja sama APBN dan APBD Jakarta senilai Rp 16 triliun.

”APBN menanggung 49 persen biayanya, sisanya APBD Jakarta.”

Untuk diketahui, satu rangkaian kereta MRT memiliki enam gerbong yang bisa  mengangkut 1.200 orang sampai  1.800 penumpang sekali perjalanan.

Bisnis Travel Umrah Belum Berkembang, Darmin: Koper Saja Impor dari China

Suara.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebut perkembangan keuangan masih terbilang lambat. Pasalnya, industri pendukung dari keuangan syariah juga masih dibilang belum berkembang. Misalnya saja, industri penyelenggara haji dan umrah yang dinilai masih belum bisa mendorong keuangan syariah.

“Kendalanya bukan di keuangannya bukan di supply sidenya tapi ada di demand sidenya yaitu seltor riil kegaiatan ekonomi kita itu sendiri. Nah ini salah satu demand side yang mustinya sudah sangat panjang waktunya kita laksanakan ibadah haji dan umrah,” ujar Darmin di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Darmin menuturkan, penyelenggara haji dan umrah sekarang hanya memikirkan keuntungan dengan memberangkatkan jamaah. Padahal, bisnis haji dan umrah bisa bekerja sama dengan pihak lain untuk membuat industri baru, seperti industri koper/tas khusus haji dan umrah.

“Kedua saya pernah ikut umrah dan ngobrol dengan kelompok umrah lain tasnya itu kan bagus-bagus dan keren-keren tampilan dan warnanya. Ketika ditanya itu buatan mana disebut buatan China semua masa kita enggak bisa mengumpulkan energi dan dana membangun industri untuk itu,” jelas dia.

Darmin menambahkan, bisnis penyelenggara haji dan umrah juga harus ikut mendorong perekonomian nasional. Misalnya, terang Darmin, penyelenggara haji dan umrah tidak hanya memberangkatkan jamaah asal Indonesia ke Arab Saudi saja, tetapi juga mengajak warga Arab Saudi berkunjung ke Indonesia.

“Tentu pelaksanaan bisnis jasa haji dan umrah mestinya juga mendukung kepentingan nasionalnya. Yang saya maksud ya keliatannya kita perlu mendorong pelaksanaan haji umrah kita atau travelnya jangan cuma mengkampanyekan orang untuk umrah atau haji tapi juga undang orang Saudi ke Indonesia, sehingga neraca jangan pincang lah,” tutup dia.

Ma’ruf Amin Sebut Bisnis Travel Haji dan Umrah di Indonesia Belum Syariah

Suara.com – Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin menyebut perusahaan penyelenggara haji dan umrah harus mempunyai sertifikasi syariah dari Dewan Syariah Nasional (DSN).

Hal ini agar bisnis dari perusahaan penyelenggara haji dan umrah itu dijalankan secara syariah.

Ma’ruf Amin mengungkapkan, hingga kini belum ada perusahaan penyelenggara haji dan umrah yang bersertifikasi DSN.

“Kalau makanan tidak bisa dibilang halal tanpa sertifikat MUI. Makanan halal, kalau ada jaminan, kalau tidak ada garansi tidak jelas halalnya. Perusahaan-perusahaan juga gitu harus ada sertifikatnya dan dia jadi perusahaan syariah, kalau tidak ada sertifikat ya tidak sah,” kata dia saat menghadiri Milad Ikatan Ahli Ekonomi Islam di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Menurut Ma’ruf Amin, DSN pernah sekali memberikan sertifikasi ke salah satu travel, namun sertifikasi tersebut dicabut, sebab jalan bisnisnya tak sesuai dengan aturan dari DSN.

Dia pun menuturkan, untuk mendapatkan sertifikasi dari DSN, maka harus memenuhi dua tanggung jawab. Pertama, perusahaan travel harus memenuhi aspek ibadah.

“Aspek ibadah harus bersertifikasi, pembimbingnya sudah bersertifikat atau belum. Kalau sudah syariah di audit oleh DSN dan dikasih sertifikasi,” jelas dia.

Ma’ruf melanjutkan, kedua pengelolaan dan manajemen bisnisnya harus mengikuti aturan-aturan syariah. Misalnya tidak menerapkan sistem Multi Level Marketing dalam penjualan paket umrah.

Dia menambahkan, kedua tanggung jawab itu wajib dipenuhi perusahaan penyelenggara umrah dan haji. Agar, tak ada lagi travel yang meraup keuntungan tanpa mementingkan hak-hak jamaah.

“Jadi menurut saya, kita memang harus mengarah ke sana. Sekarang ini travel kita banyak sekali seribu lebih. Kalau soal pengembangan dan kehati-hatian di Kemenag, tapi kalau sesuai syariahnya Kemenag enggak punya kompetensi untuk itu, adanya di DSN,” pungkas dia.

IndoSterling Aset Manajemen Targetkan Bisa Dapat Dana Kelolaan Rp 3 Triliun

Suara.com – lndoSterling Group meluncurkan PT IndoSterling Aset Manajemen (IAM). IAM ini nantinya dapat membantu nasabah dalam pengelolaan investasi.

Presiden Direktur IAM, Njauw Djoeng San, menjelaskan, produk yang ditawarkan ada dua jenis instrumen investasi.

Keduanya adalah investasi Reksa Dana lndoSterIing Pasar Uang dan Reksa Dana IndoSterling Ekuitas Likuid Plus.

“Return investasi ini diharapkan bisa lebih tinggi dari bunga deposito maupun kenaikan IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan),” kata Djoeng San di Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Djoeng San menargetkan, untuk tiga tahun ke depan pihaknya optimis mampu meraup dana kelolaan investasi mencapai Rp 3 triliun. Adapun target investor yang diincar berasal dari beragam jenis nasabah, baik institusi maupun individual.

“Tentunya mereka yang membutuhkan keamanan investasi sekaligus merespon kebutuhan nasabah untuk mencapai tujuan keuangan mereka,” tutur dia.

Djoeng San menambahkan, lndoSterling Aset Manajemen ini tak semata-mata menawarkan produk yang mengejar keuntungan material saja.

Dia menerangkan, para investor akan mendapatkan kesempatan berkontribusi pada lingkungan sosial dengan hadirnya Philanthropy Management yang menjadi wujud dari program Corporate Social Responsibility IAM.

Dapat Suntikan Dana Segar Rp 19,6 Triliun, Grab Akan Gunakan untuk Ini

Suara.com – Grab mengumumkan telah menerima suntikan dana segar dari Softbank Vision Fund atau SVF senilai 1,4 miliar dolar AS atau setara Rp 19,6 triliun (asumsi 1 dolar AS = Rp 14.000).

Dana segar tersebut rencananya akan digunakan untuk mempercepat perluasan GrabFood, GrabExpress dan layanan baru di Indonesia.

Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menjelaskan, bisnis Grab di Indonesia semakin berkembang pesat.

Terbukti Indonesia menjadi salah satu pasar terbesar Grab di Asia Tenggara dengan pendapatan yang mengalami peningkatan dua kali lipat di tahun 2018.

“Layanan kami dapat dipercaya pelanggan di Indonesia salah satu buktinya dalam layanan digital pangsa pasar 70 persen untuk empat roda dan 60 persen roda dua,” ujar Ridzki di Gedung Lippo Kuningan, Rabu (6/3/2019).

Ridzki menjelaskan, untuk terus bisa berkontribusi ke perekonomian Indonesia, setidaknya ada tiga hal yang akan dilakukan.

“Pertama, memberdayakan lebih banyak lagi wirausaha mikro, kedua pengembangan talenta-talenta teknologi dimana itu menjadi elemen penting keberhasilan Indonesia dan industri kami. Ketiga terus meningkatkan pertumbuhan starup,” ucapnya.

Sebelumnya Grab juga telah menerima suntikan dana senilai lebih dari 4,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 63 triliun dari Toyota Motor Corporation, Oppenheimer Funds, Hyundai Motor Group, Booking Holdings, Microsoft Corporation, Ping An Capital dan Yamaha Motor.

Untuk diketahui, layanan yang sekarang sudah mulai tersedia saat ini meliputi open platform Grab dan GrabPlatForm.

Layanan video on-demand yang bekerja sama dengan HOOQ, layanan kesehatan digital, penyediaan jasa asuransi dan layanan hotel dengan bekerja sama dengan Booking Holdings.

Jokowi Kumpulkan Menteri Kabinet Kerja Bahas RKP 2020

Suara.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Dalam sidang kabinet, dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dan lainnya.

Jokowi mengatakan, sidang kabinet membahas Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2020, kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun Anggaran 2020.

“Walau tahun ini kita memasuki Pileg dan Pilpres namun tahapan kerja teknokrat kita mesti tetap berjalan secara berkesinambungan, berkelanjutan seperti penyusunan RKP (Rencana Kerja Pemerintah) 2020 ini, kebijakan ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan untuk 2020 tetap harus dilakukan,” ujar Jokowi di awal sidang kabinet.

Jokowi menuturkan rapat tersebut sebagai dasar penyusunan RAPBN 2020, dengan mengacu pada RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) teknokratik yang sedang di finalisasi di Bappenas.

“Untuk menjaga keberlangsungan BUMN nasional, maka prioritas pembangunan SDM tetap terus harus dikedepankan menyambung prioritas SDM yang dimulai di 2019 ini,” ucap Jokowi.

Terkait dengan kebijakan ekonomi makro dan fiskal 2020, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengingatkan para menterinya harus mengantisipasi dinamika perekonomian dunia yang bergerak dinamis.

“Saya ingin mengingatkan tahun ini dan tahun depan kita harus mampu mengantisipasi dinamika berubah dengan dinamis terkait normalisasi kebijakan moneter AS, fluktuasi harga komoditas, perang dagang, proteksionisme, modernisasi di China maupun keamanan dan geopolitik dunia,” kata Jokowi.

Dengan mengantisipasi dinamika ekonomi global, Jokowi berharap momentum perekonomian dalam negeri tetap tumbuh positif.

“Kita jaga momentum kinerja perekonomian kita yang tumbuh positif, jelas saya tekankan APBN jelas memiliki keterbatasan,” ucap Jokowi.

“Untuk itu harus diciptakan sinergi yang melibatkan dunia swasta berkali-kali melalui peningkatan investasi dan ekspor, ini harus digulirkan untuk memperkuat kepercayaan para pelaku usaha agar bisa menciptakan manfaat sebesar-besarnya, menciptakan lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran,” sambungnya.

Grab Terima Suntikan Dana Rp 19,6 Triliun dari Softbank Vision Fund

Suara.com – Grab mengumumkan telah menerima suntikan dana segar dari Softbank Vision Fund atau SVF senilai 1,4 miliar dolar AS atau setara Rp 19,6 triliun (asumsi 1 dolar AS = Rp 14.000).

CEO Grab Anthony Tan mengatakan, dana segar tersebut akan digunakan untuk mengembangkan visi perusahaan sebagai super app di Asia Tenggara.

Ia menambahkan, Grab akan memperluas pelayanan seperti keuangan, pengiriman makanan, pengiriman barang dan layanan digital.

“Investasi ini merupakan bentuk nyata dari visi Grab sebagai super app nomor satu di Asia Tenggara dalam mengembangkan ekosistem teknologi di kawasan ini,” ujar Anthony di Gedung Lippo Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/3/2019).

Sebelumnya Grab juga telah menerima suntikan dana senilai lebih dari 4,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 63 triliun dari Toyota Motor Corporation, Oppenheimer Funds, Hyundai Motor Group, Booking Holdings, Microsoft Corporation, Ping An Capital dan Yamaha Motor.

“Kedepannya, kami bertujuan untuk terus meningkatkan taraf kehidupan jutaan masyarakat di Asia Tenggara dengan menyediakan peluang yang meningkatkan penghasilan mereka melalui platform kami,” tambahnya.

Untuk diketahui, layanan yang sekarang sudah mulai tersedia saat ini meliputi open platform Grab dan GrabPlatForm.

Layanan video on-demand yang bekerja sama dengan HOOQ, layanan kesehatan digital, penyediaan jasa asuransi dan layanan hotel dengan bekerja sama dengan Booking Holdings.

Forbes Rilis Daftar Orang Terkaya di Dunia, Berikut Daftarnya

Suara.com – Majalah Forbes kembali merilis nama-nama orang terkaya di dunia. Peringkat pertama masih diduduki oleh pendiri Amazon Jeff Bezos dan peringkat ke dua diduduki oleh pemilik raksasa technology Microsoft Bill Gates.

Kekayaan Jeff Bezos kini mencapai 131 miliar dolar AS atau setara Rp 1.834 triliun (asumsi 1 dolar AS = Rp 14.000). Sementara, Bill Gates mengantongi kekayaan 96,5 miliar dolar AS atau setara Rp 1.351 triliun.

Yang paling terbaru, dari daftar orang terkaya tersebut, posisi peringkat pendiri Facebook Mark Zuckerberg turun dari peringkat 5 tahun lalu kini menjadi peringkat 8.

Kekayaan Mark turun drastis dari 71 miliar dolar AS atau setara Rp 994 trilun menjadi 62,3 miliar dolar AS atau setara Rp 872,2 triliun.

Adapun berikut daftar 10 orang terkaya di dunia.

1. Jeff Bezos, Amazon

Memiliki total kekayaan sebesar 131 miliar dolar AS atau Rp 1.834 triliun.

2. Bill Gates, Microsoft

Memiliki total kekayaan sebesar 96,5 miliar dolar AS atau Rp 1.351 triliun.

3. Warren Buffett, Berkshire Hathaway

Memiliki total kekayaan sebesar 82,5 miliar dolar AS atau Rp 1.150 triliun.

4. Bernard Arnault, Louis Vuitton

Memiliki total kekayaan sebesar 76 miliar dolar AS atau Rp 1.060 triliun.

5. Carlos Slim Helu, Telecom

Memiliki total kekayaan sebesar 64 miliar dolar AS atau Rp 896 triliun.

6. Amancio Ortega, Zara

Memiliki total kekayaan sebesar 62,7 miliar dolar AS atau Rp 877,80 triliun.

7. Larry Ellison, Oracle

Memiliki total kekayaan sebesar 62,5 miliar dolar AS atau Rp 875 triliun.

8. Mark Zuckerberg, Facebook

Memiliki total kekayaan sebesar 62,3 miliar dolar AS atau Rp 872,2 triliun.

9. Michael Bloomberg, Bloomberg

Memiliki total kekayaan sebesar 55,5 miliar dolar AS atau Rp 777 triliun.

10. Larry Page, Alphabet

Memiliki total kekayaan sebesar 50,8 miliar dolar AS atau Rp 711,20 triliun.

Panen Jagung, Kementan Gandeng Peternak Serap Jagung Petani

Suara.com – Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak, termasuk petani jagung dan peternak ayam petelur (layer). Menghadapi panen raya jagung akhir-akhir ini, Kementan terus mensinergikan kerja sama antara petani jagung dan peternak ayam petelur.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan I, Ketut Diarmita menyebut, petani jagung dan peternak ayam ibarat memiliki hubungan simbiosis mutualisme, dimana satu sama lain saling membutuhkan. Pemerintah selaku fasilitator, menjembatani keduanya untuk mendapatkan keuntungan. 

“Tujuan kami datang ke sini adalah untuk menjembatani kebutuhan petani dan peternak, sehingga petani bisa untung dan peternak bisa tersenyum”, ungkapnya, saat hadir pada acara Panen Raya Jagung Desa Tulungrejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, (5/3/2019).

Petani jagung di Blitar, saat ini sedang menikmati musim panen raya jagung. Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blitar, luas lahan yang dipanen di Kecamatan Wates mencapai 3.033 ha, dengan panenan sebanyak 15 ribu-18 ribu ton.

Di lokasi acara, saat panen di Desa Tulungrejo, luas panennya mencapai 452 ha, sebanyak 2.200-2.700 ton. 

Ketut menuturkan, jagung tidak saja dimanfaatkan sebagai konsumsi langsung untuk pangan, namun juga bisa dimanfaatkan oleh industri pakan, para peternak ayam petelur (layer) serta industri benih. 

“Ini alasannya, kenapa saya, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan ditugaskan oleh Menteri Pertanian hadir dalam acara panen jagung di sini,” ujarnya.

“Saya mengajak bapak dan ibu sekalian untuk meningkatkan produksi jagung dan meningkatkan populasi ternak.”

Ketut menyatakan, pengguna jagung terbesar di Indonesia adalah para peternak dan pabrik pakan. Berdasarkan data prognosa jagung 2018 Badan Ketahanan Pangan, dari total penggunaan jagung di Indonesia 15,58 juta ton dan sekitar 66,1 persen atau sekitar 10,3 juta ton adalah industri pakan dan peternak mandiri.

“Untuk tahun 2019, kebutuhan jagung industri pakan diperkirakan 8,6 juta ton, ditambah kebutuhan jagung peternak mandiri 2,9 juta ton”, kata Ketut. 

Hal ini menurutnya dapat menjadi pendorong bagi berkembangnya agribisnis jagung di Indonesia, dalam rangka peningkatan produksi dan kesejahteraan petani dan motor penggerak pembangunan di pedesaan. 

Kendati demikian, Ketut mengungkapkan, permasalah pokok terkait jagung adalah fluktuasi produksi jagung.

“Sekitar 75 persen total produksi jagung terjadi pada Januari hingga Agustus, sedangkan kebutuhan industri pakan dan peternak mandiri relatif konstan sepanjang tahun,” kata Ketut. 

“Fluktuasi produksi inilah yang akan menimbulkan peluang terjadinya guncangan terhadap harga jagung domestik. Untuk itu, kita harus mengelolanya dengan baik,” ujarnya.

Ketut menambahkan, salah satu yang dilakukan untuk menjembatani kepentingan petani dan peternak terkait dengan harga jagung adalah dengan menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 96 Tahun 2018 Tentang Harga Acuan Pembelian Di Tingkat Petani Dan Harga Acuan Penjualan Di Tingkat Konsumen. 

“Dalam Permendag ini telah ditetapkan harga acuan pembelian jagung di tingkat petani dengan kadar air 15 persen sebesar Rp 3.150 per kg, dan harga acuan penjualan di industri pengguna (sebagai pakan ternak) sebesar Rp 4.000 per kg,” ungkap Ketut. 

Ia berharap, Perum BULOG dapat menjembatani kepentingan petani sebagai produsen serta kepentingan peternak dan industri pakan sebagai pihak konsumen, sehingga harga jagung tetap stabil pada saat panen raya.

“Selamat kepada petani yang pada hari ini melakukan panen raya jagung. Semoga hasil panen ini kian menambah motivasi para petani untuk lebih meningkatkan luas tanam maupun produktivitas,” kata Ketut. 

“Di sini saya juga meminta partisipasi aktif dari peternak dan industri pakan dalam menjaga stabilitas harga jagung melalui optimalisasi penyerapan jagung oleh para peternak mandiri dan pabrik pakan,” tambahnya. 

Ketut menegaskan, pemerintah hanya memfasilitasi dalam negosiasi antara petani, peternak dan feedmil, sehingga petani, peternak dan pihak feedmill mendapatkan harga yang saling menguntungkan semua pihak.

“Bila terjadi situasi yang tidak stabil, mari dibicarakan bersama-sama untuk mencari solusi yang terbaik”, tandasnya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Ekonomi Pembagunan Daerah, Tuti Khomariah memberikan apresiasi kepada Kementan yang telah memberikan batuan benih kepada petani di wilayahnya. Kecamatan Wates mendapatkan bantuan benih jagung seluas 1050 ha, dengan jumlah benih sebanyak 15.750 kg

Sedangkan untuk seluruh Desa Tulungrejo, mendapatkan bantuan benih jagung seluas 225 ha, dengan jumlah benih sebanyak 3.375 kg. 

Panen raya jagung di Desa Tulungrejo, Kecamatan Wates, khususnya yang dikelola oleh Kelompok Tani Sido Makmur mencapai 70 ha, dengan provitas jagung 6,1 ton per ha. Sebelumnya, kelompok tani ini mendapat bantuan dari Kementan sebanyak 25 ha, dengan benih 375 kg, selebihnya ditanami jagung secara swadaya. 

Lebih lanjut Tuti Khomariah mengungkapkan, upaya yang dilakukan Pemda Blitar untuk stabilkan harga adalah mempertemukan antara petani jagung dan peternak untuk melakukan kerjasama, sehingga saling menguntungkan.

“Petani jagung dan peternak sebaiknya ada hubungan yang saling menguntungkan, sama-sama saling mensejahterakan”, imbaunya. 

Ia berharap, kehadiran Dirjen PKH saat panen raya jagung ini dapat memberikan semangat kepada petani dan peternak untuk tetap menanam jagung dan meningkatkan populasi ternak.

Pada kesempatan tersebut, perwakilan dari Asosiasi Peternak Blitar, Rofi Rosiawan menyatakan siap membeli jagung sebanyak 1.000-1.500 ton per hari, dengan harga Rp 3.650 per kg dengan kadar air 16-17 persen dan akan dibayar cash

Sedangkan Sukarman, Ketua Koperasi Peternak Unggas Sejahtera Blitar, menyampaikan, Blitar masih kekurangan sekitar 680 ribu ton per tahun, sehingga untuk memenuhi kebutuhan tersebut diharapkan hasil produksi jagung dari Blitar tidak dijual keluar.

Selain itu, ia juga mengusulkan kepada Kementan agar bantuan dryer yang diberikan kepada petani dan peternak di Lamongan sebanyak 20 dryer, dapat dipindahkan 10 dryer untuk petani dan peternak Blitar.

Kemenkop dan UKM Latih 30 Pegiat Film Sumbar tentang Koperasi

Suara.com – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) menggelar pelatihan nilai-nilai dasar perkoperasian, dengan melibatkan komunitas perfilman. Pelatihan yang berlangsung di Daima Hotel, Padang, Sumatera Barat, pada 5-7 Maret 2019 tersebut diikuti 30 peserta.

Mereka berasal dari pegiat film dari Bukittinggi, Payakumbuh, Batusangkar dan Padang.

Deputi Bidang Pengembangan SDM, Kemenkop dan UKM, Rulli Nuryanto mengatakan, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman insan perfilman tentang perkoperasian. Para pelaku seni film di Sumbar, menurutnya, belum banyak yang memahami arti penting koperasi.

“Kami ingin memberikan pemahaman nilai dasar perkoperasian kepada insan perfiman. Harapannya ke depan, pemahaman mengenai koperasi akan meningkat di masyarakat Sumbar, khususnya bagi pegiat film,” katanya, usai membuka pelatihan tersebut.

Menurut Rulli, pelatihan ini juga dimaksudkan untuk mendorong komunitas film mendirikan koperasi sebagai payung hukum dalam menjalankan kegiatan usaha perfilman. Dia yakin, koperasi yang dibentuk akan lebih berkembang karena memiliki pasar yang potensial.

“Koperasi merupakan salah satu badan usaha komunitas. Kalau buat koperasi, tentu dia punya market sendiri, yaitu anggota. Jika berdiri dan anggotanya dari insan film, maka koperasi akan tumbuh besar,” ujar Rulli.

Pada kesempatan itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Koperasi, Provinsi Sumbar, Donny Ubani, menyatakan dukungannya pada komunitas perfilman di Sumbar untuk mendirikan koperasi. Mereka diharapkan tak hanya menjadi pekerja, tapi juga bisa menjadi pemilik dari koperasi itu sendiri.

“Pemerintah daerah Sumbar mendukung sekali program Kementerian Koperasi dan UKM dalam hal menjadikan komunitas film ini sebagai lembaga untuk dapat meningkatkan ekonomi komunitas-komunitas film ini,” ucap Donny.

Kemenkop dan UKM menggelar pelatihan nilai-nilai dasar perkoperasian, dengan melibatkan komunitas perfilman. Pelatihan yang berlangsung di Daima Hotel, Padang, Sumatera Barat, pada 5-7 Maret 2019. (Dok: Kemenkop dan UKM)Kemenkop dan UKM menggelar pelatihan nilai-nilai dasar perkoperasian, dengan melibatkan komunitas perfilman. Pelatihan yang berlangsung di Daima Hotel, Padang, Sumatera Barat, pada 5-7 Maret 2019. (Dok: Kemenkop dan UKM)

Komunitas film di Sumbar, pada umumnya bergerak di bidang production house (PH), yang notabene pola kerjanya masih sendiri-sendiri. Donny menyarankan agar para peserta pelatihan dapat mendirikan koperasi sebagai badan hukum untuk mendirikan sebuah unit usaha yang lebih besar.

“Komunitas film di Sumbar sangat banyak dalam bentuk PH. Kita harapkan, komunitas film ini bisa tergabung dalam sebuah asosiasi atau lembaga koperasi agar bisa meningkatkan kualitas ekonomi mereka,” imbuhnya.

Pelatihan Pengolahan Gula Semut dan Desain Bordir
Pada kesempatan sebelumnya, Kemenkop dan UKM juga menggelar pelatihan teknis pengolahan gula semut, pelatihan teknis mendesain bordir, pelatihan strategi pengembangan usaha koperasi dan kewirausahaan bagi pelaku KUKM, di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Pelatihan ini memang menjadi priotitas Kemenkop dan UKM, karena sesuai dengan potensi daerah. Ke depan, peserta pelatihan yang memiliki potensi bakal diberikan bantuan modal usaha, baik wirausaha pemula, kredit usaha rakyat dan dana bergulir.

“Harapannya, produk-produk bordir ini dapat meningkat kualitasnya, baik dari sisi desain, maupun teknik jahitnya. Demikian juga dengan gula semutnya,” tutup Rulli.

Menkop dan UKM Minta Koperasi Aktif Laksanakan Rapat Tahunan

Suara.com – Para pengurus koperasi diminta untuk melaporkan hasil Rapat Anggota Tahunan (RAT)-nya secara online melalui aplikasi Online Data System (ODS) Langsung Koperasi. Selain itu, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop dan UKM), Puspayoga, juga menginstruksikan supaya melaksanakan RAT tanpa terkecuali hingga akhir 2019.

Aplikasi ODS merupakan solusi atas tuntutan perkembangan pendataan koperasi dan UMKM yang dikembangkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop dan UKM), dalam mewujudkan satu database koperasi dan UMKM.

“Tidak ada alasan lagi untuk tidak melaporkan hasil RAT, karena pengurus koperasi dapat melaporkannya secara mandiri dimanapun dan kapanpun, dengan syarat ada koneksi internet,” tegas Kepala Biro Perencanaan Kemenkop dan UKM, Ahmad Zabadi, dalam Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis Pendataan Koperasi dan UMKM Angkatan I Tahun 2019, di Jakarta.

Ia mengatakan, perkembangan dan laporan kinerja koperasi minimal 1 tahun sekali harus dilaksanakan dan dilaporkan kepada pemerintah daerah dan Kemenkop dan UKM, sebagai bukti indikator mengukur kinerja organisasi dan usaha, sehingga perkembangan tiap tahun dapat terpantau.

“Bagi koperasi yang telah melaksanakan dan melaporkan RAT, dapat diusulkan untuk memperoleh sertifikat Nomor Induk Koperasi (NIK),” kata Zabadi.

Penerbitan sertifikat NIK ini akan dipercepat, karena arah kebijakan dan program, baik internal ataupun eksternal Kemenkop dan UKM, diprioritaskan bagi koperasi yang telah bersertifikat dan sebagai dasar perhitungan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) bagi daerah.

Dalam rangka percepatan pendataan koperasi tersebut, Kemenkop dan UKM telah mengeluarkan surat edaran Nomor: 540/SM/XI/2018, tanggal 13 November 2018 perihal Percepatan Penyelesaian Sinkronisasi Data Koperasi Batas Waktu Hingga 30 Juni 2019.

Sinergi antara Kemenkop dan UKM dengan dinas yang membidangi koperasi dan UMKM diharapkan dapat lebih ditingkatkan untuk mendapatkan data riil jumlah koperasi aktif, jumlah koperasi yang telah melaksanakan RAT, dan capaian jumlah sertifikat NIK di masing-masing daerah.

“Hal ini penting, agar penyusunan program dan kebijakan dapat lebih tepat sasaran,” ujar Zabadi.

Menurut Zabadi, dukungan percepatan pendataan tersebut akan semakin efektif dengan kerja sama semua pihak dari pengumpul, peng-input, dan pengolah data. Oleh karenanya, percepatan pengumpulan data tidak hanya dibebankan pada operator, tetapi melalui dukungan optimalisasi peran dan fungsi Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL).

“Dimana tugas PPKL bukan sebagai petugas administratif, namun harus dipastikan benar-benar turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan, evaluasi dan pendataan terhadap koperasi,” katanya.

Pada kesempatan ini, Zabadi menyampaikan apresiasi pada dinas yang membidangi koperasi dan UMKM, dengan capaian pendataan terbaik berdasarkan database ODS Kemenkop dan UKM, dalam kurun waktu triwulan empat tahun 2018. Provinsi tersebut adalah Dinas KUKM Jatim, Jateng, dan Bali.

“Hal ini diharapkan mampu memberikan motivasi kepada provinsi/daerah istimewa lain untuk terus meningkatkan progress pendataannya demi kepentingan bersama,” tutup Zabadi.

Gerah dengan Travel Haji dan Umrah Bodong, Pemerintah Lakukan Ini

Suara.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution merasa prihatin dengan kondisi penyelenggara haji dan umrah di Indonesia. Pasalnya, masih adanya penyelenggara haji dan umrah yang menipu para jamaahnya.

Meski begitu, mantan Gubernur Bank Indonesia ini mengklaim pemerintah telah memiliki strategi untuk memberantas penyelenggara haji dan umrah ilegal.

Salah satunya, membuat nota kesepahaman antar Kementerian terkait agar bisa mengawasi penyelenggara haji dan umrah ilegal.

“Selain itu, pemerintah tengah membangun layanan digital mengantisipasi permasalahan ibadah umrah jadi bisa memilih travel yang terpercaya dan memiliki penilaian yang baik,” kata dia di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (6/3/2019).

Tidak hanya itu, Darmin menuturkan, pemerintah lewat Kementerian Agama juga telah membuat aplikasi khusus haji dan umrah yaitu Sipatuh atau sistem informasi pengawasan terpadu umrah dan haji khusus.

Dalam aplikasi Sipatuh, jamaah bisa memilih penyelenggara haji dan umrah legal dan bisa menakar harga paket umrah yang disediakan.

“Tentu pelaksanaan bisnis jasa haji dan umrah mestinya juga mendukung kepentingan nasionalnya. Yang saya maksud ya kelihatannya kita perlu mendorong pelaksanaan haji dan umrah kita atau travelnya jangan cuma mengkampanyekan orang untuk umrah atau haji tapi juga undang orang Saudi ke Indonesia, sehingga neraca jangan pincang lah,” tutur dia.

Darmin pun mengungkapkan ciri-ciri penyelenggara umrah dan haji bodong yang biasanya menawarkan paket-paket umrah dengan harga yang murah.

Padahal, tambah dia, dengan harga murah tersebut jamaah tak bisa melaksanakan umrah.

“Travel yang bermasalah biasanya menawarkan dengan MLM pemasaran. Dan harga yang ditetapkan tidak wajar terlalu murah dibandingkan referensi rata-rata tarif di pasar. Selain itu, penyelenggara itu bermasalah juga tidak memiliki izin resmi dari Kemenag atau tidak memiliki kantor cabang yang berizin serta memiliki penjaminan pihak lain,” tutup dia.

Pakar Ekonomi: Penurunan Harga Daging Ayam Harusnya Ditanggapi Positif

Suara.com – Penurunan harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional, di beberapa daerah sejak Februari 2019, seharusnya ditanggapi sebagai salah satu hal positif. Demikian diungkapkan pengamat Ekonomi jebolan Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada (UGM), Defiyan Cori.

Defiyan menilai, kelebihan produksi daging ayam saat ini harusnya ditanggapi dengan positif. Walau demikian, ia menyayangkan adanya pihak-pihak yang menuding pemerintah dan menyebutkan penurunan harga disebabkan karena pasokan yang berlebih. 

“Undang-undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara sudah jelas mengatur apa saja fungsi dan tugas semua kementerian di negara kita. Kementerian Pertanian, misalnya, tugas pokoknya jelas menangani produksi pangan, sedangkan Kementerian Perdagangan mengurus terkait perdagangan dan harga baik di tingkat petani maupun konsumen,” sebut Defiyan, saat memberikan keterangan, Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Defiyan membeberkan, pengaturan fungsi dan tugas kementerian diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 45 tahun 2015 tentang Kementerian Pertanian dan Perpres Nomor 48 Tahun 2015 tentang Kementerian Perdagangan.

“Ini kan, sebenarnya positif. Pemerintah telah mampu mendukung peningkatan produksi daging ayam di dalam negeri. Daripada produksi kita kurang, nanti jatuh-jatuhnya akan impor lagi,” ujarnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk di Indonesia saat ini mencapai 268.075 ribu jiwa, konsumsi per kapita 12,13 kg per tahun. Proyeksi produksi daging ayam nasional tahun ini, berdasarkan data Kementerian Pertanian sebanyak 3.647,81 ribu ton, sedangkan kebutuhan daging ayam nasional tahun ini mencapai 3.251,75 ribu ton, sehingga mengalami surplus sebanyak 396,06 ribu ton.

Untuk mengatasi kelebihan produksi unggas, Defiyan minta Kementerian Perdagangan untuk terus membuka peluang ekspor unggas maupun produk-produk turunannnya ke berbagai negara.

“Nah, ini kan harusnya menjadi tanggung jawab Kementerian Perdagangan untuk terus mendorong ekspor, melalui atase-atase perdagangannya yang ditugaskan di beberapa negara”, ujarnya.

Lebih lanjut Defiyan Cori, yang juga dikenal sebagai Ekonom Konstitusi beranggapan bahwa selama ini, Kemendag hanya fokus melakukan pengaturan harga acuan di tingkat konsumen. Ia menambahkan, di saat kondisi harga di tingkat peternak di bawah penetapan harga acuan, belum ada kebijakan khusus untuk merespons fenomena tersebut.

“Begitu harga di tingkat konsumen naik, pemerintah langsung cepat turun tangan melakukan operasi pasar, atau bahkan jika produksi kurang langung dipenuhi dengan impor. Langkah responsif juga seharusnya diambil ketika harga anjlok di tingkat peternak,” ungkapnya.

Berdasarkan Undang-undang No 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan disebutkan pada pasal 26, Kementerian Perdagangan menetapkan kebijakan harga, pengelolaan stok dan logistik, serta pengelolaan ekspor/impor dalam rangka menjamin stabilisasi harga kebutuhan pokok.

“Inilah yang perlu disinergikan untuk memformulasikan kebijakan yang tepat. Tentunya dalam hal ini, Kementerian Perdagangan mempunyai peran penting terkait informasi dan stabilisasi harga,” tambah Defiyan.

Defiyan menambahkan, daging ayam, berdasarkan Perpres Nomor 71 Tahun 2015 merupakan satu di antara jenis bahan pangan pokok yang perlu dijaga ketersediaan dan stabilisasi harganya. Menurutnya, sebagian besar penduduk Indonesia saat ini sudah terbiasa mengkonsumsi daging ayam sebagai salah satu sumber protein hewani setiap hari.

“Sudah semestinya, barang kebutuhan pokok dan barang penting yang telah ditetapkan, termasuk di dalamnya daging ayam, menjadi perhatian pemerintah dalam mengatur ketersediaan dan stabilisasi harga,” pungkasnya.

Berburu Barang Bekas Layak Pakai di Mall Rongsok

Suara.com – Bila melintas di Jalan Bungur Raya, Beji, Depok, Anda akan melihat mall rongsok. Di mall tersebut, Anda bisa menemukan berbagai barang bekas yang masih bisa dimanfaatkan sesuai fungsinya.

Nurcholis Agi (52) pemilik mall rongsok mengungkapkan, ditempatnya hampir semua barang-barang bekas tersedia kecuali pakaian.

Mall yang sudah berdiri sejak 9 tahun yang lalu ini mulai banyak dilirik orang untuk alternatif mencari barang bekas.

“Semua ada kecuali baju, hampir semuanya ada kalau dicari. Contohnya mau cari radio, televisi, komputer dan alat musik ada. Furniture, alat rumah tangga juga ada,” ujar Nurcholis saat ditemui Suara.com.

Nurcholis Agi pemilik mall rongsok. (Suara.com/Muslimin)Nurcholis Agi pemilik mall rongsok. (Suara.com/Muslimin)

Menurutnya, barang yang dijual cukup lengkap dari tahun 80an sampai sekarang. Harga yang ditawarkan pun relatif cukup murah dari Rp 500 hingga Rp 15 juta.

Harga tersebut meliputi baut, furniture, alat rumah tangga, sparepart motor, elektronik, kamera sampai mobil antik.

Dengan luas bangunan sekitar 800 meter persegi yang dipenuhi barang bekas, lantai pertama digunakan untuk menjual berbagai macam elektronik, barang-barang antik dan sparepart motor. Untuk di lantai dua digunakan untuk barang-barang furniture.

Cara berbelanja di mall rongsok sendiri cukup unik, hampir sama seperti di mall pada umumnya, pengunjung bebas memilih barang yang mau dibeli.

Di mall rongsok semua barang tidak diberi lebel harga supaya pembeli dapat berinteraksi langsung dengan penjual. Langganannya pun bukan hanya di wilayah Depok saja bahkan sudah sampai keluar negeri seperti Amerika Serikat dan Belanda.

Kebanyakan barang yang dicari untuk orang luar negeri seperti lukisan dan barang-barang antik.

Bila ingin mengunjungi tempat ini dibuka mulai dari pukul 08.00-17.00 WIB setiap hari. Ia membagikan tips dan trik untuk pengunjung yang ingin membeli barang bekas ditempatnya, pengunjung harus teliti dan mencoba terlebih dahulu jika ingin membeli barang elektronik.

Untuk diketahui, mall rongsok ini sudah membuka cabang antara lain di Cinere dan Bogor. Khusus untuk cabang di Bogor, mall rongsok menyediakan mobil tua dan berbagai macam onderdil mobil dan motor.

Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Bergerak ke Level Rp 14.100 Per Dolar AS

Suara.com – Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra memprediksikan rupiah masih akan bergerak melemah. Hal ini karena, masih minimnya sentimen positif untuk rupiah agar bisa menekan penguatan dolar AS.

Menurut pengamatannya, data ekonomi AS, data indikator non manufaktur dan penjualan rumah baru, dirilis lebih bagus dari ekspektasi pasar sehingga membantu penguatan dolar AS terhadap mata uang lainnya.

“Kemarin terlihat ada tekanan jual rupiah di kisaran Rp 14.150 yang akan menjadi resisten hari ini. Support di kisaran Rp 14.100,” kata Ariston di Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan nilai tukar rupiah pada Selasa (5/3/2019) kemarin berada di level Rp 14.129 per dolar AS.

Level itu melemah dibandingkan perge‎rakan Senin sebelumnya di level Rp 14.127 per dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, nilai tukar rupiah pada Selasa sebelumnya berada di level Rp 14.146 per dolar AS.

Posisi itu menguat dibandingkan pada Senin sebelumnya yang berada di level Rp 14.149 per dolar AS.

Sawah di Indonesia Susut 9%, Pemerintah Siapkan Perpres LP2P

Suara.com – Berdasarkan data yang ditunjukkan Badan Pusat Statistik (BPS), dalam lima tahun terakhir, lahan sawah di Indonesia menyusut 9 persen, dari 7,75 juta ha pada 2013, menjadi hanya 7,1 juta ha, saat ini. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, pemerintah sedang menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2P), termasuk di dalamnya upaya pengaturan untuk mencegah alih fungsi lahan baku sawah.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Pending Sarwo Edhy, mengatakan, pihaknya sedang melakukan harmonisasi data luas lahan baku sawah dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Negara (KemenATR-BPN) dan Badan Informasi Geospasial (BIG) demi mempercepat penerbitan Perpres tersebut.

“Kita juga mengawal proses LP2P yang harus dituangkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) masing-masing daerah. Sudah saatnya daerah melakukan review terhadap penataan ruangnya. Kalau daerah mengajukan review dan belum clear peruntukannya, maka kita tidak merekomendasikannya untuk mendapatkan persetujuan BPN,” katanya, Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Menurut Sarwo Edhy, jika areal persawahan dialihfungsikan menjadi bangunan, maka upaya budi daya pertanian akan sia-sia. Warga juga akan kesulitan mendapatkan makanan.

Untuk mencegah alih fungsi tersebut, pemerintah diharapkan untuk tidak memberikan izin bangunan di area persawahan.

“Salah satu kewajiban pemerintah untuk menetapkan lahan pangan berkelanjutan, sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 41 tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan,” kata Sarwo Edhy.

Pada kesempatan berbeda, Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan Kementan, Indah Megawati menegaskan, pemerintah akan memberikan insentif fiskal dan non-fiskal bagi petani pemilik lahan untuk mencegah lahan sawahnya dialihfungsikan menjadi properti.

“Kalau dia bisa mempertahankan lahan agar tidak dialihfungsikan, kita akan bantu benih, pupuk, dan sebagainya. Kalau dia mau mengolah lahannya lebih lanjut, kita akan bantu alat mesin pertaniannya,” ujar Indah.

Kementan akan fokus menyalurkan insentif non-fiskal berupa subsidi benih, pupuk, atau alat mesin pertanian (alsintan).

“Kalau insentif keuangan, sampai saat ini belum disepakati skema dan nominalnya. Itu nanti dari ATR/BPN. Kita lebih ke budi daya pertaniannya,” imbuhnya.

Indah menjelaskan, biaya mencetak lahan sawah baru berkisar antara Rp 16-19 juta per ha, meliputi proses pembukaan lahan, pembuatan saluran, menbersihkan sersah hingga persemaian.

“Tergantung wilayahnya. Kalau Kalimantan dan Papua sekitar Rp 19 juta per ha. Kalau di Jawa, seperti Jawa Barat sekitar Rp 16 juta,” pungkasnya.

Setelah Viral dan Diketahui Jokowi, Jalan Rusak di Kabupaten OKU Diperbaiki

Suara.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) memberikan bantuan perbaikan Jalan Poros Trans Batumarta Unit 2, Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, yang sempat viral di media sosial.

Perbaikan jalan kabupaten tersebut dilakukan sejak Senin (4/3/2019) dengan memobilisasi truk pengangkut material batu dan pasir serta sejumlah alat berat seperti grader untuk mengerjakan penambalan lubang dan pengaspalan jalan.

Direktur Preservasi Jalan Direktorat Jenderal Bina Marga Atyanto Busono mengatakan, setelah kondisi jalan sempat viral di media sosial, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk melakukan perbaikan jalan Kabupaten Ogan Komering Ulu sepanjang 65 Km.

Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V Sumsel, Ditjen Bina Marga turun tangan karena proses perbaikan yang dilakukan oleh pemerintah daerah masih dalam tahap lelang.

“Pemerintah Daerah Kabupaten OKU tahun 2019 telah mengalokasikan dana untuk perbaikan jalan, tetapi saat ini masih dalam proses lelang. Sambil menunggu selesainya proses lelang, selama sebulan ke depan kami membantu perbaikan yang bersifat darurat sehingga jalan tetap dapat fungsional dan dapat dilalui dengan aman,” kata Atyanto.

Secara keseluruhan terdapat tiga titik lokasi di sepanjang 15 Km yang akan mendapatkan penanganan secara penuh dari Kementerian PUPR, mulai dari penutupan lubang sampai dengan pengaspalan.

Selebihnya adalah penanganan pada beberapa spot berupa penutupan lubang dan akan dilanjutkan oleh pemerintah daerah setelah pemenang lelang ditetapkan.

Atyanto mengatakan, faktor utama yang mempercepat kerusakan jalan adalah air. Untuk itu, penutupan lubang, air yang menggenang di badan jalan, dan drainase yang tidak lancar menjadi fokus Kementerian PUPR dalam mengatasi jalan rusak di wilayah tersebut.

IHSG Berpotensi Melanjutkan Pelemahannya

Suara.com – Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berlanjut melemah, setelah kemarin ditutup melemah 0,73 persen di level 6.441.

Secara teknikal, Nafan mengamati, MACD masih membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral.

Sebagai informasi tambahan, terlihat pola long black opening marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan sehingga indeks berpeluang menguji ke area support.

“Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.405 hingga 6.369. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.481 hingga 6.521,” kata Nafan di Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Berbeda dengan Nafan, Analis KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko justru memprediksi IHSG bisa menguat.

Menurut pengamatannya, pelemahan IHSG kemarin karena adanya aksi jual akibat sentimen negatif dari penurunan prpyeksi 2019 PDB Cina dari 6.5 persen ke 6 persen serta pelemahan rupiah dari Rp 14.020 ke Rp 14.150. Namun, pelemahan itu hanya sementara dan bisa berbalik menguat.

“Jadi, hanya merupakan jeda sesaat dalam trend naik untuk meredakan keadaan jenuh beli (overbought) di indikator harian, rekomen mengunakan kesempatan tersebut sebagai kesempatan untuk akumulasi dengan skenario naik kembali ke 6.510-6.550,” pungkas Yuganur.

Temui Jokowi di Istana, Petani Tebu Minta Ini

Suara.com – Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Menteri Pertanian Amran Sulaiman, yang mendampingi DPP APTRI saat menemui Presiden Jokowi mengatakan, persamuhan itu membicarakan sejumlah isu, terutama mencari solusi agar petani dan konsumen sama-sama untung.

“Kami membahas langkah-langkah ke depan, bagaimana petani tebu bisa untung, tapi konsumen juga tersenyum,” ujar Amran.

Namun, Amran mengakui, pemerintah belum bisa menetapkan harga biaya pokok produksi (BPP) gula. Pasalnya, pemerintah masih akan membahas hal tersebut dengan tim independen.

Amran juga belum bisa menentukan kapan pemerintah memutuskan harga terbaru BPP gula. Ia Tapi ia berjanji pemerintah menyampaikan keputusan tersebut pada waktu yang tepat.

“Tunggu tanggal mainnya. Kami akan sampaikan pada waktu yang tepat,” kata dia.

Ketua Dewan Pembina DPP APTRI HM Arum Sabil menuturkan, pertemuan itu juga membahas kepastian nilai pembelian gula produksi petani tebu.

Ia juga meminta kepada Presiden Jokowi agar penetapan harga dilakukan tiga bulan sebelum petani tebu panen.

“Tata niaga gula ini seperti apa, H – (minus) 3 bulan sebelum petani panen atau pabrik gula melakukan penggilingan, harga beli sudah ditetapkan. Karena kami butuh kepastian perencanaan. Presiden menyanggupi hal itu,” katanya.

Arum mengatakan, juga meminta kepada presiden agar sistem penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani tebu dikembalikan kepada sistem skema khusus.

Skema tersebut yakni penyaluran dari pabrik pupuk langsung kepada koperasi petani tebu dengan pabrik gula sebagai avalis.

Pegiat Literasi Pertanyakan Janji Sandiaga Uno Hapus Pajak Perbukuan

Suara.com – Nirwan Ahmad Arsuka, penulis sekaligus pendiri Pustaka Bergerak, mempertanyakan janji Cawapres nomor urut 2 Sandiaga Uno yang mau menghapus pajak perbukuan.

Sebab, Nirwan menilai Sandiaga belum memerinci janjinya tersebut. Sebab, dalam pajak perbukuan juga ada item pajak royalti penulis sebesar 15 persen.

Menurutnnya, kalau Sandiaga juga mau menghapus pajak rolyalti tersebut maka baru bisa dikatakan menguntungkan para penulis.

“Kalau yang dihapus adalah pajak royalti, ini tentu menguntungkan penulis. Pajak royalti itu sebesar 15 persen. Kalau potongan 15 persen ini dihapus, penulis akan menerima royaltinya 100 persen, dan bukannya 85 persen saja,” kata Nirwan saat dihubungi Suara.com, Selasa (5/3/2019).

Sedangkan jika yang dihapus adalah royalti penulis, justru akan berdampak negatif pada penghasilan penulis. Bukan tidak mungkin penulis akan mengamuk.

“Jika menghapus royalti penulis 15 persen, maka ini pasti akan menjadi penindasan buat penulis. Jika para penulis mengamuk dan tidak mau menulis lagi, maka industri buku juga yang rugi, masyarakat jugi rugi dalam jangka panjang,” Nirwan menambahkan.

Sebelumnya, cawapres nomor urut 02 itu menilai pajak perbukuan sangat memberatkan masyarakat dan para penerbit buku.

Namun, dalam janjinya tersebut, Sandiaga tidak menjelaskan secara detail poin pajak perbukuan mana saja yang akan diubah atau dihapuskan.

Untuk diketahui, sedikitnya ada empat macam pajak dari kertas hingga buku sampai ke tangan masyarakat. Mulai dari pajak kertas yang mencapai 10 persen, pajak percetakan sebesar 10 persen, royalti penulis 15 persen, dan pajak penjualan 10 persen.

“Kami menerima berbagai masukan itu dan akan upayakan usulan dari masyarakat dan stakeholders perbukuan untuk menghapuskan pajak perbukuan, saya punya komitmen akan hal ini,” ucap Sandiaga saat mengunjungi pameran Islamic Book Fair (IBF) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (3/3/2019).

Walau Lebih Murah Dari Elpiji, Harga Jual Jargas Naik

Suara.com – Suara.com – Meski Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menetapkan harga jual gas bumi melalui pipa atau jaringan gas (jargas) untuk konsumen rumah tangga di tujuh kabupaten/kota, namun harga tersebut mengalami kenaikan.

Anggota Komite BPH Migas Jugi Prajogio mengatakan pada tahun 2000 harga gas bumi melalui pipa hanya Rp 2.700 per meter kubik, tapi kini harga tersebut naik menjadi Rp 4.250 per kubik.

“Sekarang sih lumayan ya. Dari dulunya di angka Rp 2.700 sekarang jadi Rp 4.250. Tapi kenaikannya bisa bertahap lah, jadi enggak langsung sekaligus gitu,” kata Jugi di Kantor Pusat BPH Migas, Jakarta Selatan, Selasa (5/3/2019).

Kenaikan harga jual gas bumi melalui pipa tersebut bukan tanpa alasan, karena diharapkan membuat badan usaha makin bersemangat menggeluti bisnis jaringan pipa gas.

“Dulu harga gas bumi melalui pipa itu murah-murah, tapi ternyata itu tidak membuat badan usaha itu menjadi semangat karena mereka rugi semua,” jelas dia.

Jugi menambahkan, BPH Migas sudah menetapkan jargas di 52 kabupaten/kota. Karena itu, ia berharap akan makin banyak rumah tangga yang beralih menggunakan jarga dari elpiji.

“Ada 4 daerah lagi yang akan ditetapkan segera nanti setelah itu masuk lagi 18 kabupaten/kota yang 2019,” imbuh Jugi.

Sebelumnya, BPH Migas sudah menetapkan harga jual jargas untuk konsumen rumah tangga 1 (RT-1) seperti rumah susun, RT-2 (apartemen dan rumah mewah), Pelanggan Kecil 1 (PK-1) (Rumah Sakit dan Puskesmas) dan PK-2 (Hotel dan Restoran).

Adapun Tujuh Kabupaten/Kota ini di antaranya, Kabupaten Penajam Paser Utara di Kalimantan Timur, Kabupaten Musi Rawas di Sumatera Selatan, Kabupaten Deli Serdang di Sumatera Utara, Kabupaten Serang di Banten, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Kota Lhokseumawe di Aceh dan Kota Medan di Sumatera Utara.

Untuk harga jual gas bumi melalui Pipa RT-1 dan PK-1 sama-sama ditetapkan paling banyak sebesar Rp 4.250 per meter kubik. Sedangkan untuk RT-2 dan PK-2 sama-sama ditetapkan Rp 6.250 per meter kubik.

Meski terjadi kenaikan, harga jargas lebih murah dibandingkan dengan gas elpiji yang sering dipakai rumah tangga.

Pemerintah akan Beri Bantuan KPR bagi ASN dan Polri

Suara.com – Sesuai dengan hasil rapat dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, beberapa waktu lalu, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) sepakat akan memberikan bantuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi bagi para Aparat Sipil Negara dan TNI/ Polri. Bantuan tersebut merupakan bentuk penghargaan pemerintah terhadap pengabdian mereka, meskipun sudah memiliki rumah.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR Khalawi Abdul Hamid kepada wartawan.

“Berdasarkan hasil rapat terakhir dengan Wapres dan Menteri PUPR beberapa waktu lalu, sudah ada kesepakatan bahwa ASN dan TNI/Polri akan diberikan bantuan subsidi perumahan. Mekanismenya tetap pakai KPR dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP),” ujarnya, usai Pelantikan Pejabat Perbendaharaan dan Pengawas di KemenPUPR, Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Khalawi menjelaskan, KPR ini nantinya tidak hanya diberikan untuk ASN dan TNI/Polri yang belum memiliki rumah saja, tapi pada mereka yang telah memiliki rumah.

“Kalau mereka sudah punya rumah warisan, juga diperbolehkan. Rumah tersebut nanti bisa untuk anak. Bantuan perumahan ini merupakan bentuk penghargaan negara atas pengabdian ASN dan TNI/Polri,” terangnya.

Bentuk bantuan adalah rumah hingga tipe 72. Harganya dibatasi, yaitu sampai Rp 300 juta untuk golongan III dan Rp 250 juta untuk golongan II dan I.

“Subsidinya nanti tergantung KPR-nya. Yang pasti, bunganya tetap 5 persen dan ada subsidi uang muka,” terangnya.

Pemerintah, terang Khalawi, juga membebaskan para ASN dan TNI/Polri untuk memiliki rumah yang mereka inginkan. Pilihannya ada dua, yakni rumah tapak atau rumah vertikal atau rusun.

Untuk kota-kota besar seperti di DKI Jakarta, pemerintah mengimbau agar mereka memilih rusun dengan harga yang terjangkau.

“Rumah bisa milih, rumah tapak atau vertikal. Kalau di Jakarta, larinya ke rumah vertikal, sedang di daerah bisa rumah tapak. Apartemen paling rendah untuk tipe keluarga di Jakarta harganya bisa Rp 500 juta ke atas. Subsidi KPR-nya tetap, yakni Rp 300 juta atau Rp 250 juta,” terangnya.

Cara mendapatkan subsidi KPR, para ASN dan TNI Polri bisa menghubungi perbankan atau pengembang. Hal ini diyakni mampu meningkatkan capaian Program Satu Juta Rumah di Indonesia.

“Kami optimistis, KPR untuk ASN dan TNI/Polri akan diminati banyak pihak, baik perbankan maupun pengembang. Kami harap, ASN dan TNI/Polri bisa memiliki rumah yang layak,” harapnya. 

Dirjen PKH Pastikan Kenaikan Impor Gandum Tak Pengaruhi Harga Jagung

Suara.com – Suara.com – Dirjen Peternakan dan Kesehatan Kementerian Pertanian Hewan I Ketut Diarmita tegaskan kenaikan angka impor gandum tidak akan memengaruhi harga jagung nasional untuk pakan ternak.

Hal tersebut disampaikan Ketut di sela panen raya jagung di Desa Tulungrejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, Selasa (5/3/2019).

“Perlu saya klarifikasi ya. Gandum impor itu hanya sedikit sekali yang dipakai untuk pakan ternak. Saya tidak ingat berapa, tapi sangat sedikit,” tegasnya.

Menurut Ketut, kebijakan impor gandum saat ini paling banyak digunakan untuk industri makanan.

Dalam agenda yang sama, Ketut juga mengemukakan pemerintah melalui Kementerian Pertanian akan berupaya memutus mata rantai tengkulak yang mengganggu stabilitas harga dan pasokan jagung sebagai bahan pakan ternak.

“Intinya jangan sampai peternak mandiri kita kekurangan jagung akibat sistem yang kurang bagus,” ujar Ketut.

Lebih lanjut, Ketut mengatakan salah satu upaya tersebut adalah dengan mendorong terjadinya sinergi yang saling menguntungkan antara peternak dan petani jagung.

Dalam salah satu poin kesepahaman tersebut, berisi kesepakatan harga jual jagung pipil kering oleh petani Rp 3.650 per kilogram. Ketut menilai harga yang disepakati sudah cukup menguntungkan petani di masa panen raya ini. Bahkan, tambah Ketut, sudah lebih tinggi dibanding HPP yang ditetapkan Kementerian Perdagangan sebesar Rp 3.150 per kilogram.

Kontributor: Asip Hasani

BPH Migas Tetapkan Harga Jual Jargas Rumah Tangga

Suara.com – Suara.com – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menetapkan harga jual gas bumi melalui pipa di tujuh kabupaten/kota yang dibedakan untuk konsumen rumah tangga 1 (RT 1) seperti rumah susun, RT-Z (apartemen dan rumah mewah), pelanggan kecil 1 (rumah sakit dan puskesmas) dan PK-2 (hotel dan restoran)

Penetapan harga jargas tersebut akan berlaku di tujuh kabupaten/kota yang meliputi Kabupaten Penajam Paser Utara di Kalimantan Timur, Kabupaten Musi Rawas di Sumatera Selatan, Kabupaten Deli Serdang di Sumatera Utara, Kabupaten Serang di Banten, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Kota Lhokseumawe di Aceh dan Kota Medan, Sumatera Utara.

Anggota Komite BPH Migas Jugi Prajogio mengatakan harga jual gas bumi melalui jaringan gas (jargas) ditetapkan  dalam sidang dengan pertimbangan harga keekonomian.

Dari sidang tersebut ditetapkan, harga jual gas bumi melalui Pipa RT-1 sebesar Rp 4.250 meter kubik, sedangkan RT-Z Rp 6.250 meter kubik.

“Penetapan tersebut tadi ada alasan keekonomian, operasi, termasuk juga apa yang publik inginkan. Jadi bukan semata-mata BPH migas langsung lakukan tapi ada proses panjang,” kata Jugi dalam Konferensi Pers di Kantor Pusat BPH Migas, Jakarta Selatan, Selasa (5/3/2019).

Jugi melanjutkan, BPH Migas juga menetapkan harga jual gas bumi melalui pipa untuk PK-1 sebesar Rp 4.250 per meter kubik dan untuk PK-2 sebesar Rp 6.250 per meter kubik. Menurut Jugi, harga-harga tersebut bakal masuk dalam peraturan BPH Migas dan berlaku sejak diundangkan.

Lebih lanjut, Jugi mengemukakan harga gas bumi melalui jargas akan lebih murah dibanding gas elpiji yang sering dipakai rumah tangga.

Dia membandingkan, harga jual gas untuk RT-1 dan PK-1 yang sebesar Rp 4.250 per meter kubik lebih murah dari harga pasar gas elpiji 3 Kilogram yang berkisar Rp 5.013 – Rp6.266 per meter kubik.

“Harga ini diyakini harga yang baik bagi masyarakat artinya harga beli masyarakat tidak kita ganggu. Kita senantiasa mendorong agar jargas jadi andalan masuk Prolegnas kita dorong terus Agar semakin banyak jargas terbangun,” jelasnya.

Untuk diketahui, Pemerintah memiliki target membangun jargas bagi 4,7 juta sambungan rumah tangga (SR) hingga 2025. Hingga akhir tahun 2018. pembangunan jargas telah mencapai 325.773 SR yang tersebar di 45 wilayah kabupaten/kota.

Kementan Pastikan Kestabilan Harga dan Pasokan Jagung Pakan Ternak

Suara.com – Suara.com – Kementerian Pertanian terus melakukan upaya memutus mata rantai tengkulak yang mengganggu stabilitas harga dan pasokan jagung untuk pakan ternak, karena merugikan petani.

Hal tersebut ditegaskan Dirjen Peternakan dan Kesehatan I Ketut Diarmita usai menghadiri panen raya jagung yang dilanjutkan penandatanganan nota kesepahaman antara kelompok tani dengan asosiasi peternak unggas di Desa Tulungrejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, Selasa (5/3/2019).

“Intinya jangan sampai peternak mandiri kita kekurangan jagung akibat sistem yang kurang bagus,” ujar Ketut.

Lebih lanjut, Ketut mengatakan salah satu upaya tersebut adalah mendorong terjadinya sinergi yang saling menguntungkan antara peternak dan petani jagung.

Dalam salah satu poin kesepahaman tersebut, berisi kesepakatan harga jual jagung pipil kering oleh petani Rp 3.650 per kilogram.

Ketut menilai harga yang disepakati sudah cukup menguntungkan petani di masa panen raya ini. Bahkan, tambah Ketut, sudah lebih tinggi dibanding HPP yang ditetapkan Kementerian Perdagangan sebesar Rp 3.150 per kilogram.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar Wawan Widiatmoko mengatakan ada sekitar 56 ribu hektare lahan jagung di Blitar dengan hasil produksi berupa jagung pipil kering sekitar 364 ribu ton. Namun, Wawan mengemukakan, jumlah tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan jagung untuk pakan ternak di Blitar.

Kontributor: Asip Hasani

Panen Jagung Melimpah, Pemerintah Siap Jaga Stabilitas Harga

Suara.com – Sejak Februari lalu, sejumlah sentra jagung mulai memasuki masa panen. Beberapa daerah di Pulau Jawa saat ini sedang memasuki panen raya yang cukup besar, seperti di Kabupaten Lamongan, Tuban, Blora.

Begitupun sejumlah wilayah di provinsi lain, seperti di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. 

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian (Kementan), Kuntoro Boga Andri mengungkapkan, panen jagung yang melimpah pada periode Februari-Maret ini perlu diantisipasi secara seksama.

“Kita tidak bisa pungkiri adanya kekhawatiran para petani jagung. Panen melimpah seperti ini berpotensi membuat harga jagung anjlok,” kata Boga dalam keterangan pers, Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Kementan akan terus berkoordinasi dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk mendorong penyerapan jagung di tingkat petani. Berdasarkan Peraturan Kementerian Perdagangan (Permendag) Nomor 58 Tahun 2018 Tentang Penetapan Harga Acuan Pembelian di Petani dan Harga Acuan Penjualan di Konsumen, harga pembelian pemerintah (HPP) untuk komoditas jagung senilai Rp 3.150 per kg. 

“Menteri Pertanian dalam banyak kesempatan minta Bulog untuk siap dan siaga menyerap gabah maupun jagung, agar harga di tingkat petani tetap stabil. Sudah menjadi tanggung jawab kita semua untuk menjaga semangat petani,” katanya.

Pada kesempatan itu, Boga menyampaikan secara khusus apresiasi terhadap kerja cepat Bulog dalam menyerap jagung hasil petani pada masa panen raya kali ini. Perum Bulog mulai menyerap jagung hasil produksi petani dalam negeri, yaitu sebanyak 110 ribu kg, dengan harga di atas acuan yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 3.150 per kg.

Penyerapan jagung dilakukan oleh Bulog Divisi Regional (Divre) Lampung sebanyak 11 ribu kg dan oleh Bulog Subdvire Bojonegoro sebanyak 100 ribu kg. 

Sekretaris Perum Bulog, Aijun Ansol Siregar, mengungkapkan, penyerapan ini dilakukan dalam rangka menghadapi puncak panen raya pada Februari-Maret 2019.

“Kita perlu menjaga keseimbangan kepentingan petani jagung, peternak unggas, dan industri pakan,” jelasnya pada kesempatan terpisah, Senin (4/3/2019) kemarin. 

Meskipun tetap mengacu pada Permendag 58/2018, Bulog kali ini turut menggunakan skema komersial sehingga memungkinkan harga pembelian jagung berada di atas harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah. 

“Pembelian jagung oleh Bulog melalui skema komersial merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap petani jagung. Selain itu juga untuk memenuhi kebutuhan peternak unggas agar tetap berperan dalam pembangunan pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Penyerapan jagung lokal Bulog Divre Lampung, bekerja sama dengan Gapoktan Harapan Bersama, serta berkoordinasi dengan Kodim 0429/Lampung Timur, BULOG Divre Lampung membeli jagung lokal dari petani Desa Sadar Sriwijaya, Kecamatan Sribawono, Lampung Timur.

Sementara Bulog Subdivre Bojonegoro melakukan kerja sama dengan Gapoktan se-Kabupaten Tuban dan Paguyuban Peternak Unggas Kabupaten Tuban dalam menyerap dan mendistribusikan jagung lokal.

Peluang Ekspor Jagung Terbuka Lebar
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo sempat mengungkapkan, pada panen raya kali ini, sangat terbuka peluang Indonesia untuk melakukan ekspor jagung. Pembukaan pasar ekspor untuk komoditas jagung dilakukan dalam upaya menjaga stabilitas harga saat panen raya.

“Saya setuju kalau ada kelebihan produksi. Jangan hanya untuk dalam negeri tapi juga ekspor, sehingga harga menguntungkan. Kalau produksi tinggi tapi tidak bisa ekspor, harganya akan jatuh,” ujarnya, saat menghadiri panen raya jagung di Gorontalo, Jumat (1/3/2019).

Presiden, ketika itu didampingi Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dan ikut melakukan panen di lahan jagung seluas 1.392 ha yang tersebar di Desa Botuwumbato, Kabupaten Gorontalo Utara dan Desa Motilangu.

Berdasarkan Data Kementan, produksi jagung nasional menunjukkan peningkatan pesat setiap tahun. Pada 2015, produksi jagung nasional hanya 19,61 juta ton, lalu meningkat menjadi 23,58 juta ton pada tahun berikutnya.

Selanjutnya, naik menjadi 28,92 juta ton pada 2017 dan tembus 30 juta ton pada 2018. Tahun ini, Kementan menargetkan produksi jagung nasional bisa mencapai 33 juta ton dan ekspor sebanyak 500 ribu ton.

Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Pertanian akan terus memaksimalkan program-program yang selama ini sudah dijalankan, seperti intensifikasi lahan dengan benih unggul gratis agar produktivitas lebih baik, ekstensifikasi lahan atau perluasan lahan, termasuk sistem tumpang sari, dan modernisasi pertanian dengan memanfaatkan alat mesin pertanian (alsintan).

Hormati Perayaan Nyepi, Tol Bali Mandara Ditutup Selama 32 Jam

Suara.com – Selama perayaan Nyepi pada 7 Maret mendatang, Tol Bali Mandara yang menghubungkan Kota Denpasar dengan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung akan ditutup operasionalnya selama 32 jam.

“Penutupan dimulai hari Rabu (6/3) pukul 23:00 Wita, dan akan dibuka kembali pada hari Jumat (8/3) mulai pukul 07.00 Wita,” kata Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol Enkky Sasono AW.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, untuk menghormati perayaan hari besar keagamaan umat Hindu di Bali, maka diberlakukan kebijakan penutupan sementara tol di atas perairan tersebut.

Hal tersebut juga memperhatikan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 003.1/11367/PK/BKD, tanggal 21 November 2018, tentang Hari Libur Nasional, Cuti Bersama dan Dispensasi Hari Raya Suci Hindu di Bali Tahun 2019.

Meskipun tol ditutup pada waktu yang sudah ditentukan itu, tidak menutup kemungkinan tol akan dipergunakan dalam situasi keadaan darurat seperti mobil ambulans, pemadam kebakaran dan lainnya.

Walaupun ada pengecualian itu, pihaknya menyarankan agar pengemudi kendaraan yang dikategorikan darurat itu selalu didampingi oleh pecalang. Hal ini sebagai salah satu langkah sesuai SOP yang sudah ada.

Sementara itu, General Manager Operation & Maintenance PT Jasamarga Bali Tol, Ahmad Izzi mengatakan, bahwa dalam mendukung kegiatan masyarakat pada kegiatan upacara Melasti (salah satu rangkaian Nyepi) di Teluk Benoa, patroli jalan tol telah membantu pengaturan lalu lintas dari perempatan Pesanggaran ke arah Pelabuhan Benoa sampai ke lokasi melasti.

Izzi mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian dan pecalang (petugas pengamanan adat) membuat contra flow sementara jalan akses Pelabuhan Benoa, pada hari Senin (4/3) mulai dari pukul 06.00- 14.00 Wita.

“Jadi, jalan akses dari depo Pertamina ke arah Pelabuhan Benoa sampai dengan lokasi melasti dipakai khusus masyarakat yang akan melaksanakan upacara Melasti. Sedangkan jalur sebaliknya, dari Pelabuhan Benoa ke arah Pesanggaran difungsikan dua arah,” ucapnya.

PT Jasamarga Bali Tol juga menyiagakan petugas kebersihan di sekitar lokasi upacara dan ambulans jalan tol yang siaga di depan SPBU Jalan Pelabuhan Benoa. (Antara)

Mengais Rupiah dari Setiap Lipatan Kertas Surat Suara

Suara.com – Untuk mendapat uang tambahan, bisa apa saja dilakukan termasuk menjadi pelipat surat suara Pemilu 2019.

Seperti di gudang logistik tambahan KPU Banjar, Jalan Jeruk, Sungai Ulin, Kota Banjarbaru misalnya. Ada sekitar 222 orang yang mencari uang tambahan dengan bertugas menjadi pelipat surat suara.

Adalah pasangan suami istri Muslim dan Bastiah, warga Martapura bersama 4 orang lainnya bekerja dari pagi hingga petang hari.

Mereka mulai melakukan pelipatan surat suara sejak pukul 08.00 Wita hingga pukul 17.00 Wita. Selama tiga hari ini pasangan suami istri tersebut mampu melipat sebanyak 6 packs kotak suara.

Artinya ada 3.000 lembar surat suara yang sudah berhasil mereka tuntaskan pelipatannya, sejak Jumat (1/3) hingga Minggu (3/3).

“Sudah tiga hari saya dan istri melipat (surat suara), ada 6 pack yang sudah kami berdua lipat, kalau dikali Rp 100 lumayan sudah dapat Rp 300 ribu, mudah-mudahan hari ini bisa dapat 3 pack lagi, hingga sore,” ujar Muslim.

Setiap besaran biaya upah pelipatan yang diterima masing-masing pekerja sortir dan lipat suara berbeda-beda.

Tergantung setiap jenis surat suara yang dilipat, banyaknya lipatan dan pajak yang dikenakan.

Seperti contohnya jenis surat suara untuk DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, dan DPR RI dipatok upah Rp 100 per lembar dengan jumlah lipatan 5 kali, dengan pajak Rp 6, sehingga besaran yang diterima Rp 94.

Sementara untuk jenis surat suara Pilpres dipatok biaya Rp 50 dengan 2 kali lipatan, pajak Rp 3, sehingga besaran yang diterima Rp 47.

Sementara untuk jenis surat suara DPD dipatok biaya Rp 75 dengan 3 kali lipatan dengan besaran pajak Rp 5, jadi besaran yang diterima oleh masing-masing pekerja adalah Rp 71.

Dalam melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara, masing-masing pekerja dibagi dalam beberapa kelompok, dikoordinir oleh penangungjawab setiap kelompok tersebut. Satu kelompok terdiri dari 5 hingga 6 orang petugas pelipatan surat suara.

Muslim mengaku, ikut terlibat dalam pelipatan surat suara merupakan pengalaman pertama kali baginya. Setiap hari dirinya mengaku tidak pernah menarget berapa pack yang bisa dilipat, hanya tergantung kemampuan dan sebisanya dikerjakan.

Lain lagi, ibu rumah tangga Fitriani dan Rinawati, warga Kemuning, Kota Banjarbaru, keduanya terlihat sangat lincah jemari tangannya dalam melakukan pelipatan surat suara, sangat cepat dan nampak berpegalaman.

Ya benar saja, ternyata Fitriani dan Rinawati mengaku sudah pernah melakukan pelipatan surat suara pada Pemilu tahun 2014 lalu.

“Dalam sehari saya mampu melipat hingga 3 pack surat suara, tidak ada kendala dalam pelipatan, mudah saja karena dulunya juga sudah pernah seperti ini,” akunya.

Selain melakukan pelipatan surat suara di KPU Banjar, Rinawati dan Fitriani juga ikut melakukan penyortiran dan pelipatan di KPU Banjarbaru pada pekan lalu. Sementara untuk besaran upah yang diterima, dirinya mengaku sama besarannya.

“Saya berharap kami yang sudah dua kali Pemilu ini melipat surat suara diberi sertifikat penghargaan, sehingga Pemilu berikutnya bisa diikut sertakan lagi,” pintanya sambil bercanda.

Begitu pula dengan Azis, kelompok pelipat surat suara lain asal Martapura mengaku, walaupun hari ini merupakan hari pertama melakukan pelipatan surat suara, namun dirinya mengaku sudah berpengalaman pada perhelatan pesta demokrasi sebelumnya. Hingga tengah hari saja, dirinya mengaku sudah melipat sebanyak 3 pack surat suara.

“Tidak ada kendala dalam melakukan surat suara, seperti Pemilu sebelumnya mudah saja, tengah hari sudah 3 pack yang sudah dilipat, lumayan dikali Rp 100 sudah dapat Rp 150 ribu,” akunya.

Sementara itu, dalam melakukan pendataan dan perhitungan pelipatan surat suara, KPU Banjar terkoordinir dan tersusun rapi seperti yang diperlihatkan jajaran KPU Banjar, seusai melakukan pelipatan data langsung di input ke dalam program microsoft excel.

“Kami masih belum pastikan betul berapa yang sudah berhasil dilipat, karena datanya ini masih dinamis, kalau dipersenkan Insya Allah sudah ada 50 persen, dan diprediksi selesai pekan depan,” jelas Abdul Karim Omar, Komisioner Divisi Hukum KPU Banjar.

Berdasarkan data yang diperoleh, hari pertama pelipatan surat suara melibatkan 180 petugas pekerja.

KPU Banjar mendata sudah ada 178 packs surat suara Dapil 3 dan Dapil 4 DPRD Banjar yang sudah dilipat, terdiri dari 88.110 lembar surat suara yang baik dan didapati 307 lembar surat suara yang rusak.

Dan untuk hari kedua Sabtu (2/3), melibatkan kurang lebih 189 orang, banyaknya pack yang berhasil dilipat yaitu 300 pack untuk Dapil 4 dan Dapil 2 DPRD Banjar, terdiri dari 149.605 lembar surat suara yang baik dan 224 lembar surat suara yang rusak.

“Jadi di dua hari pelipatan surat suara sudah ada 478 kotak yang sudah dilipat,” akunya.

Diakui Karim rusaknya surat suara bermacam-macam jenis, seperti sablon gambar pada kertas yang tidak merata, hingga robek pada kertas itu sendiri waktu saat masih dalam kotak.

Untuk surat suara yang rusak sementara didata, kemudian dilaporkan ke KPU RI dan kemudian dikirim ulang lagi ke KPU Banjar.

“Jadi sebelum surat suara itu dinyatakan rusak, para petugas pelipat surat suara melapor dulu ke kami, ketika kami nilai surat suara itu memang masuk dalam kategori rusak, maka akan kami simpan untuk kemudian didata,” jelasnya.

Berita ini sebelumnya dimuat Kanalkalimantan.com jaringan Suara.com dengan judul berita “Para Pencari Receh Ditengah Pesta Demokrasi Lima Tahunan”

Anies Curhat Sulit Lepas Saham Bir Karena Tersandung Kepentingan Politik

Suara.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, penjualan 26,25 persen saham PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) milik Pemprov DKI menjadi rumit ketika terbentur dengan kepentingan politik di DPRD DKI.

Anies menyatakan bahwa dirinya sudah bersurat terkait penjualan saham perusahaan produsen bir tersebut ke DPRD DKI sejak Mei 2018, namun belum ada tanggapan lebih lanjut dari DPRD.

“Nah kan kalau kita suratnya sudah setahun dikirim. sudah setahun. Sejak bulan Mei tahun lalu sampai sekarang belum ada ya itulah resikonya kalau politik, jadi rumit di situ,” kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengaku masih berniat menjual saham tersebut karena hasil penjualan saham dianggap lebih menguntungkan untuk warga Ibu Kota.

“Ya kita coba terus. Kita berniat lakukan itu. Kita laporkan pada rakyat Jakarta bahwa wakil-wakil Anda ingin tetap memiliki saham bir,” jelas Anies.

Anies melempar persoalan penjualan saham bir ke masyarakat Jakarta untuk menilai lebih baik dijual atau dipertahankan.

“Biar nanti keluarganya juga yang ikut menyampaikan aspirasi kalau menurut warga memang sesuai aspirasi wakilnya ya kita kan jalan terus, tapi kalau warga tidak setuju sampaikan ke dewan, jadi dewan itu kan wakilnya rakyat,” Anies menambahkan.

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menolak rencana pelepasan saham Pemprov DKI Jakarta di PT Delta Djakarta Tbk. Dia menilai kepemilikan saham itu tidak akan merugikan pemerintah daerah.

Prasetyo justru mempertanyakan letak kesalahan dari perusahaan tersebut. Karena menurutnya perusahaan itu justru memberikan keuntungan bagi Pemprov DKI.

“Salahnya Delta tuh apa sih PT itu? Saya tetap berprinsip, enggak ada yang merugikan untuk pemerintah daerah, apalagi yang dikatakan setahun dapat (dividen) Rp 50 miliar,” kata Prasetio kepada wartawan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2019).

Masyarakat Tetap Bisa Beli Tiket Pesawat AirAsia di Sini

Suara.com – Maskapai Penerbangan AirAsia resmi menarik penjualan tiket di agen penjualan online Traveloka. Penarikan tiket AirAsia di agen travel online Traveloka berlaku untuk semua rute penerbangan di Indonesia.

Lantas, bagaimana cara masyarakat yang tetap ingin membeli tiket AirAsia?

Calon penumpang maskapai AirAsia tak perlu risau karena Anda tetap bisa memesan tiket AirAsia secara online salah satunya melalui website resmi airasia.com

“Bisa langsung ke airasia.com,” kata Direktur Utama AirAsia Indonesia, Dendy Kurniawan saat dihubungi Suara.com, Selasa (5/3/2019).

Selain itu, masyarakat juga bisa memesan tiket AirAsia di agen perjalanan online atau Online Travel Agent (OTA) lainnya, seperti nusatrip, via.id, Tiket2.com dan Ezytravel.

Berdasarkan hasil penelusuran Suara.com, di agen perjalanan online tersebut tiket AirAsia masih tersedia, seperti rute favorit Jakarta-Bali (Denpasar).

Dendy merasa masih optimistis jika penjualan tiketnya tidak terganggu meski telah menarik penjualan tiket di agen travel online, Traveloka.

Untuk menarik konsumen, pihaknya sudah mengatur strategi dengan promo-promo dan informasi penerbangan yang lebih lengkap.

“Kita tetap optimis penjualan kita tidak akan terganggu,” imbuh Dendy.