Membaca Arah Pergerakan IHSG Jelang Akhir Pekan

Suara.com – Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji memprediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal mengalami koreksi lanjutan.

Secara teknikal, Nafan mengamati, MACD masih membentuk pola dead cross di area negatif. Sementara itu, terlihat bahwa Stochastic dan RSI berada di area netral.

Di sisi lain, terlihat pola bearish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG.

“Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.336 hingga 6.298. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range level 6.439 hingga 6.503,” kata Nafan di Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Sementara, Analis KGI Sekuritas Yuganur Wijanarko memprediksi pergerakan IHSG justru berbalik bergerak menguat.

Menurut pengamatannya, efek negatif koreksi yang terjadi telah mereda, sehingga IHSG bisa bergerak masuk ke zona Hijau.

“Maka dengan stabilnya pergerakan harga, kami melihat bahwa momentum positif siap kembali ke IHSG untuk memicu terjadinya rally ke resistance atas minor di 6.480-6.550. Melihat dari segi teknikal maka kami rekomen untuk akumulasi buy dan menjual pada kontinuasi kenaikan berikutnya,” tutup dia.

loading…

Rupiah Masih Loyo Ditekan Dolar AS

Suara.com – Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi, pergerakan nilai tukar rupiah bakal terus tertekan terhadap dolar AS jelang akhir pekan ini.

Menurut pengamatan Ariston, dolar AS masih berpeluang menguat terhadap rupiah hari ini karena sentimen Bank Sentral AS (The Fed) yang tidak memberikan indikasi pemangkasan suku bunga pasca rapat moneter Kamis dini hari.

Fed juga memberikan komentar yang positif mengenai pertumbuhan ekonomi dan pasar tenaga kerja AS.

Selain itu, dari dalam negeri sendiri, stabilnya data inflasi Indonesia, tidak banyak menggerakan rupiah. Pasar menantikan data pertumbuhan Indonesia yang akan dirilis Senin pekan depan.

“Rupiah berpotensi tertekan di kisaran Rp 14.200 – Rp 14.300,” kata Ariston di Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Berdasarkan data Bloomberg pergerakan rupiah pada Kamis (2/5/2019) berada di level Rp 14.251 per dolar AS.

Level itu menguat bila dibandingkan Selasa sebelumnya di level Rp 14.256 per dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Kamis kemarin berada di level Rp 14.254 per dolar AS.

Posisi itu melemah bila dibandingkan pada Selasa sebelumnya yang berada di level Rp 14.215 per dolar AS.

Tanam Kentang untuk Kompetitor, Pepsi Gugat Empat Petani di India

Suara.com – Perusahaan makanan ringan dan minuman asal Amerika Serikat Pepsi telah mencabut gugatan hukumnya untuk empat petani kentang di India.

Diketahui petani India melanggar hak paten dengan mengolah tanaman budidaya FC5 yang ditanam khusus untuk keripik kentang lays.

Dikutip dari Reuters, Juru Bicara Pepsi di India mengatakan, selain mengajukan gugatan terhadap empat petani pada April sebelumnya, Pepsi juga telah menggugat lima petani lain namun telah diselesaikan secara damai.

“Setelah berdiskusi dengan pemerintah, perusahaan telah setuju untuk menarik kasus-kasus terhadap petani,” ujar Juru Bicara Pepsi, Kamis (2/5/2019).

Keputusan ini diambil setelah 39 hari pemilihan umum di daerah tersebut, dimana penduduk pedesaan memiliki suara dominasi. Selain itu intervensi kelompok nasionalis Hindu juga berpengaruh seperti Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa.

Pepsi mengungkapkan, para petani harus menjual kentang mereka ke perusahaan atau berhenti menanam budidaya FC5. Sebagai imbalannya Pepsi akan menarik gugatannya.

Kepala Organisasi Politik India Swadeshi jagran Manch (SJM), Ashwani Mahajan menyambut baik langkah yang diambil Pepsi untuk kemenangan petani di India.

“Perusahaan multinasional perlu memahami bahwa mereka harus menghormati hukum India,” ujar Ashwani Mahajan.

Diketahui, gugatan yang diajukan pada bulan April tersebut di Ahmedabad meminta pengadilan menahan empat petani yang menanam budidaya FC5.

Dalam gugatannya Pepsi menetapkan denda sebesar 10 juta rupee untuk per petaninya.

Diduga Rekayasa Laporan Keuangan, OJK Minta BEI Selidiki Garuda Indonesia

Suara.com – Ketua Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso angkat bicara mengenai kisruh laporan keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA).

OJK meminta Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk melakukan verifikasi laporan keuangan Garuda Indonesia untuk mencari kebenaran hasil audit yang disebut-sebut menggunakan auditor abal-abal.

“OJK tidak memiliki kewenangan untuk overall hasil audit yang dilakukan akuntan publik. Kebenaran ini nanti ada asosiasi profesi untuk melakukan verifikasi,” ujar Wimboh, Kamis (2/5/2019).

Menurut Wimboh, tugas OJK dalam kasus ini hanya mengawasi Garuda Indonesia saja, karena bukan termasuk dalam lembaga jasa keuangan.

Peran OJK untuk Garuda Indonesia hanya mengawasi prosedur dalam transparansi dan market conduct.

“OJK dalam meyakini transparansi perusahaan go publik. Kita meminta SRO di lapangan, hasilnya bisa disampaikan ke OJK,” katanya.

Menurutnya, OJK tidak hanya mengawasi perbankan dan asuransi saja. Ia meminta untuk pihak yang dirugikan mengikuti prosedur yang ada.

“Sebelum RUPS laporan keuangan harus disetujui, apabila ada pihak yang tidak sepakat atau merasa dirugikan, silahkan saja nanti akan diproses sesuai dalam hal emiten dan listed,” imbuh dia.

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Gondang Besutan Waskita Karya

Suara.com – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) sebagai kontraktor telah menyelesaikan Bendungan Gondang yang berlokasi di Sungai Garuda, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah.

Bendungan yang merupakan salah satu dari Proyek Strategis Nasional (PSN) ini diresmikan operasionalnya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Konstruksi Bendungan Gondang dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk sejak 30 Mei 2014 dengan nilai kontrak Rp 595 miliar meliputi pekerjaan coverdam, inlet terowongan, outlet terowongan, bendungan utama, spillway, tower intake, landscaping, dan mekanikal elektrikal.

Bendungan Gondang yang memiliki kapasitas tampung 9,15 juta meter3 dibangun untuk memenuhi kebutuhan air baku ibu kota Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Sragen dengan debit 200 liter per detik bagi 200.000 jiwa, dan irigasi lahan pertanian seluas 4.680 hektar.

Selain itu bendungan ini juga berfungsi sebagai pengendali banjir, pembangkit listrik mikrohidro 0,2 MW, destinasi wisata dan menjadi konservasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Garuda.

“Dengan adanya suplai air dari bendungan, petani yang sebelumnya hanya dapat satu kali tanam setahun, diharapkan nantinya akan bisa 2-3 kali tanam,” ungkap Director of Operation III PT Waskita Karya (Persero) Tbk Fery Hendriyanto.

Turut hadir dalam acara peresmian ini Presiden Republik Indonesia Joko Widodo didampingi oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Bupati Karanganyar Juliyatmono, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Hary Suprayogi, Director of Operation III PT Waskita Karya (Persero) Tbk Fery Hendriyanto, SVP Infrastructure 3 Division PT Waskita Karya (Persero) Tbk Aris Mujiono, dan VP Infrastructure 3 Division PT Waskita Karya (Persero) Tbk Norman Hidayat.

Menhub Minta Kementerian BUMN Turut Andil Turunkan Harga Tiket Pesawat

Suara.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta Kementerian BUMN turut andil membantu menurunkan harga tiket pesawat. Diketahui harga tiket pesawat menjadi salah satu penyebab inflasi pada April 2019 mencapai 0,44 persen.

Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan pada April 2019 rata-rata kenaikan harga tiket pesawat sebesar 11 persen dibanding April 2018. Menhub Budi Karya akan meminta saran dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk menekan tiket pesawat supaya menurunkan inflasi.

“Saya ini regulator yang berwenang menentukan harga yaitu BUMN dan saya lagi menghubungi KPPU apakah saya berwenang evaluasi tarif batas atas,” ujar Menhub Budi Karya di Gedung Kemenko Perekonomian, Kamis (2/5/2019).

Menurutnya, maskapai Garuda Indonesia cukup mempengaruhi kenaikan harga tiket pesawat. Jika tiket pesawat Garuda harga mulai turun maskapai lain akan mengikutinya.

Menhub Budi Karya menambahkan bahwa pihaknya hanya menentukan tarif batas dan bawah saja. Sedangkan Kementerian BUMN meminta agar Garuda mengevaluasi harga untuk tiket pesawat.

“Menentukan batas atas dan batas bawah sudah cukup tidak bisa karena Undang-undangnya tidak ada. Di dunia manapun tidak ada regulator mengatur tarif,” terangnya.

Sebelumnya Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan andil harga tiket pesawat terhadap Inflasi juga cukup tinggi yaitu 0,31 persen secara tahunan (yoy). Sedangkan pada April 2019, andil harga tiket pada inflasi sebesar 0,03 persen.

“Untuk tiket pesawat ini secara year on year andilnya 0,31 persen, naiknya 11 persen, ini lumayan tinggi ya,” kata dia di Kantor BPS Pusat, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019).

Menurut Suhariyanto, kenaikan harga tiket pesawat ini dampaknya merembet ke mana-mana. Salah satunya, penumpang angkutan udara domestik yang turun pada Maret 2019 21,94 persen (yoy) menjadi 6,03 juta penumpang.

Semakin Mudah, Transaksi Emas Hanya Lewat Aplikasi TrueMoney

Suara.com – TrueMoney bekerja sama dengan sebuah teknologi finansial yang bergerak di bidang perdagangan logam mulia emas yaitu EmasDigi. EmasDigi adalah perusahaan yang terafiliasi dengan PT PG Berjangka, yang telah resmi terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) dan berada di bawah Kementerian Perdagangan.

Peresmian kerjasama tersebut dilakukan di Kantor TrueMoney Indonesia, Gran Rubina Business Park Lt. 19, Kuningan.

Direktur TrueMoney Indonesia, Rio Da Cunha mengatakan, “Sekarang ini, investasi emas merupakan sesuatu yang sedang marak dibicarakan, hal tersebut membuat kami tertarik untuk bekerjasama dengan EmasDigi. EmasDigi sendiri menyediakan emas yang 100 persen murni bersertifikat dan sudah pasti terjamin, hal ini tentu harus kami perhatikan karena kami selalu mengutamakan keamanan untuk para pengguna kami.”

Kerjasama antara TrueMoney dan EmasDigi adalah hal yang sangat menguntungkan karena sekarang para pengguna TrueMoney sudah bisa membeli dan menjual emas melalui aplikasi member TrueMoney, ungkap Rio.

Kini member TrueMoney sudah bisa merasakan kemudahan dalam berinvestasi emas. Pengguna bisa memakai fitur EmasDigi ini dengan cara log in ke akun TrueMoney, pilihmenu My True dan pilih EmasDigi. Disana ada pilihan dari beli, jual dan riwayat. Pembelian emas bisa dibeli mulai dari 0.01 gram dengan harga sekitar Rp 5.000 saja. Nantinya emas dapat dijual kembali ke EmasDigi dan hasil dari penjualan emas tersebut masuk secara otomatis ke wallet TrueMoney.

CEO EmasDigi, Claudia Kolonas mengatakan, “Investasi emas merupakan hal yang sangat menguntungkan dan sudah banyak yang mengimplementasikannya, sehingga diharapkan dengan adanya kerjasama yang strategis ini, bisa mengajak lebih banyak lagi masyarakat untuk berinvestasi emas melalui aplikasi TrueMoney. Transaksi mudah dan aman serta tidak ada biaya penitipan emas. Jangan khawatir dengan kualitas emasnya, seperti yang sudah dikatakan emas kami 100% murni bersertifikat dan sudah berlisensi.”

Ini Tips Dari Headhunter Indonesia Agar Karyawan Loyal Kepada Perusahaan

Suara.com – Banyaknya karyawan yang cepat untuk memutuskan resign hingga pekerja dari generasi kekinian yang merasa kurang nyaman dengan suasana tempat bekerja menjadi persoalan yang dihadapi perusahaan pada saat ini.

Untuk menjawab persoalan tersebut, Founder and Managing Director Headhunter Indonesia Haryo Utomo Suryosumarto mengungkapkan ada strategi yang bisa diterapkan agar karyawan bisa lebih betah bekerja.

“Intinya adalah apa yang dicari dari perusahaan? Ketika sudah memahami apa yang mereka ingin raih pada satu perusahaan, maka mereka akan melakukan seleksi. Perusahaan seperti apa? Dengan kultur bagaimana? Yang pada akhirnya bisa membuat para karyawan berkontribusi lebih baik pada perusahaan,” ujarnya saat menyampaikan ‘Mencegah Milenial Tak Cepat Resign dari Kantor’ di Hotel Sheraton, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (2/5/2019).

Salah satu kesulitan yang dihadapi, dari kebanyakan perusahaan, adalah menjamin loyalitas karyawan dari generasi milenial. Sehingga, perusahaan harus memutar otaknya untuk bisa membuat karyawan tetap loyal.

“Milenial merasa kurang mendapat pelatihan dan pengembangan diri. Mereka berasumsi cara untuk mengembangkan potensi diri adalah dengan berpindah tempat kerja yang dirasa lebih baik. Untuk menghilangkan rasa itu, perusahaan harus membangun komunikasi dengan baik, komunikasi dari atasan dengan karyawan bawah,” imbuhnya.

Berdasarkan Delloite Millenial Survey 2018, ada 43 persen milenial yang berencana berhenti dari tempat kerja mereka dalam kurun waktu dua tahun. Sedangkan yang berencana menetap dengan perusahaannya saat ini sampai lebih dari lima tahun hanya 28 persen .

Sementara dari hasil survei Headhunter Indonesia kepada 217 Generasi Milenial di Pulau Jawa, terdapat sejumlah faktor utama yang menyebabkan milenial tidak bertahan lama dan akhirnya membuat angka turnover perusahaan menjadi tinggi.

Hal inilah yang menjadi tantangan sebuah perusahaan untuk bisa menciptakan karyawan loyalitas di era generasi milenial.

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

Bank Indonesia Belum Bersikap soal Rencana Pindah Ibu Kota Negara

Suara.com – Presiden Jokowi telah memutuskan ibu kota negara akan dipindah ke luar Pulau Jawa. Alasannya, Pulau Jawa kekinian sudah padat penduduk, rentan banjir, serta tingkat kemacetan lalu lintas yang tinggi.

Namun, rencana pemindahan ibu kota itu memakan biaya begitu besar. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro menyebut, pemindahan ibu kota ini memakan biaya sekitar Rp 446 Triliun.

Namun, Bappenas memastikan, pemindahan ibu kota itu hanya untuk lokasi perkantoran pemerintahan. Sementara kantor jasa keuangan seperti Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tetap berada di Jakarta.

Lantas, bagaimana pandangan BI terkait pemindahan Ibu Kota tersebut?

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan, lembaganya belum memberikan pandangan terkait rencana pemindahan Ibu kota. Pasalnya, BI masih pelajari konsep pemindahan ibu kota tersebut.

“Kami masih mempelajari konsepnya seperti apa, jadi masih lihat dulu seperti apa,” kata Onny di kompleks perkantoran BI, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019).

Selain itu, Onny menambahkan, BI juga belum melakukan kajian terkait rencana tersebut. Menurut dia, kalau konsep pemindahan ibu kota sudah jelas, baru BI memberikan pandangannya.

“Belum dikaji ya, nanti setelah koordinasi ada kajian baru ada pandagan BI.”

Kembangkan Kapasitas, MRT Jakarta Jalin Kerjasama dengan Perusahaan Inggris

Suara.com – PT Mass Rapid Transit atau MRT Jakarta dengan Crossrail Internasional Ltd melakukan kerjasama terkait pengembangan kapasitas dan pengembangan sumber daya manusia.

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU oleh Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar dengan Direktur Pelaksana Crossrail Internasional Ltd, Paul Dyson.

William mengatakan, pengalaman Crossrail Internasional bisa membantu penyiapan proyek jalur MRT dan kawasan berorientasi (Transit Oriented Development).

“Kerjasama meliputi pengembangan kapasitas dan kemampuan sumber daya manusia PT MRT Jakarta, termasuk mendukung pembentukan akademi MRT Jakarta,” ujar William Sabandar, Kamis (2/5/2019).

Sementara itu, Duta Besar Inggris Moazzam Malik mengatakan, Inggris memiliki pengalaman yang cukup untuk dibagikan terkait pengembangan transportasi umum. Pihaknya bersama perusahaan Inggris akan mendalami kemitraan bersama MRT Jakarta dengan Pemprov DKI Jakarta.

“Sistem transportasi umum yang efektif sangat penting untuk masa depan ibu kota dan Indonesia. Keahlian dan finansial Inggris dapat membantu membuka jalan menuju sebuah kemajuan yang cepat,” kata Moazzam Malik.

Stok Habis, Harga Bawang Jelang Ramadan di Jambi Tembus Rp 100 Ribu per Kg

Suara.com – Mendekati bulan Ramadan, harga bawang putih di Jambi melonjak drastis dari Rp 45 ribu dan kini tembus Rp 100 ribu per kilogram. Padahal normalnya, harga bawang putih di pasaran hanya Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram.

Lili, salah seorang pedagang bawang putih di Pasar Angsoduo Kota Jambi mengatakan, kenaikan harga sudah berlangsung sejak sepekan belakangan. Menurut dia, kenaikan harga disebabkan stok bawang putih di gudang habis.

“Kenaikannya sejak seminggu yang lalu. Soalnya stok bawang putih di gudang sudah habis,” kata Lili, sebagaimana dilansir Metrojambi.com (jaringan Suara.com), Kamis (2/5/2019).

Lili juga mengatakan, saat ini dirinya membeli bawang putih dari swalayan, dan dijual kembali dengan harga Rp 90 ribu per kilogram.

“Ini kami beli di Trona (pasar swalayan di Kota Jambi), dijual dengan harga Rp 90 ribu per kilogram. Tapi sekarang di Trona juga lagi kosong, untuk harga bawang dijual tergantung berapa modalnya,” ungkap Lili.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi, Ariasyah membenarkan melonjaknya harga bawang putih di pasaran.

“Betul, kita masih menunggu janji Kemendag pusat bahwa bawang putih impor segera hadir, tetapi sampai dengan saat ini blm juga hadir,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Arianyah menyampaikan bahwa kenaikan harga bawang putih ini diperkirakan karena stoknya kembali menipis, sehingga membuat harga menjadi melonjak.

“Boleh dikatakan operasi pasar kemarin hanya sifatnya sementara saja dan stok saat ini kosong. Untuk diketahui OP bawang putih kemarin kuota hanya 25 ton untuk satu minggu sementara kebutuhan sehari di Jambi mencapai 10 ton per hari,” terangnya.

Oleh karena itu, pihaknya sudah menyurati Menteri Perdagangan terkait hal tersebut. Sehingga saat ini, situasinya masih dalam keadaan menunggu, mengingat bawang putih ini adalah barang impor.

“Kita sudah kirim surat ke Menteri Perdagangan, bahwa kebutuhan akan bawang putih tersebut dan memprediksi akan terjadi kenaikan harga yang tidak wajar karena kelangkaan. Tetapi, karena bawang putih adalah impor, jadi kita sifatnya menunggu dari pusat,” pungkasnya.

Tak Suka Dana Asing Masuk ke Indonesia? Maka Dari Itu Nabung di Bank

Suara.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebut, harus ada perhatian khusus agar masyarakat gemar menabung di bank.

Menurutnya, jika masyarakat sudah mulai gemar menabung di bank, hal tersebut bisa meminimalkan dana asing masuk ke Indonesia.

Dana yang ada di perbankan bisa digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur dan sebagainya, sehingga tidak mengandalkan investasi asing.

Dihadapan 1.500 pelajar SD-SMA se-Jakarta Menko Darmin mengajak para pelajar untuk meningkatkan minat menabung di bank dimulai dari tingkat pelajar.

Melalui kegiatan Simpel Day yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi pengenalan khusus untuk mendorong pelajar menabung.

“Kita tidak suka dana asing tetapi kita tidak suka menabung, itu bertentangan,” ujar Darmin Nasution di Gedung Dhanapala, Kamis (2/5/2019).

Menurutnya, saat ini masyarakat lebih senang menyimpan uang di rumah dari pada di bank. Padahal bila tingkat menabung di bank tinggi, bisa mengurangi tingkat ketergantungan terhadap dana asing.

“Biasanya yang melakukan investasi 20 sampai 30 persen sisanya itu dari bank. Dengan demikian kita tidak tergantung pada dana luar untuk membangun ekonomi kita,” tambahnya.

Menko Darmin menuturkan dengan teknologi fitur yang berkembang di industri perbankan saat ini membuat layanan untuk menabung di bank cukup mudah.

Dengan jumlah pelajar di Indonesia saat ini mencapai sekitar 65 juta pelajar, menjadi kunci untuk mensukseskan program gemar menabung.

“Jadi ada 65 juta pelajar kalau 60 juta rekening kalikan saja,” terangnya.

OJK Minta BEI Verifikasi Kebenaran Hasil Audit Laporan Keuangan Garuda

Suara.com – Ketua Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso angkat bicara mengenai kisruh laporan keuangan PT Garuda Indonesia (Persero). OJK meminta Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk melakukan verifikasi untuk kebenaran hasil audit.

Hal tersebut disampaikan Wimboh saat menghadiri kegiatan Simpanan Pelajar (Simpel) di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan. Menurutnya OJK tidak memiliki kewenangan untuk untuk hasil audit tersebut.

“OJK tidak memiliki kewenangan untuk overall hasil audit yang dilakukan akuntan publik. Kebenaran ini nanti ada asosiasi profesi untuk melakukan verifikasi,” ujar Wimboh, Kamis (2/5/2019).

Menurut Wimboh, tugas OJK dalam kasus ini hanya mengawasi Garuda saja, karena bukan termasuk dalam lembaga jasa keuangan. Peran OJK untuk Garuda hanya mengawasi prosedur dalam tranparansi dan market conduct.

“OJK dalam meyakini transparansi perusahaan go publik. Kita meminta SRO di lapangan, hasilnya bisa disampaikan ke OJK,” katanya.

Menurutnya, OJK tidak hanya mengawasi perbankan dan asuransi saja. Ia meminta untuk pihak yang dirugikan mengikuti prosedur yang ada.

“Sebelum RUPS laporan keuangan harus disetujui, apabila ada pihak yang tidak sepakat atau merasa dirugikan, silahkan saja nanti akan diproses sesuai dalam hal emiten dan listed,” imbuh dia.

Pemerintah Tuding Lambatnya Impor dan Panen Penyebab Inflasi April

Suara.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebutkan, inflasi yang terjadi di April 2019 disebabkan terlambatnya panen raya dan impor bawang putih. Diketahui inflasi pada bulan April 2019 mencapai 0,44 persen.

Diketahui beberapa harga komoditas mengalami kenaikan harga. Menko Darmin menjelaskan komoditas yang menjadi penyumbang inflasi seperti bawang putih, bawang merah, cabai merah, tiket pesawat, ayam dan telur.

“Itu pasti urusannya bawang putih, bawang merah, cabai merah, mungkin sedikit ayam atau telur sedikit ada lagi tiket pesawat. Kenapa karena panen kita tahun ini agak terhambat beras juga terlambat, bawang juga terlambat,” ujar Menko Darmin di Gedung Dhanapala, Kamis (2/5/2019).

Ia memprediksi inflasi akan menurun, karena komoditas seperti cabai merah dan bawang merah akan segera panen. Hanya saja untuk bawang putih terlambat untuk di impor.

“Kalau musim hujan memang agak terlambat panennya sehingga kita lihat tidak akan panen terjadi. Begitu panen keluar selesai dia,” terangnya.

Sebelumnya Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, inflasi tersebut didapatkan setelah BPS memantau 82 kota pada April 2019.

“Secara umum beberapa komoditas mengalami kenaikan. Inflasi April 0,44 persen agak tinggi, sedangkan Inflasi tahun kalender 0,80 persen, serta kalau dari tahun ke tahun 2,83 persen,” kata Suhariyanto di Kantornya, Kamis (2/5/2019).

“Ini masih di bawah target 3,5 persen dan secara keseluruhan inflasi masih terkendali, dengan beberapa catatan harga komoditas yang mulai mengalami kenaikan,” Suhariyanto menambahkan.

Suhariyanto mencatat, dari 82 kota diamati sebanyak 77 kota mengalami inflasi, sementara 5 kota mengalami deflasi.

17 Juta Pelajar Sudah Mulai Menabung, Nilainya Capai Rp 6,64 Triliun

Suara.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total tabungan dari program Simpanan Pelajar (Simpel) mencapai Rp 6,64 triliun.

Untuk pemerataan pelajar agar mendapatkan program Simpel, OJK menggelar kegiatan Simpel Day 2019 serentak di beberapa daerah.

Anggota Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Tirta Segara menjelaskan, tema yang diusung mewujudkan generasi pelajar cerdas dan gemar menabung.

Saat ini pelajar yang sudah mengikuti program Simpel mencapai 17 juta rekening.

“Kami sampaikan bahwa dalam budaya menabung sejak dini OJK bersama industri perbankan menginisiasi Simpel dan Simpel iB mulai 14 Juni 2015 sebagai program bantuan Indonesia pintar (BIP) yang diluncurkan oleh presiden Indonesia,” ujar Tirta Segara di Gedung Dhanapala, Kamis (2/5/2019).

Terkait program Simpel dan Simpel iB di tahun 2018 OJK mencatat cukup banyak perbankan yang mengikutinya.

Untuk capaian pembukuan rekening Simpel dan Simpel iB periode Februari 2019 tercatat sudah mencapai 319.499 rekening.

Tiga capaian industri perbankan diraih oleh Bank BRI mencapai 241.138 rekening, Bank BTN 18.925 rekening dan Bank Bukopin 12.335 rekening.

Kenaikan Harga Tiket Pesawat Pengaruhi Inflasi, Tapi Jumlah Penumpang Turun

Suara.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga tiket pesawat masih jadi penopang inflasi pada April 2019. Bahkan, Data BPS menunjukkan, pada April 2019 rata-rata kenaikan harga tiket pesawat sebesar 11 persen dibanding April 2018.

Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan andil Harga tiket pesawat terhadap Inflasi juga cukup tinggi yaitu 0,31 persen secara tahunan (yoy). Sedangkan pada April 2019, andil harga tiket pada inflasi sebesar 0,03 persen.

“Untuk tiket pesawat ini secara year on year andilnya 0,31 persen, naiknya 11 persen, ini lumayan tinggi ya,” kata dia di Kantor BPS Pusat, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019).

Menurut Suhariyanto, kenaikan harga tiket pesawat ini dampaknya merembet ke mana-mana. Salah satunya, penumpang angkutan udara domestik yang turun pada Maret 2019 21,94 persen (yoy) menjadi 6,03 juta penumpang.

Selain itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang juga mengalami penurunan pada Maret 2019 menjadi 52,89 persen, atau turun 4,21 poin dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 57,10 persen.

Maka dari itu, Pria yang akrab disapa Kecuk ini berharap adanya kebijakan pemerintah yang bisa meredam kenaikan harga tiket pesawat ini.

“Mudah-mudahan ada kebijakan yang mampu menurunkan harga tiket ini, karena kita tahun permintaan akan melonjak pada Ramadhan dan Lebaran. Bahkan di Banjarmasin rata-rata harga tiket naik 23 persen, ini sebagai contoh,” ucap dia.

Negara Mau Makmur? Kata OJK, Masyarakatnya Harus Nabung

Suara.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan 75 persen masyarakat Indonesia mempunyai tabungan di bank. Menurut OJK, bila minat masyarakat menabung cukup tinggi bisa menjadi faktor pendukung makmurnya suatu negara.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Wimboh Santoso menjelaskan, salah satu untuk memenuhi target tersebut dengan membuat program Simpanan Pelajar (Simpel).

Saat ini jumlah pelajar yang sudah mengikuti Simpel baru mencapai 48,9 persen dari total seluruh pelajar yang ada di Indonesia.

“Jadi ada alasan ekonominya inilah yang biasanya negara lain tingkat. Jika tabungannya tinggi negaranya makmur, Indonesia mempunyai terget 75 persen mempunyai tabungan,” ujar Wimboh Santoso di Gedung Dhanapala, Kamis (2/5/2019).

Wimboh meminta untuk seluruh stakeholder untuk mendorong program Simpel ini. Menurutnya, bila jumlah penabung tinggi ekonomi bisa meningkat salah satunya untuk membuka lapangan pekerjaan baru.

Untuk mendorong minat pelajar untuk menabung akan dicanangkan setiap 2 Agusutus sebagai hari menabung nasional.

Wimboh mengimbau untuk industri perbankan turut mensukseskan program Simpel dengan memunculkan fitur atau perlombaan gerakan menabung.

“Pelajar ini harus kita dorong untuk gemar menabung serta program Simpel sehingga kita harus selalu mengingatkan minat bisa melalui berbagai lomba intinya gerakan untuk menabung,” terangnya.

Ini 37 Lokasi Pasar Murah di Jakarta Selama Ramadan

Suara.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana akan menggelar Pasar Murah di 114 titik di Ibu Kota selama Ramadan 2019. Pasar ini digelar mulai 29 April hingga 28 Juni 2019.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Sri Haryati mengatakan setiap harinya ada tiga titik pasar murah di setiap kelurahan yang ditentukan.

Lokasinya pun beragam mulai dari Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) ataupun di gerai food stasion.

Sri menyampaikan, sejauh ini, stok pangan di Ibukota aman terkendali. Mengingat, pihaknya dari jauh-jauh hari terus berupaya mengendalikan harga bahan pokok.

“Di DKI pangan aman dan harga terkendali serta mudah dijangkau. Kami upayakan terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat,” kata Sri di Balai Kota, Kamis (2/5/2019).

Adapun jadwal dan lokasi Pasar Murah di DKI Jakarta antara lain:

1. Tanggal 30 April 2019 berada di Ciganjur, Jakarta Selatan; Pela Mampang, Jakarta Selatan; Kuningan Barat, Jakarta Timur.

2. Tanggal 2 Mei 2019 berada di Lubang Buaya, Jakarta Timur; Lagoa, Jakarta Utara; Cilincing, Jakarta Utara.

3. Tanggal 3 Mei 2019 berada di Tanah Tinggi, Jakarta Pusat; Lenteng Agung, Jakarta Selatan; Jatipadang, Jakarta Selatan.

4. Tanggal 6 Mei 2019 berada di Pisangan Baru, Jakarta Timur; Cibubur, Jakarta Timur; Pondok Kopi, Jakarta Timur.

5. Tanggal 7 Mei 2019 berada di RawaBadak Utara, Jakarta Utara; Sukapura, Jakarta Utara; Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.

6. Tanggal 8 Mei 2019 berada di Kebagusan, Jakarta Selatan; Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur; Ciracas, Jakarta Timur.

7. Tanggal 9 Mei 2019 berada di Pesanggrahan, Jakarta Selatan; Tugu Selatan, Jakarta Utara; Penjaringan, Jakarta Utara.

8. Tanggal 10 Mei 2019 berada di Cipete Utara, Jakarta Selatan; Pejaten Barat, Jakarta Selatan; Cijantung, Jakarta Timur.

9. Tanggal 13 Mei 2019 berada diCilandak Barat, Jakarta Selatan; Kalibata, Jakarta Selatan; Kebon Bawang, Jakarta Utara.

10. Tanggal 14 Mei 2019 berada di Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat; Kebon Pala, Jakarta Timur; Kalisari, Jakarta Timur.

11. Tanggal 15 Mei 2019 berada di Susukan, Jakarta Timur; Cawang, Jakarta Timur; Papanggo, Jakarta Utara.

12. Tanggal 16 Mei 2019 berada di Kamal, Jakarta Barat; Cipulir, Jakarta Selatan; Ragunan, Jakarta Selatan.

13. Tanggal 17 Mei 2019 berada di Utan Kayu Utara, Jakarta Timur; Klender, Jakarta Timur; Kampung Tengah, Jakarta Timur.

14. Tanggal 20 Mei 2019 berada di Tanjung priok, Jakarta Utara; Semanan, Jakarta Barat; Bintaro, Jakarta Selatan.

15. Tanggal 21 Mei 2019 berada di Kel. Kali Anyar, Jakarta Barat; Cipinang, Jakarta Timur; Pondok Bambu, Jakarta Timur.

16. Tanggal 22 Mei 2019 berada di Pulo Gebang, Jakarta Timur; Utan Panjang, Jakarta Pusat; Lebak bulus, Jakarta Selatan.

17. Tanggal 23 Mei 2019 berada di Warakas, Jakarta Utara; Bukitduri, Jakarta Selatan; Grogol Utara, Jakarta Selatan.

18. Tanggal 24 Mei 2019 berada di Petukangan Utara, Jakarta Selatan; Jatinegara Kaum, Jakarta Timur; Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

19. Tanggal 27 Mei 2019 berada di Cakung Barat, Jakarta Timur; Penggilingan, Jakarta Timur; Semper Timur, Jakarta Utara.

20. Tanggal 28 Mei 2019 berada di Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan; Ulujami, Jakarta Selatan; Gunung, Jakarta Selatan.

21. Tanggal 29 Mei 2019 berada di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan; Cempaka Putih Barat, Jakarta Timur; Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara.

22. Tanggal 31 Mei 2019 berada di Semper Barat, Jakarta Utara; Karet, Jakarta Selatan; Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan.

23. Tanggal 10 Juni 2019 berada di Bambu Apus, Jakarta Timur; Cipedak , Jakarta Selatan; Karet Kuningan, Jakarta Selatan.

24. Tanggal 11 Juni 2019 berada di Tugu Utara, Jakarta Utara; Kalibaru, Jakarta Utara; Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat.

25. Tanggal 12 Juni 2019 berada di Ciganjur, Jakarta Selatan; Pela Mampang, Jakarta Selatan; Kuningan Barat, Jakarta Timur.

26. Tanggal 13 Juni 2019 berada di Lubang Buaya, Jakarta Timur; Lagoa, Jakarta Utara; Cilincing, Jakarta Utara.

27. Tanggal 14 Juni 2019 berada di Tanah Tinggi, Jakarta Pusat; Lenteng Agung, Jakarta Selatan; Jatipadang, Jakarta Selatan.

28. Tanggal 17 Juni 2019 berada di Pisangan Baru, Jakarta Timur; Cibubur, Jakarta Timur; Pondok Kopi, Jakarta Timur.

29. Tanggal 18 Juni 2019 berada di RawaBadak Utara, Jakarta Utara; Sukapura, Jakarta Utara; Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.

30. Tanggal 19 Juni 2019 berada di Kebagusan, Jakarta Selatan; Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur; Ciracas, Jakarta Timur.

31. Tanggal 20 Juni 2019 berada di Pesanggrahan, Jakarta Selatan; Tugu Selatan, Jakarta Utara; Penjaringan, Jakarta Utara.

32. Tanggal 21 Juni 2019 berada di Cipete Utara, Jakarta Selatan; Pejaten Barat, Jakarta Selatan; Cijantung, Jakarta Timur.

33. Tanggal 24 Juni 2019 berada di Cilandak Barat, Jakarta Selatan; Kalibata, Jakarta Selatan; Kebon Bawang, Jakarta Utara.

34. Tanggal 25 Juni 2019 berada di Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat; Kebon Pala, Jakarta Timur; Kalisari, Jakarta Timur.

35. Tanggal 26 Juni 2019 berada di Susukan, Jakarta Timur; Cawang, Jakarta Timur; Papanggo, Jakarta Utara.

36. Tanggal 27 Juni 2019 berada di Kamal, Jakarta Barat; Cipulir, Jakarta Selatan; Ragunan, Jakarta Selatan.

37. Tanggal 28 Juni 2019 berada di Utan Kayu Utara, Jakarta Timur;Klender, Jakarta Timur.

Pelaku Industri Karet dan Plastik di Seluruh Dunia Bakal Kumpul di Sini

Suara.com – Pameran K 2019, pameran industri plastik dan karet terbesar di dunia akan kembali digelar di kota Dusseldorf, Jerman, pada 16–23 Oktober 2019 mengangkat tema Material and Technology Innovations for the Plastics and Rubber Industry, pameran tahun ini juga akan fokus di Circular Economy, Resource Conservation and digitization.

Pameran K 2019 akan menghadirkan mesin-mesin pemrosesan plastik dan karet terkini serta menghadirkan forum-forum bisnis yang dihadiri oleh para pelaku industri plastik dan karet di dunia.

Menjelang pameran K 2019, Messe Dusseldorf selaku penyelenggara pameran menggelar roadshow seminar ke negara-negara yang memiliki potensi tinggi di industri plastik dan karet.

Roadshow seminar pameran K 2019 diselenggarakan hari ini (2/5/2019) di Hotel GrandHyatt, Jakarta, dan dihadiri oleh para pelaku industri plastik dan karet Indonesia.

Hadir pada seminar ini adalah Wakil Ketua Umum Pengembangan Bisnis INAPLAS (Asosiasi Industri Olefin Aromatik dan Plastik Indonesia) Budi Susanto Sadiman, Executive Director Federasi Pengemasan Indonesia Henky Wibawa, Director BASF DR. Rainer Bueschl, Global Portfolio Plastic & Rubber Messe Dusseldorf Gmbh Petra Cullman, dan Rini Sumardi Direktur PT Wahana Kemalaniaga, mitra penyelenggara K 2019 di Indonesia.

“Pameran K 2019 Dusseldorf adalah barometer kinerja industri plastik dan karet dunia dan pusatnya inovasi. Perusahaan-perusahaan ternama di industri plastik dan karet dari berbagai belahan dunia akan bertemu memamerkan teknologi terbaru mereka, membahas tren terkini sekaligus menetapkan arah untuk masa depan,” kata Global Portfolio Director Plastics & Rubber Messe Dusseldorf Gmbh Petra Cullman.

“Karena itu secara khusus melalui seminar ini kami mengundang para pelaku industri plastik dan karet Indonesia untuk ambil bagian dan berkunjung ke pameran ini guna membuka dan memperluas jangkauan bisnis ke dunia internasional. Di pameran ini bisa ditemui para produsen teknologi, mencari supplier terbaik, dan terbuka peluang menjadi distributor produk-produk yang dipamerkan,” Petra Cullman menambahkan.

Pameran K 2019 akan diikuti oleh lebih dari 3,000 perusahaan dari seluruh dunia dan ditargetkan dikunjungi oleh sekitar 200.000 pengunjung.

Peserta pameran akan menampilkan inovasi yang inspirasional berupa produk, permesinan dan peralatan, bahan mentah dan penunjang, serta produk yang setengah jadi plastik dan karet.

Pameran K 2019 mencakup seluruh rantai nilai industri dari produksi bahan mentah dan pembuatan mesin, termasuk serangkaian peralatan sekunder hingga pemrosesan. Hal inilah yang menjadi daya tarik pameran K 2019.

Para pelaku industri plastik dan karet dunia mendapat kesempatan mendapatkan gagasan-gagasan baru untuk bisnis maupun produk mereka.

Beberapa waktu terakhir, perhatian dunia tertuju pada besarnya polusi yang terjadi di lautan akibat sampah plastik. Hal ini memicu desakan kepada pemerintah negara-negara untuk memberlakukan larangan menggunakan kemasan berbahan plastik.

K 2019 akan mengangkat topik hangat plastics for sustainable development dan circular economy yang akan dibahas secara komprehensif dalam seminar-seminar yang digelar sepanjang pameran.

Pabrikan mesin Eropa menawarkan berbagai solusi dalam mengumpulkan, memisahkan, dan mendaur ulang limbah plastik menjadi senyawa yang dapat digunakan kembali.

“Plastik berperan besar dalam kehidupan modern. Masalah lingkungan yang terjadi bukan pada plastiknya, tetapi pada perilaku manusia dan ketidaksiapan manajemen limbah. Hal ini perlu diklarifikasi agar tidak menimbulkan kerusakan pada industri dan perlu ditangani segera antara lain dengan konsep circular economy yang dibawa di pameran K 2019 yang membuat siklus pakai plastik tidak lagi berakhir di tempat pembuangan sampah dan dapat kembali dimanfaatkan baik dalam bentuk bahan daur ulang, lisrik, bahan bakar dan naphtha,” kata Wakil Ketua Umum Pengembangan Bisnis INAPLAS Budi Susanto Sadiman.

Wuiihh… Harga Bawang Putih di Kramat Jati Tembus Rp 75.000 Per Kilogram

Suara.com – Harga bawang putih di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, melonjak hampir 100 persen dari Rp 38.000 per kilogram. Sekarang harga bawang putih Rp 75.000 sampai Rp 80.000 per kilogram menjelang bulan Ramadan.

Kemungkinan harga bawang putih akan naik terus selama bulan Ramadan, apabila tidak ada intervensi dari pemerintah.

“Semenjak bulan kemarin naik banyak banget,” kata Andi, salah satu pedagang bawang yang ditemui di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Andi juga mengakui kalau persediaan bawang putih saat sedang sulit. Kalaupun tersedia maka kualitasnya jelek.

“Bawang putih ini sekarang susah, ditahan dari sananya dari Cina, sudah susah, jelek lagi kualitasnya,” ujar Andi.

Berbeda dengan bawang putih, harga bawang merah justru cenderung turun kira-kira 16 persen. Saat ini harga bawang merah super hanya Rp 25.000 per kilogram dari saat normal Rp 30.000 per kilogram. Sedangkan untuk bawang merah kualitas biasa hanya Rp15.000 per kilogram.

“Turun. Paling mahal Rp 25.000, kalau yang kualitas biasa Rp 13.000 sampai Rp 15.000,” kata Dul salah satu penjual bawang merah di Pasar Induk Kramat Jati.

Dul mengatakan, harga bawang merah di bulan Ramadhan tahun ini biasa saja, tidak akan ada kenaikan yang tinggi karena stok bawang merah sedang banyak. Tidak jauh dari tempat Dul berjualan Bawang, Jiman seorang penjual cabai yang sudah berjualan cabai sejak tahun 1980 itu mengatakan bahwa harga cabai masih stabil Rp 13.000 – Rp 15.000 per kilogram.

“Untuk bulan-bulan ini harga cabai stabil,” kata Jiman.

Masih stabilnya harga cabai saat ini karena terjadi panen raya di daerah-daerah penyuplai cabai seperti Malang, Rembang, Madura, dan Muntilan. (Antara)

Kunjungan Wisman Lewat Jalur Udara Menurun, Imbas Tiket Pesawat?

Suara.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Indonesia pada Maret 2019 mencapai 1,34 juta kunjungan. Angka tersebut turun 1,82 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018 sebanyak 1,36 juta kunjungan.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, jumlah Wisman ini terdiri dari wisman yang berkunjung melalui pintu masuk udara 765,8 ribu kunjungan, pintu masuk laut 384,8 ribu kunjungan, dan pintu masuk darat sebanyak 188,07 ribu kunjungan.

“Jumlah Wisman yang berkunjung melalui pintu masuk udara pada Maret 2019 sebesar 9,44 persen dibanding periode yang sama tahun lalu,” kata Suhariyanto di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019).

Suhariyanto melanjutkan, penurunan kunjungan wisman lewat pintu masuk udara terjadi di delapan pintu masuk udara yang mana penurunan tertinggi terjadi di Bandara Lombok, Aceh dan Yogyakarta.

“Sementara, penurunan terendah terjadi di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara sebesar 0,63 persen,” tutur dia.

Kendati demikian, secara kumulatif dari Januari-Maret 2019, kunjungan wisman masih menunjukan kenaikan 4,28 persen dari 3,66 juta periode yang sama tahun lalu jadi 3,82 juta kunjungan pada tahun ini.

“Sementara, jika dibandingkan dengan Februari 2019, kunjungan wisman pada Maret 2019 kenaikan 5,90 persen,” tutup dia.

Harga Ikan Diklaim Tak Akan Naik Jelang Puasa Ramadan dan Lebaran

Suara.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meyakini bahwa harga komoditas perikanan di berbagai daerah relatif bakal stabil selama masa bulan puasa Ramadan hingga periode Lebaran mendatang.

Harga ikan di beberapa daerah seperti Jawa Timur, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, dan Jawa Tengah diklaim Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP relatif stabil menjelang puasa dan Lebaran tahun ini.

Hal itu antara lain juga karena pada bulan April sampai Agustus biasanya merupakan musim panen ikan sehingga hasil tangkapan ikan diyakini bakal melimpah.

Disebutkan pula bahwa untuk harga selama bulan puasa, memang diperkirakan bakal tetap mengalami kenaikan meskipun relatif kecil atau tidak terlalu signifikan.

Adapun untuk permintaan ikan, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya pada bulan puasa akan mengalami kenaikan pada beberapa pekan pertama dan akan kembali normal sampai dengan menjelang Idul Fitri.

Selama Lebaran, permintaan ikan cenderung menurun karena kebanyakan masyarakat mengkonsumsi daging ayam dan daging sapi. Permintaan ikan akan kembali meningkat seminggu setelah lebaran.

Sebelumnya, Menko Perekonomian Darmin Nasution saat memimpin Rakor tentang Persiapan Ramadan dan Idul Fitri 1440 H di Jakarta, Kamis (25/4), menyatakan bahwa perkembangan tingkat inflasi saat puasa dan lebaran dalam dia tahun terakhir menurun.

Menko Perekonomian menyebutkan bahwa inflasi volatil pangan lebih terkendali, termasuk harga beras yang tidak lagi mengalami inflasi.

Darmin mengutarakan harapannya agar Bulog menjaga ketersedian stok dan stabilisasi beberapa harga pangan seperti beras, minyak goreng, daging, gula dan bawang merah, bawang putih, serta cabai merah.

Bulog juga diharapkan mengambil peran dalam menstabilkan harga, namun dengan tetap memperhatikan kepentingan dua sisi baik produsen maupun konsumen.

Untuk pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Menteri Perdagangan, Bulog dan Satgas Pangan diharapkan bekerja sama dalam menertibkan kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH). (Antara)

Ojol Terapkan Tarif Baru, Menhub Akui Terima Banyak Keluhan dari Pengguna

Suara.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku banyak menerima keluhan saat penerapan aturan tarif ojek online (ojol) yang baru diterapkan.

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) ini memperkirakan, dengan adanya tarif baru tersebut, diperkirakan akan ada penurunan penumpang pengguna ojol.

“Kami sudah merasakan bahwa ada kemungkinan turun (penumpang), ada kemungkinan,” kata Menhub di Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (2/5/2019).

Dalam hal ini, Budi Karya bakal melakukan evaluasi dalam satu minggu sejak diberlakukan, terkait banyaknya keluhan atas penerapan aturan ojol, terutama soal tarif.

“Saya akan mengevaluasi dalam satu minggu. Kalau dalam satu minggu ada suatu hal yang perlu dievaluasi, akan kami evaluasi. Kan namanya peraturan kan bisa kita lakukan perbaikan-perbaikan demi untuk kemanfaatan stakeholder, terutama untuk pengendara, terutama bagi pengguna,” tutur dia.

Untuk diketahui, tarif ojol kini dibagi dalam tiga zona, dengan biaya jasa yang menggunakan tarif batas atas dan bawah.

Zona I meliputi Jawa, Sumatera dan Bali. Tarif batas bawah Rp 1.800 per km, sedangkan tarif batas atas Rp 2.300 per km. Biaya minimum sekali perjalanan Rp 7.000 – Rp 10.000 per 4 km.

Zona II meliputi Jabodetabek, dengan batas bawah Rp 2.000 per km, dan tarif batas atas sebesar Rp 2.500 per km. Biaya minimum Rp 8.000 – Rp 10.000 per 4 km.

Zona III adalah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua, biaya jasanya batas bawah Rp 2.100 per km dan batas atas Rp 2.600 per km. Selain itu, biaya jasa minimal sebesar Rp 7.000 – Rp 10.000 per 4 km.

Jokowi Resmikan Bendungan Gondang yang Mampu Mengairi 2 Kabupaten di Jateng

Suara.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi oleh Iriana Joko Widodo meresmikan Bendungan Gondang yang berada di Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Jokowi berharap, agar Bendungan Gondang mampu mengairi sawah, menjadi pembangkit listrik, dan memenuhi kebutuhan air baku di dua daerah, yaitu Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Sragen.

“Ke depan, bendungan ini juga bagus sebagai tempat wisata,” kata Presiden Jokowi.

Untuk pengairan lahan, lanjut dia, bendungan yang mampu menampung air sebanyak 9 juta meter kubik ini mampu mengairi sawah seluas 4.680 hektare, baik di Karanganyar maupun Sragen.

Ia berharap dengan manfaat yang diberikan, ke depan Bendungan Gondang dapat memberikan dampak dan manfaat bagi ekonomi di dua kabupaten tersebut.

“Dengan ini, saya nyatakan bendungan diresmikan,” kata Presiden Jokowi.

Usai meresmikan bendungan, Presiden Jokowi beserta rombongan terlihat meninggalkan lokasi acara sekitar pukul 11.00 WIB. (Antara)

Harga Bawang dan Tiket Pesawat Mahal Jadi Biang Kerok Inflasi April

Suara.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada April 2019 mengalami inflasi 0,44 persen. Artinya beberapa komoditas harga mengalami kenaikan pada bulan Maret.

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, inflasi tersebut didapatkan setelah BPS memantau 82 kota pada April 2019.

“Secara umum beberapa komoditas mengalami kenaikan. Inflasi April 0,44 persen agak tinggi, sedangkan Inflasi tahun kalender 0,80 persen, serta kalau dari tahun ke tahun 2,83 persen,” kata Suhariyanto di Kantornya, Kamis (2/5/2019).

“Ini masih di bawah target 3,5 persen dan secara keseluruhan inflasi masih terkendali, dengan beberapa catatan harga komoditas yang mulai mengalami kenaikan,” Suhariyanto menambahkan.

Suhariyanto mencatat, dari 82 kota diamati sebanyak 77 kota mengalami inflasi, sementara 5 kota mengalami deflasi.

Dia melanjutkan, inflasi tertinggi terjadi di kota Medan sebesar 1,30 persen. Sementara deflasi tertinggi terdapat di Manado sebesar 1,27 persen.

Pria yang akrab disapa Kecuk ini menambahkan, di lihat dari kelompok pengeluaran, inflasi bulan Maret karena kenaikan harga bawang putih, bawang merah dan tarif tiket pesawat.

“Komoditas ada andil inflasi, harga bawang merah alami peningkatan memberikan andil 0,44 persen, bawang putih memberikan 0,09 persen, cabai merah 0,13 persen. Sementara, kenaikan tarif udara, masih naik belum turun, pada April andil ke inflasi 0,03 persen,” pungkas dia.

Penjualan iPhone Turun, Apple Sesumbar Raih Pendapatan 1 Triliun Dolar AS

Suara.com – Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat Apple mencatat kenaikan harga sahamnya yang hampir sebesar 5 persen. Hal tersebut membuat Apple optimis bisa kembali mencatatkan pendapatannya sebesar 1 triliun dolar AS di laporan keuangan kuartal kedua mendatang.

Dikutip dari Reuters, Apple mengimbau investor tidak perlu khawatir tentang penurunan penjualan iPhone.

Diketahui, akibat melemahnya permintaan terutama di pasar China untuk smartphone terbesar di dunia itu membuat penjualan Apple menurun.

Analis Morgan Stanley menjelaskan, permintaan iPhone di China semakin baik karena Apple telah memangkas harga.

“Apple optimis dengan pendapatan di Juni, terlebih harga saham yang bergerak naik,” ujar Morgan Stanley.

Saham Apple terakhir naik 4,91 persen lebih tinggi pada Rabu waktu setempat.

Meski penjualan iPhone diprediksi turun 17 persen pada kuartal kedua, pendapatan layanan perusahaan mengalahkan ekspektasi Wall Street.

Antisipasi Dampak El Nino di Jabar, Kementan Jaga Pasokan Air

Suara.com – Untuk mengantisipasi dampak El Nino di Jawa Barat, Kementerian Pertanian mengadakan focus group discussion (FGD) “Prakiraan Iklim Musim Kemarau 2019 Antisipasi Dampak El Nino di Wilayah Jawa Barat”. FDG ini diselenggarakan oleh Subdit Iklim, Konservasi dan Lingkungan Hidup Direktorat Irigasi Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian.

Bendungan Ir Juanda, atau yang dikenal sebagai Bendungan Jatiluhur, menjadi andalan irigasi petani di Jabar. Pemerintah menilai, pasokan air di sini perlu dijaga agar selama musim kemarau bisa terus mengairi sawah warga.

“Per 18 Maret 2019, tinggi muka air (TMA) bendungan pada posisi 97,14 mdpl, sedangkan dikatakan normal jika TMA 109 mdpl,” ujar Manajer Operasi dan Pengelolaan Data SDA dan SDL PJT II, Dodi Suryanto, Selasa (30/4/2019).

Menurut BMKG, musim kemarau di Jabar diperkirakan terjadi April , sehingga dibutuhkan strategi penanganan dan pemenuhan air irigasi sepanjang tahun ini di Jabar.  Strategi tersebut dimulai dengan menambah tampungan air waduk dan melaksanakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

“Di bendungan juga dilakukan efisiensi distribusi air dengan pemberian air di bagian hulu, sehingga dapat mencapai areal di bagian hilir,” beber Dodi.

Kemudian dilakukan juga gilir giring, yaitu penggiliran air sehingga seluruh areal sawah tidak kering.

Dodi menambahkan, pihaknya juga akan melakukan pengamanan pasok air dengan mengawal dan memastikannta dapat berjalan sesuai jadwal yang sudah direncanakan, dengan dibantu TNI AD.

“Dengan adanya strategi ini diharapkan petani mendapatkan pasokan air yang cukup selama musim kemarau dan tidak mengalami kekeringan,” pungkasnya.

Sementara, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan tim khusus penanganan kekeringan. Tim ini akan turun ke lokasi-lokasi kekeringan di wilayah sentra produksi padi.

“Tugas dan fungsi tim khusus ini adalah untuk melakukan koordinasi dengan pihak terkait, antara lain TNI, Kementerian PUPR dan pemerintah daerah setempat,” ujarnya..

Hal ini bertujuan untuk memetakan permasalahan, negosiasi penggelontoran air dari bendung atau bendungan, serta terlibat langsung melaksanakan pengawalan gilir giring air sesuai jadwal yang telah disepakati.

“Secara umum, permasalahan kekeringan yang terjadi disebabkan oleh curah hujan yang sedikit dan kondisi penggelontoran debit air dari bendung atau bendungan yang mengalami penurunan,” kata Sarwo Edhy.

Agresif Buka Gerai di 46 Negara, Penjualan KFC Hanya Naik 5 Persen

Suara.com – Perusahaan makanan cepat saji Yum Brand Inc mencatat penjualan KFC pada kuartal I 2019 tumbuh 5 persen. Pertumbuhan ini yang terbaik dalam tiga tahun terakhir.

Pertumbuhan itu didorong dari pertumbuhan di pasar internasionalnya, termasuk Indonesia dan Jepang.

Apalagi, Yum telah secara agresif memperluas restoran KFC, membuka 372 restoran baru di 46 negara pada kuartal pertama.

“Peningkatan operasional, seperti desain papan menu baru dan pengiriman melalui GrubHub masing-masing memberikan kontribusi positif terhadap penjualan kuartal pertama,” kata Chief Executive Officer Greg Creed seperti dilansir Reuters, Kamis (2/5/2019).

Akan tetapi pertumbuhan tersebut rupanya lebih rendah dari perkiraan di Taco Bell sehingga membebani pergerakan harga saham perusahaan.

Taco Bell mencatat pertumbuhan paling lambat dalam penjualan di toko yang sama di tiga kuartal sebelumnya dan meleset dari ekspektasi para analis.

Taco Bell telah menjadi pendorong pertumbuhan utama bagi Yum Brands dalam dua kuartal terakhir.

KFC juga memperluas pengirimannya di Amerika Serikat, memanfaatkan sebagian besar investasi Yum Brands di GrubHub Inc.

Selain KFC, penjualan Pizza Hut juga jauh dari harapan dalam menghadapi persaingan yang ketat dari pesaingnya seperti Domino’s Pizza Inc.

Penghasilan bersih Yum turun sekitar 40 persen menjadi 262 juta dolar AS dalam tiga bulan pertama yang berakhir pada 31 Maret.

Meski Didera Aksi Jual, IHSG Diprediksi Bakal Lanjutkan Penguatan

Suara.com – Analis KGI Sekuritas Yuganur Wijanarko memprediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini bakal kembali menguat.

Menurut pengamatan Yuganur, meskipun sering didera aksi jual, tetapi sinyal positif masih membayangi pergerakan IHSG.

“Kami melihat secara teknikal penutupan IHSG di atas level psikologis 6.400 di tengah didera oleh aksi penjualan kaum beruang merupakan konfirmasi signal bahwa momentum positif mulai kembali dalam bentuk range perdagangan IHSG naik kelas dari sebelumnya 6.310-6.380 menjadi 6.380-6.480,” kata Yuganur, Kamis (2/5/2019).

“Bila momentum berlanjut dan IHSG dapat close di atas 6.480 maka arah pegerakan selanjutnya adalah menuju 6.550-6.580,” Yuganur menambahkan.

Senada dengan Yuganur, Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji juga memprediksi IHSG bakal bergerak menguat.

Secara teknikal, Nafan mengamati, MACD masih membentuk pola dead cross di area negatif. Sementara itu, terlihat bahwa Stochastic dan RSI berada di area netral.

Meskipun demikian, terlihat pola three advancing soldiers candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

“Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.436 hingga 6.417. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range level 6.466 hingga 6.476,” ujar Nafan.

Pertumbuhan Ekonomi AS Makin Mantap, Dolar Bakal Menekan Pergerakan Rupiah

Suara.com – Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan nilai tukar rupiah bakal tertekan oleh dolar AS.

Menurut pengamatan Ariston, rilis notulen rapat Bank Sentral AS atau The Fed secara implisit menjelaskan bahwa belum ada rencana Fed memangkas suku bunga.

The Fed juga menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi AS dan pasar tenaga kerja AS masih solid.

Sehingga, pernyataan The Fed tersebut berpotensi mendorong penguatan dolar AS terhadap rupiah hari ini.

“Rupiah berpotensi tertekan di kisaran Rp 14.200 – Rp 14.300,” kata Ariston di Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Sementara itu, Ariston menambahkan, rilis data inflasi yang diperkirakan di bawah 3 persen mungkin tak mempengaruhi pergerakan rupiah.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan rupiah pada Selasa (30/4/2019) berada di level Rp 14.256 per dolar AS.

Level itu melemah bila dibandingkan pergerakan Senin sebelumnya di level Rp 14.208 per dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Selasa kemarin berada di level Rp 14.215 per dolar AS.

Posisi itu melemah bila dibandingkan pada pergerakan rupiah di Senin sebelumnya yang berada di level Rp 14.188 per dolar AS.

Emak Emi Mendadak Untung Jualan Dekat Kuburan, Modalnya Cuma Meja Kecil

Suara.com – Belasan emak-emak meraup omzet hingga ratusan ribu rupiah setiap harinya dengan berjualan bunga di sekitar komplek taman pemakaman umum (TPU) Uka, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau.

Sedikitnya terlihat 10 wanita berbaris rapi di depan pintu masuk salah satu TPU utama di Kota Madani tersebut. Bermodal meja kecil, mereka menjajakan bunga yang telah dikantongi dalam keresek plastik ukuran sedang.

“Ada lima jenis bunga. Satu plastik seharga Rp 5 ribu,” kata seorang ibu rumah tangga bernama Emi (47).

Emi merupakan warga yang tinggal di sekitar komplek TPU Jalan Uka. Dia tidak sendiri, ada sejumlah emak-emak yang menjajakan dagangan yang sama, bunga untuk ditabur peziarah.

Emi mengaku telah berjualan sejak pekan lalu. Biasanya, kata dia, peziarah mulai banyak dua pekan menjelang Ramadhan. Jumlah peziarah juga terus meningkat dalam sepekan terakhir hingga sehari menjelang bulan suci umat Islam itu tiba.

Dalam sehari, dia mengaku mampu menjual puluhan kantong plastik bunga. Omzetnya pun lumayan, hingga ratusan ribu setiap hari. Namun, jika kondisi sepi minimal dia mampu mengantongi Rp50 ribu.

Penjual bunga lainnya, Romisah (38) dan Arnis (67) juga meraup untung serupa. Kedua ibu rumah tangga itu mengaku telah berjualan bunga sejak dua tahun terakhir.

Romisah mengatakan bunga yang dijual merupakan jenis bunga Kamboja, bunga kertas, bunga sedap malam dan lainnya. Intinya jenis bunga yang dipilih memiliki wewangian. Seluruh bunga itu digabung menjadi satu dan dicampur dengan air putih biasa.

“Bunga-bunga ini kita tanam sendiri,” kata Romisah yang diamini oleh Arnis. (Antara)

Emil Salim Saran Duit Pindah Ibu Kota Buat Bangun Papua

Suara.com – Ahli ekonomi Emil Salim meminta agar ibu kota Indonesia tidak dipindahkan keluar Pulau Jawa. Menurutnya biaya yang dikeluarkan untuk memindahkan ibu kota Indonesia keluar pulau Jawa cukup besar.

Penyataan tersebut dijelaskan melalui akun Twitternya @emilsalim2010 pada Selasa (30/4/2019). Mantan Menteri Lingkungan Hidup ini menyatakan tidak setujunya dengan menyarankan dua solusi salah satunya dengan biaya digunakan untuk membangun di Papua.

“Pusat Pemerintahan biarlah tetap di Jakarta karena pertama fasilitas infrastruktur komunikasi, kantor dan sumber daya manusia lebih tersedia dibandingkan tempat lain. Kedua biaya pindah terlalu besar yg lebih baik digunakan bangun Papua yg jauh tertinggal,” ujar @emilsalim2010 dalam cuitannya.

Sebelumnya Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemindahan ibu kota ini memakan biaya sekitar Rp 446 Triliun.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan ada tiga wilayah kandidat lokasi ibu kota baru negara Indonesia. Tiga wilayah itu adalah Pulau Sumatera, Pulau Sulawesi dan Pulau Kalimantan.

“Bisa di Sumatera, tapo kok nanti yang timur jauh. Disulawesi agak tengah, tapi di barat juga kurang dekat. Di Kalimantan kok di tengah-tengah. Kita kira itulah,” ujar Jokowi di PT KMK Global Sport I, Kelurahan Talagasari, Kecamatan Cikupa, Tangerang Banten, Selaaa (30/4/2019).

Pemindahan Ibu Kota, Fadli Zon: Cuma Isapan Jempol Pengalihan Isu

Suara.com – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon angkat bicara soal rencana pemindahan ibu kota Jakarta keluar Pulau Jawa. Ia menilai bahwa rencana pemindahaan ibu kota tidak perlu ditanggapi secara serius.

Pernyataan tersebut dilontarkan melalui akun Twitter pribadi @fadlizon pada Selasa (30/4/2019) siang. Ia mengungkapkan, rencana itu hanya isapan jempol saja dan akan reda dengan sendirinya.

“Wacana ibu kota ini cuma isapan jempol saja, pengalihan isu. Tak perlu ditanggapi serius. Nanti juga reda sendiri,” ujar Fadli Zon yang dikutip Suara.com.

Di dalam kicauannya Fadli Zon menanggapi pernyataan dari Wakil Ketua DPR RI Fahri hamzah. Kata Fahri, dalam kicauannya dari pada membuat rencana pemindahan ibu kota ia menyerukan untuk menyelesaikan beberapa persoalan sebagai prioritasnya.

“Jangan becanda soal ibu kota bisa durhaka. Ibu kota bicara seperti ibu kita. Selesaikan defisit BPJS dulu supaya pelayanan kesehatan jangan terbengkalai. Bayar gaji guru, angkat guru honorer, bangun ruang kelas dan perbaiki sekolah itu lebih prioritas. Banyak lagi!,” ujar @Fahrihamzah dalam kicauannya.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, ada tiga wilayah kandidat lokasi ibu kota baru negara Indonesia. Tiga wilayah itu adalah Pulau Sumatera, Pulau Sulawesi, dan Pulau Kalimantan.

“Bisa di Sumatera, tapi kok nanti yang timur jauh. Di Sulawesi agak tengah, tapi di barat juga kurang dekat. Di Kalimantan kok di tengah-tengah. Kira-kira itulah,” ujar Jokowi di PT KMK Global Sports I, Kelurahan Talagasari, Kecamatan Cikupa, Tangerang, Banten, Selasa (30/4/2019).

Namun, ia menegaskan, dari tiga kandidat wilayah itu belum dipilih satu diantaranya karena masih dalam pembahasan.

Jokowi juga mengatakan, dalam rapat terbatas yang membahas tindak lanjut rencana pemindahan ibu kota di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (29/4) awal pekan ini juga belum memutuskan memilih satu dari tiga wilayah tersebut.

“Belum diputuskan, akan dikaji aspek lingkungan, daya dukung lingkungan, kebencanaan seperti gempa bumi, dan lain-lain. Tiga tahun ini kita kerja untuk itu,” katanya.

Kementan Minta Petani Daftarkan Diri ke Asuransi Usaha Tani Padi

Suara.com – Petani diharapkan tak ragu mendaftarkan diri ke Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).  Program ini digalakkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) dan ditujukan secara khusus bagi petani yang memiliki tanaman padi serta jenis hortikultura lainnya.

Lalu bagaimana cara daftarnya?

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan mengatakan,
petani tak perlu ragu mendaftar AUTP, yang sudah diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian No. 40 Tahun 2015.

“Program AUTP bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani Indonesia. Biaya premi yang perlu dibayarkan sudah mendapat subsidi secara langsung dari pemerintah pusat, dengan mengalokasikan sejumlah dana APBN,” ujarnya, di Jakarta, Selasa (30/4).

Tertarik menjadi bagian dari program Asuransi Usaha Tani Padi? Begini cara mendaftar yang perlu diketahui para petani satu per satu.

Pada dasarnya, mendaftar AUTP terbilang cukup mudah.

“Sebagai syarat utama, Anda harus bergabung terlebih dulu dengan salah satu kelompok tani. Kelompok tani ini umumnya baru bisa dinyatakan resmi dibentuk jika telah mendapatkan surat keputusan dari Kementan,” tuturnya.

Melalui surat keputusan itulah, kinerja suatu kelompok tani akan dinilai dan dievaluasi. Penilaian ini dilakukan berdasarkan SK Mentan No. 41/Kpts/OT.210/1992.

“Pemberdayaan para petani Indonesia melalui kelompok-kelompok tani diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan terkait pengadaan sarana produksi hingga strategi pemasaran yang tepat,” tambahnya.

Sarwo Edhy menambahkan, AUTP mampu memberikan manfaat perlindungan atas kerugian petani dari kegagalan panen, baik yang disebabkan oleh bencana alam maupun serangan hama, termasuk bencana banjir bandang hingga gempa bumi.

Ilustrasi banjir di area persawahan. (Dok : Kementan)Ilustrasi banjir di area persawahan. (Dok : Kementan)

Sementara hama yang dimaksud mencakup wereng cokelat, walang sangit, tikus, penggerek batang, dan ulat grayak. Asuransi ini juga memberi jaminan kerugian atas gagal panen akibat penyakit tanaman, seperti penyakit blas, kerdil rumput, kerdil hampa, tungo, dan busuk batang.

Setelah bergabung dalam sebuah kelompok tani dan memahami manfaat jaminan kerugian yang didapat dari program AUTP, maka petani bisa segera mendaftarkan diri. Waktu pendaftaran biasanya paling lambat berlangsung 30 hari sebelum musim tanam dimulai.

“Untuk mendaftarkan diri, petani juga akan mendapat pendampingan khusus dari petugas UPTD Kecamatan serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL),” tambah Sarwo Edhy.

Lalu bagaimana dengan biaya-biaya yang perlu dipersiapkan?

Seperti yang sudah dijelaskan dalam Peraturan Menteri Pertanian No. 40 Tahun 2015 bahwa sebagian premi asuransi pertanian akan ditanggung oleh pemerintah Indonesia.

“Petani tidak perlu khawatir tentang biaya-biaya yang perlu dipersiapkan. Petani hanya akan diminta membayar premi sebesar 20 persen proporsional, atau kurang lebih Rp 36.000 per hektare sawah di setiap musim tanam,” papar Sarwo Edhy.

Menurutnya, petani akan sangat terbantu dengan adanya AUTP. Hingga 2019, biaya premi AUTP hanya dibebankan 3 persen saja, sementara subsidi yang diberikan pemerintah mencapai 80 persen per hektare sawah di setiap musim tanam.

“Dengan begitu, petani tidak perlu takut rugi ketika terpaksa harus gagal panen akibat bencana alam, serangan hama, maupun penyakit tanaman,” terangnya.