Status Ma’ruf Amin Diusik Tim Hukum Prabowo, BNI Syariah Buka Suara

Suara.com – Tim Hukum pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno mengajukan perbaikan permohon sengketa hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketua Tim Hukum 02 Bambang Widjojanto mengatakan, pihaknya menambahkan beberapa poin permohonan sengketa, salah satunya argumen terkait dugaan pelanggaran Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) oleh cawapres nomor urut 01 Ma’ruf Amin.

Menurut Bambang, Ma’ruf Amin diduga melanggar Pasal 227 huruf p UU Pemilu. Pasal tersebut menyatakan bahwa saat pendaftaran, bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden harus menyertakan surat pernyataan pengunduran diri dari karyawan atau pejabat badan usaha milik negara atau badan usaha milik daerah sejak ditetapkan sebagai Pasangan Calon Peserta Pemilu.

Menurut Bambang, nama Ma’ruf Amin masih tercatat sebagai pejabat di BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri yang dimuat dalam website resmi kedua bank milik pemerintah itu.

Menanggapi hal itu, pihak BNI Syariah pun buka suara. Sekretaris Perusahaan BNI Syariah Rima Dwi Permatasari tak menampik bahwa Ma’ruf Amin masih tercatat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah di BNI Syariah.

“Saat ini KH Ma’ruf Amin masih tercatat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah pada BNI Syariah berdasarkan RUPS Tahunan,” kata Rima kepada Suara.com, Selasa (11/6/2019).

Rima menuturkan, menurut Pasal 1 angka 1 jo angka 2 UU No. 19 Tahun 2003 tentang BUMN, antara lain disebutkan bahwa Badan Usaha Milik Negara adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan dan seluruh atau paling sedikit 51% sahamnya dimiliki oleh Negara Republik Indonesia.

Rima menyebutkan, bahwa BNI Syariah bukanlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Berdasarkan ketentuan tersebut di atas, BNI Syariah tidak termasuk sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN),” ucap Rima.

Sebelumnya, Wakil Ketua TKN Bidang Hukum Arsul Sani meminta agar Tim Hukum Paslon 02 membaca dulu secara benar UU No. 19 Tahun 2003 tentang BUMN dikaitkan dengan Pasal 227 huruf P UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Menurut Arsul, berdasarkan Pasal 227 huruf P UU Pemilu, seorang calon presiden atau wakil presiden itu membuat surat pernyataan pengunduran diri kalau ia adalah karyawan atau pejabat dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Berarti, unsurnya adalah pertama, badan usahanya merupakan BUMN atau BUMD. Apa yang dinamakan sebagai BUMN itu ada definisinya dalam Pasal 1 angka 1 UU No. 19 Tahun 2003 tentang BUMN, yakni sebagai badan usaha yang seluruh atau sebagian modalnya berasal dari penyertaan langsung negara melalui kekayaan negara yang dipisahkan.

Kedua, calon adalah karyawan yang diangkat oleh pimpinan perusahaan atau pejabat struktural yang diangkat oleh RUPS badan usaha yg bersangkutan
yakni

Bank Syariah Mandiri (BSM) dan BNI Syariah bukan BUMN dalam arti sebagaimana yang didefinisikan dalam Pasal 1 angka 1 UU BUMN.

Oleh karena pemegang saham BSM adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Mandiri Sekuritas. Sedangkan BNI Syariah yang menjadi pemegang sahamnya adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan PT BNI Life Insurance.

“Jadi tidak ada penyertaan modal negara secara langsung. Ini berbeda kalau calon menjadi Direksi, Komisaris atau karyawan Bank Mandiri atau Bank BNI dimana negara menjadi pemegang saham melalui penyertaan langsung dengan menempatkan modal disetor yang dipisahkan dari kekayaan negara,” terang Arsul.

Arsul melanjutkan, Dewan Pengawas Syariah pada bank syariah seperti Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah bukan karyawan, atau direksi atau komisaris yang merupakan pejabat badan usaha berbentuk perseroan terbatas.

“Jadi apa yang didalilkan sebagai tambahan materi baru oleh Tim Kuasa Hukum Paslon 02 itu adalah hal yang mengada-ada dan tidak didasarkan pada pemahaman yang benar atas isi aturan UU terkait,” pungkas Arsul.

Selama Idul Fitri, Transaksi Bank Mandiri Capai Rp 30,3 Triliun

Suara.com – Bank Mandiri mencatat transaksi finansial nasabah di jaringan kantor cabang yang beroperasi terbatas pada periode libur Idul Fitri 1-9 Juni 2019 yang lalu mencapai sekitar Rp 30,3 triliun.

Menurut Corporate Secretary Bank Mandiri, Rohan Hafas, dalam periode tersebut, Bank Mandiri mengoperasikan sebanyak 350 cabang secara bergantian. Terkecuali pada tanggal 5 Juni yang merupakan hari pertama Idul Fitri.

“Dengan nilai tersebut, artinya cabang kami mentransaksikan hampir Rp 4 triliun per hari dalam periode liburan Idul Fitri kemarin,” kata Rohan.

“Hal ini mengindikasikan tingginya kebutuhan transaksional nasabah, terutama pada saat libur panjang hari raya keagamaan,” tambahnya.

Dari nilai tersebut, jelasnya, layanan perbankan terbatas yang banyak ditransaksikan nasabah adalah setor tunai, pembayaran Delivery Order SPBU Pertamina, pemindahbukuan, dan tarik tunai.

Imbas Tiket Pesawat Mahal, Pengusaha Hotel Gigit Jari Lebaran Ini

Suara.com – Mahalnya tiket pesawat selain dikeluhkan masyarakat umum juga dikeluhkan para pengusaha yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Para pengusaha hotel mengeluhkan okupansi atau jumlah unit terpakai mengalami penurunan pada musim mudik lebaran tahun ini.

Wakil Ketua Umum PHRI Maulana Yusran mengungkapkan, penurunan jumlah pengunjung hotel tidak dirasakan hanya di Pulau Jawa saja melainkan di berbagai daerah lain.

Mahalnya tiket pesawat diduga membuat pemudik tidak bisa memaksimalkan kunjungannya ke kampung halaman dan berlibur bersama keluarga dengan menikmati fasilitas hotel.

“Di daerah Jawa ada beberapa masih ada yang cukup baik karena transportasinya ada melalui darat, tetapi untuk daerah lain seperti Sumatera dan Kalimantan terkendala masalah tiket pesawat,” ujar Maulana Yusran saat dihubungi Suara.com.

Yusran menuturkan, pada mudik tahun ini jumlah pengunjung hotel mengalami pergeseran. Menurutnya, pemudik banyak yang menggunakan jalur darat menuju kampung halaman sehingga durasi kunjungan lebih singkat.

“Yang kita hitung sekarang berapa lama momentum tingkat hunian itu bisa tinggi. Kalau biasanya dari tahun ke tahun bisa lima atau tujuh hari kalau sekarang menjadi pendek antara dua hingga tiga hari,” tambahnya.

Penurunan jumlah pengunjung saat mudik lebaran baru terjadi pada tahun ini. Bahkan Yusran menegaskan banyak masyarakat memanfaatkan berlibur lebaran untuk bepergian keluar negeri.

“Tahun kemarin kita tidak ada masalah dengan tiket pesawat ya banyak masyarakat memanfaatkan momentum mudik ada berwisata ke daerah. Kalau sekarang berbeda mereka justru melakukan perjalan ke luar negeri,” terangnya.

Sedangkan untuk wilayah Jabodetabek Yusran menuturkan terjadi penurunan pengunjung. Menurutnya hal tersebut terjadi karena mayoritas pendatang yang memanfaatkan mudik ke kampung halaman.

“Momentum lebaran daerah lain seperti Jakarta tentu lebih rendah,” pungkasnya.

Seperti diketahui, kenaikan tiket pesawat terjadi pada maskapai Garuda Indonesia Group dan diikuti dengan Lion Air Group.

Mengingat di Tanah Air hanya ada maskapai tersebut, sehingga masyarakat tak memiliki pilihan lain untuk menggunakan pesawat yang lebih murah.

Jikalau pun ada pesawat murah yakni AirAsia, tak banyak memberikan kontribusi ke sektor lainnya, mengingat AirAsia hanya terbang di sedikit destinasi di Tanah Air.

BPK Dukung Kementan Tingkatkan Anggaran Riset Bidang Pertanian

Suara.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mendukung langkah Kementerian Pertanian untuk meningkatkan anggaran riset dan pengembangan pertanian. Sebab, Indonesia akan mengikuti persaingan global yang dinilai cukup ketat.

Anggota IV BPK, Rizal Djalil mengatakan, negara tetangga seperti Thailand sudah melangkah maju terlebih dahulu dalam pengembangan dan riset dalam bidang pertanian. Menurutnya, bila riset dan pengembangan pertanian ditingkatkan, produk Indonesia bisa bersaing di luar negeri.

“Dengan kemajuan riset dan pengembangan, produk-produk pangan yang selama ini sudah bagus, bisa menjadi lebih kompetitif lagi di pasar internasional,” ujar Rizal Djalil, Selasa (11/6/2019).

Menurut dia, komoditas pangan Indonesia memiliki potensi yang tinggi di pasar internasional. Dengan peningkatan riset komoditas pangan bisa bersaing seperti produk buah-buahan asal Thailand yang sudah mendunia.

“Tentu saja untuk meningkatkan aspek riset dan pengembangan menjadi lebih penting untuk menjadikan komoditas pangan kita jaya di pasar internasional,” katanya.

Selain itu, ia mengapresiasi capaian dan kinerja Kementerian Pertanian di bawah kepemimpinan Menteri Andi Amran Sulaiman. Diketahui pada tahun 2018 Kementan kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Menurutnya, raihan opini WTP tersebut menandakan pengelolaan anggaran di Kementan telah dilakukan secara akuntabel dan standar akutansi pemerintah. Selain itu Kementerian Pertanian menjadi satu-satunya kementerian yang tidak pernah terdapat Operasi Tangkap Tangan atau OTT.

Said Dudu Kuatkan Maruf Amin Tak Sah Jadi Calon Wakil Presiden untuk Jokowi

Suara.com – Mantan pejabat di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) M Said Didu memastikan bila cawapres nomor urut 01 Maruf Amin merupakan pejabat BUMN. Meskipun Maruf Amin terdaftar di anak perusahaan milik BUMN, namun statusnya tetap sama menjadi pejabat BUMN.

Hal tersebut disampaikan oleh Said Didu melalui akun Twitter miliknya @msaid_didu. Said Didu mengklaim ada pihak yang hendak menggiring opini bahwa Maruf Amin bekerja di anak perusahaan BUMN sehingga bukanlah pejabat BUMN.

Padahal, menurut Said Didu, siapapun yang bekerja di anak perusahaan BUMN maka menjadi pejabat BUMN.

Ada pihak yang giring opini seakan KMA bukan pejabat BUMN karena hanya pejabat anak perusahaan, saya jelaskan pejabat anak perusahaan BUMN adalah pejabat BUMN,” kata Said Didu seperti dikutip Suara.com, Selasa (11/6/2019).

Lebih lanjut, Said Didu menjelaskan bahwa penerapan hukum bagi pejabat di anak perusahaan BUMN sama halnya dengan BUMN pusat. Ia mencontohkan kasus pemberhentiannya dari PT Bukit Asam, anak perusahaan PT Inalum pada akhir 2018 lalu.

Penerapan hukum pejabat anak perusahaan BUMN sama dengan BUMN, banyak contoh termasuk pemberhentian saya sebagai komisaris PT BA (Bukit Asam) anak perusahaan Inalum dan lain-lain,” ungkap Said Didu.

Untuk diketahui, Tim Hukum capres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno mengajukan perbaikan permohonan sengketa hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (pilpres) 2019 ke Mahkamah Konstitusi. Salah satu poin yang ditambahkan terkait adanya dugaan pelanggaran Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) oleh cawapres nomor urut 01 Maruf Amin.

Hal tersebut dibantah oleh Wakil Ketua TKN Bidang Hukum Arsul Sani. Jabatan Maruf Amin sebagai Dewan Pengawas Syariah pada bank syariah seperti Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah bukan karyawan, atau direksi atau komisaris yang merupakan pejabat badan usaha berbentuk perseroan terbatas.

Seluruh Awak Penerbangan Dipastikan Bebas Narkoba Selama Arus Balik Lebaran

Suara.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan seluruh awak penerbangan bebas narkoba saat arus balik Lebaran 2019 dengan terus melakukan tes narkoba atau yang dikenal dengan RUN (Rapid Urine Napza).

Tes tersebut dilakukan secara acak kepada awak penerbangan yang dilakukan oleh Balai Kesehatan Penerbangan di beberapa bandara di Indonesia terutama di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten dan Halim Perdanakusuma Jakarta.

“Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh awak penerbangan yang akan melaksanakan tugas membawa penumpang pada arus balik, bebas dari penggunaan obat terlarang yang pastinya akan membahayakan keselamatan penerbangan” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti.

Ia menegaskan bebas dari narkoba menjadi syarat mutlak bagi seluruh penyedia jasa layanan penerbangan.

“Tidak hanya saat angkutan Lebaran, tapi kapan pun mereka ingin terbang harus bebas dari narkoba!” ujarnya.

Seluruh awak penerbangan menjalani tes RUN secara acak, termasuk pilot, pramugari, teknisi, FOO dan personel pengatur lalu lintas udara (ATC).

Kepala Balai Kesehatan Penerbangan Sri Murani Ariningsih menyatakan, bahwa sampai saat ini belum ada awak penerbangan yang ditemukan menggunakan narkoba.

Kalaupun ada yang terindikasi, kata dia, ternyata akibat dari konsumsi obat antibiotik atau mengkonsumsi obat batuk racikan dan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Balai Kesehatan Penerbangan dan Labkesda.

“Tidak ditemukan penggunaaan obat terlarang oleh para awak penerbangan, hanya temuan minor akibat mengkonsumsi obat antibiotik ataupun obat batuk racikan,” kata Sri.

Untuk diketahui pelaksanaaan RUN secara acak berdasarkan CASR (Civil Aviation Safety Regulation) yaitu CASR bagian 67 butir 67.19 yang menyatakan bahwa setiap personel penerbangan yang memiliki lisensi atau rating di bidang penerbangan harus bebas dari pengaruh narkoba atau obat terlarang.

Oleh karena itulah, untuk menjaga keselamatan penerbangan Ditjen Perhubungan Udara terus menerus melakukan pemeriksaan acak terhadap personel penerbangan. (Antara)

Ada Jalan Tol, Penjualan Batik Di Solo Malah Turun, Kok Bisa?

Suara.com – Penjualan batik di sentra kerajinan industri tersebut yang berada di Kampung Laweyan, Solo, Jawa Tengah tidak menunjukan angka peningkatan yang signifikan.

Alih-alih meningkat, tahun ini tingkat penjualan batik saat momen Lebaran justru merosot dibandingkan waktu yang sama pada tahun lalu.

Seorang pengusaha batik sekaligus pemilik Putra Batik Laweyan, Gunawan mengatakan, Lebaran tahun ini omzet penjualan meningkat tidak lebih dari 20 persen. Menurutnya, omzet tahun ini jauh menurun dibandingkan tahun lalu.

“Lebaran tahun ini penjualan memang meningkat, tapi kalau dibandingkan dengan momen yang sama di tahun-tahun sebelumnya jauh menurun,” urai Gunawan, Selasa (11/6/2019).

Gunawan menambahkan, tahun-tahun sebelumnya, saat Lebaran penjualan bisa meningkat sampai di atas 50 persen. Sementara di tahun ini, peningkatan penjualan tidak lebih dari 20 persen.

“Memang ada kenaikan, tidak sampai 20 persen. Jauh turun dibandingkan tahun-tahun lalu,” katanya.

Menurutnya, penurunan omzet saat Lebaran ini disebabkan banyak hal, seperti menurunnya daya beli masyarakat. Kemudian banyal mal yang melakukan obral murah, adanya produk impor dan juga adanya jalan tol Trans Jawa.

Gunawan mengatakan, sebelum beroperasi jalur bebas hambatan tersebut, banyak pemudik yang menyempatkan diri beristirahat di Solo dan mampir untuk membeli batik di Kampung Batik Laweyan.

“Tapi setelah ada jalan tol, tidak ada pemudik yang transit untuk beristirahat di Solo,” jelasnya.

Nenek Asal Bogor Ini Janji Jual Mobil Jika Rute LRT Diperpanjang

Suara.com – Salah satu warga Bogor, Lis (63) rela menyempatkan diri jauh-jauh ke Kelapa Gading untuk mengikuti uji coba publik kereta Lintas Rel Terpadu atau LRT Jakarta. Dia berharap LRT jalur Cibubur – Cawang juga segera selesai dibangun.

Lis menilai, pelayanan dan fasilitas baik di stasiun maupun di dalam gerbong kereta LRT pada hari pertama uji coba publik ini sudah maksimal.

“Ya kita harus pelihara, kita bantu, agar semua rapi terus, jangan dicoret-coret lagi, kayak kereta api yang dulu,” kata Lis kepada Suara.com, Selasa (11/6/2019).

Namun ia meminta LRT menambah jumlah gerbong dan rute agar bisa semakin banyak mengangkut penumpang dan menjangkau seluruh wilayah di Jabodetabek.

“Masih kurang ya, lebih banyak lebih baik dong, supaya keangkut semuanya, ya pasti sampai Bogor kalau bisa, ibu juga ada rumah di sentul, jadi enggak pakai mobil lagi,” harapnya.

Bahkan ia mengaku akan menjual mobilnya jika transportasi umum makin baik di Jabodetabek.

“Tadi saya bilang sama cucu, ah nanti kalau oma sudah tua mau oma jual saja mobil, mau naik kereta saja,” ungkap Lis.

Seperti diketahui, PT LRT Jakarta mulai hari ini memulai uji coba publik dengan rute Kelapa Gading – Velodrome melewati 5 stasiun mulai dari Stasiun Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, dan Velodrome Rawamangun. Praktis, hanya Stasiun Pegangsaan Dua yang belum dioperasikan selama uji publik ini.

Bagi calon penumpang bisa mencoba kereta Lintas Rel Terpadu rute Kelapa Gading-Velodrome dengan jarak tempuh 5,8 km dengan mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui website bit.ly/UjiPublikLRTJ.

Bank Dunia Suntik Pemprov Jabar Rp 1,4 Triliun Tuntaskan Sampah di Citarum

Suara.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mendapat bantuan dana sebesar 100 juta dolar Amerika atau sekitar Rp 1,4 triliun dari Bank Dunia untuk menyelesaikan persoalan sampah Sungai Citarum yang memang jadi sorotan dunia.

“Kita dapat dana dari Bank Dunia Rp 1,4 triliun. Dalam waktu satu minggu ini, kita harus presentasi ke Pemerintah Pusat dan Bank Dunia, uang Rp 1,4 triliun buat apa saja,” kata Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil, di Gedung Sate Bandung, Selasa (11/6/2019).

Ia mengatakan Pemprov Jawa Barat akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota/Kabupaten yang dilewati sungai Citarum dan koordinasi tersebut dilakukan untuk mengefisienkan dana bantuan itu dalam menyelesaikan persampahan Sungai Citarum.

Ia menambahkan, dana tersebut akan digunakan untuk edukasi, menyiapkan infrastruktur wilayah, lokasi pemilahan sampah, serta menyiapkan teknologi terkait sampah, termasuk fasilitas daur ulang sampah menjadi bahan bakar.

“Juga untuk menambahi truk sampah, membenahi manajemen sampah, mengatur zona-zona daur ulang sampah, dan lain-lain,” katanya.

Terkait fasilitas daur ulang sampah plastik menjadi bahan bakar, Emil mengaku tengah mencari lokasi strategis. Sedangkan untuk model teknologinya, masih dalam tahap pembahasan dan Pemprov Jawa Barat sangat terbuka dengan berbagai teknologi.

“Teknologi apa pun bisa dipakai, yang penting bisa menuntaskan masalah sampah,” ucapnya.

Kondisi sungai Citarum memang jadi keprihatinan dunia. Oleh karena itu, Bank Dunia bersedia mengeluarkan dana untuk mengatasinya. Persoalan Sungai Citarum sendiri pun sudah menjadi perhatian Pemerintah Pusat.

Perkembangan penataan Citarum, kata Emil, tergolong baik. Apalagi, semenjak Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi salah satu elemen dalam masalah teknis dan saat ini, di sepanjang Sungai Citarum sudah tidak ada lagi pemukiman. (Antara)

Populer Istilah Dikarenkan Karen Agustiawan, Pertamina: Belum Dengar

Suara.com – Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) periode 2009-2014 Karen Agustiawan menyebut, istilah “dikarenkan” di Pertamina tengah populer di lingkungan perusahaan pelat merah sektor migas tersebut.

Hal itu dikatakan Karen Agustiawan menjelang sidang vonis atas tuduhan dugaan melakukan korupsi pada Senin (10/6/2019) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

“Ini bukan seorang Karen Agustiawan. Ini ujungnya bahkan ke Pertamina, BUMN, investasi untuk Indonesia. Jangan sampai investasi Pertamina ujungnya ‘dikarenkan setelah 5 tahun lagi. Sekarang kata ‘dikarenkan’ lagi ngehits di Pertamina,” ungkap Karen.

Terkait hal tersebut, VP Corcom Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, bahwa pihaknya belum mendengar adanya istilah tersebut di lingkungan Pertamina.

“Maaf, kalau saya dan tim sepertinya belum mendengarnya (istilah dikarenkan)” kata Fajriyah kepada Suara.com, Selasa (11/6/2019).

Untuk diketahui, Karen Agustiawan divonis 8 tahun penjara dan juga didenda Rp 1 miliar dengan subsider 4 bulan kurungan.

Hakim Ketua Emilia Djaja Subagia pada Pengadilan Tipikor Jakarta menyatakan Karen terbukti melakukan korupsi investasi Blok Basker Manta Gummy (BMG) di Australia.

“Menyatakan terdakwa Karen Agustiawan telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” kata Emilia Djaja Subagia.

Karen dan kawan-kawan dinilai telah memutuskan untuk melakukan investasi ‘participationg interest’ di blok BMG Australia tanpa adanya ‘due dilligence’ dan analisa risiko yang ditindaklanjuti dengan penandatangan Sale Purchase Agreement (SPA) tanpa adanya persetujuan bagian legal dan Dewan Komisaris Pertamina sehingga memperkaya diri sendiri atau orang lain yaitu ROC Oil Company (ROC) Limited Australia dan merugikan keuangan negara sebesar Rp 568,06 miliar.

Terkait perkara ini, dua orang yang disebut bersama-sama melakukan korupsi bersama Karen sudah divonis bersalah. Manager Merger dan Akusisi Pertamina 2008-2010 Bayu Kristanto divonsi bersalah dan dijatuhi pidana penjara selama 8 tahun ditambah denda Rp 1 miliar subsider 4 bulan kurungan.

Sedangkan mantan Direktur Keuangan Pertamina Ferederick ST Siahaan divonis 15 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Namun majelis hakim tidak menjatuhkan pidana tambahan uang pengganti kepada Bayu dan Ferederick karena menilai Bayu tidak menerima uang terkait investasi ini.

Siap Hadapi Era Industri 4.0, Kementan Andalkan Combine Harvester

Suara.com – Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan siap menghadapi era industri 4.0 dengan mekanisasi pertanian. Salah satu yang menjadi andalan adalah alat mesin pertanian (alsintan) pemanen kombinasi (combine harvester).

Combine harvester adalah mesin yang memanen tanaman serealia. Mesin ini, seperti namanya, merupakan kombinasi dari tiga operasi yang berbeda, yaitu menuai, merontokkan, dan menampi, dijadikan satu rangkaian operasi.

“Di antara serealia yang dipanen antara lain padi, gandum, oat, rye, barley, jagung, kedelai, dan flax. Ini adalah salah satu penemuan penting di bidang pertanian yang mampu menghemat biaya tenaga kerja dan mengefisiensikan usaha tani,” ujar Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy, Jakarta, Senin (10/6/2019).

Mesin panen combine jenis ini dikembangkan di Jepang. Mesin ini hanya mengumpankan bagian malai padi, yang dipotong ke bagian perontok mesin. Gabah hasil perontokan dapat ditampung dalam karung atau tangki penampung gabah sementara.

Bagian pemotong dari mesin ini adalah hampir sama dengan bagian pemotong dari binder, bagian pengikatnya digantikan dengan bagain perontokan.

Jerami, setelah perontokan, bisa dicacah kecil-kecil sepanjang 5 centimeter dan ditebar di atas lahan, atau tidak dicacah, tetapi diikat dan dilemparkan ke satu sisi, untuk kemudian dikumpulkan untuk kemudian dapat dimanfaatkan untuk hal lain.

Combine jenis ini tersedia dalam tipe dorong maupun tipe kemudi. Lebar pemotongan bervariasi, dari 60 centimeter hingga 1,5 meter. Engine yang digunakan bervariasi, yaitu dari 7 hingga 30 hp. Karena jauh lebih berat daripada binder, makan bagian penggerak majunya dibuat dalam bentuk trak karet (full track rubber belt).

“Kecepatan maju berkisar antara 0,5 hingga 1 meter per detik. Dengan memperhitungkan waktu belok dan waktu pemotongan dengan manual di bagian pojok lahan, biasanya waktu yang dibutuhkan untuk pemanenan berkisar 2 jam per hektare,” jelasnya.

Untuk mensukseskan program pemerintah, Kementan telah memberikan bantuan alat dan mesin pasca panen yang dikelola melalui Brigade Alsintan dengan sistem pinjam kepada kelompok tani.

“Kami berharap, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk peningkatan produksi tanaman padi dan palawija dalam rangka meningkatkan produksi pangan,” pungkasnya.

Penampakan Motoris Pertamina Siap Layani Pemudik yang Kehabisan Bensin

Suara.com – Selain menyediakan titik tambahan untuk pengisian BBM, Pertamina juga menyediakan layanan Motoris pengantar BBM untuk konsumen yang membutuhkan pengantaran BBM pada kondisi emergency di sepanjang jalur mudik.

Motoris menjadi andalan ketika keadaan darurat atau ketika macet agar mobil pemudik tidak kehabisan bahan bakar.

Pada arus balik lebaran, motoris Pertamina telah siaga mengantarkan BBM kepada beberapa pemudik yang sedang melakukan perjalanannya.

Salah satu pemudik yang memanfaatkan layanan ini, Andria, hampir kehabisan bahan bakar ketika melintas di sekitar wilayah Pelabuhan Bakauheni Lampung.

“Khawatir, karena memang sudah menunjukkan ‘E’ bahan bakarnya. Kami langsung menelfon 135 untuk memesan Pertamax ketika itu,” ujar Andria.

Akhirnya pukul 22.50 WIB, motoris yang berangkat dari SPBU 24.355.85 di Jalan Raya Bakauheni tiba ke posisi yang dijelaskan Andria.

Saat tiba, motoris langsung melayani pengisian 20 liter Pertamax ke mobil Andria.

“Sangat menghargai karena setelah menelfon 135 langsung direspon baik oleh Pertamina. Terima kasih banyak sudah membantu kelancaran perjalanan mudik kami tahun ini,” katanya.

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman mengatakan, sepanjang jalur mudik dan wisata pada arus balik ini, personil motoris disiagakan sebanyak 200 motoris.

“Ratusan Motoris pengantar BBM, baik pada masa arus mudik dan arus balik kita siagakan. Tentunya segala macam dinamika di lapangan yang perlu diantisipasi sudah kita siapkan solusinya agar layanan yang diberikan Pertamina dapat memenuhi kebutuhan para pemudik tahun ini,” pungkasnya.

Tiket Pesawat Mahal, Pengusaha Sebut Okupansi Hotel Menurun saat Lebaran

Suara.com – Pengusaha hotel mengeluhkan okupansi atau unit terpakai yang mengalami penurunan pada musim mudik lebaran 2019. Penurunan jumlah tersebut akibat imbas dari mahalnya tiket pesawat.

Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran mengatakan, penurunan jumlah pengunjung tidak dirasakan hanya di Pulau Jawa saja. Mahalnya tiket pesawat dinilai membuat pemudik tidak bisa memaksimalkan kunjungannya kekampung halamannya.

“Di daerah Jawa ada beberapa masih ada yang cukup baik, karena transportasinya ada melalui darat, tetapi untuk daerah lain seperti Sumatera dan Kalimantan terkendala masalah tiket pesawat,” ujar Maulana Yusran saat dihubungi Suara.com, Senin (10/6/2019).

Yusran menuturkan, pada mudik tahun ini jumlah pengunjung hotel mengalami pergeseran. Menurutnya pemudik banyak yang menggunakan jalur darat menuju kampung halaman, sehingga durasi kunjungan lebih singkat.

“Yang kita hitung sekarang berapa lama momentum tingkat hunian itu bisa tinggi. Kalau biasanya dari tahun ke tahun bisa lima atau tujuh hari, kalau sekarang menjadi pendek antara dua hingga tiga hari,” tambahnya.

Ia menyebut penurunan jumlah pengunjung saat mudik lebaran baru terjadi pada tahun ini. Bahkan, Yusran menegaskan banyak masyarakat memanfaatkan berlibur lebaran untuk bepergian keluar negeri.

“Tahun kemarin kita tidak ada masalah dengan tiket pesawat ya, banyak masyarakat memanfaatkan momentum mudik ada berwisata ke daerah. Kalau sekarang berbeda, mereka justru melakukan perjalan ke luar negeri,” terangnya.

Untuk wilayah Jabodetabek, Yusran mengatakan terjadi penurunan pengunjung. Menurutnya hal tersebut terjadi karena mayoritas pendatang yang memanfaatkan mudik ke kampung halaman.

“Momentum lebaran daerah lain seperti Jakarta tentu lebih rendah,” pungkasnya.

Gelar RUPS Tahunan, MPMX Tebar Dividen Rp 480 per Lembar Saham

Suara.com – PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk, perusahaan konsumer otomotif, menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST). Dalam RUPST, direksi memutuskan untuk membagikan dividen ke pemegang saham.

Group Chief Executive Officer MPMX Suwito Mawarwati mengatakan, perseroan membagikan dividen sebesar Rp 480 per saham atau sebesar Rp 2,1 triliun.

“Jumlah ini setara dengan 35,6 persen terhadap harga saham perseroan saat penutupan hari Jumat. Sisanya akan disisihkan untuk menambah saldo laba atau retained earnings perseroan,” kata Suwito, Senin (10/6/2019).

Suwito menuturkan, MPMX meraup laba bersih sebesar Rp 3,7 triliun pada tahun 2018, terutama didukung oleh divestasi strategis bisnis pelumas.

Sementara pada kuartal pertama tahun 2019, MPMX berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan yang positif dari seluruh segmen bisnis sebesar Rp 3,9 triliun. Pertumbuhan itu meningkat 8,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Tanda yang menggembirakan ini menunjukkan MPMX berada dalam posisi yang kuat untuk dapat mengembangkan perseroan melalui berbagai saluran,” tutur dia.

Suwito menambahkan, MPMX optimistis masih ada potensi kuat untuk membuka pertumbuhan lebih lanjut dari bisnis yang ada, di antaranya MPMRent, MPMInsurance dan MPMFinance.

“Kami sangat optimistis pertumbuhan laba akan terus bertumbuh hingga akhir tahun. Selain berfokus pada optimalisasi bisnis yang sudah ada, kami terus mencari peluang merger dan akuisisi di industri otomotif.”

Minta Tunda Bayar Jasa Kebandaraan, Begini Maksud Lion Air

Suara.com – Maskapai penerbangan Lion Air Group mengakui bahwa sempat meminta penundaan pembayaran jasa kebandarudaraan kepada Angkasa Pura I. Penundaan pembayaran ini dimintanya ke 13 bandara yang dikelola AP I.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro tak menjelaskan secara gamblang terkait alasan penundaan pembayaran tersebut.

Akan tetapi, Danang meminta kepada pengelola bandara untuk memperlakukan hal yang sama dengan maskapai lainnya.

“Lion Air Group meminta kepada pengelola bandar udara agar hal yang terkait dengan kewajiban pembayaran diperlakukan sama dengan operator penerbangan lainnya,” kata Danang dalam keterangannya yang diterima Suara.com, Senin (10/6/2019).

Adapun penundaan pembayaran pada periode Januari – Maret 2019. Danang membeberkan, penundaan ini telah disampaikan secara tertulis kepada pengelola bandara.

“Lion Air Group bersama pihak pengelola bandar udara sebagaimana dimaksud telah melakukan pertemuan resmi dan sudah menyepakati secara tertulis terkait dengan termin pembayaran kewajiban Januari, Februari, Maret 2019 dan pembayaran sudah dilaksanakan,” imbuh dia.

Kendati demikian, Danang memastikan untuk pembayaran jasa kebandarudaraan pada bulan April akan dibayarkan secara normal.

“Pembayaran kewajiban April dan seterusnya dilakukan secara normal (tidak ada penundaan),” tukas dia.

Menteri Rini: Holding Infrastruktur Dalam Waktu Dekat Selesai

Suara.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan proses penggabungan perusahaan BUMN sektor infrastruktur atau holding infrastruktur akan selesai dalam waktu dekat. Sementara untuk holding BUMN lain masih dalam tahap proses.

“Dalam proses, semua holding yang infrastruktur insya Allah dalam waktu dekat sudah selesai,” ujar Rini usai menghadiri acara halalbihalal di Gedung Sinergi 8, Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019).

Untuk diketahui, Kementerian BUMN tengah mempercepat holding BUMN pada sektor infrastruktur. Hingga akhir tahun 2018, pihaknya tengah menunggu Peraturan Pemerintah (PP) terkait holding infrastruktur yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.

Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra Samal mengatakan, pihaknya sedang berusaha agar PP holding infrastruktur segera ditandatangani Presiden Jokowi.

Adapun, holding BUMN infrastruktur terdiri dari PT Hutama Karya (Persero), PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Yodya Karya (Persero), dan PT Indra Karya (Persero).

Terungkap! Lion Air Pernah Minta Penundaaan Bayar Jasa Kebandaraan

Suara.com – Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero), Faik Fahmi mengakui bahwa maskapai penerbangan Lion Air Group sempat meminta penundaan pembayaran jasa kebandarudaraan. Menurutnya permasalahan tersebut sudah lama terjadi dan saat ini sudah terselesikan.

Diketahui penundaan pembayaran yang diminta oleh Lion Air Group ke 13 bandara yang dikelola AP I. Faik membeberkan surat yang dilayangkan sudah ada sejak bulan Januari 2019.

“Itu sebenarnya berita lama, sempet ada diskusi pembahasan. Tapi sudah tidak masalah sebenarnya,” ujar Faik Fahmi di Gedung Sinergi 8 Kementerian BUMN, Senin (10/6/2019).

Faik menambahkan untuk pihak maskapai lain tidak ada yang menunda pembayaran jasa kebandarudaraan. Namun ia tidak menyebutkan nominal penundaan jasa oleh Lion Air Group.

“Sudah ada pembicaraan dengan kita aksi korporasi dan sudah ada diskusi. Cuma yang saya kaget kok baru muncul sekarang, Itu kan sudah lama sekali. Saya tidak hafal angkanya,” terangnya.

Sebelumnya, Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan penundaan pembayaran terjadi pada periode Januari-Maret 2019. Danang membeberkan, penundaan ini telah disampaikan secara tertulis kepada pengelola bandara.

Selain itu pihaknya meminta kepada pengelola bandara untuk memperlakukan hal yang sama dengan maskapai lainnya.

“Lion Air Group meminta kepada pengelola bandar udara agar hal yang terkait dengan kewajiban pembayaran diperlakukan sama dengan operator penerbangan lainnya,” kata Danang dalam keterangannya yang diterima Suara.com, Senin (10/6/2019).

Tiket Mahal, Banyak Pesawat Diparkir saat Musim Mudik dan Balik Lebaran

Suara.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui, minat pemudik musim liburan Idul Fitri 1440 Hijriah tahun 2019 untuk menggunakan pesawat terbilang sepi. Bahkan saking sepinya, banyak pesawat yang tidak dioperasikan.

Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II ini menerangkan, penyebab sepinya penumpang pesawat karena tarif tiket yang terbilang tetap tinggi.

“Penyebabnya tentu adanya pengurangan jumlah pesawat. Jadi saya dengar ada pesawat-pesawat yang tidak dioperasikan,” kata Budi Karya di Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019).

Budi Karya menuturkan, dengan tak beroperasinya banyak pesawat, maka membuat penumpang pesawat turun. Dia mengungkapkan penurunan pemudik pesawat udara sebesar 15 persen.

“Tentunya (penurunan penumpang) juga karena harga ya,” tutur dia.

Menhub juga mengungkapkan pada mudik lebaran tahun ini penerbangan tambahan juga sedikit dioperasikan.

Berdasarkan data SIASATI Kemenhub, penumpang pesawat pada mudik lebaran dari periode H-7 Hingga H+4 tercatat 2,74 juta orang.

Jumlah itu turun 29,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 3,89 juta orang.

Tol Jakarta-Cikampek Macet Parah, Menhub: Harusnya Jangan Balik Tanggal 9

Suara.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjelaskan penyebab kemacetan parah yang terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada Minggu (9/6/2019) malam.

Menurut Menhub, pemicu kemacetan itu karena pemudik kembali ke Jakarta di hari yang sama sehingga terjadi penumpukan kendaraan.

“Jadi begini ya, kan saya memang menyarankan jangan tanggal 9. Tanggal 9 itu pasti bermasalah. Tapi karena keharusan ke kantor, maka itulah yang diambil,” kata Budi Karya di Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019).

Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II ini menuturkan, jika pemudik melakukan arus balik pada tanggal 7 Juni, maka kemacetan pada wakti tersebut tak akan terjadi.

Padahal, sambung Budi Karya, pihaknya sudah meminta kepada pengelola tol untuk memberikan diskon tarif tol pada agar masyarakat tak arus balik pada tanggal 9 Juni.

“Kalau misalnya tanggal 6 sudah dicicil, atau tanggal 7, makanya kita secara khusus minta kepada BUJT melaksanakan kegiatan diskon,” imbuh dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tol Cikopo-Palimanan wilayah Purwakarta hingga tol Jakarta-Cikampek mengalami kondisi padat merayap, bahkan macet total, menyusul panjangnya antrean kendaraan di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, Minggu (9/6/2019) sore hingga malam.

Seperti dilansir Antara, kepadatan arus lalu lintas atau arus balik lebaran 2019 itu terpantau sejak di Kilometer 90 Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) hingga Kilometer 70 Gerbang Tol Cikampek Utama.

Antrean kendaraan yang didominasi kendaraan dari Cirebon menuju Jakarta mengular di gerbang tol tersebut. Panjang antreannya diperkirakan lebih dari 10 kilometer.

Selepas Gerbang Tol Cikampek Utama, arus lalu lintas kemudian juga tersendat di Kilometer 66 tol Jakarta-Cikampek.

Berharap BUMN Bisa Lebih Baik, Menteri Rini: Supaya Jauh dari Korupsi

Suara.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meminta pada seluruh bawahannya untuk bekerja dengan baik pasca lebaran 2019. Rini kemudian berharap perusahaan BUMN terbebas dari korupsi.

“Insya Allah tahun ini BUMN bisa lebih baik supaya kita selalu jauh dari korupsi, dapat lakukan tugas kita dengan baik,” ujar Rini seusai menghadiri acara halal bi halal bersama jajaran Kementerian BUMN di Gedung Sinergi 8, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019).

Dalam kesempatan ini, Rini juga mengapresiasi perusahaan BUMN yang turut mensukseskan jalannya mudik lebaran 2019. Menurutnya mudik pada tahun ini mengalami peningkatan pada angkutan laut.

“Tahun ini alhamdulillah seperti jalan tol berjalan dengan lancar, kereta api juga pelayanan sangat baik, yang paling cukup melonjak juga adalah kapal laut pemakai cukup banyak,” kata dia.

Menurut Rini pemudik yang menggunakan kapal laut paling banyak dengan tujuan pulau Sumatera. Ia menyebut pelayanan jalan tol untuk mudik lebaran pada tahun ini dinilai cukup baik dari tahun sebelumnya.

“Kami juga senang bahwa masyarakat banyak yang gunakan ferry untuk ke Sumatera dengan gunakan jalan tol jadi Alhamdulillah kami cukup baik,” terangnya.

Baru Pulang Liburan, Menteri Rini Belum Tahu Rencana Maskapai Asing Masuk RI

Suara.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengklaim belum mengetahui rencana pemerintah yang akan mengundang maskapai penerbangan asing untuk melayani rute domestik di Indonesia.

Rini mengatakan, dirinya belum mengetahui rencana tersebut lantaran baru selesai melaksanakan mudik dan liburan bersama keluarga.

“Saya belum tahu, belum baca, orang baru pulang dari liburan. Sekali-kali liburan,” ujar Rini setelah menghadiri acara halal bi halal di Gedung Sinergi 8, Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019).

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana untuk mengundang maskapai asing ke Indonesia. Hal ini dilakukan jika Garuda Indonesia dan Lion Air tidak mampu menyediakan harga tiket lebih murah.

Sementara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akan melakukan evaluasi tarif batas atas (TBA) tiket pesawat hingga rencana mengundang maskapai asing ke dalam negeri.

Hal tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti mahalnya harga tiket pesawat.

“Kita jadwalkan nanti minggu depan pak Menko kembali nanti akan kita evaluasi,” ujar Susiwijono.

Teken Kontrak Pengelolaan Blok Anambas, ESDM Raih Investasi Rp 462,5 T

Suara.com – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendapatkan investasi dari perusahaan kontraktor Konsorsium Kufpec Indonesia senilai 32,5 juta dolar AS atau setara Rp 462,5 triliun.

Nilai investasi tersebut diraih pemerintah dari kontrak Bagi Hasil Gross Split untuk Wilayah Kerja (WK) Anambas. 

“Ini adalah momentum untuk kompak Dan menunjukkan kepada kalian semua bahwa pemerintah Indonesia serius berkomitmen,” kata Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (10/6/2019).

Arcandra menerangkan, dengan investasi tersebut Konsorsium Kupfec nantinya akan mengeksplorasi minyak dan gas yang ada di WK Anambas. Sementara waktu ekplorasi tersebut dibatasi hingga 30 tahun ke depan.

“Kita mengharapkan setiap investasi yang datang ke sini rawat dengan baik agar mereka lihat pemerintah serius mengundang mereka datang, sehingga kita bisa mengambil sesuatu yang bisa dimanfaatkan secara win win,” tutur dia.

Sebagaimana diketahui, hingga saat ini terdapat 42 blok migas yang menggunakan skema gross split, dengan rincian blok hasil lelang sebanyak 16 blok, terminasi 21 blok, dan amandemen sebanyak 5 blok.

Konsorsium Kufpec Indonesia B.V. resmi menjadi kontraktor yang akan mengelola blok di Kepulauan Riau itu dengan jangka waktu sekitar 30 tahun.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2017 yang mengatur Perlakuan Perpajakan Pada Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi dengan Kontrak Bagi Hasil Gross Split, maka Kontraktor akan mendapatkan insentif pajak tidak langsung antara lain dibebaskan dari pemungutan bea masuk, pajak dalam rangka impor (PDRI), pajak pertambahan nilai (PPN), dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) atas bahan-bahan, barang dan peralatan yang yang diimpor dalam rangka Operasi Minyak dan Gas Bumi, serta mendapat pengurangan pajak bumi dan bangunan (PBB) sebesar 100 persen sampai dengan dimulainya produksi komersial.

Mengingat resiko dan modal investasi ditanggung oleh Kontraktor, maka dalam hal penghasilan setelah pengurangan biaya operasi masih terdapat kerugian, kerugian tersebut dapat dikompensasikan dengan penghasilan mulai tahun pajak berikutnya berturut-turut sampai dengan 10 (sepuluh) tahun.

Melalui Kontrak Bagi Hasil Gross Split ini, sesuai Peraturan Menteri ESDM No 52 Tahun 2017 yang merupakan revisi Peraturan Menteri ESDM No.8 Tahun 2017. Apabila diperlukan, Menteri dapat memberikan tambahan split untuk membantu komersialisasi wilayah kerja pada saat POD untuk suatu tingkat keekonomian tertentu.

Harga Tiket Mahal, BPS: Penumpang Pesawat Drop 28,48 Persen April 2019

Suara.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penumpang pesawat udara domestik pada April 2019 sebanyak 5,7 juta. Angka itu turun 6,26 persen jika dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 6,03 persen.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, jika dibandingkan dengan tahun lalu penumpang pesawat udara juga turun drastis sebesar 7,91 juta orang atau 28,48 persen.

“Kalau yoy turun cukup tajam 28,48 persen,” kata Suhariyanto di Kantor BPS Pusat, Jakarta, Senin (10/6/2019).

Menurut Suhariyanto, penurunan penumpang pesawat tersebut salah satunya karena masih tingginya harga tiket pesawat. Sehingga, masyarakat mengalihkan ke transportasi lain.

“Di satu sisi kenaikan harga tiket, tapi di satu sisi transportasi darat sudah bagus,” tutur dia.

Sementara, angkutan lainya seperti kereta api dan laut mengalami kenaikan. Pada angkutan kereta api alami kenaikan 0,16 persen dari 35,75 juta orang pada bulan Maret 2019 menjadi 35,81 juta orang pada April 2019.

Sedangkan, pada angkutan laut pada April 2019 sebesar 1,81 juta orang atau naik 5,30 persen dibandingkan Maret 2019 sebesar 1,70 juta orang.

Peringkat Utang Naik, BI: Bukti Ekonomi Indonesia Bakal Membaik

Suara.com – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyambut baik dengan dinaikkannya peringkat utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat Standard and Poor’s (S&P) di atas layak investasi BBB.

Menurut Perry, kenaikan peringkat tersebut membuktikan S&P percaya bahwa perekonomian Indonesia bakal membaik.

“Kenaikan rating ini alhamdulillah ini adalah karunia Allah yang betul-betul sangat besar terhadap Indonesia,” kata Perry di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019).

Selain itu, Perry menuturkan, kenaikan peringkat tersebut juga karena kepercayaan lembaga pemeringkat terhadap kebijakan BI, OJK, bersama pemerintah.

Kebijakan itu yang membuat perekonomian dalam negeri tetap kondusif di tengah ketidakpastian global.

“Baik dari kebijakannya pemerintah fiskal maupun juga koordinasi dengan BI, kebijakan moneter juga di sektor keuangan itu yang sangat erat. Juga kebijakan-kebijakan reformasi struktural yang di berbagai pihak,” ujar dia.

“Jadi kebijakan, bagaimana mendorong ekspor, bagaimana kemudian mendorong industri dalam negeri, mendatangkan PMA, maupun perbaikin iklim investasi. Jadi dua hal itu yg menunjukkan kepercayaan dari lembaga pemeringkat seperti S&P, sehingga menaikkan peringkat Indonesia dua titik, dua tingkat,” imbuhnya.

Pemerintah: Perang Dagang Mereda Bila Pertumbuhan Ekonomi AS Turun

Suara.com – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian meyakini perang dagang antara Amerika Serikat dengan China dapat mereda. Menurutnya tensi perang dagang antar kedua negara itu ditentukan pada triwulan II 2019.

Deputi Bidang Koordinasi Makro dan Keuangan, Iskandar Simorangkir menjelaskan, bila pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat menurun bisa dipastikan perang dagang akan melonggar. Bahkan ketegangan perang dagang tidak akan berlangsung lama.

“Kalau pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat turun, saya termasuk yakin tidak mungkin Amerika Serikat ngotot terus menerus perang dagang, tensi tinggi seperti sekarang ini,” ujar Iskandar Simorangkir, Senin (10/6/2019).

Iskandar memberi contoh, dampak perang dagang tidak terjadi pada negara Vietnam dan India. Pihaknya menyarankan untuk mengurangi impor dan meningkatkan ekspor untuk produk dalam negeri yang bisa diproduksi seperti negara China.

“Negara berkembang yang belum turun itu Vietnam, India selebihnya growth ekspornya udah negatif. Maka kita sudah melakukan langkah-langkah terkait ekspor produk China yang sejenis ke Amerika,” tambahnya.

Menurutnya nilai ekspor pada triwulan I 2019 mengalami kontraksi minus 2,3 persen. Bahkan impor berkontraksi lebih besar dari pada ekspor sehingga harus ditekan seperti barang belanja modal.

“Memang salah satu cara mengerem dulu impor yang tidak berpengaruh langsung dan bisa diproduksi dalam negeri. Ngaruh langsung itu misalnya barang-barang belanja modal, kalo mesin-mesin bagus untuk investasi, ya jangan di rem,” tuturnya.

Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan Divonis 8 Tahun Penjara

Suara.com – Mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan divonis 8 tahun penjara, Senin (10/6/2019). Karen Agustiawan juga didenda Rp 1 miliar dengan subsider 4 bulan kurungan.

Hakim Ketua Emilia Djaja Subagia pada Pengadilan Tipikor Jakarta menyatakan Karen terbukti melakukan korupsi investasi Blok Basker Manta Gummy (BMG) di Australia.

“Menyatakan terdakwa Karen Agustiawan telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” kata Emilia Djaja Subagia.

Dalam perkara ini Direktur Utama PT Pertamina 2009-2014 Karen Galaila Agustiawan dituntut 15 tahun penjara serta pidana denda sejumlah Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan ditambah hukuman uang pengganti Rp284 miliar karena dinilai terbukti mengabaikan prosedur investasi di Pertamina dalam “participating interest” (PI) atas blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia tahun 2009.

Sebelumnya, jaksa menilai Karen Galaila Agustiawan selaku Direktur Hulu PT Pertamina periode 2008-2009 dan Dirut PT Pertamina periode 2009-2014 bersama-sama dengan Direktur Keuangan PT Pertamina Ferederick ST Siahaan; Manager Merger dan Akusisi PT Pertamina 2008-2010 Bayu Kristanto dan Legal Consul and Compliance Genades Panjaitan telah melakukan perbuatan melawan hukum.

Karen dan kawan-kawan dinilai telah memutuskan untuk melakukan investaasi ‘participationg interest’ di blok BMG Australia tanpa adanya ‘due dilligence’ dan analisa risiko yang ditindaklanjuti dengan penandatangan Sale Purchase Agreement (SPA) tanpa danya persetujuan bagian legal dan Dewan Komisaris PT Pertamina sehingga memperkaya diri sendiri atau orang lain yaitu ROC Oil Company (ROC) Limited Australia dan merugikan keuangan negara sebesar Rp568,066 miliar.

Terkait perkara ini, dua orang yang disebut bersama-sama melakukan korupsi bersama Karen sudah divonis bersalah. Manager Merger dan Akusisi PT Pertamina 2008-2010 Bayu Kristanto divonsi bersalah dan dijatuhi pidana penjara selama 8 tahun ditambah denda Rp1 miliar subsider 4 bulan kurungan.

Sedangkan mantan Direktur Keuangan PT Pertamina Ferederick ST Siahaan divonis 15 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Namun majelis hakim tidak menjatuhkan pidana tambahan uang pengganti kepada Bayu dan Ferederick karena menilai Bayu tidak menerima uang terkait investasi ini.

BPS: Kunjungan Wisman Pada April 2019 Turun 2,74 Persen

Suara.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah wisatawan mancanegara atau wisman yang datang ke Indonesia pada April 2019 sebesar 1,30 juta kunjungan. Angka itu turun 2,74 persen jika dibandingkan Maret 2019 yang mencapai 1,34 juta kunjungan.

Kepala BPS, Suhariyanto menerangkan, kunjungan wisman masih didominasi dari pintu masuk udara sebesar 773,8 ribu kunjungan. Sedangkan, pintu masuk wisman lainnya melewati laut sebesar 334,88 ribu kunjungan, dan darat sebanyak 185,05 ribu kunjungan.

“Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia yang datang melalui pintu masuk udara pada April 2019 alami penurunan sebesar 8,82 persen dibanding jumlah kunjungan periode yang sama tahun lalu,” kata Suhariyanto di Kantor BPS Pusat, Jakarta, Senin (10/6/2019).

Namun, jika dibandingkan pada tahun lalu jumlah wisman pada April 2019 mengalami kenaikan tipis sebesar 0,11 persen.

“Sementara secara kumulatif, Januari-April 2019, jumlah kunjungan wisman capai 5,12 juta kunjungan naik 3,22 persen dibanding periode yang sama tahun lalu,” ujar Suhariyanto.

Sementara dilihat dari negaranya, wisman asal Malaysia tercatat yang paling banyak berkunjung. Kemudian diikuti oleh wisman asal China masing-masing sebesar 256,3 ribu kunjungan dan 171,6 kunjungan.

“Wisman dari ASEAN pada April 2019 kenaikannya tertinggi dibanding tahun lalu periode yang sama sebesar 13,28 persen,” imbuh dia.

Mei Inflasi 0,68 Persen, Gubernur BI: Biasa Ramadan Lebaran

Suara.com – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebut, terjadinya inflasi pada bulan Mei 2019 itu hal yang biasa. Karena, pada bulan tersebut ada momen Ramadan dan Lebaran.

Sehingga, menurut Perry pada momen tersebut beberapa harga komoditas mengalami kenaikan.

“Biasa kalau di Ramadan, memang sedikit lebih tinggi dari yang kita perkirakan. Ingat sebelum Ramadan, pemantauan harga kami sampai minggu keempat, itu kan 0,47 persen. Ternyata ada beberapa komoditas seasonal memang lebih tinggi dari perkiraan. Tapi kami yakini ini musiman lebaran,” kata Perry usai Halal Bihalal di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019).

Kendati demikian, Perry meyakini inflasi pada tahun ini bakal rendah. Bahkan, di bawah target pemerintah dan BI yang sebesar 3,5 persen.

“Insha Allah inflasi akan rendah terkendali, perkiraan kami akan mendekat 3,2 persen atau 3,1 persen bahkan di akhir tahun,” imbuh Perry.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Mei 2019 mengalami inflasi 0,68 persen. Artinya beberapa komoditas harga mengalami kenaikan.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, inflasi tersebut didapatkan setelah BPS memantau 82 kota pada April 2019.

“Secara umum beberapa komoditas mengalami kenaikan. Inflasi Mei 0,68 persen agak tinggi, sedangkan inflasi tahun kalender 1,48 persen, serta kalau dari tahun ke tahun 3,23 persen,” kata Suhariyanto di Kantor BPS Pusat.

Inflasi Mei 2019 Lebih Tinggi dari 2 Tahun Lalu, Ternyata Ini Penyebabnya

Suara.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada bulan Mei 2019 terjadi inflasi 0,68 persen. Dilihat dari statistik inflasi pada Mei 2019 ini lebih tinggi dibandingkan Mei 2018 dan 2017 yang sebesar 0,39 persen dan 0,21 persen.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, tingginya inflasi pada bulan Mei 2019 ini karena perbedaan situasi bulan Ramadan.

Dia menerangkan, pada tahun 2017 dan 2018 Ramadannya jatuh pada 25 Mei dan 15 Juni, sehingga inflasinya terbagi dua antara bulan Mei hingga Juni.

“Sehingga Ramadan di Bulan Mei ini, maka kenaikan harganya akan menumpuk di Mei. Kemungkinan besar di Juninya rendah, jadi situasinya agak berbeda,” kata Suhariyanto di Kantor BPS Pusat, Jakarta, Senin (10/6/2019).

Sementara itu, dilihat dari tahun ke tahun (yoy), menurut pria yang akrab disapa Kecuk ini mengatakan, inflasi di Bulan Mei masih terjaga sebesar 3,32 persen.

Dia memperkirakan inflasi bakal terus terkendali hingga akhir tahun, bahkan di bawah target pemerintah 3,5 persen.

“Dengan angka ini maka inflasi yoy adalah 3,32 persen lebih rendah dari inflasi Mei 2017 yang 4,33 persen sedikit lebih tinggi dibanding Mei 2018 3,23 persen,” ucap dia.

Sebelumnya, Suhariyanto mengungkapkan, penyebab inflasi Mei 2019 karena kenaikan harga cabai merah, daging ayam ras, bawang putih, ikan segar, tarif angkutan udara, tarif antar kota, tarif kereta api, serta tarif parkir.

“Sementara komoditas yang mengalami penurunan harga yaitu bawang merah dan beras,” tutur dia.

Anies Ajak Warga Jakarta Pantau Harga Sembako Lewat Aplikasi IPJ

Suara.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat Ibu Kota mengunduh aplikasi Info Pangan Jakarta (IPJ) untuk memantau harga bahan pokok di pasar. Aplikasi ini juga bisa digunakan warga untuk mengontrol harga pasar.

Menurut Anies, melalui aplikasi ini, warga Jakarta bisa memantau harga bahan pokok mulai dari beras hingga sayur-sayuran.

“Silahkan di download di mobile phone, Apple atau Playstore. Di situ nanti masyarakat bisa mendapatkan info langsung tentang harga. Contoh nih, Tepung terigu harganya Rp 8 ribu per kilo, itu turun, yang naik nih tomat, naik Rp 400. Jadi seluruh info ada di sini,” kata Anies di Balai Kota, Senin (10/6/2019).

Aplikasi ini disebut Anies bisa ditujukan kepada masyarakat, jika pedagang memainkan harga pasar.

“Itu justru membantu untuk mengelola harga. Kalau kita tidak punya info seperti ini, maka pasar bisa naik, dan turun liar,” katanya.

Untuk diketahui, Aplikasi IPJ diluncurkan pada Juni 2016 oleh Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). IPJ memberikan informasi mengenai harga dan ketersediaan pangan yang tersedia sehingga warga tidak perlu repot-repot pergi ke pasar untuk mengecek harga pangan.

Karen Agustiawan: Sekarang Kata “Dikarenkan” Lagi Ngehits di Pertamina

Suara.com – Direktur Utama PT Pertamina 2009-2014 Karen Galaila Agustiawan mengatakan vonis yang akan dia terima dari kasus korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta akan mempengaruhi investasi di Pertamina. Sebab saat ini ada isu jika petinggi di Pertamina yang mengurus investasi ujungnya akan berakhir di KPK.

Hal itu dikatakan Karen menjelang sidang vonis atas tuduhan dugaan melakukan korupsi, Senin (10/6/2019). Karen Agustiawan akan divonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

“Ini bukan seorang Karen Agustiawan. Ini ujungnya bahkan ke Pertamina, BUMN, investasi untuk Indonesia. Jangan sampai investasi Pertamina ujungnya ‘di-karen-kan setelah 5 tahun lagi. Sekarang kata ‘ dikarenkan’ lagi ‘ngehits’ di Pertamina,” ungkap Karen.

Karen berharap putusan majelis nanti tidak mengkriminalisasi dirinya.

“Memang ada dinamika yang setuju terus akhirnya tidak setuju akhirnya ditambah-tambahi, dibumbu-bumbui pakai laporan keuangan 8 keuangan swasta yang bukan BPK, jadilah kasus ini. Jangan sampai nanti direksi Pertamina meskipun tidak ada aliran dana, tidak ada ‘vested interest’ (kepentingan tersembunyi’, tidak ada mens rea (niat jahat) semua untuk kebaikan Pertamina ujungnya dikriminalisasi seperti ini,” jelas Karen.

Sebelumnya, Jaksa menilai Karen Galaila Agustiawan selaku Direktur Hulu PT Pertamina periode 2008-2009 dan Dirut PT Pertamina periode 2009-2014 bersama-sama dengan Direktur Keuangan PT Pertamina Ferederick ST Siahaan; Manager Merger dan Akusisi PT Pertamina 2008-2010 Bayu Kristanto dan Legal Consul and Compliance Genades Panjaitan telah melakukan perbuatan melawan hukum.

Karen dan kawan-kawan dinilai telah memutuskan untuk melakukan investaasi ‘participationg interest’ di blok BMG Australia tanpa adanya ‘due dilligence’ dan analisa risiko yang ditindaklanjuti dengan penandatangan Sale Purchase Agreement (SPA) tanpa danya persetujuan bagian legal dan Dewan Komisaris PT Pertamina sehingga memperkaya diri sendiri atau orang lain yaitu ROC Oil Company (ROC) Limited Australia dan merugikan keuangan negara sebesar Rp 568,066 miliar.

Terkait perkara ini, dua orang yang disebut bersama-sama melakukan korupsi bersama Karen sudah divonis bersalah. Manager Merger dan Akusisi PT Pertamina 2008-2010 Bayu Kristanto divonsi bersalah dan dijatuhi pidana penjara selama 8 tahun ditambah denda Rp1 miliar subsider 4 bulan kurungan.

Sedangkan mantan Direktur Keuangan PT Pertamina Ferederick ST Siahaan divonis 15 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Namun majelis hakim tidak menjatuhkan pidana tambahan uang pengganti kepada Bayu dan Ferederick karena menilai Bayu tidak menerima uang terkait investasi ini. (Antara)

Opsi Undang Maskapai Asing Masuk RI Bakal Dibahas Pekan Depan

Suara.com – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akan melakukan evaluasi tarif batas atas (TBA) tiket pesawat hingga rencana mengundang maskapai asing.

Hal tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti mahalnya harga tiket pesawat.

Sekretaris Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso mengatakan, evaluasi TBA tiket pesawat dilakukan setelah lebaran untuk menunggu tarif kembali normal.

Rencananya evaluasi akan dilakukan pada pekan depan.

“Kita jadwalkan nanti minggu depan pak Menko kembali nanti akan kita evaluasi,” ujar Susiwijono, Senin (10/6/2019).

Susiwijono menambahkan, bila evaluasi TBA tiket pesawat dilakukan pada masa lebaran tidak adil, karena memasuki hari besar dan permintaan sedang tinggi.

Selain itu, pihaknya akan mengkaji rencana mengundang maskapai asing untuk masuk supaya tidak terjadi duopoli.

Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir persaingan antar maskapai sehingga tiket pesawat bisa turun.

“Yang paling penting kita evaluasi dulu karena semua ada plus dan minusnya karena kebijakan untuk menarik airlines asing harus hati-hati kita pertimbangkan,” terangnya.

Data BPS: Inflasi Mei 2019 Capai 0,68 Persen, Ini Penyebabnya

Suara.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Mei 2019 mengalami inflasi 0,68 persen. Artinya beberapa komoditas harga mengalami kenaikan pada bulan Mei.

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, inflasi tersebut didapatkan setelah BPS memantau 82 kota pada April 2019.

“Secara umum beberapa komoditas mengalami kenaikan. Inflasi Mei 0,68 persen agak tinggi, sedangkan inflasi tahun kalender 1,48 persen, serta kalau dari tahun ke tahun 3,23 persen,” kata Suhariyanto di Kantor BPS Pusat, Senin (10/6/2019).

“Ini juga masih di bawah target yang dipasang pemerintah itu 3,5 persen. Artinya inflasi Mei 2019 itu terkendali,” tambah dia.

Suhariyanto mencatat, dari 82 kota diamati sebanyak 81 kota mengalami inflasi, sementara 1 kota mengalami deflasi.

Dia melanjutkan, inflasi tertinggi di Kota Tual 2,91 persen. Sedangkan, satu kota yang deflasi yaitu di Merauke.

“Penyebab inflasi di Tual oleh kenaikan berbagai jenis ikan plus angkutan udara. Merauke penurunan harga beras dan sayuran,” tutur dia.

Sementara itu, tambah Suhariyanto, penyebab inflasi Mei 2019 karena kenaikan harga cabai merah, daging ayam ras, bawang putih, ikan segar, tarif angkutan udara, tarif antar kota, tarif kereta api, serta tarif parkir.

“Sementara komoditas yang mengalami penurunan harga yaitu bawang merah dan beras,” tutur dia.

Larangan Truk Masuk Tol Diperpanjang, Ini Alasannya

Suara.com – Larangan kendaraan logistik atau truk melintas di Tol Trans Jawa ruas Semarang hingga Jakarta diperpanjang sampai dengan Rabu (12/6/2019).

“Mengingat (jalan tol) akan diprioritaskan untuk kendaraan pribadi,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta.

Sebelumnya, pembatasan kendaraan tersebut sudah dilakukan pada arus balik Lebaran pada Sabtu (8/6/2019) pukul 00.00 WIB hingga Senin (10/6) pukul 24.00 WIB.

Namun, berdasarkan evaluasi Kemenhub bersama pihak kepolisian bahwa jumlah pemudik yang kembali ke Jabodetabek baru 30 persen hingga H+3 Lebaran 2019 atau Minggu (9/6).

Perpanjangan pembatasan kendaraan truk melintas di Tol Trans Jawa itu diberlakukan mulai Selasa (11/6) pukul 00.00 WIB hingga Rabu (12/6) pukul 24.00 WIB.

Kendaraan logistik dapat melalui jalan arteri non tol atau jalur pantai utara (pantura) melewati Semarang, Cirebon, Indramayu, Karawang, dan Bekasi. (Antara)

Maskapai Asal AS Kompak Tunda Terbangkan Boeing 737 Max 8

Suara.com – Maskapai penerbangan American Airlines akan memperpanjang pembatalan penerbangan Boeing 737 Max 8 hingga 3 September 2019. Diketahui sekitar 115 penerbangan akan ditangguhkan setiap harinya.

Dikutip dari Reuters, Senin (9/6/2019) pembatalan penerbangan tersebut untuk menindaklanjuti Boeing yang belum menyelesaikan uji sertifikasi dan menyerahkan peningkatan perangkat lunak kepada Federal Aviation Administration (FAA).

Boeing mengatakan, pihaknya terus bekerja dengan regulator global untuk menyelesaikan peningkatan perangkat Boeing 737 Max dan materi pelatihan terhadap pilot.

“Bermitra dengan pelanggan maskapai penerbangan untuk menjaga pesawat mereka dan memberikan dukungan dalam jenis layanan begitu mereka melanjutkan operasi komersial,” ujar Boeing dalam keterangannya.

Selain itu, maskapai penerbangan seperti Southwest Airlines dan United Airlines telah memperpanjang membatalkan penerbangan hingga Agustus 2019 untuk Boeing 737 MAX.

Boeing berharap peningkatan perangkat lunak dan pelatihan pilot yang terkait akan menambah lapisan perlindungan untuk mencegah data yang salah memicu sistem yang disebut MCAS, yang diaktifkan di kedua pesawat sebelum jatuh bisa diminimalisir.

Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Bakal Perkasa Usai Libur Lebaran

Suara.com – Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi nilai tukar rupiah bakal menguat terhadap dolar AS pasca libur lebaran.

Menurut pengamatan Ariston, sepanjang pekan kemarin dolar AS melemah terhadap mata uang dunia karena wacana potensi pemangkasan suku bunga acuan Fed.

Hal ini mengemuka setelah analis memprediksi perlambatan ekonomi AS karena perang dagang dan data tenaga kerja AS yang di bawah perkiraan pasar.

Kemungkinan, sambung dia, pelemahan dolar AS ini bisa berimbas pada penguatan rupiah pagi ini.

“Rupiah bergerak di kisaran Rp 14.120 – Rp 14.380,” kata Ariston di Jakarta, Senin (10/6/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan rupiah pada Jumat (31/5/2019) berada di level Rp 14.269 per dolar AS.

Level itu menguat bila dibandingkan Rabu sebelumnya di level Rp 14.410 per dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Jumat pekan lalu berada di level Rp 14.385 per dolar AS.

Posisi itu menguat bila dibandingkan pada Rabu sebelumnya yang berada di level Rp 14.417 per dolar AS.

Pertemuan G20 di Jepang Inginkan Ketegangan Perang Dagang AS-China Berakhir

Suara.com – Para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara yang tergabung dalam G20 melihat ketegangan perdagangan global bisa mengancam pertumbuhan ekonomi dunia pada 2020. Sehingga, para pemimpin tersebut mendesak semua pihak untuk turut menyelesaikan.

Hal itu dikatakan para pemimpin negara saat menghadiri pertemuan G20 di Jepang.

Adapun Para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari 20 negara ekonomi terbesar dunia G20, bertemu di kota Fukuoka Jepang untuk membahas ekonomi global di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara China dan Amerika Serikat.

“Pertumbuhan global tampaknya mulai stabil dan secara umum diproyeksikan akan meningkat moderat akhir tahun ini dan memasuki tahun 2020,” isi draft komunike G20 seperti dilansir dari Reuters, Senin (10/6/2019).

“Namun, risikonya tetap miring ke bawah. Ini termasuk, khususnya, peningkatan perdagangan dan ketegangan geopolitical,” kata para pemimpin G20 dalam isi draft tersebut.

Dalam draft tersebut, para pemimpin kelompok G20 menilai perdagangan dan investasi merupakan mesin pertumbuhan yang penting. Sehingga, sangat mendesak perang dagang untuk diselesaikan.

“Kami menegaskan kembali kesimpulan para pemimpin kami tentang perdagangan dari KTT Buenos Aires dan mengakui kebutuhan mendesak untuk menyelesaikan ketegangan perdagangan,” imbuh Para Pemimpin Dunia dalam isi Draft tersebut.

Lindungi Petani dari Pupuk Organik Mutu Rendah, Kementan Revisi Permentan

Suara.com – Tren penggunaan pupuk organik di dunia pertanian terus meningkat, seiring dengan peningkatangaya hidup masyarakat yang ingin menggunakan produk pangan sehat. Tren tersebut kemudian mendorong munculnya produsen pupuk organik, termasuk petani yang membuat sendiri dengan berbagai bahan.

Namun di lapangan, banyak pupuk organik yang tak sesuai standar. Padahal ada syarat tertentu yang harus dipenuhi, agar pupuk organik bisa terjaga mutunya.

Direktur Pupuk dan Pestisida Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Muhrizal Sarwani mengatakan, terdapat beberapa kendala dalam pengembangan pupuk organik, baik di tingkat produsen maupun pengguna.

Misalnya, mutunya yang masih kurang baik, bahan bakunya juga terbatas, kualitas yang dihasilkan tidak konsisten, banyak mengandung logam berat (terutama yang dari kota).

Muhrizal mengakui, mengolah atau membuat pupuk organik tidak boleh sembarangan. Jika tidak benar, justru malah merusak tanah.

“Karenanya harus ada persyaratan mutu yang perlu diketahui produsen pupuk organik,” ujarnya.

Untuk melindungi konsumen terhadap kualitas pupuk organik, pemerintah merevisi Permentan No. 70 Tahun 2011, dengan dikeluarkannya Permentan No. 01 Tahun 2019 tentang Pendaftaran Pupuk Organik, Pupuk Hayati dan Pembenah Tanah.

Beleid teranyar tersebut diharapkan akan menjamin kualitas pupuk organik, hayati dan pembenah tanah yang beredar di masyarakat.

Muhrizal mengatakan, tujuan diaturnya standar pupuk organik, hayati dan pembenah tanah adalah untuk melindungi masyarakat dan lingkungan hidup. Hal ini juga diharapkan akan meningkatkan efektivitas penggunaan pupuk organik dan memberikan kepastian usaha dan kepastian formula pupuk yang beredar.

“Dengan demikian, pupuk (organik, hayati dan pembenah tanah) yang ada dipasaran, terjamin mutu dan kualitasnya, yang hasil akhirnya adalah meningkatkan produktivitas,” katanya.

Syarat mutu dan teknis pupuk organik tersebut harus sesuai ketetapan Permentan No. 70 Tahun 2011 yang direvisi menjadi Permentan No. 01 Tahun 2019.

Menurut Muhrizal, Permentan tersebut merupakan koridor bagi produsen pupuk organik tentang Persyaratan dan Tatacara Pendaftaran Pupuk Organik, Pupuk Hayati dan Pembenah Tanah.

Dalam Permentan tersebut disebutkan, pupuk organik bisa diolah dari kompos dari berbagai jenis bahan dasar, seperti jerami, sisa tanaman, kotoran hewan, blotong, tandan kosong, media jamur, sampah organik, sisa limbah industri berbahan baku organik.

Tak hanya itu, bisa juga menggunakan tepung tulang maupun rumput laut .

Namun kata Muhlizar, pupuk organik tersebut harus lulus uji mutu yang dilakukan pada lembaga yang terakreditasi atau ditunjuk dalam Permentan. Salah satunya, Balai Penelitian Tanah (Balittanah) di Bogor.

Pengujian mutu tersebut meliputi kandungan karbon organik, C/N rasio, bahan ikutan lainnya, kadar air, logam berat, hara makro, hara mikro hingga kandungan mikroba organik dan mikroba kontaminan seperti E.coli dan Salmonella.

“Kalau mitra atau produsen sembarangan mencampur bahan baku, ini pasti tidak bisa kita gunakan. Kami sebagai pemerintah mengharuskan kualitas pupuk organik bagus,” tegasnya.

Adapun dari hasil pengujian akan pupuk organik, lembaga uji efektifitas lalu menyusun rekomendasi hasil uji efektivitas.

Dengan adanya Permentan No. 01/2019, formula pupuk organik, pupuk hayati dan pembenah tanah yang akan diproduksi dan diedarkan untuk keperluan sektor pertanian harus memenuhi standar mutu, terjamin efektivitasnya, diberi label kemasan dan didaftar oleh Menteri.

Muhrizal mengingatkan, petani agar memperhatikan pupuk organik yang digunakan, mulai dari label, nomor terdaftar serta kandungan dari pupuk organik tersebut.

Hingga kini tercatat 354 nama produsen pupuk organik, hayati dan pembenah tanah yang terdaftar di Kementerian Pertanian dengan beragam produknya.

NTB Miliki Varietas Unggulan, Durian Si Gundul Tanpa Duri

Suara.com – Selama ini, kita mengenal Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai sentra produksi berbagai komoditas hortikultura unggulan, seperti manggis di Narmada dan bawang putih di Sembalun. Namun ada satu jenis buah langka yang belum banyak diekspos, yaitu durian tanpa duri atau dinamai durian “Si Gundul”.

Keunggulan dan keunikan yang dimiliki buah ini terletak pada buahnya yang tidak memiliki duri, seperti pada buah durian pada umumnya. Daging buah Si Gundul berwarna kuning muda dengan rasa manis, daging buahnya tebal sedang hampir sama dengan dengan buah durian pada umumnya. Berat buah rata-rata berkisar antara 0,87 – 1,50 kilogram.

Durian Si Gundul memiliki daya adaptasi yang luas, karena dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah hingga menengah, sehingga mulai banyak dikembangkan di NTB dan beberapa wilayah Indonesia.

Wardi, Kepala BPSB Provinsi NTB menjelaskan, berdasarkan data perbanyakan benih melalui sertifikasi dari 2008 – 2018, telah dikembangkan 23.409 batang dan telah tersebar di wilayah NTB, yang sebagian dikirim ke luar provinsi.

Durian Si Gundul tanpa duri dari NTB. (Dok : Kementan)Durian Si Gundul tanpa duri dari NTB. (Dok : Kementan)

“Sentra utama buah ini terdapat di Kecamatan Lingsar dan Kecamatan Narmada. Dengan segala keunikan dan kelebihannya, durian ini resmi didaftarkan menjadi varietas unggul nasional pada 22 April 2008, dengan Nomor : 440/Kpts/SR.120/4/2008 dengan nama Si Gundul,” jelas Wardi.

Ia menambahkan, Pohon Induk Tunggal (PIT) buah ini terdapat di tepi hutan kawasan lindung Gunung Rinjani, yang termasuk wilayah Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat.

“PIT durian Si Gundul, saat ini tidak berbuah lagi, karena bakal buah rontok akibat musim hujan. Penangkar benih buah-buahan di daerah NTB memperbanyak benih buah ini sejak diresmikan menjadi varietas unggul nasional,” lanjutnya.

Wardi menyebutkan, penangkar yang memperbanyak pertama kali adalah Ahmad Fauzi, pimpinan UD. Hikmah. Pada 2009, Ahmad mengirim benih durian si Gundul ke Ciliungsi, Bogor untuk dibudidayakan sebanyak 2000 benih.

“Saat ini, banyak penangkar benih hortikultura yang memproduksi benih durian si Gundul, namun jumlahnya masih terbatas, karena permintaan di pasar kurang banyak. Benih durian yang banyak diminati saat ini adalah Kani, Matahari dan Otong,” papar Wardi.

Pohon durian tanpa duri ini sudah mulai berbuah, namun hanya sedikit, sehingga belum tersedia di pasaran. Permasalahan yang dihadapi adalah tanaman yang sudah berbunga gagal berbuah, yang kemungkinan disebabkan faktor cuaca.

“Setelah diobservasi ternyata posisi letak putik dan benangsari durian Si Gundul berjauhan, sehingga sering gagal melakukan penyerbukan sendiri dan memerlukan penyerbukan dengan bantuan manusia. Hal ini salah satu pemicu terjadinya gagal pembentukan buah,” jelasnya.

Tim dari BPSB Provinsi NTB telah mencoba melakukan penyerbukan dengan bantuan manusia, dengan cara dikawinkan dengan durian Tong Medaye dan telah berhasil terbentuk bakal buah,, namun rontok karena hujan.

Pada 2018, BPSB Pertanian Provinsi NTB mendapatkan penghargaan TOP 99 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang Penyelamatan Plasma Nutfah Provinsi NTB sebagai Varietas Unggul Nasional melalui Pendaftaran dan Pelepasan Varietas Hortikultura terkait durian ini.

Observasi tentang durian Si Gundul telah dilakukan selama 10 tahun oleh BPSB Pertanian Provinsi NTB, bersama dengan Prof. Dr. Reza Tirtawinata, ahli durian dari Taman Buah Mekarsari dan Yayasan Durian Nusantara di taman kerajaan Narmada, Kabupaten Lombok Barat.

Membaca Arah Pergerakan IHSG Pasca Libur Lebaran

Suara.com – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pasca libur lebaran bervariasi menurut para analis. IHSG bisa kembali menguat atau melemah terkena aksi ambil untung.

Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji memprediksi, IHSG kembali menguat pasca libur lebaran.

Secara teknikal, Nafan melihat indikator MACD sudah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, terlihat bahwa Stochastic dan RSI bergerak ke atas menuju ke area overbought.

Di sisi lain, terlihat pola long white closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

“Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.143 hingga 6.077. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range level 6.241 hingga 6.274,” kata Nafan di Jakarta, Senin (10/6/2019).

Berbeda dengan Nafan, Analis KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko justru memprediksi IHSG bakal bergerak melemah.

Menurut pengamatannya, secara teknikal akan terjadi koreksi minor dari aksi ambil untung atau profit taking pasca libur lebaran.

“Hal itu akibat keadaan jenuh beli (overbought) dapat digunakan sebagai kesempatan akumulasi saham big cap dan lapis dua pilihan untuk kontinuasi kenaikan selanjutnya di atas 6.210,” kata Yuganur.

Penjualan Avtur di Surabaya dan Bali Selama Lebaran Naik Hingga 22 Persen

Suara.com – Pertamina Marketing Operation Region V melalui unit operasi Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Juanda Surabaya dan Ngurah Rai Bali mencatat kenaikan penjualan Avtur masing-masing sebesar 22% dan 4% dari rata-rata normal harian.

Di Bandara Juanda Surabaya, normalnya penyaluran Avtur sebesar 970 Kilo Liter per hari dengan jumlah penerbangan yang dilayani sebanyak 158 penerbangan.

Sampai dengan H+4 Lebaran, rata-rata penyaluran Avtur sebesar 1.030 Kilo Liter per hari, dengan jumlah penerbangan yang dilayani sebanyak 170 penerbangan, atau naik sebesar 6% untuk volume penyaluran Avtur dan 10% frekuensi penerbangan yang dilayani selama Lebaran.

“Puncaknya, di Surabaya terjadi kenaikan penjualan Avtur paling signifikan sebesar 22% pada H-6 Lebaran, atau pada tanggal 30 Mei 2019. Pada hari itu penyaluran Avtur mencapai 1.180 KL dengan jumlah frekuensi penerbangan yang dilayani sebanyak 203 penerbangan,” ujar Rustam Aji selaku Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region V Jatimbalinus.

Sedangkan di Bandara Ngurah Rai Bali, normalnya penyaluran Avtur berkisar 2.450 Kilo Liter per hari, sampai dengan H+4 Lebaran, rata-rata penyaluran Avtur berkisar 2.550 Kilo Liter per hari atau naik sebesar 4%.

Sedangkan dengan jumlah penerbangan yang dilayani sebanyak 206 penerbangan, atau naik 13% dari biasanya 183 penerbangan.

“Tim Satgas Ramadan dan Idul Fitri yang terus beroperasi sampai H+15 Lebaran selalu memonitor kondisi di lapangan, saat ini dapat dipastikan stok mencukupi untum melayani arus balik Lebaran,” tutup Rustam.

Mendag Klaim Harga Sembako Stabil Selama Ramadan dan Lebaran

Suara.com – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengklaim bahwa harga-harga kebutuhan pangan terkendali dan stabil pada periode Ramadan dan Lebaran 2019.

“Secara keseluruhan harga terkendali dan stoknya cukup,” kata Enggar saat ditemui di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri G20 mengenai Perdagangan dan Ekonomi Digital di Tsukuba, Jepang.

Enggar menjelaskan, upaya menjaga ketersediaan pasokan menjadi salah satu alasan kestabilan harga-harga pada periode ini, meski terdapat peningkatan permintaan.

Ia mengakui beberapa harga bahan kebutuhan pokok sempat mengalami kenaikan, namun masih dalam tataran normal, sehingga tidak dikhawatirkan.

“Daging ayam sempat naik, tapi kita tidak bereaksi, karena harganya memang sempat jatuh, kita lihat ada keseimbangan. Harga cabai merah besar sempat ada kenaikan, tapi cabai rawit turun,” ujarnya.

Untuk itu, ia mengharapkan penyebab terjadinya laju inflasi dalam periode Ramadan dan Lebaran 2019 tidak berasal dari kelompok bahan makanan.

Enggar juga memastikan ketersediaan pasokan untuk menjaga kestabilan harga bahan makanan akan terus terjadi sepanjang 2019.

“Ketersediaan dan pengendalian harga akan terus berlangsung sampai sepanjang tahun. Kita betul-betul membuat keseimbangan suppy and demand,” katanya.

Berdasarkan data historis, umumnya terjadi kenaikan harga pada beberapa jenis komoditas pangan seiring dengan meningkatnya permintaan pada Ramadan dan Lebaran.

Hal tersebut terlihat dari periode Ramadan dan Lebaran 2018 yang mempengaruhi inflasi Mei dan Juni masing-masing sebesar 0,21 persen dan 0,59 persen.

Inflasi tersebut disebabkan oleh tingginya tarif angkutan udara sebesar 0,15 persen, ikan segar 0,08 persen, daging ayam ras 0,07 persen dan telur ayam ras 0,06 persen.

Situasi serupa juga menyebabkan terjadinya tingkat inflasi Mei dan Juni 2017 yang masing-masing tercatat sebesar 0,39 persen dan 0,69 persen.

Penyebab inflasi pada Ramadan dan Lebaran 2017 adalah tarif listrik 0,17 persen, tarif angkutan udara 0,12 persen, tarif angkutan antar kota 0,08 persen dan bawang putih 0,08 persen. (Antara)

Pemerintah Diminta Buat Inisiatif Baru Tangkal Perang Dagang AS – China

Suara.com – Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan pemerintah harus mengantisipasi dampak perang dagang antara Amerika Serikat dan China dalam waktu dekat. Menurutnya perang dagang tersebut berpotensi merusak sistem dan mekanisme perdagangan dunia termasuk di Indonesia.

Dalam seruannya, pria yang biasa disapa Bamsoet ini mengajak pemerintah dan DPR tidak boleh pasif dalam menanggapi hal tersebut. Oleh karena itu, pihaknya meminta TNI dan Polri turut serta menjaga stabilitas keamanan nasional dan ketertiban umum.

“Pemerintah dan DPR perlu merumuskan berbagai inisiatif baru untuk menyiasati periode ketidakpastian global yang tereskalasi akibat potensi rusaknya sistem dan mekanisme perdagangan dunia, ekses dari perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan Cina,” ujar Bambang Soesatyo dari keterangan yang diterima Suara.com, Minggu (9/6/2019).

Selain itu, Bambang menilai pasar Indonesia berpotensi dibanjiri produk impor asal China sehingga melemahkan ekspor. Ia mencontohkan salah satu produk yaitu baja asal China yang akan berpotensi mendepresiasasi atau penyusutan rupiah akibat tingginya volume impor.

“Bisa dipastikan bahwa kinerja ekspor akan melemah, sehingga defisit neraca perdagangan bisa berkepanjangan. Laju ekspor sejumlah komoditas unggulan Indonesia, seperti minyak sawit mentah atau CPO (crude palm oil) dan karet, tidak akan mulus lagi,” tambahnya.

Menurutnya, Indonesia memiliki modal pertumbuhan lainnya seperti konsumsi masyarakat yang diupayakan tetap tinggi oleh pemerintah. Seperti yang dinyatakan oleh tiga lembaga pemeringkat internasional, yakni Standard and Poor’s atau S&P Global Rating, Fitch Ratings dan Moody’s.

“Modal dasar itu bisa dieksploitasi untuk mempertebal daya tahan ekonomi nasional. Syarat utamanya adalah terjaganya stabilitas keamanan nasional, ketertiban umum dan terjaganya stabilitas politik,” terangnya.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menaikan tarif impor 200 miliar dolar AS pada 25 persen barang-barang China. Trump menilai China telah menaikan jumlah barang impornya.

Buntut Tiket Pesawat Mahal, Rachel Maryam: Banyak yang Terpaksa Tak Mudik

Suara.com – Politisi Partai Gerindra Rachel Maryam mengomentari menurunnya minat pemudik menggunakan angkutan udara. Menurutnya salah satu penyebab menurunnya minat masyarakat yaitu mahalnya tiket pesawat.

Dikutip dari akun Twitter pribadinya @cumarachel yang diposting, Sabtu, (8/6/2019), komentar tersebut ditujukan karena mengetahui jumlah pemudik tahun 2019 menurun 1,9 juta. Kemudian, ia mengklaim tarif tol dan BBM dinilai mahal sehingga dikeluhkan masyarakat.

“Akibat keadaan ekonomi yang lesu, di sisi lain tarif tol, BBM, tiket pesawat mahal,” tulis @cumarachel yang dikutip Suara.com, Minggu (9/6/2019).

Selain itu, Rachel Maryam yang dahulu dikenal sebagai artis menuturkan melemahnya ekonomi menyebabkan masyarakat memutuskan tidak mudik pada tahun ini.

“Banyak yang mengeluh terpaksa memilih tidak pulang,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui pemudik pesawat udara menurun pada mudik tahun ini. Menurut Budi Karya, pemudik sudah beralih ke angkutan lain.

Penurunan ini tak hanya karena tiket pesawat udara yang mahal. Tetapi banyak pemudik yang penasaran untuk menjajal Jalan Tol Trans Jawa.

“Secara umum memang menurun. Tapi kombinasi. Khususnya untuk bandara-bandara yang ada di Jawa itu menurun lebih banyak karena pindah menggunakan tol,” ujarnya, saat ditemui di Posko Mudik Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Senin (3/6/2019).

Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta Telan Biaya Rp 14 Miliar, Sewa 594 Bus

Suara.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Idul Fitri 1440 H menganggarkan Rp 14 miliar untuk fasilitasi warganya untuk program mudik gratis. Diketahui, pada tahun ini terdapat 10 kota tujuan mudik gratis yang tersebar di seluruh Pulau Jawa.

Dikutip dari akun Instagram Pemprov DKI Jakarta @dkijakarta pada Minggu (9/6/2019), dalam program mudik gratisnya Pemprov DKI Jakarta membeberkan dana yang digunakan.

Diketahui dari total dana Rp 14 miliar, biaya sewa bus sekitar Rp 11,4 miliar dengan rincian sewa 62 truk pengangkut motor, pajak, pengawasan, pelaksanaan hingga pengelolaan acara.

Program mudik gratis pada tahun ini Pemprov DKI diketahui menggunakan bus sebanyak 594 unit. Pada arus mudik sebanyak 372 bus dan 222 pada arus balik dengan kapasitas per bus 54 orang. Menurutnya untuk biaya sewa satu bus mencapai Rp 19,3 juta per bus.

Selain itu, biaya yang dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta untuk perorang untuk 54 orang dalam satu bus mencapai Rp 358 ribu dalam program mudik tahun 2019.

Pada arus balik kali ini Pemprov DKI melalui Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyediakan dengan tujuan Terminal Pulogebang, Jakarta Timur. Untuk memudahkan warga pihaknya sudah bekerja sama dengan Transjakarta untuk memberikan layanan gratis ke terminal-terminal.

“Pada saat arus balik ini, 10 bus dari kota asal Ciamis, Kuningan, Tegal, Pekalongan, Semarang, Kebumen, Solo, Wonogiri, Yogyakarta, dan Jombang akan menuju Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur,” tulis Pemprov DKI Jakarta.

Di Forum Dunia, Menkeu Sebut Ada Sedikit Pengguna Internet Bayar Pajak

Suara.com – Menteri keuangan Sri Mulyani menilai penerimaan pajak di era digital masih minim banding jumlah pengguna internet di Indonesia. Hal tersebut disampaikan saat menjadi panelis dalam forum G20 Ministerial Symposium on International Session I di Jepang, Sabtu (8/6/2019).

Dikutip dari akun Instagram pribadinya @smidrawati, mengungkapkan memasuki era digital telah mempengaruhi berbagai kehidupan masyarakat salah satunya perpajakan. Namun, dengan pertumbuhan pengguna internet di Indonesaia mencapai 100 juta pengguna belum diikuti peningkatan pendapatan pajak.

“Dengan 260 juta populasi penduduk dan 100 jutaan pengguna internet, realisasi penerimaan perpajakan masih belum tercermin dari besaran pengguna internet dan jumlah penduduk tersebut,” tulis Sri Mulyani.

Menkeu Sri Mulyani menjelaskan di era digital penerimaan pajak tidak hanya berdasarkan physical presence atau kehadiran secara fisik dari para pengusaha. Oleh karena itu pemerintah akan membuat kebijakan khusus yang akan mencakup perhitungan kuantitaif untuk usaha yang digunakan oleh orang pribadi atau Bentuk Usaha Tetap (BUT).

Selain itu, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut mengungkapkan terdapat tantangan meningkatkan penerimaan pajak di era digital.

“Tantangan lain adalah bagaimana mendefinisikan low or no tax jurisdictions dan juga bagaimana mengalokasikan hak pemajakan; terutama formula dan dasar perhitungannya,” terangnya.

Diketahui, dalam forum tersebut turut dihadiri Menkeu Jepang Taro Aso, Sekjen OECD Angel Gurria, Menkeu China Liu Kun, Menkeu Perancis Bruno Le Maire, Menkeu Inggris Phillip Hammond dan Menkeu AS Steven Mnuchin.

Struk Bayar Tol Sekaligus Dapat Asuransi? Jasa Marga: Hoaks

Suara.com – PT Jasa Marga (Persero) angkat bicara soal informasi viral di media-media soal yang menyebut struk pembayaran masuk jalan tol juga termasuk biaya premi asuransi dan jasa derek gratis.

Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga (Persero) Irra Susiyanti menegaskan, informasi itu tidak benar alias hoaks.

“Informasi tersebut tidak benar alias hoaks, dan berpotensi membingungkan pengguna jalan tol,” kata Irra, Sabtu (8/6/2019).

Irra menjelaskan, biaya yang dibebankan kepada pengguna saat memasuki jalan tol hanya untuk jasa, tidak termasuk premi asuransi.

“Sehingga tidak ada manfaat asuransi yang dapat diklaim oleh pengguna jalan tol, dengan menunjukkan struk bukti transaksi tol,” ucap Irra.

Soal struk pembayaran jalan tol bisa digunakan untuk mendapatkan fasilitas derek gratis kalau kendaraan bermasalah juga hoaks.

Menurut Irra, pengguna jàlan tol digratiskan untuk memakai jasa derek Jasa Marga, tanpa perlu memperlihatkan struk.

“Seluruh pengguna jalan tol berhak atas fasilitas yang diberikan oleh Jasa Marga. Fasilitas diberikan tanpa harus menunjukkan struk bukti transaksi tol,” kata Irra.

Namun, bila memang pengguna jalan memiliki kebutuhan untuk dihantar sesuai preferensi, akan dikenakan tarif resmi yang diinformasikan.

“Besarannya terdapat dalam setiap mobil derek yang kami operasikan, dan pembayaran yang dilakukan dilengkapi bukti pembayaran resmi (kuitansi),” ujar Irra.

Ira mengatakan, fungsi struk untuk pengguna jalan tol kepentingannya sebagai bukti penelusuran informasi, seandainya terjadi hal-hal yang tidak diiinginkan.

“Tentunya diperlukan bukti ruas jalan tol yang dilewati beserta waktunya, yang dapat diketahui dari struk bukti transaksi tol,” kata Irra.

“Untuk itu kami menyarankan pengguna jalan mengetahui secara baik ruas jalan di mana mereka berkendara, dan mencatat dengan baik nomor call center BUJT.”

Beri Penghasilan Tambahan pada Petani, Penyewaan Alsintan Meningkat

Suara.com – Musim panen tahun ini menjadi berkah sejumlah unit pengelola jasa alsintan (UPJA), karena jumlah pengguna jasa atau sewa alat mesin pertanian (alsintan) meningkat tajam. Hal ini dikemukakan Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Sarwo Edhy.

Ia mengatakan, jika alsintan bisa dikelola dengan baik, maka akan memberi penghasilan tambahan bagi petani.

“Alsintan yang dikelola UPJA di sejumlah daerah, sudah banyak yang berhasil. Ada salah satu UPJA yang mengelola alsintan kurun dua bulan dan bisa mendapatkan hasil dari sewa alsintan ke petani hingga Rp 46 juta,” ujar Sarwo Edhy, Jakarta, Jumat (7/6/2019).

Alsintan, kalau dikelola dengan baik bukan hanya mendorong indeks pertanaman (IP) petani dari yang semula 2 kali per tahun menjadi 3 kali per tahun, tetapi juga meningkatkan produktivitas tanaman.

“Apabila alsintan bisa dikelola dengan baik, maka akan memberi penghasilan tambahan bagi poktan atau gapoktan,” kata Sarwo Edhy.

Salah satunya adalah UPJA Taju Jawa, di Desa Kebondalem Lor, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Musim panen tahun ini membuat UPJA Taju Jawa kebanjiran order.

“Musim panen raya padi sejak awal Maret 2019 menjadi berkah bagi kami. Petani yang sewa combine harvester cukup banyak. Hasilnya lumayan, bisa menjadi berkah jelang Ramadan tahun ini dan sebagai bekal Lebaran nanti,” papar Direktur UPJA Taju Jawa, Didik Purwadi Nugroho.

Dari penyewaan combine harvester, UPJA Taju Jawa mampu mendapatkan penghasilan (kotor) sebesar Rp 45 juta -50 juta per musim panen. UPJA Taju Jawa, sudah sejak 2012, menyewakan alsintan, seperti traktor, rice transplanter, dan combine harvester kepada petani di Desa Kebondalem Lor, Kecamatan Prambanan, Jawa Tengah.

Bahkan sampai saat ini, manajemen UPJA Taju Jawa, masih fokus menyewakan alsintan kepada petani di Kecamatan Prambanan dan sekitarnya. Sewa alsintan yang dilakukan UPJA Taju Jawa memang diarahkan kepada petani kecil yang lahannya tak luas.

“Jadi kami sewa alsintan ke petani dengan telaten mulai dari luas lahan 1.700 –  2.200 meter persegi. Kami lakukan untuk membantu sekaligus mengenalkan mekanisasi pertanian ke petani,” ujar Didik.

Ia menambahkan, UPJA Taju Jawa yang didirikan tak seperti perusahaan jasa alsintan lain yang banyak menyewakan alsintannya, khususnya combine harvester, sampai ke luar daerah.

“Justru kami menyewakan alsintan ke petani-petani kecil dengan ongkos sewa terjangkau. Kalau petani di daerah kami (Kecamatan Parambanan) sudah terlayani semua, barulah kami menyewakan combine harvester ke daerah lain, seperti ke petani Kabupaten Bantul,” paparnya.

Meski lahan sawah di Kecamatan Prambanan sebagian besar tadah hujan, umumnya setelah panen, petani langsung mengolah lahan untuk tanam lagi.

Bagi petani yang lahan sawahnya ada fasilitas irigasi, habis panen bisa langsung tanam padi. Sedangkan bagi petani di lahan tadah hujan, setelah panen padi biasanya langsung tanam palawija, seperti jagung.

“Setiap musim (3 – 4 bulan sekali), kami bisa maksimalkan sewa alsintan ke petani. Saat ini, selain combine harvester, sejumlah petani di Prambanan dalam waktu yang sama, banyak juga yang menyewa traktor dan alat tanam (rice transplanter),” jelas Didik.

Ini Trik Bagi yang Berminat Untung Besar dari Investasi Berlian

Suara.com – Investasi dalam bentuk berlian mungkin merupakan salah satu hal yang menarik. Sebab, batu mulia ini memang memiliki nilai yang terbilang sangat tinggi di pasaran. Di antara batu mulia lainnya, berlian menjadi yang paling mahal dan terbilang langka. Tak heran bila banyak orang yang ingin memilikinya.

Batu yang satu ini hanya ditemukan di beberapa wilayah saja di dunia, dan dengan tingkat kesulitan yang sangat tinggi dalam proses penambangannya. Jadi, wajar saja jika harganya juga akan sangat tinggi di pasaran.

Produk terbatas dengan jumlah peminat yang luar biasa banyak, harga berlian tentu akan semakin tinggi seiring dengan berlalunya waktu. Potensi keuntungan yang bisa diberikan investasi ini cukup besar, terutama jika Anda bisa mengelolanya dengan tepat.

Berlian pada umumnya dibuat dalam bentuk perhiasan, sehingga Anda bisa memakainya selama menjadikannya sebagai produk investasi Anda. Batu mulia yang satu ini bisa jadi hanya berupa perhiasan mungil yang mudah disimpan, dan Anda tidak akan membutuhkan ruang penyimpanan yang luas untuknya.

Menjadi batu yang paling keras di muka bumi ini, sangat kecil pula kemungkinan berlian akan rusak oleh benturan ringan saja, kecuali jika berlian tersebut palsu. Berlian juga memiliki acuan yang jelas dalam penilaian harganya.

Biasanya, nilai berlian ini didasarkan beberapa hal, antara lain tingkat kejernihan, karat, dan juga ukurannya. Dengan semua kelebihan yang dimilikinya, investasi berlian ini tentu sangat menggiurkan, bukan?

Nah, bagi Anda yang tertarik untuk investasi berlian, perhatikan tipsnya. Berikut cara untuk meraup untung maksimal dari investasi berlian, seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Pahami Investasi Berlian dengan Jelas sejak Awal

Sebagaimana investasi lainnya, investasi berlian ini juga harus Anda lakukan dengan hati-hati. Jangan sampai rencana Anda mendapatkan keuntungan besar justru berakhir dengan sejumlah kerugian, hanya karena Anda tidak memahami dengan baik investasi yang terbilang cukup mahal ini.

Pastikan Anda mempelajari dan memahami dengan baik berbagai detail dalam investasi yang satu ini, sehingga kelak Anda bisa mengelolanya dengan cara paling tepat pula.

2. Pahami Secara Detail Karakter Berlian

Saat memutuskan akan berinvestasi pada suatu instrumen, maka Anda wajib mengenal dan memahami dengan baik instrumen investasi tersebut. Hal yang sama juga berlaku dalam investasi berlian.

Harga berlian dipengaruhi oleh tingkat kejernihan warnanya, di mana semakin jernih warna sebuah berlian maka akan makin tinggi juga harganya. Dalam hal ini, Anda perlu memahami dengan baik sistem 4C di dalam berlian, yakni Color (warna), Cut (potongan), Carat (karat), dan juga Clarity (kejernihan).

Meski pada umumnya berlian yang sudah dalam bentuk perhiasan memiliki setting (rangka) yang membuatnya semakin indah, namun setting biasanya tidak termasuk dalam penilaian. Pastikan Anda memahami dengan baik seluruh karakter berlian ini sejak awal, agar Anda bisa melakukan investasi dengan lebih mudah dan aman.

3. Berapa Anggaran Anda untuk Investasi Ini?

Jangan mencampuradukkan dana investasi Anda dengan yang lainnya. Sebab, hal ini berisiko menimbulkan masalah di dalam keuangan.

Tentukan besaran dana investasi Anda dengan jelas, sehingga Anda bisa mengelolanya secara mudah. Hal ini akan menghindarkan Anda dari masalah overbudget dalam investasi berlian tersebut.

4. Ketahui dengan Jelas Apa yang Akan Anda Beli

Bukan hal yang asing lagi jika investasi sudah banyak dilakukan secara online, termasuk investasi berlian. Hal ini tentu lebih berisiko, mengingat Anda tidak akan melihat fisik berlian yang akan Anda beli.

Meski begitu, pembelian seperti ini tetap bisa Anda kelola dengan baik, jika Anda memahami dengan benar berlian apa yang akan Anda beli tersebut. Pastikan hal ini melalui sertifikat resmi yang dikeluarkan oleh para ahli di bidangnya, sebab setiap berlian yang asli akan memiliki sertifikat seperti ini.

5. Jangan Lupa Melakukan Perbandingan Harga dan Gunakan Logika

Semakin jernih dan langka sebuah berlian, maka akan semakin mahal pula harganya. Anda tentu akan berpotensi mendapatkan keuntungan yang besar di masa yang akan datang, sebab berlian langka biasanya memiliki banyak peminat.

Namun hindari untuk membeli dengan terburu-buru. Anda tetap perlu melakukan perbandingan harga terlebih dahulu, sebelum memutuskan untuk membeli sebuah berlian.

Pada umumnya, harga yang ditawarkan oleh produsen akan jauh lebih murah daripada harga yang bisa Anda dapatkan melalui perantara, yang tentu saja akan mengambil sejumlah keuntungan.

6. Selalu Lakukan Diversifikasi

Dalam setiap investasi yang dilakukan, pastikan Anda tidak melupakan diversifikasi. Hal yang sama juga berlaku ketika Anda melakukan investasi berlian ini, di mana Anda perlu berinvestasi dalam beberapa jenis berlian yang berbeda.

Bukan hanya jenisnya, tapi juga cara pembelian dan penempatan berlian. Diversifikasi akan membantu Anda mengelola investasi dengan lebih baik, termasuk menghindari potensi kerugian dalam jumlah besar sekaligus.

7. Pahami dan Kelola Risikonya Sebaik Mungkin

Sama dengan investasi lainnya, investasi berlian juga akan memberi Anda sejumlah risiko. Penting bagi Anda untuk memahami berbagai risiko ini dengan baik sejak awal, mengingat investasi berlian juga akan membutuhkan dana yang cukup besar.

Sebagai investasi jangka panjang, Anda tentu membutuhkan waktu yang tepat untuk melepas atau menjual berlian Anda. Sehingga Anda bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Teliti dan Sabar dalam Menjalankan Investasi Berlian

Berlian menjadi salah satu bentuk investasi yang menjanjikan keuntungan cukup tinggi. Namun penting Anda pahami dengan baik, bahwa investasi yang satu ini merupakan investasi jangka panjang. Pastikan Anda memahami dengan baik dan memiliki jumlah dana yang cukup untuk berinvestasi berlian, sehingga aktivitas investasi yang Anda lakukan bisa memberikan keuntungan maksimal di masa yang akan datang.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Profil Lo Kheng Hong, Miliarder Saham Indonesia yang Pernah Hidup Susah

Tidak Harus Mahal, Berapa Modal untuk Investasi Berlian?

Cerita Sukses Sosialita Poppy Hayono Isman, Dari Pegawai Jadi Pengusaha Perhiasan

Lebaran Usai, Pertamina Siaga Arus Balik di Jalur Mudik Sumbar

Suara.com – SPBU di jalur mudik Sumbar seperti Kampar – Payakumbuh dan Padang Panjang – Bukittingi dipadati kendaraan. Pertamax, Pertalite dan Dexlite menjadi bahan bakar pilihan pemudik dalam Lebaran 1410 H ini.

Konsumsi ketiganya selama periode mudik 1 hingga 6 Juni, berturut-turut melonjak 74 persen, 29 persen dan 18 persen dibanding konsumsi normal.

Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo menjelaskan, kenaikan konsumsi sudah diprediksi dan disiapkan Pertamina.

“Secara umum, penyaluran bahan bakar bensin sejak awal Juni meningkat 28 persen. Sementara bahan bakar diesel turun 53 persen, akibat pembatasan kendaraan berat,” ujarnya.

Penggunaan Pertamax oleh pemudik meningkat sejumlah 247 ribu liter per hari, dibandingkan konsumsi normal 142 ribu liter per hari.

Pertalite mengekor dengan konsumsi 734 ribu liter per hari, meningkat dibanding normal 567 ribu liter per hari.

Dexlite juga banyak dipilih konsumen, dengan konsumsi 9,6 ribu liter per hari dibanding rerata normal 8,1 ribu liter per hari.

Adapun konsumsi biosolar sejak awal Juni turun sekitar separuh dari konsumsi normal.

Konsumsi Premium turut meningkat sebanyak 29 persen atau 1,9 juta liter per hari dibanding konsumsi normal.

Selama arus mudik, Rumah Pertamina Siaga di SPBU 13.262.511 Kabupaten Lima Puluh Kota ramai disinggahi pemudik.

Kebanyakan mereka beristirahat sambil menikmati fasilitas layanan pijat dan tempat bermain anak.

Sementara itu, Pertamina bersiap menghadapi arus balik dengan memperkuat ketahanan stok.

“Terminal BBM Teluk Kabung mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga lima belas hari ke depan,” ucap Roby.

Untuk menambah stok SPBU, dioperasikan juga SPBU kantong di lokasi-lokasi yang mengalami peningkatan konsumsi.

Tiga SPBU Kantong disiapkan untuk melayani konsumen di jalur wisata. Yaitu di SPBU 14.261.580 Baso Bukittinggi, SPBU 14.271.536 Padang Panjang, dan SPBU 13.262.511 Air Putih 50 Kota.

Selain itu, SPBU Motoris yang siap menghantar BBM jika terjadi kemacetan, disiagakan di SPBU 14.264.566 Batagak dan SPBU 14.261.580 Baso.

Perhatian! Hari Ini Rest Area Tol Jakarta-Cikampek Arah ke Jakarta Ditutup

Suara.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk memutuskan untuk menutup rest area di jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta pada hari ini, Sabtu (8/6/2019) mulai pukul 12.00-24.00 WIB, dalam rangka mendukung kelancaran arus lalu lintas pada saat diberlakukan rekayasa lalu lintas one way arus balik Lebaran 2019.

Beberapa rest area yang akan ditutup, yakni rest area arah Jakarta seperti rest area Km 62B, Km 52B, Km 42B, dan Km 32B.

“Untuk itu kami mengimbau pengguna jalan untuk dapat beristirahat, mengisi penuh bahan bakar kendaraan serta melakukan top up uang elektronik sebelum memasuki ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, baik di rest area maupun di jalan nasional/non tol,” kata Corporate Secretary Jasa Marga Agus Setiawan, Sabtu (8/6/2019).

Untuk pengguna jalan dari arah Timur (Semarang/Cirebon) yang menuju Jakarta dapat beristirahat serta mengisi penuh BBM kendaraan di sepanjang Gerbang Tol (GT) Kalikangkung hingga GT Cikampek Utama, seperti di rest area Km 389B, Km 360B, Km 282B, Km 260B, Km 229B, Km 208B, Km 166B dan Km 102B.

Sementara itu, untuk pengguna jalan dari arah Cileunyi/Bandung yang menggunakan Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi dapat menggunakan rest area Km 149B, Km 125B, Km 97B, Km 88B dan Km 72B sebelum memasuki ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Pihak Jasa Marga juga mengimbau kepada para pengendara untuk tetap hati-hati berkendara, perhatikan rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan.

Selama itu, pengendara juga diimbau untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik dan BBM sebelum memasuki jalan tol agar perjalanan lebih nyaman.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membeberkan beberapa strategi yang telah disiapkan oleh Kementerian Perhubungan bersama dengan pemangku kebijakan lainnya terkait antisipasi kepadatan kendaraan pada arus balik Lebaran 2019.

Salah satunya yaitu mengatur penggunaan tempat istirahat (rest area) dikarenakan pada masa arus mudik kemarin, tempat istirahat (rest area) menjadi salah satu penyebab terjadi permasalahan kepadatan lalu lintas.

Menhub menambahkan kalau pun harus berhenti, hanya untuk keadaan darurat.

Pusing THR Habis Gaji Tiris Tapi Libur Masih Banyak? Coba Beberapa Tips Ini

Suara.com – Lebaran telah usai, berkunjung dan bersilaturahmi dengan sanak saudara atau teman-teman di kampung halaman pun menjadi cerita tersendiri dan momen berkesan yang di dapat setiap mudik lebaran.

Untuk para pemudik, kini saatnya bersiap untuk kembali ke daerah perantauan masing-masing. Saat mudik, para pemudik akan lebih fokus untuk cepat sampai ke daerah tujuan.

Sebaliknya, saat arus balik tiba, mereka cenderung memiliki waktu luang lebih untuk menikmati sisa waktu berlibur bersama keluarga. Sehingga menghadapi perjalanan arus balik mudik pun membutuhkan persiapan yang matang.

Namun, bagaimana menyiasati kondisi bonus THR yang mulai menipis ketika hendak kembali ke kota tujuan asal.

Bagi para pemudik yang akan melakukan perjalanan arus balik, berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membuat perjalanan pulang bersama keluarga tetap menyenangkan meski budget terbatas.

Wisata Kuliner

Saat Anda melakukan perjalanan arus mudik, tentu Anda masih dalam kondisi berpuasa sehingga tidak bisa banyak berhenti dan leluasa untuk menikmati kuliner yang ada.

Kini, ketika arus balik mudik saatnya Anda dan keluarga mencicipi berbagai kuliner khas yang ada di jalur mudik.

Jangan lupa unduh panduan Peta Kuliner Trans Jawa yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Anda bisa mendapatkan referensi makanan yang bisa Anda coba dan pas di kantong.

Kunjungi Objek Wisata Terdekat

Jangan khawatir dengan budget yang terbatas, Anda masih bisa mengunjungi beberapa objek wisata terdekat yang dilalui jalur Trans Jawa.

Masih banyak objek wisata tradisional tersebar di wilayah jalur Trans Jawa mulai dari wisata alam, religi, hingga museum yang seru dan tetap ramah di kantong.

Di timur pulau Jawa, Anda bisa coba untuk wisata unik bernama Wisata Petik Kurma di Kabupaten Pasuruan hanya dengan merogoh kocek Rp 5.000 Anda bisa melihat langsung ratusan pohon kurma yang bisa berbuah di Indonesia.

Selanjutnya destinasi sejarah di Surabaya yang dapat Anda kunjungi yaitu Tugu Pahlawan dan Monumen 10 November, yang merekam kisah bersejarah perjuangan warga Surabaya berperang melawan pasukan sekutu dan Belanda.

Beranjak ke Nganjuk, Anda bisa berkunjung ke Air Terjun Sedudo di kecamatan Kertosono yang menawarkan keindahan panorama alam dan sejuknya guyuran air di wilayah pegunungan.

Beralih ke tengah wilayah Jawa, Anda bisa mengunjungi Museum Kereta Api di Ambarawa jika Anda ingin mengetahui sejarah perkeretaapian di Jawa, di sini Anda juga bisa menikmati rasanya naik lokomotif uap.

Berikutnya, ada Pemandian Telomoyo yang berada di kaki Gunung Telomoyo memberikan pengalaman unik berenang di atas awan dengan pemandangan Gunung Lawu dan Merbabu.

Di Karanganyar, terdapat bangunan bersejarah bekas pabrik gula bersejarah yang dibangun pada tahun 1861 bernama De Tjolomadoe yang bisa Anda kunjungi untuk memperluas wawasan Anda.

Menuju barat pulau Jawa, Anda bisa mengunjungi beberapa pantai indah di Batang seperti Pantai Sigandu, Pantai Jodo, Pantai Ujung Negoro, dan lainnya.

Bergeser ke Tegal, Anda juga dapat mencoba objek wisata alam seperti pemandian air panas di Desa Guci.
Wisata Mangrove di Brebes pun menjadi salah satu destinasi favorit yang bisa Anda kunjungi dengan hanya merogoh tiket sebesar Rp 15.000.

Memasuki kota Udang, Cirebon, Anda dapat mencoba wisata belanja Batik Trusmi khas Cirebon, atau mengunjungi Taman Sari Gua Sunyaragi dengan tiket masuk yang hanya dipatok Rp 10.000.

Staycation di Kota Anda singgah, kenapa tidak?

Terlalu lelah menyetir dalam perjalanan dapat meningkatkan potensi kecelakaan di jalan. Setelah mencicipi kuliner khas dan mengunjungi objek wisata, tidak ada salahnya jika Anda bermalam di kota dimana Anda singgah sembari melepas lelah.

Berkat kehadiran teknologi, kini Anda hanya membutuhkan smartphone untuk memesan akomodasi terdekat dengan kualitas yang baik dan harga yang nyaman di kantong.

“Sepanjang jalur Trans-Jawa, kami memiliki 195 properti mitra OYO, yang tersebar di kota-kota utama sepanjang jalur mudik Trans-Jawa seperti Cirebon, Semarang, Solo, Yogyakarta dan Surabaya, hingga kota-kota di sepanjang pesisir timur seperti OYO 599 Bandung Permai di Jember, OYO 289 Dalwa Syariah di Pasuruan, dan OYO 587 Sinar Harapan di Probolinggo. Sehingga, para pemudik tidak perlu khawatir mencari tempat menginap yang layak,” kata Bayu Seto, Region Head Java OYO Indonesia, Sabtu (8/6/2019).

“Kemudian, jika para pemudik khawatir akan jaringan internet yang kurang bagus selama mudik, dengan aplikasi OYO Lite yang baru diluncurkan, untuk pengguna Android, maka Anda tetap dapat mencari akomodasi yang layak meskipun kondisi jaringan internet kurang baik sepanjang perjalanan. Hanya dengan tiga sentuhan jari, Anda akan menemukan berbagai akomodasi yang terjangkau dan unik untuk Anda sepanjang jalur Trans Jawa,” Bayu menambahkan.

Jika bosan dalam kendaraan, cobalah permainan sederhana ini

Ada beberapa permainan sederhana yang bisa Anda lakukan, terutama jika Anda membawa anak kecil dan keluarga.

Permainan “ABC 5 dasar” misalnya, dimana Anda mencari benda-benda yang berawalan sesuai alphabet adalah salah satu contoh yang populer.

Contoh permainan lain adalah permainan tebak plat nomor, dimana Anda harus menebak singkatan dari plat nomor kendaraan-kendaraan yang anda lewati. Sebagai contoh, RAP adalah singkatan dari “Rindu aku padamu”, and DAL bisa menjadi “Duh Aku Laper”.

Eits, meski mudik bisa menyenangkan, namun tetap jangan lupakan faktor keselamatan saat perjalanan arus balik.

Cek kendaraan dan jaga kesehatan Anda

Setelah melakukan perjalanan mudik yang panjang, tentu kendaraan Anda perlu penyegaran kembali untuk mempersiapkan perjalanan kembali ke perantauan.

Jangan lupa mengecek kembali oli mesin, tekanan angin dan kualitas ketebalan ban, serta semua lampu-lampu kendaraan Anda.

Momen Lebaran menjadi salah satu ajang bagi kita untuk menyantap berbagai hidangan saat silaturahmi. Hal ini mungkin bisa berdampak pada kesehatan kita, seperti kondisi tekanan darah, kolesterol, dan lambung.

Ada baiknya sebelum melakukan perjalanan arus balik, Anda memeriksa kondisi kesehatan terutama bagi para pengemudi.

Rencana Jokowi Undang Maskapai Asing ke Indonesia Dinilai Keliru

Suara.com – Wacana Pemerintah yang akan mengundang maskapai penerbangan asing untuk melayani rute domestik di Indonesia dinilai kurang tepat, karena tidak akan menyelesaikan persoalan penerbangan terutama terkait naiknya tarif pesawat.

“Jika Pemerintah tidak puas atau kecewa terhadap kondisi transportasi udara saat ini, seharusnya langkah yang diambil adalah introspeksi dan berbenah ke dalam perusahaan, bukan mengundang pihak luar untuk masuk,” kata pengamat penerbangan Alvin Lie di Jakarta, Kamis (5/6/2019).

Menurut Alvin, kalaupun saat ini konsumen merasakan harga tiket mahal, itu karena biaya operasi airlines naik melampaui pertumbuhan daya beli sejak 2014 dan nilai tukar rupiah juga menurun dibanding dibanding tahun 2014.

Kondisi ini juga tidak lepas dari kebijakan transportasi udara selama ini di mana tarif batas atas (TBA) tidak pernah ditinjau dan disesuaikan sejak 2014, sementara biaya operasi terus naik. Sama halnya dengan tarif batas bawah (TBB) juga tidak pernah ditinjau sejak 2016.

Wacana mengundang pemain asing dalam industri penerbangan juga tidak sesuai dengan Undang-Undang No. 1 Tahun tentang Penerbangan dan Peraturan Presiden No. 44 Tahun 2016 tentang Bidang Usaha yang tertutup dan terbuka di bidang penanaman modal.

Selanjutnya, sesuai azas cabotage dan UU No. 1 Tahun 2009, kepemilikan saham asing dalam perusahaan yang bergerak dalam bisnis Angkutan Udara, maksimum kepemilikan 49 persen.

“Jadi…tidak ada satu negara pun di dunia yg mengijinkan maskapai milik asing untuk melayani rute domestik negaranya,” ujarnya.

Alvin yang juga Komisioner Ombudsman RI Bidang Transportasi ini menggambarkan, jika pasar transportasi udara Indonesia menguntungkan dan atraktif, maka dalam sepuluh tahun terakhir sudah masuk banyak pemain baru dengan pola seperti Indonesia Air Asia. Namun, faktanya tidak ada pendatang baru sedangkan pemain lama berguguran.

“Hanya tersisa Garuda Group, Lion Group dan Indonesia Air Asia utk pelayanan rute nasional,” ujarnya.

Dengan strategi bisnisnya, Indonesia Air Asia nyaris tidak pernah laba di Indonesia. Semua laba ditarik ke Malaysia yang tarif pajaknya jauh lebih rendah daripada Indonesia.

“Sebagai konsekuensinya Indonesia Air Asia nyaris tidak membayar pajak penghasilan di Indonesia tahun 2018, karena merugi sekitar Rp 998 miliar,” ujarnya. [Antara]

Jasa Marga Berlakukan One Way pada Arus Balik Mulai Hari Ini

Suara.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk telah memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) pada arus balik Lebaran 2019 dari arah Timur menuju arah Jakarta hari ini sejak pukul 14.05 WIB.

Adapun titik awal one way tersebut dimulai dari Km 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung sampai dengan Km 70 GT Cikampek Utama.

Pemberlakuan one way hari pertama pada periode arus balik Lebaran 2019 ini mundur dua jam lima menit dari yang telah direncanakan sebelumnya (pukul 12.00 WIB) dengan mempertimbangkan ramainya lalu lintas di kedua arah, baik arah Jakarta maupun arah Cikampek, yang masih seimbang hingga menjelang tengah hari.

“Selain itu, penundaan jam pemberlakuan one way juga disebabkan oleh sebagian besar pengguna jalan juga masih memanfaatkan rest area di jalur arah Cikampek untuk sholat Jumat sehingga pembersihan (sweeping) jalur arah Cikampek baru akan dilaksanakan setelah waktu sholat Jumat selesai,” kata Corporate Communications Department Head Jasa Marga, Irra Susiyani dalam keterangannya, Jumat (7/6/2019).

Lebih lanjut, Irra menuturkan, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek menyiapkan skenario pengaturan operasional GT Cikampek Utama yang merupakan GT barrier selama pelaksanaan rekayasa lalu lintas one way berlangsung.

Untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan tol dari arah Cikampek menuju Jakarta, sejak pukul 11.25 WIB hari ini Jasa Marga telah mengoperasikan tambahan Oblique Approach Booth (OAB) sejumlah 4 unit sehingga saat ini GT Cikampek Utama memiliki total 29 Gardu Operasi.

Di samping itu, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek akan turut mengoperasikan 25 mobile reader secara tandem sehingga dapat melayani arus balik Lebaran dengan maksimal.

Sementara itu, untuk mengantisipasi lalu lintas arah Cikampek yang masih terpantau cukup padat, GT Cikampek Utama juga masih menerima lalu lintas dari Jakarta menuju Cikampek dengan mengoperasikan sebanyak 4 gardu yang dalam pelaksanaannya situasional dan akan selalu dievaluasi.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan dapat mengantisipasi titik awal pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way memperhatikan rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan agar dapat masuk ke lajur one way dengan aman dan nyaman.

“Jasa Marga mengimbau kendaraan bus dan non golongan I serta pengguna jalan jarak dekat untuk tetap menggunakan jalur normal. Tetap hati-hati berkendara. Pastikan kecukupan saldo uang elektronik dan BBM sebelum memasuki jalan tol agar perjalanan lebih nyaman,” imbuh Irra.

Kesulitan Mencintai Pekerjaan? Tak Usah Galau, Ini Beberapa Tipsnya!

Suara.com – Memang, mencintai sebuah pekerjaan itu bukanlah perkara mudah. Mereka yang bekerja dengan baik pun belum tentu menginginkan pekerjaan tersebut, lantaran tidak sesuai dengan passion mereka.

Perlu ketekunan serta kesungguhan dalam mengerjakan sesuatu, hingga akhirnya Anda menyukai pekerjaan tersebut dan menganggapnya sebagai bagian dari kehidupan Anda. Namun hal tersebut bisa saja masih dirasa sangat kurang bagi Anda untuk dapat mencintai pekerjaan Anda. Lalu, apa yang harus dilakukan?

Tak usah galau, berikut cara mudah mencintai pekerjaan yang bisa Anda lakukan, seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Teruslah Fokus pada Tujuan yang Pernah Anda Tentukan Sebelumnya

Saat mulai bekerja, pastikan telah menentukan tujuan Anda dalam bekerja. Beberapa alasan yang sering kali jadi penyemangat adalah keinginan mendapatkan keuntungan finansial, relasi baru atau memperluas jaringan, hingga jumlah project untuk menambah portofolio Anda.

Saat Anda mulai bekerja, pastikan pula Anda telah menyusun strategi bagaimana target dan tujuan tersebut dapat tercapai, sehingga pekerjaan Anda pun menjadi lebih produktif.

2. Tingkat Kemampuan Diri dari Pekerjaan yang Sedang Dilakoni

Salah satu penyebab tidak begitu tertarik dengan bidang pekerjaan yang sedang dilakoni adalah karena ketidakmampuan atau kurang menguasai bidang tersebut. Oleh karena itu, tingkatkan skill dari pekerjaan yang sedang Anda jalani sekarang ini.

Sehingga, ketika menguasai bidang tersebut, maka Anda pun akan semakin tertantang dan bersemangat untuk mengerjakan berbagai tugas dan pekerjaan tersebut. Bahkan hal itu bisa meningkatkan nilai tawar Anda terhadap berbagai penawaran pekerjaan yang sama, namun dengan benefit dan gaji yang lebih besar.

3. Berpikir Realistis, Tak Selamanya Kita Mendapatkan Pekerjaan yang Diinginkan

Memperoleh pekerjaan tak lepas dari ketersediaan lapangan kerja itu sendiri. Sulitnya mencari pekerjaan di zaman yang semakin penuh kompetisi ini memang bukan perkara mudah.

Untuk itu, berpikirlah realistis, bahwa tak selalu kita bisa mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Apalagi bila ternyata Anda masih kategori “fresh graduate”, Anda pun akan bersaing dengan mereka yang mungkin sudah banyak pengalaman.

Daripada menganggur dan menunggu pekerjaan yang diinginkan, lebih baik lakukan dan tekuni pekerjaan saat ini, sambil terus belajar dan memperkaya diri akan pengetahuan dan pengalaman. Seiring dengan berjalannya waktu, Anda akan menemukan pekerjaan yang diimpikan.

4. Selalulah Berpikir Positif alias Positive Thinking

Para psikolog pun membenarkan bahwa kunci dari sebuah kehidupan berkualitas adalah pikiran. Jika selalu berpikir positif, maka berbagai masalah yang dihadapi pun akan mudah dipecahkan.

Demikian halnya soal pekerjaan yang Anda miliki. Cobalah untuk selalu memikirkan sisi positifnya terlebih dahulu, dibandingkan memikirkan sisi negatifnya.

Bandingkan jika Anda selalu memikirkan sisi negatif dari pekerjaan, maka Anda tidak akan pernah merasa nyaman dan tak menutup kemungkinan akan selalu mencari pekerjaan baru saat menghadapi sebuah masalah.

Hal yang perlu Anda ingat adalah, di mana pun Anda bekerja, Anda akan selalu menemukan masalahnya sendiri. Maka yang terpenting adalah bagaimana cara kita menghadapinya dengan kepala dingin.

Syukuri Setiap yang Ada Sekarang dan Terus Berusaha

Hidup adalah tentang dinamika. Semuanya bergerak dan berubah mengikuti perkembangan yang ada. Selain itu, tidak semua yang kita inginkan bisa mudah didapatkan. Butuh upaya keras untuk meraihnya. Kuncinya, selalulah bersyukur dan jangan pernah lelah untuk terus berusaha mencapai apa yang diinginkan dan dicita-citakan.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

6 Cara Berdamai dengan Pekerjaan Tak Sesuai Passion

Jika Mengalami 6 Ciri Ini, Segera Cari Pekerjaan Lain

Hai Milenial Workaholic! Lakukan Hal Ini agar Terhindar dari Stres

Masyarakat Berangkat Mudik Pasca Lebaran, Menhub Sebut Terjadi Anomali

Suara.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan arus mudik pada tahun ini terjadi anomali. Pasalnya, pada hari Lebaran maupun setelah lebaran masih banyak masyarakat yang berpulang kampung dari Jakarta.

Berdasarkan data Jasa Marga, tercatat 206.710 kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Timur, arah Barat, dan arah Selatan pada hari pertama Lebaran 2019 (H1). Angka ini naik sebesar 58,83 persen dari lalulintas harian rata-rata (LHR) normal sebesar 130.144 kendaraan.

Jumlah lalu lintas untuk hari pertama Lebaran ini lebih tinggi 9 persen dari prediksi Jasa Marga sebanyak 190.246 kendaraan.

“Jadi arus balik malah ada satu anomali ya kemarin itu justru arus mudik masih banyak sehingga yang tadinya kita sudah mempersiapkan arus balik tiba tiba ada load dari Jakarta Bogor dari Jakarta ke arah cikampek yang banyak,” kata dia aat ditemui di Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara, Jumat (7/6/2019).

Akan tetapi, tutur Budi Karya, anomali arus balik tersebut tak sampai membuat rekayasa lalu lintas seperti satu arah (one way). Meskipun macet, di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arus lalu lintas masih bisa diatasi.

“Sampai kemarin kita praktis mengelola arus mudik. Tapi tidak sampai one way tapi kita lakukan dengan contraflow kita perkirakan arus balik mulai tanggal ini memang menganjurkan hari ini balik,” ucap dia.

Untuk arus balik, Budi Karya telah mempersiapkan skema untuk antisipasi kemacetan. Salah Satunya, yaitu penerapan one way dari KM 414 hingga KM 70 Jalan Tol Trans Jawa.

“Kita sudah mempersiapkan klarifikasi kakorlantas sudah mempersiapkan skenario rekayasa lalu lintas. Kita sudah siapkan Kalikangkung ke Cikampek lebih dari 200 meter dari km 414 sampai 70 itu satu arah setelah itu dari 70-29 mungkin pakai contraflow sesuai kebutuhan ini mudah-mudahan sesuai rencana Jam 12,” pungkas dia.

Optimalkan Sumber Air, Kementan Yakin Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045

Suara.com – Kementerian Pertanian (Kementan) yakin dan optimistis Indonesia akan menjadi lumpung pangan dunia pada 2045. Banyak hal yang telah dilakukan, salah satunya dengan mengoptimalisasi irigasi pertanian.

Pemerintah sudah membangun irigasi seluas 3 juta hektare, normalisasi sungai dan bendungan, pompanisai dan membangun embung untuk menampung air.

“Berdasarkan analisis dan tinjauan lapangan, faktor ketersediaan air irigasi merupakan faktor kunci sukses pencapaian target produksi dan juga faktor lahan,” kata Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman.

Untuk itu, lanjutnya, Kementan mencanangkan dan melaksanakan program percepatan pencapaian swasembada padi, jagung, dan kedelai melalui perbaikan jaringan irigasi dan sarana pendukungnya.

“Saya ingin menjadikan semua lahan tadah hujan bisa teraliri. Solusinya adalah dengan membangun embung, membangun sumur dangkal, sumur dalam, dan embung-embung kecil di seluruh wilayah tadah hujan,” jelasnya.

Air hujan yang jatuh bisa dimanfaatkan, tidak hanya sekali, tapi bisa 2 – 3 kali. Embung-embung tersebut sudah dibangun sejak 2 tahun terakhir dan sudah terbangun 30 ribu unit.

“Kalau ini kita bisa dilakukan, insya Allah, lumbung pangan di Indonesia 2045 bisa jadi kenyataan,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan mengamanatkan agar pada 2019, pelaksanaan kegiatan Ditjen PSP di daerah dapat dilaksanakan dengan serius dan cepat. Aspek alat dan mesin pertanian, irigasi, lahan, pembiayaan dan aspek pupuk yang sudah tertera dalam DIPA atau POK agar segera dilaksanakan.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Sarwo Edhy mengatakan, khusus untuk kegiatan air irigasi, pada 2019 akan difokuskan pada optimalisasi pemanfaatan sumber air untuk meningkatkan intensitas pertanaman (IP). Untuk itu, dia minta bila ada daerah yang memiliki potensi sumber air agar mengajukan kegiatan irigasi.

“Bila lokasi sumber air cukup jauh dari lahan, bisa mengajukan kegiatan pipanisasi. Bahkan kalau perlu, pompa air akan disiapkan,” ujarnya.

Sarwo yakin, pihaknya dapat mengantisipasi potensi kekeringan yang melanda beberapa wilayah di Indonesia, khususnya pada Juli – September 2019. Tiga tahun belakangan ini, Kementan telah melakukan berbagai upaya dengan membuat program jangka panjang dan jangka pendek.

Untuk jangka pendek dengan membuat sumur pantek dan pompanisasi air sungai di wilayah potensial, penyediaan benih unggul tahan kekeringan, pongaturan pola tanam, minimalisir risiko kekeringan, penyediaan asuransi usahatani dan menggenjot pertanaman di lahan rawa, lebak, pasang surut.

“Sedangkan jangka panjang melalui program perbaikan irigasi, bantuan alsintan, pembangunan embung, pengembangan tata air mikro di lahan rawa dan pasang-surut,” tambahnya.

Untuk menjamin ketersediaan air irigasi, Kementan bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait pembangunan bendungan, DAM, jaringan irigasi primer dan sekunder, serta melakukan normalisasi sungai dan pembangunan irigasi tersier 3,0 juta hektare.

Sedangkan untuk penyediaan air irigasi secara berkelanjutan, Kementan juga turut bekerja sama dengan Kementerian Desa dan PDT dalam pembangunan embung di seluruh Indonesia.

“Sumber air ini nantinya dapat meningkatkan jumlah produksi lahan 2 kali lipat. Artinya, pada November, Desember, Januari tidak ada paceklik,” jelasnya

Kementan telah mengantisipasi musim kemarau melalui beberapa upaya. Di antaranya menyebarluaskan informasi Prakiraan Iklim Musim Kemarau Tahun 2019 dan peningkatan kewaspadaan terhadap kekeringan kepada seluruh gubernur dan dinas provinsi terkait.

Selain itu juga melakukan budi daya pertanaman sesuai iklim dan kondisi setempat, melakukan penanaman menggunakan varietas padi tahan/toleran kekeringan dan berumur, melakukan budidaya tanaman hemat air/SRI, serta melakukan pemantauan langsung secara intensif.

Upaya lain terkait antisipasi musim kemarau, Kementan mulai 2016 memberikan jaminan asuransi terhadap petani melalui Program Asuransi Usaha Tani (AUT).

“Jika terjadi gagal panen atau puso baik akibat serangan organisme pengganggu tanaman, banjir maupun kekeringan, petani mendapatkan ganti rugi Rp 6 juta per hektare,” pungkasnya.

Catat Nih, Tips Menghemat Gaji agar Tak Cepat Habis!

Suara.com – Setiap yang namanya pekerja, baik itu pegawai negeri maupun karyawan swasta, tentu akan selalu menerima gaji setiap bulannya. Gaji itu umumnya diberikan saat awal atau akhir bulan.

Mengatur pos-pos pembagian gaji sangatlah penting. Tujuannya, agar gaji yang didapatkan tidak langsung habis begitu saja, atau tiba-tiba ludes di tengah bulan.

Apakah Anda selalu mengalaminya? Kalau sudah seperti ini, biasanya Anda akan berpikir bahwa perusahaan tempat bekerja mungkin tak terlalu bisa diandalkan karena gaji yang diberikan tak pernah mencukupi.

Namun sebenarnya, seberapa pun besar gaji yang diterima tidak akan pernah membuat Anda merasa cukup bila tidak mampu mengatur keuangan. Jadi, merasa gaji selalu tidak pernah cukup bisa saja dikarenakan kebiasaan buruk dalam mengelola kekuangan.

Nah, agar terhindar dari gaji cepat habis setiap bulannya, simak tips berhemat berikut ini seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Dana Cadangan sebagai Tabungan

Setelah menerima gaji, anggarkan 10-30% untuk menabung. Buat rekening bank khusus untuk menampung anggaran ini. Jangan menggunakan fasilitas kartu ATM, agar uang yang ada di rekening tersebut tidak mudah digunakan.

Jadi, selalu ingat memotong pemasukan untuk ditabung lebih dahulu, daripada menyisakan gaji setelah membelanjakan gaji. Biasanya “menyisakan” itu tak akan pernah bisa, dan itu hanya membuat Anda menunda-nunda menunggu gaji bulan depan.

2. Tentukan Skala Prioritas dalam Menggunakan Uang

Skala prioritas dalam keuangan sangatlah penting, sebagai acuan dan kontrol dalam pengelolaan keuangan. Jika memiliki berbagai tagihan, usahakan untuk membayar tagihan-tagihan tersebut sebelum digunakan untuk membelanjakan sesuatu yang hanya menjadi kesenangan semata.

3. Belanjakan Gaji secara Bertahap

Ketika gaji telah diterima, simpan terlebih dahulu dan jangan langsung dibelanjakan. Susun rencana setiap bulannya untuk menentukan seberapa besar gaji yang akan diabiskan untuk belanja. Dan pastikan Anda berkomitmen dan disiplin dengan rencana yang telah dibuat. Ingat untuk tak lebih besar pasak daripada tiang.

4. Berbelanja dengan Cerdas

Belanjalah sesuai dengan kebutuhan, bukan berdasarkan keinginan. Tujuannya agar lebih menghemat pengeluaran. Misalnya Anda ingin membeli baju, tas, atau sepatu baru, pikirkan terlebih dahulu. Jangan hanya sekali dua kali, tapi berkali-kali.

Setelah itu, lihat isi lemari untuk benar-benar menentukan apakah Anda benar-benar membutuhkan barang-barang tersebut. Jika dirasa tidak membutuhkan yang baru, sebaiknya jangan membelanjakan uang untuk itu.

Selain itu, bila memang dirasa membutuhkan sesuatu yang harus dibeli, maka belilah produk yang memang benar-benar berkualitas. Jangan pernah membeli barang asal murah saja, karena biasanya produk itu tidak berumur panjang. Berbelanjalah dengan cerdas.

5. Jangan Abaikan, Buat Anggaran untuk Berinvestasi

Agar gaji yang Anda terima tidak cepat habis begitu saja tanpa hasil, janganlah abai terhadap pentingnya berinvestasi. Anda bisa memilih berbagai macam instrumen investasi, mulai dari saham, reksa dana, jual-beli mata uang asing, menabung berjangka, membeli logam mulia atau emas, dan sebagainya.

Melakukan investasi, selain sebagai kontrol dalam penggunaan uang, bisa juga sebagai sarana untuk memperoleh pendapatan sampingan. Secara otomatis, hal ini akan menambah pemasukan dalam satu bulan atau beberapa waktu mendatang yang sifatnya jangka panjang.

6. Kontrol dan Beri Batas Pemakaian Kartu Kredit

Jika Anda termasuk orang yang susah mengontrol diri untuk berbelanja, maka Anda wajib membatasi penggunaan kartu kredit. Agar Anda tidak terbebani dalam melakukan pembayaran setiap bulannya, gunakanlah kartu kredit secara bijak dan sesuai dengan kebutuhan, bukan berdasarkan keinginan.

Setelah menerima gaji, selesaikan segera semua hal yang berkaitan dengan tagihan bulanan kartu kredit, agar tidak harus membayar beban bunga tagihan yang belum terbayarkan.

Budayakan Gaya Hidup Hemat agar Gaji Tak Numpang Lewat

Mengembangkan kebiasan menabung dan kontrol kebutuhan adalah hal utama yang bisa Anda terapkan agar gaji tetap aman. Selalu ingat untuk menjadikan kebiasaan berhemat sebagai gaya hidup. Setelah menjadi kebiasaan, gaji yang Anda terima setiap bulan pun tidak hanya akan numpang lewat saja.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Tabungan dan Investasi dari Gaji UMR, Cukupkah untuk DP Rumah?

Tips Jitu Investasi Reksa Dana bagi Para Pemula

Ketika UMP Naik, Berapa Besar Gaji yang Bisa Ditabung?

Puluhan Penjual Alas Tikar Ramaikan Libur Lebaran di Ragunan

Suara.com – Puluhan pedagang musiman sudah ramai di sepanjang Jalan RM Harsono, yang mengarah ke Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan. Mereka sudah sejak pagi hari menjajakan alas tikar kepada para pengunjung TMR.

Yuli, seorang pedagang musiman mengatakan, ia sudah acapkali menjual alas tikar untuk kebutuhan pengunjung TMR. Namun, lanjut dia, berdagang alas tikar hanya dilakukannya di waktu tertentu, terutama saat liburan.

“Jualan begini, kalau lagi libur Lebaran sama pas tahun baru aja. Kalau pengunjungnya ramai,” kata Yuli

Yuli sendiri menyiapkan 2 ikat, yang masing-masing berjumlah 50 alas tikar setiap harinya. Jumlah tersebut pun, kata dia, selalu habis jika ada peningkatan pengunjung.

“Biasanya habis. Cuma ini hari pertama buka Ragunan, kayanya masih sepi. Mungkin akhir pekan baru ramai,” ujarnya.

“Lumayan kalau laku semuanya, tinggal dikalikan Rp 10 ribu per ikat,” kata Yuli.

Yuli sengaja memilih menjadi pedagang musiman alas tikar, lantaran pendapatannya sebagai penjual pecel lele di libur Lebaran ini sedang menurun.

Penjaja tikar di Ragunan. (Suara.com/Novian A)Penjaja tikar di Ragunan. (Suara.com/Novian A)

“Buat tambah-tambahan, soalnya kalau dagang pecel lele kan masih sepi. Pegawai kantor masih libur semua,” kata Yuli.

Saat menjajakan alas tikar di pinggir jalan tersebut, Yuli juga ditemani oleh Sukirman, suaminya.

“Sampai jam satu siang aja di sini. Tergantung nanti sepinya pengunjung yang datang. Kalau udah siang, udah pada dateng semua biasanya,” ujar Sukirman.

Dukung Kebutuhan Tanaman Pangan, Kementan Bangun Irigasi Perpompaan

Suara.com – Kementerian Pertanian (Kementan), dalam hal ini Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), giat membangun irigasi perpompaan dalam tiga tahun terakhir. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung kebutuhan tanaman pangan, hortikultura, maupun peternakan. 

Selama tiga tahun, yaitu 2016 – 2019, irigasi perpompaan untuk tanaman pangan telah dibangun sebanyak 2.358 unit. Sedangkan untuk kebutuhan tanaman hortikultura dan peternakan masing-masing telah dibangun 429 unit dan 322 unit. 

Dirjen PSP, Sarwo Edhy mengatakan, tujuan pembangunan irigasi perpompaan adalah untuk mendukung tanaman pangan, yang diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman (IP) 0,5. Adapun dari 2.358 unit irigasi perpompaan yang telah dibangun, bila masing-masing unit dapat mengairi 10 hektare, maka luas lahan yang dapat diairi saat musim kemarau bisa mencapai 47,16 ribu hektare.  

“Bila peningkatan IP 0,5 dapat dicapai, maka akan didapat penambahan luas tanam seluas 29.780 hektare. Dampak selanjutnya adalah peningkatan produksi sebanyak 154.850 ton,” jelasnya, Jakarta, Selasa (4/6/2019).

Sarwo Edhy menambahkan, irigasi perpompaan yang telah dibangun untuk mendukung komoditas hortikultura sebanyak 429 unit. Bila masing-masing unit mampu mengairi 10 hektare, maka dari seluruh irigasi perpompaan yang telah dibangun akan dapat mengairi lahan hortikultura saat musim kemarau seluas 4.290 hektare.

Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian juga telah membangun irigasi perpompaan untuk mendukung kebutuhan ternak ruminansia sebanyak 322 unit. 

“Dengan estimasi satu unit mampu melayani 10 ternak, maka terdapat 3.220 ekor yang terjamin ketersediaan air minumnya dan sanitasi kandangnya,” pungkasnya.

Irigasi perpompaan merupakan sistem irigasi dengan menggunakan pompa air yang pendistribusiannya melalui saluran terbuka maupun tertutup. 

Fasilitas ini mencangkup tiga komponen utama, yaitu pompa air dan kelengkapannya, bak penampung sebagai reservoir untuk mendekatkan jarak dari sumber air ke lahan, kemudian jaringan distribusi, baik tertutup maupun terbuka, yang berfungsi untuk membawa dan atau membagi air ke lahan yang akan diairi.