Laporan Keuangan Membingungkan, Hingga Hilangnya Direksi Garuda di BEI

Suara.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah melakukan pertemuan dengan pihak PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA). Pertemuan itu untuk mempertanyakan kisruhnya laporan keuangan maskapai pelat merah ini.

Namun, usai pertemuan digelar tak ada jejak kemunculan Direksi Garuda yang keluar dari tempat pertemuan.

Padahal, para awak media sudah menunggu sedari pagi di lobby Gedung BEI.

Untuk diketahui, pertemuan tersebut berlangsung di ruang rapat BEI di lantai 6 Tower 1 Gedung BEI. Akan tetapi, biasanya jika para tamu saat dan selesai mengunjungi Direksi, pastinya selalu melewati lobby gedung tersebut.

Namun harapan awak media pupus, Direksi Garuda Indonesia tak kunjung muncul usai pertemuan tersebut.

Kendati demikian, Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna tak menampik bahwa ada pertemuan antara BEI dengan Garuda.

Dia menyebut pertemuan tersebut juga dilakukan bersama Auditor pada pukul 08.30 – 09.30 WIB.

“Bursa akan mengirimkan permintaan penjelasan pada hari ini. Bursa meminta semua pihak untuk mengacu pada tanggapan Perseroan yang akan disampaikan melalui IDXnet (platform Bursa), dan penjelasan dapat dibaca di website Bursa,” kata Nyoman, Selasa (30/4/2019).

Nyoman mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut BEI akan mempertanyakan kontrak kerja sama yang dilakukan Garuda Indonesia dengan PT Mahata Aero Teknologi. Kerja sama kedua perusahaan itu terkait dengan pemasangan layanan internet di dalam pesawat.

Bahan Bakar Kualitas Tinggi Berbahan Minyak Sawit Berhasil Diuji Coba

Suara.com – Laboratorium Teknik Reaksi Kimia dan Katalis dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil kembangkan katalis perengkahan (cracking) minyak sawit menjadi bensin nabati.

Ketua program studi teknik Kimia ITB, I.G.B.N Makertihartha menjelaskan, bahan bakar nabati buatannya ini merupakan bensin berkualitas tinggi.

Diketahui bahan bakar nabati bersifat drop-in artinya bisa digunakan didalam mesin secara langsung tanpa dicampur dengan bahan bakar fosil.

“Minyak kelapa sawit yang sudah dihilangkan getahnya saja langsung kita gunakan, jadi biaya produksinya jadi lebih murah yang dibayangkan,” ujar Makertihartha, Selasa (30/4/2019).

Bahan bakar bensin nabati memiliki oktan riset atau research octane number (RON) sekitar 100-120. Perolehan bensin melalui proses ini terbuat dari 50 persen massa dari kelapa sawit sebagai pancingannya.

Namun selain dijadikan bahan bakar bensin nabati juga menghasilkan LPG nabati dengan perolehan 20 persen massa. Inovasi yang dilakukan ini memberikan peluang untuk memenuhi bahan bakar bensin secara nasional.

“Yang kita kembangkan disini katalisnya hasil kerjasama penelitian kami yang dibiayai Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit,” tambahnya.

Makertihartha menuturkan, telah merancang sebuah pabrik utama untuk produksi bensin nabati dengan minyak kelapa sawit dengan kapasitas 8 ton perjamnya.

Ia mengklaim biaya untuk memproduksi bahan bakar bensin nabati ini lebih murah dibandingkan harga bensin yang beredar saat ini.

“Harganya skema bisnisnya agak berbeda tidak 100 persen menjual ini tetapi harus di blending (pencampuran) dan harganya jauh lebih murah dengan bensin yang dipasarkan sekarang,” terangnya.

Jangan Lupa! Besok Tarif Ojol Baru Diberlakukan

Suara.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) besok secara resmi memberlakukan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat. Aturan itu menjadi pedoman ojek online (ojol) untuk beroperasi di Indonesia.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya pada besok juga memberlakukan Keputusan Menteri 348 tentang pedoman perhitunhan biaya jasa penggunaan sepeda motor yang digunakan untuk kepentingan masyarakat yang dilakukan dengan aplikasi. Aturan ini juga menjadi dasar perhitungan tarif ojol ke pengemudi dan penumpang.

“Dengan dasar itu, kita memberikan suatu payung hukum bagi operasional ojol, terutama berkaitan dengan safety. Karena kita tahu bahwa safety adalah satu keharusan bagi pengguna transportasi,” kata Budi Karya saat ditemui di Kantor Kemenhub, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (30/4/2019).

Budi Karya menuturkan, pemberlakukan dua aturan tersebut bakal dilakukan di lima kota diantaranya, Jakarta, Bandung, Jogja, Surabaya dan Makassar. Menurut dia, pemberlakuan dua aturan tersebut akan dievaluasi selama satu minggu.

“Apa yang kita lakukan ini akan kita evaluasi setelah satu minggu. Dalam satu minggu mendatang segera masukan-masukan kami akan bertemu untuk memberikan suatu responnya bagi evaluasi tersebut,” jelas dia.

Sementara, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi menambahkan, dua aturan ini telah disusun dengan melibatkan semua unsur pemangku kepentingan mulai dari Pemerintah, Perusahaan, hingga pengemudi serta pengguna ojol sendiri.

“Kita sangat berharap selain apa yang kita sudah putuskan adalah, pengemudi terutama dari Go-Jek dan Grab bisa terlindungi dari sisi keselamatan dan kesejahteraan,” tutup dia.

Untuk diketahui, tarif ojol kini dibagi dalam tiga zona, dengan biaya jasa yang menggunakan tarif batas atas dan bawah.

Zona I meliputi Jawa, Sumatera dan Bali. Tarif batas bawah Rp 1.800 per km, sedangkan tarif batas atas Rp 2.300 per kilometer. Biaya minimum sekali perjalanan Rp 7.000 – Rp 10.000 per 4 kilometer.

Indonesia Dapat Royalti Rp 5 M, Hasil Penjualan Bibit Bawang Merah

Suara.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan) berhasil mendapatkan royalti sebesar Rp 5 miliar dari hasil penjualan benih hibrida bawang merah atau stek sunpatient yang diekspor sejak 2016. Produk ini merupakan varietas unggulan pacar air, yang tahan tekanan panas dan kekeringan (heat and drought).

Selain itu, keuntungan royalti juga tak lepas dari upaya Kementan yang melakukan penandatanganan nota kesepahamanan kerja sama dalam rangkaian pertemuan G20 Meeting of Agricultural Chief Scientist (MACS) bersama perusahaan Jepang Sakata Speed Corporation (SSC).

“Kami menyampaikan apresiasi kepada SSC yang memberi royalti dan pelatihan pengembangan varietas baru kepada para breeder kami di Badan Litbang Pertanian, sehingga kapasitas sumber daya manusia kami meningkat,” kata Kepala Badan Litbang Pertanian, Fadjry Djufry, di Kantor Pusat Sakata Seed Corporation, Yokohama, Jepang, Selasa (30/4/2019). 

Fadjry menjelaskan, benih yang diekspor Indonesia adalah khusus, karena memiliki kualitas di atas rata-rata, dengan tujuan pasar utama Amerika Serikat. Meski demikian, pengembangan stek sunpatient sedikit terkenda karena minimnya teknologi.

“Kami memang kaya sumber daya genetik, bahkan kami memiliki banyak plasma nutfah. Namun pemanfaatannya masih terbatas, karena teknologi yang kami punya dan pendanaan riset yang ada relatif terbatas, tapi kehadiran Sakata dengan teknologi breeding yang dikuasai mengisi kebutuhan riset kami,” katanya.

Menurut Fadjry, sebelum dilakukan riset, masyarakat hanya mengenal impatient sebagai tanaman liar dan tidak mempunyai nilai ekonomi. Namun, sejak sunpatient memasuki pasar global, permintaan pasar terus meningkat, apalagi Badan Litbang semakin dikenal di kancah internasional.

“Kami juga memiliki logo pada setiap stek sunpatient yang ditempel stiker Agro Inovasi. Artinya, mulai sekarang kekayaan sumberdaya genetik harus dilindungi. Kita tidak boleh mudah melepas plasma nutfah kepada pihak asing,” katanya.

Fadjry mengatakan, kendala lain yang sering dihadapi untuk pengembangan bibit unggul bawang merah adalah terbatasnya tata kelola dan tupoksi Badan Litbang Pertanian. Balitbang sejauh ini fokus melakukan produksi untuk menjaga stabilitas pasokan di pasar dalam negeri.

“Tapi kami sepaham bahwa sumber daya genetik harus dilindungi dan dilestarikan keberadaannya. Namun penggunaan dengan tujuan memenuhi kebutuhan hajat hidup masyarakat harus menjadi pertimbangan,” katanya.

Sementara itu, President Sakata Seed Corporation, Hiroshi Sakata menyampaikan,  Indonesia memiliki sumber alam yang melimpah, yang harus dikelola dengan baik untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi.

“Kalau saya perhatikan, ada dua komoditas sayuran penting di Indonesia, yaitu cabe dan bawang merah. Bawang merahlah yang sulit untuk diperbanyak secara massal,” katanya.

Hiroshi pun menawarkan teknologi gen editing yang dikuasai Sakata. Teknologi ini mampu menghasilkan benih hibrida dalam kuantitas yang besar.

“Sakata siap bekerja sama untuk itu. Sesuai dengan nota kesepahaman, perbenihan komoditas hortikultura yang lebih luas tidak terbatas pada impatient,” katanya.

Sakata sendiri dikenal sebagai perusahaan benih hibrida yang sudah merambah pasar dunia. Teknologi benih Sakata telah menghasilkan benih varietas hortikultura yang tersebar di seluruh benua.

Sementara itu, benih bawang merah Indonesia saat ini telah dikembangkan sebagai True Shallot Seed (TSS), namun produksi TSS memerlukan lokasi dengan ketinggian tertentu untuk menarik kedatangan pollinator yang membantu penyerbukan bawang merah, sehingga produktivitas benih jenis TSS masih rendah.

Tapi di sisi lain, konsumsi bawang merah Indonesia relatif tinggi, sehingga memerlukan pasokan yang kontinyu untuk konsumsi pangan dan pemenuhan bahan baku industri pangan domestik.

Adapun melalui kerja sama ini diharapkan bibit Indonesia semakin dikenal luas di pasar dunia. Untuk itu, Kepala Badan Litbang Pertanian akan menindaklanjuti hal tersebut dan menunjuk Kepala balai Penelitian Tanaman Sayuran sebagai mitra wicara rencana kerja sama pengembangan benih bawang merah hibrida dengan SSC.

Kerja sama ini juga diharapkan mampu menghasilkan paten, lisensi dan invensi teknologi terapan yang lain.

Ibu Rumah Tangga Mau Punya Penghasilan Tambahan? Simak Aplikasi Ini

Suara.com – Mengantar anak setiap hari ke sekolah memang menjadi suatu hal yang cukup membosankan. Namun, jika kebiasaan itu justru bisa menambah pendapatan, sepertinya rasa bosan akan hilang dengan sendirinya.

Baru-baru ini aplikasi daring antar jemput meramaikan bisnis transportasi online di tanah air. Berbeda dengan aplikasi lain, aplikasi yang diberi nama Pickme.id hanya untuk antar jemput anak sekolah.

Seperti apa aplikasi Pickme.id? Berikut kutipan wawancara dengan Founder dan Owner Pickme.id, Simon Suryanto.

Aplikasi Pickme.Aplikasi Pickme.

Apa yang mendasari dibuatnya aplikasi Pickme?

Pickme dibuat untuk menjawab problem pemerintah dalam mengatasi kemacetan di kota besar. Pada waktu jam kerja dan waktu jam sekolah pasti semua jalanan macet karena semua orang memakai kendaraan masing-masing.

Pickme dibuat dengan konsep bahwa ibu-ibu yang sekarang mengantar anaknya berangkat sekolah sendiri dapat memanfaatkan mobilnya untuk mengantar anak-anak lain yang sejalan dengan sekolah anaknya, aktifitas ibu tetap jalan dan ibu mendapat tambahan uang jajan setiap bulannya.

Untuk professional atau karyawan pun begitu, dulu yang berangkat kantor sendiri dapat memanfaatkan mobilnya untuk menjemput professional lainnya yang searah dengan dia.

Kerjaan utama tetap jalan seperti biasa, dia mendapat tambahan setiap bulannya dan juga bantu program pemerintah dalam mengatasi kemacetan di kota besar.

Peluang ini pun bisa dimanfaatkan oleh pengemudi ojek online, mereka dapat juga mengambil jadwal penumpang yang tetap dan pasti setiap harinya.

Apa bedanya dengan aplikasi ojek online yang sekarang ada?

Safety, untuk PM school semua driver kita adalah wanita yang kita survey, orang lokal kota ini, punya keluarga di kota ini dan semua driver sebelum melakukan penjemput ada appointment dulu untuk bertemu dengan orang tua dan anak di rumah, jika tidak cocok dengan drivernya canceled saja, apabila orang tua cocok maka driver yang akan mengantar anak kita tidak berganti-ganti setiap harinya.

Aplikasi Pickme adalah aplikasi bulanan dengan satu kali order, harga fixed tidak berubah-ubah. Biasanya untuk aplikasi sekarang bahwa harga naik pada waktu peak time.

Aplikasi kita support aturan dari pemerintah seperti ojek online maksimal kerja 10 jam sehari (di PM hanya 2 jam sehari, waktu berangkat kerja/sekolah dan pulang saja). Tidak boleh nyetir sambal lihat gps (PM hanya di hari awal nya saja, setelah itu tidak perlu lagi karena penumpang nya per bulan adalah sama.

Apa keuntungan dari penumpang Pickme?

Safety, driver tidak berganti-ganti dan fitur lainnya di dalam PM. Dapat teman baru di perjalanan, sesama professional dapat teman baru di perjalanan siapa tahu dapat bisnis baru atau peluang baru.

Penumpang yang terfilter dengan baik, karena PM adalah aplikasi bulanan otomatis bahwa penumpang yang naik sudah membayar di depan. Orang yang hanya usil untuk naik atau penumpang yang harian tidak akan menggangu perjalanan. Yang ada hanya fun di perjalanan.

Harga flat tidak naik turun di jam-jam sibuk. Ada tiga jenis kendaraan dari vip, regular dan ekonomis silahkan pilih sesuai kenyamanan Anda. Semua penumpang Pickme di lindungi asuransi di perjalanannya.

Apa target pasarnya untuk Pickme?

Target pasar kami adalah siswa sekolah mulai dari TK sampai dengan SMA. Kalau untuk PM PRO untuk professional, karyawan swasta, pegawai negeri, mahasiswa, gereja-gereja, buruh pabrik dan lainnya.

Apa saja syarat untuk menjadi mitra Pickme atau kerja sama dengan Pickme?

Kita ada tiga bentuk kerja sama, pertama menjadi mitra driver, syaratnya seperti biasa. Agen, syaratnya dia mengumpulkan driver-driver untuk dikelola di bawah agen (bisa koperasi atau perusahaan). Referral, orang yang punya koneksi untuk mencari user untuk PM. Contoh sekolahan, perkantoran.

Pickme sudah ada di kota mana saja untuk sekarang ini?

Untuk kuartal pertama ini kita ada di 5 kota di Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang dan Yogyakarta. Dan target kita di tahun 2019 ada di 27 ibu kota provinsi di Indonesia.

Pickme sudah mendapat pendanaan modal dari mana saja?

Belum, sementara ini Pickme berjalan dengan modal sendiri dan masih 100 persen perusahaan lokal Indonesia. Kita sudah melewati tahap founder, angel investor dan seed dengan modal sendiri. Tapi kita membuka diri untuk investor untuk masuk dan bergabung dengan kami.

Target Pickme jadi startup Unicorn juga?

Itu pasti, dengan dukungan Indonesia target awal kita akan ke sana, Indonesia harus support karena ini adalah aplikasi dari ide anak Indonesia dan dibuat di Indonesia.

loading…

Kurangi Bahan Impor, ITB Kembangkan Produk Katalis Merah Putih

Suara.com – Institut Teknologi Bandung (ITB) kini tengah melakukan pengembangan katalis untuk proses produksi bahan bakar nabati dan minyak sawit. Diketahui pengembangan tersebut dinamakan ‘Katali Merah Putih’.

Guru Besar Teknik Industri ITB Prof. Dr. Subagjo menjelaskan, kunci industri kimia seperti energi terbarukan biomassa dan minyak nabati memerlukan katalis. Katalis adalah zat yang dapat mempercepat dan mengarahkan reaksi kepada produk yang akan digunakan untuk bahan bakar.

“Dengan katalis reaksi dapat dilaksanakan dengan efisien yang tinggi, sehingga menghemat bahan baku dan energi,” ujar Subagjo, Selasa (30/4/2019).

Subagjo menuturkan dari Laboratorium Teknik Reaksi Kimia dan Katalis dengan ITB (TRKK-ITB), kini telah menghasilkan beberapa katalis untuk pengolahan minyak mentah dan produksi bahan bakar nabati dan proses proses bahan bakar nabati dari minyak sawit. Di antaranya pengolahan minyak bumi yang dikembangkan oleh PT Pertamina (Persero) yang telah dikomersialkan.

“Saat ini sudah lebih dari 150 ton berbagai jenis katalis sudah telah digunakan di kilang minyak Pertamina,” tambahnya.

Menurutnya kebutuhan Indonesia akan katalis mencapai 500 juta dolar AS per tahun dan seluruhnya harus diimpor dari luar negeri. Serta Indonesia telah mengimpor 360 ribu barrel per hari minyak mentah dan 400 ribu per hari bahan bakar minyak yang merupakan sebagian besar penyebab defisit anggaran nasional.

Subagjo telah mulai melakukan penelitian untuk katalis dimulai tahun 1982. Produk katalis buatannya kini sudah bisa digunakan dalam reaktor komersial industri sejak tahun 2011.

Katalis kini memiliki pengaruh besar karena sudah tidak diperjual belikan secara bebas.

“Pengaruhnya sekarang katalis tidak semuanya dijual bebas di pasaran. Sehingga untuk kebutuhan sangat tergantung impor di luar negeri, itu yang membuat kita ingin mengembangkan katalis. Sehingga pertama kita bisa mandiri katalis dan katalis menjadi kunci industri,” katanya.

loading…

ITB dan PT Pupuk Kujang akan Bangun Pabrik Katalis Merah Putih di Cikampek

Suara.com – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi memberikan dana untuk memperkuat inovasi kepada Laboratorium Teknik Reaksi Kimia dan Katalis Institut Teknologi Bandung (TRKK-ITB). Dana ini untuk memperkuat inovasi menghasilkan industri produk katalis untuk pendidikan.

Guru Besar Teknik Industri ITB Prof. Dr. Subagjo mengatakan, telah berhasil mendapatkan mitra untuk melakukan pembangunan pabrik katalis merah putih pertama di Indonesia. Pembangunan pabrik tersebut menggandeng PT Pupuk Kujang.

“Sekarang akan mulai direalisasikan, kita bekerjasama dengan Kujang serta lokasinya akan di sekitar pabrik Kujang di daerah Cikampek,” ujar Subagjo, Selasa (30/4/2019).

Pabrik katalis ini direncakanan untuk memenuhi kebutuhan katalis industri pengilangan minyak, industri kimia dan petrokimia serta industri oleokimia. Rencananya ground-breaking akan dilakukan pada tanggal 17 Agustus 2019.

“Kami berharap mungkin awal tahun depan sudah beroperasi. Bangunannya sudah ada, harus secepat mungkin dengan bangunan yang ada dan dari peralatan pabrik katalis mini yang kita punya bisa diterapkan,” katanya.

Subagjo menuturkan, langkah yang diambil cukup tepat mengingat saat ini sudah sekitar 60 persen katalis sudah tidak diperjualkan secara bebas. Namun 40 persen masih diperjual belikan secara bebas.

Sehingga pabrik katalis yang dikembangkan melakui kerjasama ini 100 persen oleh dalam negeri memiliki peluang untuk mandiri dalam teknologi proses dan ketahanan energi.

loading…

Usai Temui BEI, Direksi Garuda Indonesia Menghilang

Suara.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah melakukan pertemuan dengan pihak PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA). Pertemuan itu untuk mempertanyakan kisruhnya laporan keuangan maskapai pelat merah ini.

Namun, usai pertemuan digelar tak ada jejak kemunculan Direksi Garuda yang keluar dari tempat pertemuan.

Padahal, para awak media sudah menunggu sedari pagi di lobby Gedung BEI.

Untuk diketahui, pertemuan tersebut berlangsung di ruang rapat BEI di lantai 6 Tower 1 Gedung BEI. Akan tetapi, biasanya jika para tamu saat dan selesai mengunjungi Direksi, pastinya selalu melewati lobby gedung tersebut.

Namun harapan awak media pupus, Direksi Garuda Indonesia tak kunjung muncul usai pertemuan tersebut.

Kendati demikian, Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna tak menampik bahwa ada pertemuan antara BEI dengan Garuda.

Dia menyebut pertemuan tersebut juga dilakukan bersama Auditor pada pukul 08.30 – 09.30 WIB.

“Bursa akan mengirimkan permintaan penjelasan pada hari ini. Bursa meminta semua pihak untuk mengacu pada tanggapan Perseroan yang akan disampaikan melalui IDXnet (platform Bursa), dan penjelasan dapat dibaca di website Bursa,” kata Nyoman, Selasa (30/4/2019).

Nyoman mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut BEI akan mempertanyakan kontrak kerja sama yang dilakukan Garuda Indonesia dengan PT Mahata Aero Teknologi. Kerja sama kedua perusahaan itu terkait dengan pemasangan layanan internet di dalam pesawat.

loading…

Harus Berbenah, Sri Mulyani Ingin UMKM Indonesia Jadi Tumpuan Ekonomi

Suara.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Indonesia agar bisa berbenah. Terutama, dari sisi pengembangan usaha dan tata kelola perusahaan. Hal ini agar, UMKM bisa berkompetitif dengan usaha yang lainnya.

Mantan Direktur Pelaksan Bank Dunia ini mencotohkan UMKM di negara seperti Korea Selatan, Thailand, dan Jepang yang sangat kompetitif dan menjadi tumpuan ekonomi di negaranya.

“Di sini keinginan kita agar UMKM makin lama akan berubah menjadi pelaku ekonomi yang makin formal dan miliki kapasitas. Kunci sukses negara seperti Thailand, Korsel dan Jepang. Itu karena kualitas UMKM sangat baik, kompetitif, efisien dan sudah masuk dalam sektor formal yang produktif,” kata dia, di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Selasa (30/4/2019).

Menurut Wanita yang akrab disapa Ani ini, UMKM Indonesia masih perlu diajari soal pengembangan usaha, mulai dari pendesainnya usaha, tata kelola usaha, sampai pembukuan usaha.

Dengan begitu, sambung dia, bisnis UMKM tak mandek di level bawah saja, tapi bisa berkembang, bahkan bisa menjadi suatu perusahaan formal.

“Sisi kewajiban UMKM maish perlu dilakukan pembinaan dan pendidikan. Sebab sisi karakter usaha UMKM belum betul-betul fokus lakukan kegiatan ekonomi yang ditekuninya dan sering tidak lakukan,” jelas dia.

Sri Mulyani menambahkan pemerintah saat tengah berusaha mengembankan UMKM lewat akses pendanaan UMKM untuk mengakses pendanaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) lewat perbankan.

Tak hanya itu, Sri Mulyani juga menggandeng 27 Instansi yang terdiri dari 21 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk melakukan pendidikan dan pembianaan UMKM.

“Kenapa ini penting kita tahu bahwa di Indonesia pelaku usaha kecil dan menengah sifatnya mayoritas dalam jumlah pelaku lebih dari 50 persen atau 60 persen dari perkeonomian kita. Mereka lha secara kegiatan ekonomi tidak besar tapi ciptakan banyak atau menciptakan pekerjaan diri sendiri,” tutup dia.

loading…

Jelang Puasa Ramadan Harga Bawang Putih Tembus Rp 50.000 Per Kg

Suara.com – Di tengah upaya pemerintah menahan laju kenaikan harga bahan pangan khususnya bawang putih dengan cara membuka lebar keran impor, harga bawang putih di beberapa daerah masih terus merangkak naik, antara lain di wilayah Blitar dan sekitarnya.

Harga bawang putih di pasar tradisional, Pasar Legi Blitar, Selasa (30/4/2019) telah menyentuh harga Rp 50 ribu per kilogram. Harga tersebut merupakan yang tertinggi sejak mengalami kenaikan selama satu bulan terakhir.

Mujiyati, seorang pedagang bawang di Pasar Legi Blitar mengatakan, bahwa harga bawang putih tiba-tiba melompat hari ini menjadi Rp 50 ribu atau naik sekitar Rp 6 ribu dibandingkan harga sehari sebelumnya.

Bawang Merah di Pasar Senen. (Suara.com/Fauzi)Bawang Merah di Pasar Senen. (Suara.com/Fauzi)

“Kemarin Senin (29/4/2019) saya masih bisa jual Rp 44 ribu hingga Rp 45 ribu per kilogram,” ujar Mujiyati.

Mujiyati mengatakan, kenaikan terjadi lantaran pasokan bawang putih dari distributor besar yang memasok bawang putih ke Pasar Legi volumenya terus menurun.

Mujiyati mengatakan, harga tersebut sudah dua kali lipat dibanding harga bawang putih dalam posisi normal yaitu antara Rp 24 ribu hingga Rp 25 ribu.

Berdasarkan pantauan di pasar tradisional lain di Kota Blitar, yaitu Pasar Pon, kenaikan harga yang sama juga terjadi pada bawang putih.

“Iya, naik drastis yang bawang putih. Stok di pemasok menipis,” ujar Sulistiyani, pedagang bawang di Pasar Pon.

Harga bahan pangan mengalami kenaikan di Blitar dan sekitarnya sejak sekitar sebulan lalu sebagai dampak dari kenaikan kebutuhan menjelang bulan puasa Ramadan.

Kenaikan harga diawali oleh bawang merah dan bawang putih, kemudian daging ayam dan daging sapi.

Namun dari pantauan Suara.com, harga bawang merah menunjukan tren stabil di angka Rp 34 ribu per kilogram. Harga tersebut turun sekitar Rp 5 ribu per kilogram setelah sebelumnya sempat mendekati harga Rp 40 ribu per kilogram.

Akhir pekan lalu, Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia (BI) Kediri, Nasrullah mengatakan, kenaikan harga bawang merah, bawang putih, dan harga sayur mayur memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap kenaikan inflasi di daerah-daerah sekitar Kediri.

Adapun harga beberapa komoditas bahan pangan lain di Pasar Legi per Selasa (30/4/3019) yang mengalami kenaikan adalah daging ayam Rp 33.000 per kilogram dan daging sapi Rp 120.000 per kilogram.

Kontributor : Agus H

Hingga April, Pupuk Indonesia Salurkan 2,8 Juta Ton Pupuk Bersubsidi

Suara.com – PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui anak-anak usahanya, hingga April 2019 telah menyalurkan pupuk bersubsidi sebanyak 2,86 juta ton pupuk.

Total penyaluran ini terdiri dari semua jenis pupuk yang disubsidi Pemerintah, yaitu urea, SP-36, ZA, NPK dan pupuk organik.

Kepala Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana mengungkapkan, bahwa total penyerapan pupuk tersebut mencapai 91% dari alokasi untuk periode waktu Januari-April 2019 sebesar 3,1 juta ton.

“Secara keseluruhan, total penyaluran pupuk bersubsidi tersebut sudah mencapai 32% dari total alokasi Tahun 2019 yang ditetapkan oleh Pemerintah,” kata Wijaya dalam keterangannya, Selasa (30/4/2019).

Dalam penyalurannya, Pupuk Indonesia mengikuti Peraturan yang ditetapkan dalam Permentan No. 47 tahun 2018 tentang alokasi dan harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi, yaitu sebesar 8,87 juta ton.

Lebih lanjut Wijaya menjelaskan, bahwa memasuki musim tanam ini, total pupuk urea yang telah tersalurkan mencapai 1,25 juta ton, pupuk jenis SP-36 sebesar 304 ribu ton, pupuk ZA sebesar 289 ribu ton, NPK sejumlah 802 ribu ton dan pupuk organik 215 ribu ton.

“Secara keseluruhan, penyaluran pupuk bersubsidi berjalan cukup baik,” jelas Wijaya.

Mengenai kondisi stok saat ini, Wijaya juga menambahkan, saat ini stok pupuk bersubsidi mencapai 305% dari kewajiban yang ditetapkan Pemerintah.

Total stok sampai Lini 3 mencapai 1.114.655 ton, atau cukup untuk memenuhi kebutuhan 6 minggu ke depan. Stock building ini, dilakukan juga untuk mengantisipasi arus mudik dan larangan angkutan menjelang lebaran.

“Sejumlah daerah diperkirakan sudah memasuki musim tanam pada Bulan Ramadan ini, jadi insyaallah kebutuhan pupuk bersubsidi tetap bisa terpenuhi,” jelas Wijaya.

Ia juga menegaskan bahwa para produsen pupuk akan mempercepat proses distribusi dari lini 3 atau gudang kabupaten, ke lini 4 yaitu ke kios-kios.

“Jangan sampai pada saat dibutuhkan, pupuk tidak ada di kios-kios,” tutur Wijaya.

Kemudian, untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan pupuk para petani, Pupuk Indonesia selaku holding telah menginstruksikan kepada anak-anak perusahaan untuk menyiapkan stok pupuk non subsidi di setiap kios.

“Memang masih banyak petani yang belum tergabung dalam kelompok tani atau belum menyusun RDKK, sehingga mereka kesulitan memperoleh pupuk bersubsidi. Atau ada juga yang kebutuhan pupuknya melebihi dari alokasi yang sudah ditetapkan. Untuk itu, kami telah meminta kepada para produsen pupuk untuk tetap menyiapkan pupuk non subsidi guna memenuhi kebutuhan petani di lapangan,” ucap Wijaya.

Wijaya juga mengimbau agar para petani tetap menebus pupuk bersubsidi hanya di kios-kios resmi. Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat petani dapat terpenuhi apabila petani melakukan penebusan di kios menggunakan uang cash/tunai, membeli pupuk di kios resmi dan membeli pupuk dalam kemasan utuh.

Dalam menyalurkan pupuk bersubsidi, Pupuk Indonesia menugaskan para produsen pupuk, yaitu Petrokimia Gresik, Pupuk Kaltim, Pupuk Iskandar Muda, Pupuk Kujang dan Pusri Palembang untuk mendistribusikan pupuk sesuai dengan tanggung jawab wilayahnya masing-masing.

Melepas Penat Jakarta Ala Travel Blogger di Bogor

Suara.com – Kemacetan Jakarta sering membuat warganya jenuh. Bagaimana tidak, Jakarta menempati posisi ke empat sebagai kota termacet di dunia dengan total rata-rata 63 jam terbuang di jalan setiap tahunnya.

Inilah alasan mengapa banyak warga Jakarta suka liburan untuk sekadar melepas penat. Marischka Prudence, seorang travel blogger gemar melakukan hal tersebut.

Sayangnya, kesibukan perempuan yang akrab disapa Prue ini membuatnya tak punya banyak waktu untuk bersantai melepas penat.

Berkunjung ke luar kota pun belum tentu bebas dari macet. Oleh karena itu, Prue menyiasati kejenuhannya dengan melakukan staycation ke kota-kota sekitar Jakarta di akhir pekan.

Polisi mengatur arus lalu lintas menuju kawasan wisata Puncak di Gadog, Bogor, Jabar, Selasa (29/7). [Antara/Jafkhairi]Polisi mengatur arus lalu lintas menuju kawasan wisata Puncak di Gadog, Bogor, Jabar. [Antara/Jafkhairi]

Sebagai travel blogger, Prue tentu sering memanfaatkan online travel agent (OTA) untuk merencanakan staycation di akhir pekan. Salah satu OTA yang sering digunakannya adalah Mister Aladin.

“Aku suka menghabiskan weekend ke tempat yang sepi tapi nggak jauh dari Jakarta. Makanya aku pakai Mister Aladin yang sering kasih deals terbaik. Contoh deals dari Mister Aladin yang aku suka adalah harga termurah untuk booking di Lido Lake Resort,” lanjut Prue.

Akomodasi bintang 5 yang terletak di Bogor itu langsung menarik hati Prue saat pertama kali melihatnya di Mister Aladin. Lokasi resort seluas 3,3 hektar itu dekat dan mudah dijangkau dari Jakarta.

“Tadi dari Jakarta ke sini cuma 1,5 jam. Itu pun pakai kena macet sedikit. Kebayang, kan, seberapa cepetnya sampai sini kalau tanpa macet?” kata Prue.

Dengan staycation singkat di akhir pekan ini, Prue mengaku dirinya menjadi lebih rileks karena seluruh lelah dan penatnya hilang usai dimanjakan oleh fasilitas yang ada.

Terlebih lagi, ada banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan Prue di sana, seperti outbound, berenang, hingga romantic dinner.

Setelah menghabiskan akhir pekannya dengan staycation di Bogor, Prue mengaku ketagihan dan bersiap melakukan staycation selanjutnya.

Dengan menggunakan Mister Aladin, Prue dapat memesan segala kebutuhannya untuk traveling, mulai dari memesan hotel, tiket pesawat, tiket kereta, paket tour, hingga beragam aktivitas seru.

Pertamina Pasok Avtur Bandara Yogyakarta International Airport

Suara.com – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan pasokan dan penyaluran bahan bakar avtur untuk pesawat udara di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) siap berjalan secara optimal menjelang pengoperasian bandara.

General Manager Pertamina Marketing Operation Region IV, Tengku Fernanda mengatakan, bahwa saat ini Pertamina mengoperasikan kantor satelit atau kantor pengawas di Bandara YIA, sambil menunggu pembangunan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) yang akan rampung pada Oktober 2020.

Rencananya, fasilitas DPPU tersebut akan dilengkapi dengan 4 (empat) tangki timbun dengan kapasitas masing-masing sebanyak 1.000 Kiloliter (KL) juga fasilitas pengisian avtur Fuel Hydrant System atau melalui dengan sistem bawah tanah sebanyak 44 unit.

“Fuel Hydrant System ini dibangun untuk memenuhi standar operasional distribusi bahan bakar di bandara berskala internasional sehingga tidak perlu lagi mobil tangki hilir mudik dari pesawat satu ke yang lainnya,“ ujar Tengku.

Tengku mengatakan, meskipun saat ini baru berupa kantor satelit, namun pelayanan Avtur di YIA telah dapat disalurkan menggunakan dua unit kendaraan refueller dengan kapasitas masing-masing 16 Kiloliter (KL) dan 6 tangki modular avtur dengan kapasitas masing-masing 23 kiloliter (KL), jumlah tersebut terbilang cukup mengingat rata-rata konsumsi di bandara YIA saat ini kurang lebih 10 KL per hari.

Ia menambahkan, untuk pasokan avtur di bandara YIA akan disuplai dari Terminal BBM Rewulu, dengan alternatif titik suplai dari Terminal BBM Cilacap. Saat ini, konsumsi avtur untuk pesawat udara di wilayah Provinsi DI Yogyakarta berkisar antara 200 KL per hari.

“Jumlah tersebut berasal dari penyaluran avtur di bandara Adi Sutjipto Yogyakarta. Dengan beroperasinya bandara YIA, Pertamina memprediksi akan terjadi peningkatan konsumsi avtur sebanyak 5-10 persen atau sebanyak 210-220 KL per harinya. Tentu nanti jumlah tersebut akan terus naik seiring bertambahnya jumlah penerbangan”, tambahnya.

Dalam memenuhi kebutuhan avtur di bandara YIA, pihak Pertamina juga terus berkoordinasi dengan otoritas bandara sebagai salah satu upaya yang maksimal seiring akan dioperasikannya bandara tersebut.

“Secara keseluruhan Pertamina telah siap dan kami memastikan pasokan dan penyaluran avtur di bandara NYIA aman,” tutup Tengku. (Antara)

Dana akan Dikucurkan, LPDB Siap Dukung Hilirisasi Produk Kelapa

Suara.com – Pemerintah menyatakan siap mendukung perkembangan hilirisasi industri kelapa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan sejumlah dana akan dikucurkan. Pernyataan ini dikemukakan Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB – KUMKM), Braman Setyo.

Menurutnya, kelapa merupakan komoditas yang bernilai ekomomis dan mampu menghasilkan berbagai produk turunan.

“Saya senang sekali pertemuan hari ini, karena ini merupakan sektor produktif. Sektor ini harus menyerap kucuran dana lebih tinggi dari sektor lainnya, karena sektor produktif mempunyai nilai tambah yang lebih berkali-kali lipat. Kelapa, banyak sekali produk turunannya yang mampu menghasilkan nilai tambah,” kata Bram, dalam Temu Mitra Koperasi Kelapa, di Yogyakarta, Kamis (4/4/2019).

Lebih lanjut Bram mengungkapkan, LPDB tahun ini telah menyiapkan dana sebesar Rp 1,5 triliun untuk dikucurkan kepada pelaku usaha. LPDB siap memberikan kucuran kredit kepada pelaku usaha sepanjang syarat dan ketentuan terpenuhi.

“LPDB tahun ini mempunyai anggaran untuk dikucurkan sejumlah Rp 1,5 triliun. Kalau terkendala untuk investasi mesin, akan kita bicarakan secara langsung. LPDB siap mendukung untuk mengucurkan kredit kepada yang bersangkutan,” kata Bram.

Temu Mitra Koperasi Kelapa, di Yogyakarta, Kamis (4/4/2019). (Dok : LPDB)Temu Mitra Koperasi Kelapa, di Yogyakarta, Kamis (4/4/2019). (Dok : LPDB)

Pada saat yang sama, perwakilan dari Koperasi Krambi Idjo, Syaukani mengapresiasi dukungan pemerintah untuk hilirisasi kelapa untuk memberikan nilai tambah. Namun ia juga mengatakan, perlu adanya kepastian raw material agar stabilitas produksi dapat berjalan dengan baik.

Syaukani menambahkan, selain dukungan hilirisasi, diperlukan juga dukungan pemerintah untuk penataan perkebunan kelapa secara nasional.

“Saat ini, kebanyakan penghasil kelapa adalah kebun rakyat. Untuk diserap ke industri pengolahan, persediaan kurang. Karena itu, perlu juga dukungan kebijakan dari pemerintah untuk menata perkebunan kelapa. Jadi kenapa sawit maju, karena ia ditata perkebunannya oleh kebijakan pemerintah. Kami berharap, kelapa juga begitu. Selain kaya dengan produk turunan, secara ekologi, kelapa juga ramah lingkungan,” kata Syaukani.

Laba Samsung di Kuartal I 2019 Tergerus

Suara.com – Samsung Electronics Co Ltd mencatat laba di kuartal I 2019 sebesar 5,4 miliar dolar AS. Laba operasional itu merosot 60 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Seperti dilansir Reuters, merosotnya laba perusahaan imbas dari penurunan harga chip. Selain itu, melambatnya permintaan untuk panel display juga turut jadi penyebab anjloknya laba Samsung.

Perusahaan juga mencatat penurunan pendapatan sebesar 13,5 persen menjadi 45,17 miliar dolar AS.

Bisnis semikonduktor inti Samsung membukukan penurunan laba operasional 7,4 persen menjadi 3,53 miliar dolar AS, sementara bisnis display mencatat kerugian 482,7 juta dolar AS.

Pembuat smartphone ternama di dunia ini mengatakan, bisnis selulernya membukukan penurunan laba operasi 1,5 persen menjadi 1,9 miliar dolar AS.

Raksasa teknologi Korea Selatan ini berharap bisa menghidupkan kembali pertumbuhan yang lesu dalam bisnis mobile-nya dengan smartphone terbarunya yang menampilkan layar besar dan lentur.

Turunnya laba perusahaan mengakibatkan Samsung menunda untuk meluncurkan dan menjual ponsel lipatnya setelah beberapa pengulas menemukan masalah dengan tampilannya.

Selain Samsung, industri smartphone lainnya juga terimbas penurunan permintaan di tengah perlambatan pertumbuhan perekonomian.

Program Serasi, Kementan Targetkan Pemanfaatan 400 Ribu Ha Lahan Rawa

Suara.com – Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan pemanfaatan lahan rawa seluas 400 ribu hektare  yang tersebar di tiga provinsi, yakni Sumatra Selatan, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan. Pemanfaatan ini dilakukan melalui Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi), yang kini tengah dilakukan.

Pemerintah saat ini tengah mengoptimalkan lahan rawa untuk dapat dimanfaatkan sebagai sumber produksi padi. Tidak tanggung-tanggung, alokasi anggaran yang disiapkan mencapai Rp 2,5 triliun.

“Nilai sebesar itu digunakan untuk membangun jaringan irigasi tersier. Setiap hekrtare dibutuhkan sekitar Rp 4,3 juta,” ujar Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Sarwo Edhy, Jakarta, Senin (29/4/2019).

Selain itu, Kementan juga menyiapkan dana tambahan sebesar Rp 1,2 triliun untuk pemenuhan kebutuhan sarana produksi, seperti benih, dolomit dan pupuk hayati serta pembinaan petani.

“Estimasi biaya untuk kebutuhan sarana produksi sebesar Rp 2,01 juta per hektare,” sebut Sarwo Edhy lagi.

Ia berharap, program pengembangan pertanian padi di lahan rawa bisa mengangkat produksi di Tanah Air, sehingga impor tidak perlu lagi dilakukan di masa mendatang. Ia minta semua pihak turut mendukung mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia melalui program Serasi.

“Pengembangan rawa melalui program Serasi ini diperlukan sinergi yang serius dari pemerintah daerah dan pusat,” ujar Sarwo Edhy.

Keseriusan ini, kata dia, memiliki motivasi dan basis tujuan yang sangat kuat, yakni untuk meningkatkan indeks dan produksi pertanian. Lebih dari itu, ini juga dinilai sebagai program luar biasa karena mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sehingga bermuara pada kesejahteraan.

“Tentu tujuan program ini untuk meningkatkan indeks kesejahteraan petani. Maka itu, kami juga sudah memberikan bantuan berupa benih unggul dan bermutu,” katanya.

Edhy menambahkan, program ini juga diharapkan mampu mendorong petani milenial masuk dan turun secara langsung ke sawah dan perkebunan Serasi. Langkah ini perlu dilakukan untuk memudahkan penggunaan teknologi yang diterapkan.

“Program ini, mau tidak mau harus melibatkan petani milenial, baik saat tanam maupun panen. Langkah ini bertujuan untuk menggedor produksi dan bisa menstabilkan harga,” ujarnya.

Untuk keberhasilan pengembangan lahan rawa, lanjut Sarwo Edhy, harus dilakukan pengawalan dan pendampingan, mulai dari olah tanah sampai pada pasca – panen. Bahkan, jika perlu, sampai pada pemasaran.

Menurutnya, pengendalian secara komprehensif sangat penting untuk mengawal pencapaian target kinerja Program Serasi. Sinergi yang baik dan optimal dalam pelaksanaan program Serasi diharapkan dapat meningkatkan kinerja yang baik.

“Untuk itu, perlu dilakukan upaya peningkatan pengendalian dari seluruh unsur maupun sub unsur pengendalian secara menyeluruh, baik dari lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi serta pemantauan pengendalian intern,” pungkasnya.

Dirut BJB Agus Mulyana Dipanggil Polda Jabar, Ini Kata Komisi Keuangan DPR

Suara.com – Anggota Komisi Keuangan DPR RI Hendrawan Supratikno memberikan pandanganya terkait dengan beredarnya surat pemanggilan Direktur Utama Bank Jabar Banten (BJB) Agus Mulyana oleh Bareskrim Polri Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Polda Jawa Barat (Jabar).

Hendrawan begitu ia disapa mengingatkan perlihal sosok Dirut yang harus profesional dan juga bersih dalam memimpin sebuah bank.

“Figur- figur yang memimpin bank harus figur yang profesional dengan literasi etis yang tinggi. Bila tidak diambil tindakan tegas, perbuatan buruk akan berubah seperti kanker, yang sulit untuk diatasi,” ujar Hendrawan dalam keterangannya, Selasa (29/4/2019).

Hendrawan menegaskan, reputasi Dirut dapat menjadi modal untuk menentukan kepercayaan masyarakat dan pertumbuhan bisnis bank.

“Ironisnya, bank sering jadi muara persekongkolan dalam pengucuran kredit, pembiayaan fiktif dan penyalahgunaan investasi,” tutur dia.

Hendrawan pun meminta agar pemanggilan Agus Mulyana dapat menjadi pertimbangan di Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang akan berlangsung pada tanggal 30 april 2019 ini.

“Hendaknya ini menjadi pertimbangan serius dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),” pungkas Hendrawan.

Sebelumnya, beredar sebuah surat pemanggilan pemeriksaan Direktur Utama Bank Jabar Banten (BJB) Agus Mulyana oleh Bareskrim Polri Direktorat Resese Kriminal Khusus Polda Jawa Barat (Jabar).

Agus Mulyana sendiri dipanggil lantaran penyelidikan terhadap surat dari perusahaan broker asuransi tanggal 26 Februari 2019 perihal permohonan hukum.

Pemanggilan ini semakin menguatkan kabar adanya dugaan fee yang diberikan calon direksi dan direktur kepada orang dekat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Uang yang dialirkan kepada orang dekat RK tersebut diduga hadir dari fee perusahaan broker asuransi yang memang selama ini menjadi komoditas seksi yang banyak diincar para pengusaha.

Tidak tanggung-tanggung diduga fee tersebut mengalir senilai miliaran rupiah.

Di Penghujung April, IHSG Diprediksi Bakal Menguat

Suara.com – Analis KGI Sekuritas Yuganur Wijanarko memprediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini bakal kembali bergerak menguat.

Menurut pengamatan Yuganur, proses konsolidasi pada IHSG bisa menjadi kesempatan untuk akumulasi saham dengan kapitalisasi besar.

“Diperkirakan akan terjadi di awal bulan Mei nanti, kenaikan yang ditargetkan dalam waktu dekat adalah ke resistance minor di 6.480 dan 6.510-6.550,” kata Yuganur di Jakarta, Selasa (30/4/2019).

Sementara, Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji juga memprediksi IHSG bakal bergerak menguat.

Secara teknikal, Nafan mengamati, MACD masih membentuk pola dead cross di area negatif. Sementara itu, terlihat bahwa indikator Stochastic dan RSI sudah berada di area netral.

Meski demikian, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

“Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.392 hingga 6.358. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range level 6.443 hingga 6.461,” tutup Nafan.

Kerja Sama Indonesia – China pada Belt Road Initiative Menguntungkan

Suara.com – Pemerintah Indonesia memastikan, kerja sama dengan China dalam program Belt Road Initiative (BRI) akan saling menguntungkan. Kedua negara sudah bersepakat melakukan pembangunan infrastruktur di empat koridor.

Deputi III Bidang Koordinasi Infrastruktur Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Ridwan Djamaluddin menjelaskan, keempat koridor disepakati melalui pertemuan Belt Road Forum (BRF) di Beijing pada tanggal 25-26 April 2019.

”Keempat koridor lokasi pembangunan infrastruktur itu di Sumatera Utara, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Bali. Ini kerja sama saling menguntungkan. Kerja sama ini jangan sampai membuat Indonesia dirugikan,” ujar Ridwan Djamaluddin, Senin (29/4/2019).

Ridwan menuturkan, dalam kerja sama ini, tak ada skema utang pemerintah Indonesia. Sebab, yang diusulkan adalah, adanya kerja sama antarpelaku industri swasta kedua negara dalam proyek-proyek di empat koridor tersebut.

Jadi, kata dia, kalau ada dana dari pemerintah Tiongkok, akan dikelola oleh pihak swasta di Indonesia. Dengan demikian, kalau ada proyek gagal, tak dihitung sebagai utang pemerintah.

Ia menuturkan, Indonesia sebenarnya lebih diuntungkan dalam skema ini ketimbang China. Sebab, sebagai contoh, kawasan pelabuhan industri Kuala Tanjung yang dulu tak ada investor, kekinian bisa dibangun.

Gara-gara Tiket Pesawat Mahal, Konsumsi Avtur Pertamina Turun

Suara.com – PT Pertamina (Persero) memperkirakan konsumsi bahan bakar pesawat avtur pada mudik dan arus balik Idul Fitri 2019 mengalami penurunan. Pada mudik dan arus balik, konsumsi Avtur diperkirakan 14.524 kilo liter (KL).

Vice President Aviation Pertamina Eldi Hendri menerangkan, prediksi konsumsi tersebut turun 15 persen dibandingkan konsumsi mudik dan lebaran tahun lalu.

Menurut Eldi, penurunan konsumsi avtur ini adalah imbas harga tiket pesawat yang tinggi, sehingga frekuensi penerbangan juga mengalami penurunan. Akibatnya, pengisian BBM Avtur juga berkurang.

“Mungkin ini karena jumlah frekuensi pesawat berkurang,” kata Eldi, dalam konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (29/4/2019).

Eldi menuturkan, tak hanya pada masa lebaran konsumsi Avtur mengalami penurunan. Pada konsumsi harian, avtur juga mengalami penurunan. Pertamina mencatat, 13.414 KL per hari, angka tersebut turun sebesar 12,8 persen dari tahun sebelumnya.

Meski begitu, Pertamina bakal tetap mengantisipasi konsumsi avtur pada mudik dan arus balik lebaran. Pasalnya, Pertamina memperkirakan, konsumsi avtur pada masa itu akan mengalami kenaikan dibanding konsumsi harian.

“Tahun ini (konsumsi) normal (avtur) sekitar 13.414 KL per hari, bisa naik delapan persen saat puncak hari raya nanti sekitar 14.500 KL perhari,” jelasnya.

Jajaran Komisaris Pertamina Dirombak Kementerian BUMN

Suara.com – Kementerian Badan Usaha Milik Negara secara resmi mengangkat Gatot Trihargo sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero). Pengangkatan Dewan Komisaris itu sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Vice President Corporate Communication PT Pertamina Fajriyah Usman menjelaskan, Kementerian BUMN memberhentikan dengan hormat Sahala Lumban Gaol dan Ahmad Bambang dari jabatan komisaris Pertamina.

“Hal tersebut sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang tertuang dalam SK-86/MBU/04/2019 tentang pemberhentian dan pengangkatan anggota-anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan PT Pertamina,” ujar Fajriyah Usman, Senin (29/4/2019).

Untuk diketahui, pergantian Dewan Komisaris Pertamina tersebut terjadi di tengah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merencanakan pemeriksaan terhadap Direktur Utama Nicke Widyawati dalam kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Nicke bakal diperiksa oleh penyidik KPK dalam kapasitasnnya saat masih menjabat sebagai Direktur Pengadaan Strategis 1 PT PLN (Persero).

Nicke akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Direktur Utama nonaktif PT PLN Sofyan Basir.

“Kapasitas Nicke kami periksa sebagai saksi untuk tersangka SFB (Sofyan Basir),” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Triwulan I Tahun ini, Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 790,5 Triliun

Suara.com – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk telah menyalurkan kredit pada kuartal I 2019 mencapai Rp 790,5 triliun. Angka itu naik 12,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin mengatakan, penyaluran kredit tersebut terdiri dari kredit produktif tercatat sebesar Rp 522,6 triliun atau 76,3 persen dari portofolio kredit bank.

Rinciannya, kredit modal kerja (bank only) sebesar Rp 295,8 triliun atau tumbuh 7 persen dan  kredit investasi  mencapai Rp 226,7 triliun, naik 13,6 persen.

Siddik menuturkan, pada akhir Maret 2019, pembiayaan segmen corporate mencapai Rp 301,9 triliun, atau tumbuh 17,9 persen.

Pada segmen micro banking tumbuh 24,4 persen menjadi Rp 106,5 triliun, dan kredit consumer tumbuh 9,2 persen menjadi Rp 87,2 triliun.

Hingga Maret 2019, kredit infrastruktur yang telah disalurkan Bank Mandiri sebesar Rp 177,8 triliun. Kredit tersebut disalurkan kepada 7 sektor utama yakni transportasi (Rp 38,9 triliun), dan tenaga listrik (Rp 35,6 triliun).

Selanjutnya, untuk sektor migas dan energi terbarukan (Rp 27,4 T); konstruksi (Rp 20,5 triliun); jalan tol (Rp 17,7 triliun); telematika (Rp 16,8 triliun); perumahan rakyat & fasilitas kota (Rp 9,6 triliun); dan infrastruktur lainnya (Rp 11,3 triliun). 

“Bank Mandiri juga telah menyalurkan kredit sindikasi sebesar Rp 66,7 triliun atau secara tahunan berhasil tumbuh 37,6 persen,” tutur dia.

Selain itu, Bank Mandiri juga menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), sebesar Rp 5,17 triliun atau sekitar 20 persen dari target tahun 2019.

Adapun 51 persen dari nilai tersebut atau Rp 2,64 triliun telah disalurkan kepada sektor produksi, yakni pertanian, perikanan, industri pengolahan dan jasa produksi.

Sementara, pada kuartal I 2019, pengumpulan dana murah perseroan tercatat tumbuh 3,9 persen mencapai Rp 516,5 triliun. Pertumbuhan ini bertumpu pada kenaikan tabungan sebesar Rp 20,4 triliun menjadi Rp 331,3 triliun, dan giro yang mencapai sebesar Rp 185,1 triliun.

Kisruh Laporan Keuangan, BEI Besok Periksa Manajemen dan Auditor Garuda

Suara.com – PT Bursa Efek Indonesia bakal memanggil manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Pemanggilan manajemen maskapai pelat merah ini untuk meminta klarifikasi terkait laporan keuangan perseroaan yang sedang kisruh.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I I Gede Nyoman Yetna menerangkan, rencananya manajemen GIAA harus memenuhi pemanggilan itu pada Selasa (30/4) besok pukul 08.30 WIB.

Menurut Yetna, tak hanya manajemen yang dipanggil, tetapi Auditor pemeriksa laporan keuangan GIAA Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Member of BDO International), juga harus memberikan klarifikasi.

“Jadi besok ketemu jam 08.30 WIB. Kalau kita minta kan pasti dari direksi mereka hadir, tapi sampai saat ini mereka belum menyampaikan siapa saja yang bakal datang, ” kata Yetna di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Senin (29/4/2019).

Yetna mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut, BEI akan mempertanyakan kontrak kerja sama yang dilakukan Garuda Indonesia dengan PT Mahata Aero Teknologi. Kerja sama kedua perusahaan itu terkait pemasangan layanan internet dalam pesawat.

“Konsernnya saya sudah sampaikan ke teman-teman kita lihat naturenya (alaminya). Nature transaksinya itu seperti apa, sepertinya sudah saya kirim juga. Jadi nature transkasi itu kontraknya seperti apa. Kemudian karena kan kalau di catatan keuangan kan kita tidak sampai detail lihat perjanjiannya, yang harus kita lihat itu naturenya,” jelas Yetna.

Kendati demikian, ia menilai, langkah Garuda Indonesia untuk menjadikan piutang jadi sebuah pendapatan diperbolehkan dan sesuai Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK).

Kuartal I Tahun 2019, Bank Mandiri Raup Laba Bersih Rp 7,2 Triliun

Suara.com – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk meraup laba bersih pada kuartal I 2019 sebesar Rp 7,2 Triliun. Laba bersih itu meningkat 23,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018.

Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin menjelaskan, pencapaian laba tersebut didorong dari pendapatan bunga yang naik sebesar 15,05 persen menjadi Rp 22 triliun.

Selain itu, laba signifikan juga didapat dari  pendapatan operasional selain bunga atau fee based income yang meningkat sebesar 3 persen mencapai Rp 6,2 triliun.

“Serta diiringi dengan penurunan biaya Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) dan penghematan biaya operasional yang terkendali tumbuh single digit,” kata Siddik dalam konferensi pers di Plaza Bank Mandiri, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Senin (29/4/2019).

Menurut Siddik, penurunan biaya CKPN tersebut didorong dari perbaikan kualitas kredit, pelaksanaan collection yang efektif, serta kedisiplinan restrukturisasi kredit.

Hal itu tampak dari penurunan rasio Non Performing Loan (NPL) atau kredit macet dari 3,32 persen pada kuartal I 2018, menjadi 2,68 persen kuartal I tahun ini.

Dengan begitu, memangkas alokasi biaya pencadangan perseroan menjadi Rp 2,8 triliun dari Rp 3,8 triliun atau berhasil turun sebesar 28,1 persen.

“Membaiknya rasio NPL Bank Mandiri tersebut disebabkan oleh adanya perbaikan kualitas kredit pada hampir seluruh segmen bisnis, dan penguatan manajemen risiko serta keberhasilan dalam melakukan shifting portfolio kredit,” tutur dia.

Kinerja Makin Solid, Laba Bank Mandiri Tumbuh 23,4 Persen YoY

Suara.com – Bank Mandiri mencetak pertumbuhan kredit sebesar 12,4 persen secara yoy pada triwulan I – 2019, menjadi Rp 790,5 triliun. Kondisi ini lebih cepat dari laju industri perbankan yang semakin solid, yang mana per Februari 2019 hanya tumbuh 12,1 persen.

Dari capaian tersebut, perseroan berhasil membukukan pertumbuhan laba sebesar 23,4 persen yoy, menjadi Rp 7,2 triliun. Adapun aset Bank Mandiri pada periode tersebut tercatat sebesar Rp 1.206,0 triliun, naik 9,8 persen dari akhir Maret 2019.

Pencapaian tersebut terutama didorong oleh kenaikan pendapatan bunga sebesar 15,05 persen yoy menjadi Rp 22,0 triliun, pendapatan operasional selain bunga atau fee based income yang meningkat sebesar 3,0 persen yoy mencapai Rp 6,2 triliun, dan diiringi dengan penurunan biaya CKPN dan penghematan biaya operasional yang terkendali dan tumbuh single digit.

Menurut Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri, Ahmad Siddik Badruddin, perseroan juga berhasil memperbaiki kualitas kredit yang terlihat dari penurunan rasio Non Performing Loan (NPL) dari 3,32 persen pada triwulan I/2018 menjadi 2,68 persen pada triwulan I/2019, sehingga memangkas alokasi biaya pencadangan perseroan menjadi Rp 2,8 triliun dari Rp 3,8 triliun atau berhasil turun sebesar 28,1 persen yoy.

Penurunan biaya CKPN tersebut merupakan cerminan progres perbaikan kualitas kredit, pelaksanaan collection yang efektif, serta kedisiplinan restrukturisasi kredit.

“Membaiknya rasio NPL Bank Mandiri tersebut disebabkan oleh adanya perbaikan kualitas kredit di hampir seluruh segmen bisnis dan penguatan manajemen risiko, serta keberhasilan dalam melakukan shifting portfolio kredit. Secara keseluruhan, tren penurunan ini mendorong kami semakin dekat dengan kisaran target NPL tahun ini sebesar 2,5 persen – 2,7 persen” ujar Siddik, saat memaparkan kinerja perseroan triwulan I – 2019 di Jakarta, Senin (29/4/2019).

Dari total penyaluran kredit tersebut, Siddik melanjutkan, penyaluran kredit produktif tercatat sebesar Rp 522,6 triliun atau 76,3 persen dari portofolio kredit bank only. Rinciannya, kredit modal kerja (bank only) sebesar Rp 295,8 triliun atau tumbuh 7,0 persen yoy dan kredit investasi mencapai Rp 226,7 triliun, naik 13,6 persen yoy.

Siddik menambahkan, laju ekspansi perseroan itu ditopang oleh dua segmen utama, yakni corporate dan retail, terutama kredit micro dan consumer. Pada akhir Maret 2019, pembiayaan segmen corporate mencapai Rp 301,9 triliun, tumbuh 17,9 persen yoy, segmen micro banking tumbuh 24,4 persen yoy menjadi Rp 106,5 triliun, dan kredit consumer tumbuh 9,2 persen yoy menjadi Rp 87,2 triliun.

Hingga Maret 2019, kredit infrastruktur yang telah disalurkan Bank Mandiri sebesar Rp 177,8 triliun. Kredit tersebut disalurkan kepada 7 sektor utama, yakni transportasi (Rp 38,9 triliun), tenaga listrik (Rp 35,6 triliun), migas & energi terbarukan (Rp 27,4 T), konstruksi (Rp 20,5 triliun), Jalan tol (Rp 17,7 triliun), telematika (Rp 16,8 triliun), perumahan rakyat & fasilitas kota (Rp 9,6 triliun), dan infrastruktur lainnya (Rp 11,3 triliun).

“Tak hanya secara individu, komitmen kami dalam mendukung percepatan penyediaan infrastruktur ini juga telah direalisasikan melalui kerja sama sindikasi pembiayaan dengan lembaga keuangan lain. Tercatat hingga Maret 2019, Bank Mandiri telah menyalurkan kredit sindikasi sebesar Rp 66,7 triliun atau secara tahunan berhasil tumbuh 37,6 persen” katanya

Bentuk dukungan lain juga tercermin pada penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), dimana pada tiga bulan pertama tahun 2019, total KUR disalurkan mencapai Rp 5,17 triliun atau sekitar 20 persen dari target 2019. Adapun 51 persen dari nilai tersebut atau Rp 2,64 triliun telah disalurkan kepada sektor produksi, yakni pertanian, perikanan, industri pengolahan dan jasa produksi.

Sejak pertama kali disalurkan hingga Maret 2019, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp 71,1 triliun kepada lebih dari 1,32 juta debitur di seluruh Indonesia.

Siddik juga mengungkapkan, Bank Mandiri berkeinginan untuk menumbuhkan bisnis perseroan secara berkesinambungan dengan memperkuat struktur pendanaan melalui peningkatan dana murah, menjaga pertumbuhan biaya operasional serta penyaluran kredit yang lebih prudent di segmen wholesale dan retail.

Di tengah kondisi ketatnya persaingan suku bunga perbankan, pada triwulan I – 2019, pengumpulan dana murah perseroan tercatat tumbuh 3,9 persen yoy mencapai Rp 516,5 triliun. Pertumbuhan ini bertumpu pada kenaikan tabungan sebesar Rp 20,4 triliun menjadi Rp 331,3 triliun, dan giro yang mencapai sebesar Rp 185,1 triliun.

Dalam upaya memperkuat permodalan, Bank Mandiri juga telah menerbitkan surat utang melalui program Euro Medium Term Notes (EMTN) dalam denominasi dolar AS senilai US$ 750 juta. Surat utang bertenor 5 tahun dan kupon 3,75 persen itu sendiri merupakan bagian dari rencana program penerbitan obligasi valas senilai US$ 2 miliar.

“Penerbitan surat utang ini membuat rasio CAR perseroan berada pada level aman di kisaran 22,47 persen, yang diharapkan bisa bertahan hingga akhir tahun ini. Penerbitan surat utang ini berhasil mengendurkan tekanan pada rasio LFR perseroan (bank only) yang berada pada kisaran 92,55 persen dan diharapkan bisa terjaga pada kisaran 93 persen,” katanya.

Sebagai upaya untuk terus meningkatkan penghimpunan dana masyarakat, Bank Mandiri terus mengembangkan jaringan elektronik perseroan melalui jaringan Bank Mandiri telah tersebar di seluruh Indonesia, yang meliputi 4.535 jaringan kantor, meliputi 2.629 cabang dan 1.906 jaringan mikro. Jaringan elektronik tersebut meliputi 18.291 mesin ATM (termasuk 9.900 ATM Merah Putih), 242.794 mesin EDC (termasuk 51.187 EDC Merah Putih), serta layanan sms banking, Mandiri Online dan call center 14000.

Pegadaian Stor Pajak Rp 1,4 Triliun di 2018, Naik dari Rp 1,26 Triliun

Suara.com – PT Pegadaian (Persero) menyetorkan dana pajak pada 2018 mencapai Rp 1,4 triliun. Angka itu lebih tinggi dari pajak 2017 yang sebesar Rp 1,26 triliun.

Direktur Utama Pegadaian, Kuswiyoto mengatakan perusahaan komitmen untuk membayar pajak. Buktinya, sambung dia, pembayaran pajak perusahaan meningkat pada tahun 2018.

“Kontribusi pajak yang diberikan oleh Pegadaian terus alami peningkatan,” kata dia di Kantor Pusat Pegadaian, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (29/4/2019).

Dalam hal ini, Kuswiyoto menggandeng menggandeng Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan untuk lakukan intergrasi data perpajakan. Hal ini, dilakukan agar data pembayaran pajak pegadaian selaras dengan Ditjen Pajak.

“Ini sangat bermanfaat memudahkan pemenuhan hak dan kewajiban perpajakan yang lebih baik,” tutur dia.

Sementara, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak, Suryo Utomo menambahkan, integrasi data perpajakan ini juga untuk meminimalisir kesalahan administrasi perpajakan.

“BUMN juga selayaknya menjadi barometer kepatuhan dalam pemenuhan kewajiban perpajakan. Terkait dengan pemenuhan kewajiban perpajakan, seharusnya cost of compliance Wajib Pajak BUMN rendah dengan minimnya sanksi administrasi perpajakan,” ucap Suryo.

Pemerintah Mendorong Generasi Milenial Tinggal di Rusunawa

Suara.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR)  mendorong generasi muda Indonesia, khususnya generasi milenial untuk tinggal di hunian vertikal seperti rumah susun (rusun) ketimbang rumah tapak.  Di masa mendatang, lahan perumahan tapak semakin terbatas dan pembangunan hunian vertikal akan terus ditingkatkan.

“Mau tidak mau, generasi milenila Indonesia akan tinggal di rusun. Hal ini harus disiapkan sebaik mungkin, karena jumlah mereka terus bertambah,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR, Khalawi Abdul Hamid, di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, berdasarkan data yang dimiliki Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR, jumlah milenial saat ini mencapai 81 juta jiwa, dari total penduduk Indonesia saat ini yang diperkirakan sekitar 265 juta jiwa.

Angka tersebut akan meningkat hampir dua kali, lipat yakni 153 juta jiwa pada 2020. Pertumbuhan populasi milenial tersebut, secara tidak langsung akan mendorong meningkatnya kebutuhan perumahan yang layak huni, berkualitas dan terjangkau di masa depan.

Terkait dengan penyediaan perumahan bagi generasi milenial, Khalawi menyebut, pihaknya kini fokus pada pembangunan rusunawa di kawasanperguruan tinggi dan pondok pesantren. Mereka yang tinggal di rusunawa diharapkan berlatih agar terbiasa hidup di rusun.

“Kami telah menyiapkan beberapa desain rusun khusus untuk milenial,” tandasnya.

Beberapa desain yang disiapkan antara lain, pertama, tipe 24 untuk usia 20 – 24 tahun. Kedua, tipe 36 untuk usia 25 – 29 tahun, dan terakhir, tipe 45 untuk milenial berusia 30 – 34 tahun.

“Desain ini tentunya kami sesuaikan dengan kebutuhan mereka. Untuk milenial awal, tentunya tidak butuh hunian yang terlalu luas, sedangkan yang baru berkembang dan maju, tentu kebutuhannya berbeda, sehingga desainnya juga berbeda,” terangnya.

Hingga April, Pemerintah Bangun 280 Ribu Unit Rumah bagi Masyarakat

Suara.com – Hingga April 2019, capaian pembangunan rumah yang termasuk dalam Program Satu Juta Rumah telah mencapai 280 ribu unit. Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), Khalawi Abdul Hamid, mengatakan, pemerintah akan terus memdorong pelaksanaa Program Satu Juta Rumah guna menyediakan rumah yang layak huni bagi masyarakat.

Menurut Khalawi, pihaknya tetap optimistis pembangunan rumah pasca pemilihan umum (pemilu) tetap berjalan dengan baik. Meskipun demikian, pihaknya juga melihat adanya pembangunan yang tertahan oleh pengembang lantaran mereka menunggu kepastian harga baru rumah bersubsidi.

“Pembangunan rumah memang sedikit tertahan, karena rata-rata pengembang masih menunggu harga baru rumah bersubsidi dari pemerintah,” katanya.

Meskipun demikian, pemerintah optimistis target satu juta unit rumah setiap tahun akan tercapai. Bahkan tahun ini pemerintah berencana membangun 1,25 juta unit rumah. 

“Kita akan terus dorong agar semua pihak, baik pemda, pengembang, perbankan, sektor swasta dan masyarakat bisa aktif dalam program ini. Rumah merupakan kebutuhan dasar manusia yang mau tidak mau harus di penuhi,” tandasnya.

Khalawi melanjutkan, adanya upaya untuk menaikkan target pembangunan rumah sebanyak 1,25 juta unit ini dilandasi beberapa faktor, antara lain program baru pembangunan berbasis komunitas, penyediaan rumah subsidi untuk PNS, TNI dan Polri, hingga berjalannya kembali program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Mudik, Pertamina Siapkan SPBU Mobile Hingga Pertamax Kemasan

Suara.com – PT Pertamina (Persero) telah menyiapkan cara untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) pada mudik dan arus balik lebaran tahun ini.

SVP Retail Marketing Business Pertamina, Jumali menerangkan, pengoperasian Jalan Tol Trans Jawa pada mudik tahun ini membuat konsumsi BBM akan meningkat. Diperkirakan, konsumsi BBM akan meningkat 15 persen.

Maka dari itu, Pertamina akan menyiapkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sebanyak 257 unit SPBU di Jalur Pantura, 44 di Jalur Tol Trans Jawa, dan 519 unit di Jalur selatan.

“Kami juga melakukan fleksibilitas suplai. Terminal BBM dari Merak ke Probolinggo cukup banyak. Artinya, Selama ini Bekasi BBMnya dikirim dari Cikampek, nanti Bekasi, dialihkan ke Plumplang. Kemudian Cipali, dari Balongan, nanti akan dikirim dari Cikampek atau Bandung,” ujarnya dalam konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (29/4/2019).

Selain itu, Pertamina juga menyediakan SPBU Mobile atau mobil dispenser yang disebar di sebanyak 26 titik. SPBU disediakan di tempat istirahat tipe B yang mana belum tersedia SPBU Pertamina.

“Kemudian juga kita siapkan pertamax kemasan untuk lokasi-lokasi yang lebih kecil. Kita siapkan juga motor pertamax kemasan untuk antisipasi kemacetan,” jelas dia.

“Untuk tambah stok, kita juga siapkan mobil tengki yang ada di SPBU dalam kondisi penuh. Jadi ketika stok menipis kita bongkar truk tangkinya,” tambah Jumali.

Dalam hal ini, Jumali menyebut Pertamina juga bakal memanjakan para pemudik dengan membuat tempat peristirahatan pemudik yang dilengkapi kursi pijat.

“Kita juga kerja sama dengan bank Himbara dan payment LinkAja beberapa promo akan kita jalankan sehingga mempermudah dan mempercepat mudik,” tutup dia.

Ramai Tukar Uang Jelang Lebaran, BI Surakarta Tambah Pasokan Rupiah

Suara.com – Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Surakarta pada tahun ini menambah pasokan uang jelang Lebaran Idul Fitri menjadi Rp 5,4 triliun dari Rp 5 triliun di tahun lalu.

“Kebutuhan uang ini untuk pelayanan penukaran uang selama Ramadan dan Lebaran 2019,” kata Kepala Tim Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi (SPPURLA) BI Kantor Perwakilan Surakarta Bakti Artanta, Senin (29/4/2019).

Ia mengatakan, dari target Rp 5 triliun, realisasi penukaran mencapai Rp 5,23 triliun di tahun 2018. Artinya besaran EKU pada tahun ini naik 3,35 persen jika dibandingkan tahun lalu.

Berdasarkan data, dikatakannya, realisasi kebutuhan uang pada momentum Lebaran terus meningkat seiring dengan kenaikan kebutuhan masyarakat.

Ia mengatakan pada tahun 2013 dari estimasi kebutuhan uang (EKU) Rp 2,20 triliun realisasinya Rp 2,19 triliun, 2014 EKU naik menjadi Rp 2,90 triliun dan realisasinya Rp 2,92 triliun.

Selanjutnya, pada tahun 2015 dari EKU Rp 3,80 triliun realisasinya sebesar Rp 3,80 triliun, 2016 EKU Rp 3,80 triliun realisasinya Rp 3,80 triliun, dan tahun 2017 dari EKU Rp 4,60 triliun realisasinya sebesar Rp 4,61 triliun.

Selain menaikan EKU pada momentum Ramadan dan Lebaran, pihaknya juga menambah lokasi penukaran uang, yaitu dari 111 titik di tahun lalu menjadi 150 titik di tahun ini.

“Sebagai rinciannya, untuk wilayah Soloraya sendiri terbagi di wilayah Solo 74 titik, Boyolali 14 titik, Klaten 16 titik, Sukoharjo 15 titik, Karanganyar 11 titik, Sragen 10 titik, dan Wonogiri sebanyak 10 titik,” katanya.

Ia mengatakan untuk jadwal penukaran uang baru akan mulai dilayani 13 Mei sampai dengan 29 Mei 2019.

“Kalau untuk wilayah Solo mulai 13-23 Mei. Meski demikian, nanti juga akan ada penukaran uang di Benteng Vastenburg mulai 27-29 Mei,” katanya. (Antara)

Sediakan Rumah bagi MBR, Program Satu Juta Rumah Terus Digalakkan

Suara.com – Program Satu Juta Rumah terus digalakkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR). Hal ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan hunian layak melalui pembangunan hunian vertikal atau rumah susun (rusun).

Pada tahun 2015 – 2018, KemenPUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Penyediaan Perumahan telah membangun 728 tower rusun, dengan total 44.893 unit. Pada 2019, ditargetkan membangun 137 tower atau 6.873 unit, sehingga total rumah susun yang terbangun pada 2015 – 2019 sejumlah 865 tower atau 51.766 unit.

Di Provinsi Jawa Tengah, terhitung sejak awal 2019, KemenPUPR telah meresmikan tujuh rusun sewa (rusunawa) yang diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) maupun pelajar/mahasiswa. Satu lagi rusun yang telah selesai dibangun dan siap dimanfaatkan, yakni Rusun Mangkubumen, Surakarta, Jateng.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan rusun di samping untuk MBR, juga diperuntukkan bagi para mahasiswa, pelajar, santri, dan pekerja, termasuk para Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri. Hal ini merupakan bentuk perhatian dan keseriusan pemerintah dalam menyediakan rumah layak huni bagi MBR.

Rusun Mangkubumen di Surakarta telah selesai dibangun pada 2018. Rusunawa yang berada di tepi Kali Pepe itu menambah alternatif hunian bagi MBR di Surakarta.

Pembangunannya dilakukan bersinergi dengan Pemkot Surakarta sebagai penyedia lahan sementara konstruksi dikerjakan oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Penyediaan Perumahan.

Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid mengatakan pembangunan Rusun merupakan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membantu MBR memiliki rumah layak huni. “Program pembangunan Rusun tetap dilanjutkan bagi MBR, ASN yang bertugas di perbatasan, mahasiswa dan santri,” kata Khalawi

Rusun Mangkubumen dibangun setinggi lima lantai dengan 77 unit kamar tipe 36. Dari total unit tersebut sebanyak dua unit diperuntukkan khusus untuk difabel dan sisanya 75 unit standar. Setiap unitnya terdapat ruang dapur, toilet, kamar tidur utama, dan kamar anak.

Rusun juga telah dilengkapi dengan jalan lingkungan, drainase, dan setiap unitnya tersedia meubelair, yakni lemari, tempat tidur, meja, dan kursi. Anggaran untuk pembangunan rusun ini berasal dari dana APBN sebesar Rp 22,6 Milyar oleh kontraktor Erdea Riyah, KSO.

“Dengan adanya rusun ini,warga disekitar sangat mendukung salah satu program pemerintah ini. Seperti saya,saya sudah mengontrak di sekitar area rusun ini selama 3 tahun,dan 2 bulan yang lalu saya sudah mendaftar ke pemkot surakarta untuk menyewa salah satu hunian rusun itu. Saya sudah lihat kondisi dalam rusunnya, sudah ada meubelair ternyata. Saya semakin yakin untuk tinggal dirusunawa itu” ujar Bapak Daru yang sehariannya berjualan gorengan.

Ada Trans Jawa, Konsumsi BBM saat Mudik dan Arus Balik Melonjak

Suara.com – PT Pertamina (Persero) memprediksi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) pada mudik dan arus balik lebaran tahun ini sebesar 107.000 kiloliter (KL). Angka itu naik 15,78 persen dibandingkan konsumsi harian yang sebesar 92.500 KL.

SVP Retail Marketing Business Pertamina, Jumali mengatakan, peningkatan konsumsi yang tinggi itu dikarenakan sudah tersambungnya Jalan Tol Trans Jawa, sehingga pada mudik tahun ini lebih banyak menggunakan mobil pribadi.

Jumali melanjutkan, untuk mengatasi peningkatan konsumsi itu Pertamina juga telah menyiapkan pasokan. Untuk BBM jenis Premium sudah disiapkan sebanyak 711.000 KL, Pertamax 290.700 KL, dan Pertalite 1,28 juta KL.

“Berdasarkan data Kemenhub ada kenaikan 13 persen. Maka dari itu, Pertamina akan menyiapkan kebutuhan yang selaras. Pertamina siapkan estimasi 15 persen sehingga kondisinya aman,” kata dia dalam konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (29/4/2019).

Adapun, konsumsi BBM di jalur tol wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta pada mudik dan arus balik diperkirakan mengalami lonjakan tertinggi hingga 300 persen dibandingkan tahun lalu, disusul Jawa Timur 140 persen, dan baru kemudian DKI Jakarta dan Jawa Barat 100 persen.

Dalam hal ini, Pertamina juga menyiagakan sebanyak 43 SPBU di sepanjang jalan tol di Trans Jawa dengan rincian 31 unit di Jakarta dan Jawa Barat, 8 unit di Jawa Tengah dan Yogyakarta, serta 5 unit di Jawa Timur.

Sementara untuk konsumsi BBM jenis Solar dan Dexlite akan mengalami penurunan 10,45 persen dari 40.050 KL rata-rata konsumsi harian menjadi 35.866 KL pada mudik dan arus balik Lebaran.

“Penurunan ini, karena kegiatan pabrik berhenti. Ada beberapa rute kendaraan besar yang bensin Solar diminta stop sementara. Kendaraan besar dilarang lewat kecuali untuk sembako, BBM dan LPG,” tutup dia.

Turun Rp 500, Harga Jual Emas Antam Dibanderol Rp 664.000 Per Gram

Suara.com – Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Senin (29/4/2019) untuk ukuran satu gram dibanderol di harga Rp 664.000.

Harga jual tersebut terpantau turun Rp 500 dibandingkan dengan harga jual Sabtu (27/2/2019) kemarin.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 586.000 per gram.

‎Harga buyback tersebut terpantau sama dibandingkan dengan harga buyback Sabtu kemarin.

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga jual emas batangan pada hari ini.

-‎ emas 0,5 gram Rp 356.750.

– emas 2 gram Rp 1.277.000.

– emas 3 gram Rp 1.894.000.

– emas 5 gram Rp 3.140.000.

– emas 10 gram Rp 6.215.000.

– emas 25 gram Rp 15.430.000.

– emas 50 gram Rp 30.785.000.

– emas 100 gram Rp 61.500.000.

– emas 250 gram Rp 153.500.000.

– emas 500 gram Rp 306.800.000.

– emas 1.000 gram Rp 613.600.000.

229 Fasilitator Bedah Rumah Dapat Program Pembinaan

Suara.com – Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Timur Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) menyelenggarakan pembinaan terhadap 229 fasilitator Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah, di Hotel Aria Gajayana Malang, Jatim, Senin (22/4/2019).

Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Timur, Ridwan Dibya Sudartha menjelaskan, pembekalan bagi koordinator fasilitator (korfas) dan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) ini dilaksanakan dalam dua tahap. Pembinaan tahap I telah dilaksanakan pada 22 – 24 April 2019, dan ditujukan untuk mereka yang bertugas di 11 kabupaten, yaitu Kabupaten Sumenep, Bondowoso, Magetan, Ponorogo, Madiun, Banyuwangi, Pacitan, Lamongan, Bojonegoro, Probolinggo dan Gresik.

“Kami berharap, semua peserta akan mendampingi masyarakat di lapangan untuk program BSPS atau bedah rumah,” ujarnya dalam sambutannnya.

Ridwan menjelaskan, dalam kegiatan pembekalan kali ini, peserta di tuntut untuk lebih aktif, interaktif, dan banyak berdiskusi, sehingga mampu menyerap ilmu dengan baik dan dapat mengaplikasikannya ketika di lapangan.

Pembinaan gelombang II dilakukan kepada 115 peserta, dan dilaksanakan pada 25  – 27 April 2019 di Kabupaten Ngawi, Blitar, Tuban, Nganjuk, Jombang, Tulungaggung, Trenggalek.

“Tahun ini, target rumah masyarakat yang akan kami bantu sebanyak 10.400 unit. Jumlah anggaran yang akan kami salurkan dalam program BSPS atau bedah rumah di Jawa Timur sekitar Rp 156 miliar,” terangnya.

Para peserta, terangnya, mendapatkan beberapa materi pembekalan, meliputi pelaksanan Pretest, kebijakan Pelaksanan BSPS 2019, Mekanisme dan Strategi Penyaluran BSPS 2019, Kegiatan BSPS dari Sisi Hukum, Teknik Fasilitasi dan Pendampingan, Identifikasi Keswadayaan Masyarakat, Rumah Layak Huni dan Konstruksi Rumah Sederhana, Perumahan Tidak Layak Huni (RTLH), Fasilitasi Rembug, Survei dan Fasilitasi Penyepakatan Toko atau Bahan Bangunan, Penyusunan RAB dan Penyusunan Proposal BSPS, Pendampingan Pembangunan Konstruksi dan Pelaporan dan Postest.

“Kami juga berkoordinasi dengan tim teknis dari tiap kabupaten dan Tim Koordinasi Provinsi Bidang Perumahan Jawa Timur. Kami harap, mereka juga ikut mengawal dan mengawasi proses berjalannya program BSPS 2019 sampai selesai,” tandasnya.

Serikat Pilot AS Tuntut Boeing Gelar Pelatihan Simulasi 737 Max

Suara.com – Allied Pilots Association (APA) mewakili serikat pilot di American Airlines menuntut Boeing melakukan pelatihan untuk para pilot pesawat Boeing 737 Max 8 yang diketehui bermasalah. Hal ini disampaikan melalui keterangan tertulis Federal Aviation Administration (AFA).

Dikutip dari Reuters, maskapai penerbangan American Airlines menjelaskan, pelatihan tersebut perlu dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap Boeing.

“Untuk memberikan tingkat kepercayaan diri bagi pilot untuk merasa nyaman menerbangkan pesawat, juga menyampaikan keyakinan itu kepada publik,” ujar APA.

Dalam laporan yang ditujukan ke FAA, menyimpulkan bahwa pilot hanya perlu pelatihan tambahan berbasis komputer untuk memahami MCAS di simulator.

Pilot hanya perlu mendapatkan pelatihan komputer MAX menggunakan iPad dalam satu jam saja. Di sana mencakup video sesi simulator yang menunjukan bagaimana MCAS bekerja dalam keadaan darurat seperti ketika saat hilang kendali.

APA juga menyerukan pelatihan dilakukan secara berulang-ulang tentang simulator yang mencakup skenario yang dialami pilot Lion Air dan Ethiopian Airlines.

“Pilot harus merasakan secara visual mode kegagalan yang terjadi, dan kemudian mempelajari apa yang musti dilakukan,” tambahnya.

Pihak American Airlines dalam hal ini siap meminta para pilotnya untuk mengikuti pelatihan simulasi tersebut.

Untuk diketahui, pelatihan ini akan memakan biaya antara 500 dolar AS hingga 1.000 dolar AS per jamnya. Biaya pelatihan itu pun belum termasuk biaya perjalanan para pilot.

KemenPUPR Kembangkan Desain Rusun untuk Generasi Milenial

Suara.com – Untuk memenuhi kebutuhan milenial Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan tengah mengembangkan desain rumah susun (rusun) khusus para milenial. Ada tiga desain rusun yang tengah disiapkan dan disesuaikan dengan rentang usia dan karakteristik generasi milenial saat ini.

“Kami tengah mengembangkan desain rusun untuk generasi milenial di Indonesia,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, Dadang Rukmana, saat menjadi narasumber dalam Abipraya Properti Vaganza, yang diselenggarakan Kementerian BUMN, di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Ia menjelaskan, setidaknya ada tiga desain yang akan dikembangkan. Pertama, tipe 24 untuk generasi milenial awal, dengan usia 20 – 24 tahun. Kedua, tipe 36 untuk usia 25 – 29 tahun, dan ketiga, tipe 45 untuk usia 30 – 34 tahun.

“Desainnya akan disesuaikan dengan usia dan kebutuhan generasi milenial. Setidaknya dengan tinggal di rusun, mereka bisa memiliki pilihan tempat tinggal mengingat lahan untuk perumahan yang semakin terbatas,” terangnya.

Menteri PUPR Minta Apartemen di Jakarta harus Dilengkapi Helipad

Suara.com – Pemerintah, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) mendorong agar setiap pembangunan apartemen dan gedung di Jakarta dilengkapi helipad atau landasan helikopter. Tujuannya untuk memudahkan evakuasi saat bencana terjadi.

“Apartemen di Jakarta perlu dilengkapi helipad, sehingga bisa dilakukan evakuasi cepat,” ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, keberadaan helipad menjadi penting, mengingat tangga pemadam kebakaran tidak sanggup menjangkau korban dalam kondisi bencana.

“Saya akan dorong ke sana, karena tangga pemadam kebakaran tidak bisa menjangkau,” katanya.

Basuki menambahkan, latihan evakuasi juga perlu dilakukan oleh para pengelola bangunan gedung lainnya untuk meningkatkan kesiapsiagaan apabila terjadi bencana. Sebagai pembina jasa konstruksi, Kementerian PUPR pada 27 Februari 2019 telah mengeluarkan surat yang menugaskan Komite Keselamatan Konstruksi (Komite K2) untuk melakukan pengecekan bangunan gedung bertingkat di Provinsi DKI Jakarta.

Pemeriksaan meliputi tiga aspek, yaitu komitmen organisasi dalam pengelolaan gedung, pemeriksaan perizinan penggunaan gedung, dan kondisi aktual pengelolaan bangunan gedung. Standar nilai kepatuhan terbagi menjadi 5 kategori, yakni Sangat Patuh (80-100), Patuh (60-79), Cukup Patuh (40-59), Kurang Patuh (30-39), dan Abai (0-29).

Menurut hasil pemeriksaan, tim pemeriksa akan memberikan nilai serta rekomendasi bagi para pengelola gedung untuk melengkapi kekurangan sesuai dengan standar bangunan yang telah disyaratkan.

Gedung yang menjadi sampel pemeriksaan adalah gedung mix-used Grand Indonesia, Apartemen Rajawali, Plaza Blok M dan dua bangunan di KemenPUPR, yakni gedung Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya dan Ditjen Bina Marga. Adapun hasil di Grand Indonesia Sangat Patuh, Gedung Cipta Karya dan Bina Marga kategori Patuh.

“Tim pemeriksaan gedung tidak hanya dari Kementerian PUPR, namun juga dari Dinas Provinsi DKI Jakarta, ahli dari ITB dan asosiasi K3. Pada April 2019 dilakukan pemeriksaan di Rusunawa Jatinegara, Gedung Bidakara dan Gedung Kementerian Keuangan,” tutur Basuki.

Pelari Kenya Menang Mandiri Jogja Marathon 2019

Suara.com – Pelari dari Kenya, Stephen Munghatia Mugambi menjadi juara “Mandiri Jogja Marathon 2019”, di Candi Prambanan, Jawa Tengah, Minggu (25/4/2019). Mugambi memperoleh catatan waktu 2 jam, 25 menit, 48 detik untuk kategori full marathon putra.

Selain Stephen , pelari asal Kenya lainnya, Daniel Gekara menempati posisi kedua, dengan catatan waktu 2 jam, 30 menit, 11 detik, dan Muindi Onesmus Muasya di tempat ketiga, dengan catatan waktu 2 jam, 31 menit, 30 detik.

Menurut Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas, antusiasme pelari dan masyarakat dalam  Mandiri Jakarta Marathon tahun ini sangat tinggi.

“Di sepanjang rute, masyarakat memberikan dukungan dengan menyemangati pelari dan menampilkan kesenian-kesenian daerah,” katanya.

Pada lomba yang dilepas oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Sri Sultan Hamengkubuwono, dan Direktur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirdjoatmodjo ini, pada kategori half marathon putra diraih oleh Charles Munyua Njoki, dengan catatan waktu 1 jam, 13 menit 17 detik, disusul  Welman D Pasaribu, di peringkat kedua, dan Amri Wahyudin di peringkat ketiga.

Untuk half marathon putri, peringkat pertama ditempati Odekta Naibaho, dengan catatan waktu 1 jam, 22 menit, 29 detik, disusul Afriana Paijo pada peringkat kedua, dan Yanitasari Yanita di peringkat ketiga.

Untuk kategori 10K putra, peringkat pertama diduduki oleh James Karanja, dengan catatan waktu 32 menit, 20 detik , peringkat kedua Pandu Sukarya, dan Fajar Hidayat menduduki peringkat ketiga. Pada kategori 10K putri, peringkat pertama ditempati Pretty Sihite, dengan catatan waktu 39 menit, 53 detik, dan Elisabeth Wanza di peringkat kedua, dan Qurrotul Farida di peringkat ketiga.

Sementara pada kategori 5K, untuk kelompok putra, peringkat pertama diraih Syamsuddin Massa dengan catatan waktu 16 menit, 11 detik, dan Ravi Putra, serta Muh Alwi Bashori, masing-masing di peringkat kedua dan ketiga. Untuk kelompok putri, peringkat pertama diduduki Mahardika Manik dengan catatan waktu 19 menit.

Peringkat kedua ditempati Zolanda Riva Ngesti dan peringkat ketiga adalah Raden Roro Devina.

“Animo pecinta olahraga lari sungguh luar biasa. Berbagai usia turut serta berpartisipasi. Maraton kali ini berbeda, karena mengangkat dan mempromosikan kekayaan budaya lokal sehingga dapat memacu pengembangan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi Provinsi Yogyakarta dan sekitarnya,” kata Rini Soemarno.

Masyarakat Yogyakarta sangat antusias menyambut ajang yang sudah digelar untuk ketiga kalinya ini. Lebih dari 8 ribu orang memadati race village di Candi Prambanan, untuk melihat dan memberikan dukungan kepada para pelari, serta mencicipi ragam kuliner khas Yogyakarta.

Di sepanjang rute, pelari disuguhkan pemandangan alam Yogyakarta yang sangat indah, dengan areal persawahan, pegunungan, situs candi bersejarah serta berbagai atraksi yang ditampilkan oleh masyarakat setempat.

Tahun ini, Mandiri Jogja Marathon juga bekerja sama dengan masyarakat di desa-desa yang dilalui rute maraton, sehingga mereka turut berpartisipasi dalam perhelatan ini.

"Mandiri Jogja Marathon 2019", di Candi Prambanan, Jawa Tengah, Minggu (25/4/2019). (Dok : Bank Mandiri)“Mandiri Jogja Marathon 2019”, di Candi Prambanan, Jawa Tengah, Minggu (25/4/2019). (Dok : Bank Mandiri)

“Bank Mandiri turut serta mendukung partisipasi desa, dengan memberikan bantuan berupa pengaspalan jalan rusak sepanjang rute maraton dan 450 lampu penerangan. Di samping itu, apresiasi juga diberikan kepada desa terbaik dalam kategori padat karya, ragam budaya dan hiburan,” kata Rohan.

Apresiasi padat karya diberikan kepada Desa Wedonartani dan Umbulnartani, sementara ragam budaya diberikan kepada Desa Sukoharjo dan Titomartani.

Desa Taman Martini, Purwomartani, Selomartani, Widodomartani dan Maguwoharjo mendapat apresiasi dalam kategori hiburan.

Di kawasan lomba Mandiri Jogja Marathon 2019, masyarakat juga dapat mengikuti program aktivasi LinkAja untuk mendukung kampanye cashless society. Masyarakat mendapatkan edukasi penggunaan aplikasi LinkAja untuk melakukan berbagai transaksi kuliner dan lainnya di kawasan race village Candi Prambanan.

Tahun ini, ajang lomba lari marathon ini diikuti 7.500 pelari dari 11 negara.

Tarif Pesawat Mahal, Pemudik Diprediksi Beralih ke Kapal Laut

Suara.com – Pengamat Transportasi Publik, Djoko Setijowarno memprediksi pemudik asal Jawa dan Sulawesi sebagian besar akan beralih menggunakan transportasi kapal laut. Menurutnya pemudik yang beralih menggunakan kapal laut seperti di Pelabuhan Pontianak, Kumai, Sampit, Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda dan Tarakan serta Nunukan di Kalimantan untuk asal keberangkatan pemudik.

Sedangkan keberangkatan dari Pulau Jawa dari pelabuhan Tanjung Emas di Semarang dan Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya.

“Tahun ini, perantau yang berasal dari Jawa dan Sulawesi yang akan mudik sebagian besar beralih menggunakan jasa kapal laut. Harga tiket pesawat udara yang melambung tidak terkendali menyebabkan pilihan untuk beralih moda,” ujar Djoko Setijowarno, Minggu (28/4/2019).

Untuk mengoptimalkan transportasi kapal laut Djoko menyarankan penyedia angkutan lanjutan di kota atau kabupaten di Jawa Timur dan Jawa Barat untuk bersinergi dengan BUMN seperti Pelindo dan Perum Damri.

Hal itu bertujuan untuk membuat angkutan lanjutan yang murah, aman dan nyaman bagi pemudik yang menggunakan kapal laut.

Sebagai penegak hukum pelabuhan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) memiliki otoritas atau kewenangan untuk mengawasi keberadaan angkutan pelat hitam untuk dilarang beroperasi di wilayah pelabuhan.

“Harus dihindari beroperasinya angkutan umum pelat hitam yang sering merugikan pemudik dengan tarif semaunya,” tambahnya.

Selain itu, Djoko meminta Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) atau lembaga konsumen lain turut andil di daerah untuk membuat posko pengaduan untuk angkutan pelat hitam beroperasi didalam wilayah pelabuhan.

Pemudik Lebaran 2019 Diprediksi Mencapai 18,2 Juta Orang

Suara.com – Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan memprediksi pemudik di lebaran Idul Fitri tahun 2019 berkisar 18,2 juta jiwa. Jumlah tersebut diketahui berasal dari Banten, Jabodetabek dan Bandung.

Pengamat Transportasi Publik, Djoko Setijowarno menjelaskan, pemudik dari Jabodetabek paling banyak akan menuju Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur. Seperti Jawa Tengah sekitar 5,6 juta atau 37,68 persen, Jawa Barat 3,5 juta atau 24,89 persen dan Jawa Timur 1,7 juta 11,14 persen.

“Ketiga wilayah ini menjadi bangkitan pemudik terbesar di Indonesia yang paling banyak perantaunya. Dari ketiga wilayah itu terdapat sekitar 4,5 juta jiwa rumah tangga,” ujar Djoko Setijowarno, Minggu (28/4/2019).

Sementara untuk moda transportasi yang paling banyak dipilih pemudik di tahun 2019 yaitu mobil pribadi 4,3 juta orang atau 28,9 persen, bus ekonomi 2,4 juta orang atau 16,1 persen dan bus eksekutif 2,1 juta orang atau 23,9 persen.

“Pemudik yang memilih memakai memakai bus tertinggi menjadi 4,5 juta orang, mobil pribadi 4,3 juta orang, Kereta Api 2,5 juta orang, pesawat 1,4 juta orang dan sepeda motor 942 ribu orang,” jelasnya.

Selain itu prediksi total biaya transportasi pemudik dari Jabodetabek mencapai Rp 6 triliun. Tujuan Jawa Tengah menjadi yang terbesar mencapai Rp 2 triliun, kedua Jawa Barat Rp 945 miliar dan ketiga Jawa Timur Rp 791 miliar.

Sedangkan dana pemudik yang mengalir ke lokasi pemudik diperkirakan mencapai Rp 10,3 triliun. Dana tersebut mengalir terbesar masih di Jawa Tengah Rp 3,8 triliun, kedua Jawa Barat Rp 2,05 triliun dan ketiga Jawa Timur Rp 1,3 triliun.

Buntut Kontroversi Laporan Keuangan Garuda, Menhub Minta Pilot Jangan Mogok

Suara.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta serikat karyawan dari maskapai penerbangan Garuda Indonesia untuk menahan diri tidak melakukan rencana aksi mogok. Ia berharap aksi mogok yang akan dilakukan tidak akan terjadi.

Sebelumnya beredar pemberitahuan aksi mogok yang mengatas namakan Serikat Karyawan PT. Garuda Indonesia dan Asosiasi Pilot Garuda (APG). Menhub Budi Karya akan mengirimkan surat pada hari Senin untuk meminta mereka untuk menahan diri tidak melalukan aksi tersebut.

“Iya besok kan rapat, Saya menghimbau agar semua stakeholder untuk menahan diri termasuk serikat kerja Garuda,” ujar Budi Karya Sumadi di Car Free Day Bundaran HI, Minggu (28/4/2019).

Diketahui dalam pemberitahuan itu bertujuan menyatakan sikap kecewa atas pernyataan pemegang saham Garuda Indonesia, Chairul Tanjung yang menolak laporan keuangan tahun 2018. Dalam pernyataan sikap itu disebut seluruh karyawan Garuda Indonesia termasuk karyawan dan penerbang akan melakukan aksi mogok kerja.

Namun, setelah Suara.com mengonfirmasi ke Presiden APG, Bintang Hardiono ternyata pemberitahuan itu adalah berita bohong atau hoaks. Menurutnya asosiasi yang ia pimpin itu tidak membuat pernyataan sikap apapun terkait penolakan dari Chairal Tanjung.

“Enggak benar itu, enggak benar. Kita belum bikin pernyataan sikap,” ujar Bintang saat dihubungi, Sabtu (27/4/2019).

Terkait adanya penolakan laporan keuangan 2018 Garuda Indonesia oleh adik dari Chairul Tanjung itu, Bintang mengaku APG turut menyesalkan. Ia menyayangkan adanya keributan di jajaran elit Garuda Indonesia.

“Ya kita menyayangkan saja itu ribut-ribut di atas. Tapi belum bikin apa-apa,” kata Bintang.

Jakarta Rawan Bencana, PUPR Minta Apartemen Punya Helipad untuk Evakuasi

Suara.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meminta setiap apartemen dan gedung di Jakarta punya helipad atau landasan helikopter. Halipad itu untuk memudahkan evakuasi saat bencana.

Keberadaan helipad penting mengingat tangga pemadam kebakaran tidak sanggup menjangkau korban dalam kondisi bencana.

“Apartemen di Jakarta perlu dilengkapi helipad sehingga bisa dilakukan evakuasi cepat,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (28/4/2019).

“Saya akan dorong kesana. Karena tangga pemadam kebakaran tidak bisa menjangkau,” katanya.

Dia juga menambahkan bahwa latihan evakuasi juga perlu dilakukan oleh para pengelola bangunan gedung lainnya untuk meningkatkan kesiapsiagaan apabila terjadi bencana.

Sebagai pembina jasa konstruksi, Kementerian PUPR pada 27 Februari 2019 telah mengeluarkan surat yang menugaskan Komite Keselamatan Konstruksi (Komite K2) untuk melakukan pengecekan bangunan gedung bertingkat di Provinsi DKI Jakarta.

Pemeriksaan meliputi tiga aspek, yaitu komitmen organisasi dalam pengelolaan gedung, pemeriksaan perizinan penggunaan gedung, dan kondisi aktual pengelolaan bangunan gedung. Standar nilai kepatuhan terbagi menjadi 5 kategori yakni Sangat Patuh (80-100), Patuh (60-79), Cukup Patuh (40-59), Kurang Patuh (30-39), dan Abai (0-29).

Dari hasil pemeriksaan, Tim Pemeriksa akan memberikan nilai serta rekomendasi bagi para pengelola gedung untuk melengkapi kekurangan sesuai dengan standar bangunan yang telah disyaratkan.

Gedung yang menjadi sample pemeriksaan adalah gedung mix-used Grand Indonesia, Apartemen Rajawali, Plaza Blok M dan dua bangunan di Kementerian PUPR, yakni gedung Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya dan Ditjen Bina Marga. Hasil di Grand Indonesia Sangat Patuh, Gedung CIpta Karya dan BIna Marga kategori Patuh.

“Tim Pemeriksaan Gedung tidak hanya dari Kementerian PUPR namun juga dari Dinas Provinsi DKI Jakarta, ahli dari ITB dan asosiasi K3. Lanjutannya yang akan dievaluasi pada Bulan April 2019 akan dilakukan pemeriksaan di Rusunawa Jatinegara, Gedung Bidakara dan Gedung Kementerian Keuangan,” tutur Menteri Basuki. (Antara)

Andalkan Mudik Gratis CSR Swasta, Menhub Larang Mudik Pakai Motor

Suara.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyerukan untuk tidak menggunakan sepeda motor saat mudik lebaran tahun 2019. Untuk mengantisipasinya Kementerian Perhubungan sudah menyediakan mudik gratis untuk mudik lebaran tahun.

Penyediaan mudik gratis ini bertujuan untuk mendorong masyarakat beralih dari angkutan pribadi ke angkutan umum dan menekan angka kecelakaan.

“Secara khusus saya sampaikan penggunaan motor untuk mudik tidak dilakukan,” ujar Menhub Budi Karya Sumadi, di Car Free Day Bundaran HI, Minggu (28/4/2019).

Pihaknya menghimbau untuk swasta turut andil untuk memberikan Corporate Social Responsibility (CSR). Menhub Budi Karya memprediksi mudik lebaran di tahun 2019 lebih baik dari tahun sebelumnya karena pembangunan infrastruktur.

“Mudik ini Insya Allah akan lebih lancar dengan banyaknya infrastruktur dan jalan tol tetapi sekarang ada isu baru bagaimana keselamatan itu dijaga,” tambahnya.

Sebelumnya Kementerian Perhubungan menyediakan jasa angkut motor gratis dengan menggunakan kereta api jelang mudik lebaran 2019. Kuota yang disediakan sebanyak 18.096 unit untuk di Pulau Jawa.

Hal tersebut Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Perkeretaapian Kemenhub, Zulma Efendi. Zulma menyebutkan, kapasitas angkut yang disediakan tahun 2019 sebanyak 9.744 unit untuk arus mudik sedangkan untuk arus balik disediakan sebanyak 8.352 unit.

“Penyelenggaraan motor gratis dengan kereta api sudah dibuka 12 Maret sampai 25 Mei 2019, pendaftaran dibuka kesempatan online dan pendaftaran secara langsung melalui stasiun,” ujar Zulma Efendi di Gedung Kementerian Perhubungan, Kamis (21/3/2019).

Menhub: Bandara Kulon Progo Diresmikan 2 Pekan Sebelum Lebaran

Suara.com – Peresmian pengoperasian Bandara Kulon Progo atau Bandara New Yogyakarya International Airport (NYIA) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) batal dilakukan pada Senin (29/5/2019) mendatang. Peresmian dilakukan 2 pekan sebelum lebaran.

Menanggapi hal tersebut Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memastikan peresmian Bandara NYIA ini akan dilakukan dua minggu sebelum lebaran Idul Fitri 2019.

“Bandara Kulon Progo diresmikan kira-kira dua minggu sebelum lebaran,” ujar Menhub Budi Karya Sumadi di Car Free Day Bundaran HI, Minggu (28/4/2019).

Pihaknya saat ini sedang berkoordinasi untuk penerbangan lebih efektif dan berkelanjutan. Menurutnya pergerakan penerbangan masih stagnasi atau melambat sehingga belum efektif.

“Kami lihat belum terlalu continue banyak stagnasi, padahal penerbangan dari pagi hingga sore itu harus continue,” tambahnya.

Menhub Budi Karya membantah pembatalan peresmian Bandara NYIA ini bukan menunggu presiden Joko Widodo (Jokowi).

Padahal, sebelumnya PT Angkasa Pura I (Persero) menginformasikan bandara komersil, yang digadang menjadi pengganti Bandara Adi Sutjipto tersebut akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo dengan pendaratan kali pertama di bandara tersebut.

Namun, kekinian pihak PT Angkasa Pura memastikan penundaan peresmian melalui pesan yang diterima Suara.com pada Sabtu (27/4/2019).

“Menindaklanjuti informasi dari protokol presiden dan kemenhub maka acara peresmian pengoperasian Yogyakarta International Airport yang semula direncanakan pada Senin (29/4/2019) ditunda hingga informasi selanjutnya. Demikian yang dapat kami sampaikan. Mohon maaf atas ketidaknyamanan. Terima kasih,” tulis VP Corporate Secretary PT Angkasa Pura, Handy H.

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, PUPR Bangun 2 Rusun bagi Mahasiswa ITB

Suara.com – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Penyedia Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan perguruan tinggi dengan membangun rumah susun sewa (rusunawa). 

Salah satu yang sudah dilakukan adalah membangun dua tower rusunawa untuk mahasiswa dan dosen muda, serta para karyawan, di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

“Kementerian PUPR, melalui Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Barat, Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, sudah membangun dua tower Rusunawa di kampus ITB Jatinangor,” ujar Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Jabar, Achiral Agustiansjah, di Bandung, Kamis (25/4/2019).

Menurutnya, rusunawa kini menjadi salah satu pilihan bagi generasi milenial seperti mahasiswa di perguruan tinggi. Biaya sewa yang tidak terlalu mahal dan terjangkau, serta fasilitas yang memadai membuat mereka lebih nyaman saat tinggal di hunian vertikal yang dibangun pemerintah itu.

“Rusunawa setinggi lima lantai yang telah selesai dibangun pada 2017 dan 2018, di Kampus ITB Jatinangor. Fasilitas ini bertipe 36 untuk dosen muda, sebanyak 66 unit dan rusunawa mahasiswa dengan tipe 24 sebanyak 63 unit, serta hunian untuk penyandang disabilitas,” ujarnya.

Pembangunan rusunawa ITB tersebut, imbuhnya, menelan biaya APBN masing-masing sekitar Rp 15 miliar dan Rp 17,5 miliar. Untuk memberikan kenyaman bagi para penghuninya, rusun ini juga telah dilengkapi dengan prasarana, sarana dan utilitas, seperti tempat parkir, saluran air serta listrik dan air bersih. 

Rusunawa ITB dibangun di dalam lingkungan Kampus ITB yang sangat rindang, tepatnya di Jalan Letnan Jendral Purnawiraman, DR (HC) Mashudi No. 1 Desa Sayang, Kabupaten Sumedang. 

Bangunan vertikal tersebut berwarna putih dan kusen dari alumunium, yang di dalamnya juga ada ruangan cukup besar untuk tempat pertemuan.

“Kami juga telah melengkapi setiap unit rusunawa dengan meubelair, seperti meja dan kursi makan, kursi tamu, tempat tidur dan lemari pakaian,” katanya.

Menurut pengelola rusunawa ITB Jatinangor, Usup Sukmana, hunian tersebut kini mulai ditempati beberapa keluarga dosen muda ITB. Fasilitas ini memiliki dua kamar, yakni kamar utama dan kamar anak, serta kamar mandi dan dapur yang memadai.

“Kami berharap, rusunawa ini bisa segera diresmikan. Pihak kampus juga sedang mengupayakan agar rusunawa ini bisa segera dihuni,” terangnya.

Salah seorang penghuni, Andrie Saeful Nugraha menyatakan, isterinya merupakan dosen di ITB yang mengajar rekayasa pertanian biologi dan mendapatkan hunian di lantai dua Rusunawa ITB. Menurutnya, bangunannya sangat layak huni dan telah lengkap fasilitasnya.

“Kebetulan isteri saya dosen baru di ITB. Lokasi rusunawa yang dekat dengan tempat mengajar memudahkan sekali untuk pergi ke tempat kerjanya, apalagi anak juga sekolah dekat sini,” katanya. 

Hal senada disampaikan penghuni lainnya, Mochamad Firmansyah, yang bekerja sebagai asisten akademik di Rekayasa Hayati dan Rekayasa Pertanian ITB. Dia mengaku sangat nyaman tinggal di sini

“Semoga nanti rusunawa ini bisa cepat dihuni oleh para dosen ITB,” harapnya.

Daripada Habiskan Uang di Mal, Milenial Lebih Baik Investasi Properti

Suara.com – CMO PropertiAnda.com, William Suwandi menyarankan bagi kaum milenial untuk mengubah habit atau kebiasaan jika ingin memulai investasi di bidang properti. Kebiasaan yang dimaksud William adalah kebiasaan untuk berinvestasi atau habit to investing.

Menurut William, banyak para millenial yang memiliki pola hidup konsumtif seperti lebih senang untuk menghabiskan uangnya untuk pergi ke mal. William menyebut setiap kali kita pergi jalan-jalan ke pusat perbelanjaan, uang yang mesti dikeluarkan, yakni sebesar Rp 200 ribu.

Ia menyebut jika sebagian dari uang tersebut lebih baik disisihkan untuk diinvestasikan.

Ia juga menganjurkan agar pola pikir You Only Lived Once (YOLO) para pemuda harus dihilangkan. Karena pola pikir tersebut menurut William berarti menuntut hidup harus senang saat ini dan sekarang juga, bukan dengan investasi yang butuh waktu untuk mendapatkan hasilnya.

“Pasti habit ya, kalau ada uang tapi habitnya beda ya susah. Jadi harus biasakan habit to investing. Daripada milenial menghamburkan uang seperti ke mal. Saya rasa Rp 100 ribu sehari cukup,” ujar William di Pacific Place, Jakarta Selatan, Sabtu (27/4/2019).

William juga mengatakan, saat ini begitu banyak pengembang yang menawarkan investasi properti menarik. William menyebut, bagi milenial, untuk memilih properti tersebut harus memilih pengembang yang menawarkan kebutuhan bagi milenial seperti lokasi yang dekat universitas, fasilitas umum dan kebutuhan lainnya. William menganggap faktor tersebut nantinya akan membuat nilai aset properti tersebut naik.

“Tadi saya baru jelasin faktor utama seperti lokasi, major employer, fasilitas, apakah ada universitas umum, nah ini harus dilihat para milenial,” kata William.

Bangun Apartemen The Parc, SouthCity Tawarkan Konsep Coliving

Suara.com – PT Setiawan Dwi Tunggal, selaku pengembang SouthCity akan membangun hunian Apartemen The Parc di kawasan Pondok Cabe, Jakarta Selatan. Investasi dengan nilai mencapai Rp 1 triliun dengan jumlah unit mencapai 1.701 unit itu menawarkan konsep coliving.

CEO dan Direktur SouthCity, Peony Tang menjelaskan, konsep coliving yang mereka tawarkan di The Parc diwujudkan dengan menjadikan 70 persen dari 1,5 hektar lahan sebagai fasilitas bersama, ruang rekreasi, dan area hijau.

Nantinya kata Peony, wilayah tersebut akan terintegrasi dengan area superblock SouthCity dengan total luas lahan 55 hektar.

“Konsep coliving The Parc menjadi sarana untuk penghuni saling berkomunikasi melalui berbagai fasilitas seluas 70 persen dari 1,5 hektar,” ujar Peony saat talkshow grand launching The Parc di Pacific Place, Jakarta Selatan, Sabtu (27/4/2019).

Maket Apartemen The Parc di kawasan Pondok Cabe, Jakarta Selatan. (Suara.com/Fakhri)Maket Apartemen The Parc di kawasan Pondok Cabe, Jakarta Selatan. (Suara.com/Fakhri)

Peony menerangkan, The Parc tetap mementingkan privasi dan kenyamanan pribadi para penghuni. Peony menganggap The Parc tidak hanya sekadar hunian tapi juga tempat untuk melahirkan inspirasi terbaik.

“The Parc menjadi tempat untuk saling berhubungan dalam komunitas dan didesain untuk berbagi kehidupan dengan orang lain,” kata Peony.

Marketing Associate Director The Parc, Stevie Faverius Jaya menambahkan, dengan mengagkat konsep coliving, The Parc menargetkan para anak muda atau milenial. Stevie menyebut harga The Parc tidak akan memberatkan kalangan milenial.

Stevie menuturkan, The Parc menawarkan harga Rp 357 juta dan bisa dicicil hingga 36 kali. Biaya yang perlu dikeluarkan untuk milenial itu disebut Stevie hanya sekitar Rp 2,5 sampai Rp 3 juta perbulan.

PT Setiawan Dwi Tunggal, selaku pengembang SouthCity akan membangun apartemen The Parc di kawasan Pondok Cabe, Jakarta Selatan. (Suara.com/Fakhri)PT Setiawan Dwi Tunggal, selaku pengembang SouthCity akan membangun apartemen The Parc di kawasan Pondok Cabe, Jakarta Selatan. (Suara.com/Fakhri)

Menurut Stevie, pengeluaran kaum milenial saat ini mencapai Rp 100 ribu perhari hanya untuk pergi ke mall dan beli kopi. Biaya tersebut dikatakan Stevie jika dialihkan bisa membeli satu unit hunian The Parc tipe studio.

“The Parc range harganya Rp 300 juta-an yang mana itu bisa dicicil, kita menawarkan juga pola cara bayar yang ringan. Mulai dari Rp 3 jutaan perbulan. Seperti yang dibicarakan saat talkshow yang berarti itu Rp 99 ribu perhari. Jadi itu kita rasa dicari oleh milenial,” pungkas Stevie.

Peresmian Bandara New Yogyakarta International Ditunda

Suara.com – Rencana peresmian pengoperasian Bandara Kulonprogo atau Bandara New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) batal diresmikan pada Senin (29/4/2019).

Padahal, sebelumnya PT Angkasa Pura I (Persero) menginformasikan bandara komersil, yang digadang menjadi pengganti Bandara Adi Sutjipto tersebut akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo dengan pendaratan kali pertama di bandara tersebut.

Namun, kekinian pihak PT Angkasa Pura memastikan penundaan peresmian melalui pesan yang diterima Suara.com pada Sabtu (27/4/2019).

“Menindaklanjuti informasi dari protokol presiden dan kemenhub maka acara peresmian pengoperasian Yogyakarta International Airport yang semula direncanakan pada Senin (29/4/2019) ditunda hingga informasi selanjutnya. Demikian yang dapat kami sampaikan. Mohon maaf atas ketidaknyamanan. Terima kasih,” tulis VP Corporate Secretary PT Angkasa Pura, Handy H

Saat ditanya mengenai kemungkinan tanggal peresmian, PT Angkasa Pura belum bisa memberikan kepastian waktunya.

“RI-1 batal hadir tanggal 29 (April 2019), ditunda hingga waktu yang belum ditentukan,” sambungnya.

Untuk diketahui, sebelumnya PT Angkasa Pura I (Persero) menginformasikan Bandara NYIA bakal beroperasi pada 29 April 2019.

Hal ini sesuai dengan Surat Pemberitahuan Nomor AP.II891/OB.01/2019/GM.JOG-B, terkait pemberitahuan international operation NYIA yang ditandatangani General Manager Bandara Adisutjipto, Agus Pandu Purnama.

“Merujuk Peraturan Presiden RI Nomor 98 Tahun 2017 tentang Percepatan Pembangunan dan Pengoperasian Bandara Baru di Kabupaten Kulonprogor Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Bersama ini disampaikan bahwa NYIA akan diresmikan dan beroperasi pada tanggal 29 April 2019,” tulis Agus dalam Surat Pemberitahuan yang diterima Suara.com, Minggu (21/4/2019).

Berdasarkan informasi dari pihak Angkasa Pura I, hingga April 2019, penyelesaian Bandara Kulonprogo telah selesai 50 persen yang mana dari sisi arslide terdiri dari landasan pacu (runway), tempat parkir pesawat (apron) dan taxyway telah terbangun 100 persen.

Rencananya pembangunan Bandara Kulonprogo akan selesai pada akhir tahun 2019. Untuk diketahui, pembangunan Bandara Kuloprogo telah dimulai pada pertengahan 2018 lalu. Investasi pembangunan bandara baru ini mencapai lebih dari Rp 6 triliun.

Jelang Ramadhan, Boy Thohir Pegang Saham Mayoritas Aplikasi Umma

Suara.com – Presiden Direktur PT Adaro Energy TBK, Garibaldi Thohir yang biasa disapa Boy Thohir, berinvestasi menjadi pemegang saham mayoritas pada aplikasi Umma.

Menurut Boy Thohir, ia tertarik berinvestasi karena aplikasi Umma dianggap memiliki kelebihan dibanding aplikasi lain yang sama-sama menyasar umat Muslim sebagai pengguna.

Ia menjelaskan, ketertarikan terhadap platform terkait agama sejalan dengan riset lembaga internasional Pew Research Center yang menyatakan, 93 persen responden di Indonesia menganggap agama berperan penting dalam kehidupan mereka.

“Jumlah pengguna yang cukup tinggi membuktikan bahwa pembelajaran tentang Islam telah menyatu, dan menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Mulai dari halal travel, fesyen dan hobi serta gerakan komunitas terutama di generasi muda,” ujar Garibaldi Thohir, Jumat (26/4/2019).

Aplikasi Umma dikembangkan oleh anak muda Indonesia, dan menawarkan dukungan kemudahan bagi umat Islam dalam beribadah, berinteraksi, serta berbagi informasi antarmuslim.

Aplikasi Umma meluncurkan versi mobile untuk memberikan berbagai informasi untuk mempermudah ibadah umat Islam.

Perbedaannya dengan aplikasi lain, yaitu konten Islami dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan dan fitur komunitas.

CEO dan Co Founder Umma, Indra Wiralaksmana menambahkan, per April 2019 aplikasi Umma telah diunduh lebih dari 2,5 juta pengguna di Indonesia.

Pertumbuhannya 50 persen per kuartal dari Ramadhan 2018. Aplikasi Umma memiliki konten lebih dari 80 ustaz dan ulama yang siap berbagi informasi.

“Misi kami adalah membantu pengguna untuk  bersama-sama menjadi muslim yang lebih baik melalui manfaat teknologi. Aplikasi kanu dikembangkan untuk menjawab kebutuhan kaum muslim akan informasi seputar islam yang terpercaya dalam satu wadah,” ujar Indra Wiralksmana.

Izin Bolt Dicabut, First Media Rugi Rp 4,1 Triliun

Suara.com – PT First Media Tbk (KBLV) mengalami kerugian sebesar Rp 4,1 triliun pada tahun 2018. Angka ini naik drastis dibanding tahun 2017 yang merrugi Rp 1,4 triliun.

Presiden Direktur First Media Harianda Noerlan menerangkan, kenaikan angka kerugian tersebut karena sumber pendapatan dari layanan penyedia internet Bolt dihentikan oleh pemerintah, lewat Kementerian Komunikasi dan Informasi.

“Jadi kalau dengan dicabutnya izin ini buntutnya banyak. Kerugian terbesar kami disumbang dari pencabutan izin Bolt ini,” kata Noerlan seusai RUPST KBLV di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019).

Noerlan menuturkan, hampir keseluruhan pendapatan First Media bersumber dari layanan Bolt. Karenanya, dihentikannyaa layanan tersebut, sangat memukul kinerja keuangan perseroan.

“Padahal jasa penyedia internet dengan merek dagang Bolt itu menyumbang 80 persen dari total pendapatan,” tutur dia.

Kendati demikian, Noerlan menambahkan, perseroan tak kehilangan akal untuk kembali bangkit menata kinerja keuangan. Pasalnya, perseroan mempunyai ”peluru” untuk memperbaiki kinerja.

“Kami ingin bangkit lagi, dengan peluru yang kami punya, kami masih punya Link Net, penyediaan internet in building, penyediaan konten berita. Kira-kira itu mempertahankan kelangsungan usaha,” ucap dia.

“Jadi kalau untuk pulih pelan-pelan, dengan melihat situasi dunia usaha, pelan-pelan akan puih. Kita target pendapatan 2019, Rp 220 miliar.”

Belasan Calon Kepala Kampung Ikut Pelatihan 1000 Kampung Digital Netzme

Suara.com – Netzme, aplikasi pembayaran berbasis kreativitas, telah memulai program 1000 Kampung Digital khususnya di kota kecil dan pedesaan, untuk mewujudkan masyarakat nontunai dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) maju.

CEO Netzme Vicky G Saputra menjelaskan, untuk mewujudkan program tersebut, pihaknya membuka kelas pelatihan bagi calon pemimpin Kampung Digital Netzme.

“Kami sangat bersemangat dan berkeyakinan penuh, program pelatihan berkala serta perwujudan 1000 Kampung Digital Netzme ini dapat berkontribusi positif bagi kemajuan ekonomi daerah,” kata Vicky, Jumat (26/4/2019).

Selain itu, kata dia, program ini juga membantu literasi digital dan inklusi keuanganyang lebih baik bagi publik, sekaligus mendukung program pemerintah.

Kelas pelatihan ini sebagai upaya pembekalan awal para calon kepala Kampung Digital Netzme agar menjadi pemimpin andal, punya kemampuan literasi dan pemasaran digital lebih baik, serta komunikasi publik mumpuni dengan memanfaatkan teknologi terkini aplikasi Netzme.

Untuk diketahui, dari puluhan peserta yang telah mendaftar, terpilih sebanyak 17 peserta potensial yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Pelatihan tersebut digelar di Jakarta pada tanggal 23 sampai 25 April 2019. Mereka nantinya mengikuti sayembara 1000 Kampung Digital Netzme, yang berlangsung selama 2 bulan, sejak 26 April hingga 25 Juni 2019.

Vicky menambahkan, kelas pelatihan kepala Kampung Digital Netzme akan terus dilakukan secara berkala bagi calon kepala kampung digital yang potensial.

Selain itu, diharapkan program ini menjadi ajang kolaborasi produktif dari Netzme dengan korporasi maupun starup yang memiliki target utama pemasaran produk dan atau jasa di kota kecil dan pedesaan.

Siap-siap Harga Daging Sapi Bakal Melejit Jelang Bulan Puasa Ramadan

Suara.com – Pedagang Pasar Senen menyebut harga daging sapi segar bakal mengalami kenaikan pada bulan Ramadan ini. Ony (40) salah satu pedagang daging sapi segar di Pasar Senen menyebut, nantinya saat Ramadan harga daging sapi segar bakal naik Rp 10.000 per kilogram.

Menurut dia, kenaikan daging sapi segar saat Ramadan nanti, memang selalu terjadi jelang bulan puasa Ramadan.

Oni menyebut, harga daging sapi segar bisa dibanderol di harga Rp 110.000 per kilogram.

“Jadi sudah tradisi dari dulu ada kenaikan saat Ramadan, tapi naiknya Rp 10.000 per kilogram,” ujar Ony saat ditemui di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019).

Kendati demikian, Ony mengaku tak bakal menaikan harga daging sapi segar dengan harga tinggi. Pasalnya, jika harganya terlalu tinggi, maka pembeli bakal beralih ke daging beku.

“Jadi bagaimana mau naik ditekan daging India. Harga Rp 110.000 per kilogram ini juga bertahan dari tahun kemarin,” tutur dia.

Kendati demikian, meski harga bakal naik, Ony tak takut kehilangan pembeli. Pasalnya, konsumen bakal masih membeli, meski harga naik di Bulan Ramadan.

“Jadi pembeli kalau mau rasa mah yang seger. Jadi pembelinya mau aja,” ucap dia.

Link Net Bagi Dividen Rp 232 Per Saham

Suara.com – PT Link Net Tbk (LINK) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Hasilnya, perseroan menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 674 miliar.

Presiden Direktur Link Net, Marlo Budiman menyebut, pembagian dividen ini 60 persen dari laba bersih 2018.

“RUPS menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 674 miliar atau setara dengan Rp 232 per saham. Dividen dibagikan pada 29 Mei 2019,” kata Marlo dalam konferensi pers di Hotel Aryaduta Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019).

Marlo menuturkan, sisa laba bersih akan digunakan perseroan untuk pemanfaatan bisnis tahun ini. Dia menargetkan, pertumbuhan bisnis di 2019 bisa mencapai dua digit.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan per 31 Desember 2018, LINK mencatat kenaikan pendapatan sebesar 9,6% dari Rp 3,39 triliun menjadi Rp 3,72 triliun.

Namun, dari sisi laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk mengalami penyusutan Rp 200 miliar atau sebesar 20% menjadi Rp 803 miliar (year on year).

Laba bersih tahun berjalan juga menyusut dari Rp 2 triliun menjadi Rp 788 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba yang menyusut sejalan dengan beban pokok pendapatan yang mengalami kenaikan sekitar Rp 68 miliar menjadi Rp 774 miliar.

Pendapatan utama perusahaan masih berasal dari layanan broadband internet dan jaringan sebesar Rp 2 triliun atau tumbuh 5,2% dibandingkan pada 2017. Disusul biaya berlangganan tv kabel senilai Rp 1,3 triliun.

Dalam RUPST juga disetujui pengangkatan Desmond Poonl menjadi anggota dewan direksi LINK dan pengangkatan Suvir Varma sebagai anggota dewan Komisioner Perseroan.

RUPST menerima pengunduran diri Henry Riady dari dewan direksi dan Ali Chendra dari dewan komisioner. Rapat juga menerima pengunduran diri Suvir Varma sebagai Direktur Independen, karena diangkat menjadi anggota dewan komisaris.

PLN – UGM Kerja Sama Program Pendidikan D4 Ikatan Dinas

Suara.com – Dalam rangka merekrut talenta terbaik bangsa, sekaligus sebagai penerapan keterkaitan dan kesepadanan (link and match) lembaga pendidikan dengan dunia kerja, PLN menandatandatangani perjanjian kerja sama Program Pendidikan D4 Ikatan Dinas PLN dengan Sekolah Vokasi Universitas Gajah Mada (UGM), di Sekolah Vokasi (SV) UGM, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (26/4/2019).

Dalam acara tersebut, Executive Vice President (EVP) Talent Development PLN, Karyawan Aji (mewakili Direktur HCM PLN), menyampaikan bahwa kerja sama yang dilakukan antara PLN dengan SV UGM merupakan upaya PLN menjaring talenta muda terbaik di bidangnya, setelah sebelumnya menjalin kerja sama serupa dengan empat perguruan tinggi, yaitu Politeknik Negeri Bandung (Polban), Universitas Diponegoro (Undip), Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), dan Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP).

“Perjanjian ini diadakan untuk menyelenggarakan pendidikan Diploma Empat (D4) atau Sarjana Terapan Ikatan Dinas di bidang Teknik Elektro, yang disesuaikan dengan kebutuhan bidang teknik di PLN, dengan tujuan untuk memperoleh lulusan D4 atau Sarjana Terapan yang siap bekerja dan memiliki kompetensi cukup untuk diterima sebagai pegawai PLN,” kata Aji

Program ini akan dijalankan mulai tahun Akademik 2019/2020 sampai 2021/2022, yaitu selama  tiga tahun.

Dekan Sekolah Vokasi UGM, Wikan Sakarinto, S.T.,M.Sc.,Ph.D menjelaskan, kerja sama dengan PLN sudah berjalan lebih dari 4 tahun.

“Kerja sama ini telah berjalan sekitar lebih dari 4 tahun. Jika tadinya adalah kelas kerja sama program D3 Teknik Elektro, mulai tahun ini kita kembangkan menjadi D4 atau Sarjana Terapan di bidang Teknologi Rekayasa Elektro, khususnya untuk distribusi kelistrikan,” terang Wikan.

Ia menambahkan, saat ini proses pengembangan D3 menjadi D4 atau Sarjana Terapan telah memasuki tahap terakhir, yaitu persetujuan dari BAN PT.

Program D4 Ikatan Dinas PLN adalah program kerja sama pendidikan D4 yang dibuka secara khusus oleh perguruan tinggi untuk PLN, dimana mahasiswa D4 Ikatan Dinas yang telah lulus seluruh tahapan seleksi akan mulai kuliah dari semester awal.

Mahasiswa yang telah lulus akan diangkat sebagai pegawai PLN, jika memenuhi seluruh persyaratan yang ditentukan dalam kontrak. Selama pendidikan, mahasiswa diberi kesempatan untuk melaksanakan praktikum dan magang di unit PLN.

Aji menambahkan, PLN terus menjaring SDM terbaik bangsa yang dipersiapkan sejak dini, yang salah satunya melalui program kerja sama ikatan dinas. Keberadaan mereka dibutuhkan untuk menjawab setiap tantangan pada era disruptive dan revolusi industri 4.0, yaitu shifting technology, sehingga akhirnya dapat menjadi bagian dari PLN.

“Secara khusus, pada kesempatan ini, saya atas nama korporasi mengucapkan terima kasih kepada SV UGM yang telah menangkap peluang kerja sama ini. Saya berharap, agar mahasiswa tidak hanya belajar mengasah hardskill tetapi juga softskill. Hal ini dilakukan agar mereka mempunyai kematangan sosial dan emosional di dunia kerja, seperti kepemimpinan, nilai-nilai disiplin, inisiatif, adaptif, integritas, open mind terhadap tantangan, memiliki budaya belajar dan berbagi serta berkolaborasi,” kata Aji.

Kerja sama ini diharapkan akan membentuk konsep link and match , yaitu konsep keterkaitan antara lembaga pendidikan dengan dunia kerja. Dengan adanya keterkaitan ini, maka pendidikan sebagai pemasok tenaga kerja dapat mengadakan hubungan-hubungan dengan dunia usaha atau industri, khususnya PLN yang berharap mendapatkan talenta-talenta terbaik negeri ini.

Link Net Siap Merambah Bisnis Elektronik Sports

Suara.com – Perusahan penyediaan jasa internet PT Link Net Tbk (LINK) bakal serius masuk ke bisnis elektronik sports (e-sports). Bahkan, Link Net telah membuat divisi sendiri untuk mengembangkan bisnis e-sports.

Presiden Direktur Link Net, Marlo Budiman menerangkan, perseroan masuk ke bisnis e-sports karena potensinya sangat besar. Hal itu dilihat dari jumlah pemain e-sports aktif di Indonesia yang mencapain 40 juta orang.

“Jadi pangsa pasar besar sekali, sehingga kita mau menjangkau milenial, sehingga kita bisa menjual internet produk. Kita bentuk bisnis baru,” kata Marlo dalam konferensi pers di Hotel Aryaduta Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019).

Marlo melanjutkan, perseroan nantinya terjun langsung menjadi penyelenggara kompetisi e-sports. Pasalnya, saat ini Link Net hanya sebagai sponsor dari kompetisi e-sports.

“Kita mau terlibat penyelenggara kompetisi e-sport itu. Kita bikin sendiri event. E-sport bukan hanya sponsor, tiketing, booth, media value, tentunya akan menunjang brand equity First Media,” tutur dia.

Kendati demikian, Marlo menambahkan, perseroan tak berniat untuk membuat games sendiri, justru perseroan akan membuat tim e-sports sendiri.

“Mengembangkan games tidak, karena games biasanya dari luar. Tapi kita tertarik bikin tim sendiri, namanya tim first media,” tutup dia.

PLN Group Sabet 10 Penghargaan BUMN Marketeers Awards 2019

Suara.com – PLN dan anak usahanya, bright PLN Batam  berhasil meraih 10 penghargaan dalam ajang “BUMN Marketeers Awards 2019”. Penghargaan yang diperoleh tersebut dalam kategori The Most Promising Company in Marketing 3.0, The Most Promising Company in Entrepreneurial SOEs, The Most Promising Company in Branding Campaign, The Most Promising Company in Tactical Marketing, dan The Most Promising Company in Strategic Marketing.

Penghargaan diterima oleh Senior Executive Vice President Bisnis dan Pelayanan Pelanggan PLN, Yuddy Setyo Wicaksono, dan Direktur Utama Bright PLN Batam, Dadan Kurniadipura, di Grand Atrium Kota Kasablanca, Jakarta, Rabu (24/4/2019)

Menurut Yuddy, penghargaan ini juga merupakan apresiasi bagi insan PLN yang bekerja di ujung tombak pelayanan, yang melayani daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Mereka adalah para mitra kerja yang telah bahu membahu bersama PLN dalam memberikan pelayanan listrik bagi seluruh masyarakat dan seluruh pegawai PLN yang telah berusaha dalam memberikan yang terbaik bagi perusahaan.

Senada dengan hal tersebut, Dadan mengatakan, penghargaan yang diraih menjadi motivasi tersendiri bagi Bright PLN Batam untuk terus melakukan strategi promosi dan pemasaran yang efektif dalam mengelola produk, brand, layanan digital dan pelayanan pelanggan, agar mampu memberikan sesuatu yang lebih baik lagi.

“Penghargaan ini sangat berarti bagi perusahaan, di mana kami mendapatkan apresiasi atas upaya yang telah kami lakukan. Ini akan menjadi pemacu semangat untuk terus menghadirkan terobosan yang baru, mengingat setiap pegawai Bright PLN Batam adalah pionir dan change agent yang sudah memiliki kompetensi dalam menangani masalah kelistrikan dari hulu hingga hilir di wilayah Batam,” imbuh Dadan.

BUMN Marketeers Awards tahun ini adalah yang ke-9 kalinya dan mengusung tema “Entrepreneurial State Owned Enterprises (SOEs)”.

Adapun tujuan dari penghargaan ini adalah mendorong BUMN untuk mengedepankan kreativitas, inovasi, prinsip kewirausahaan, serta kepemimpinan. Selain itu juga memberikan apresiasi kepada BUMN yang dinilai berhasil mengaplikasikan empat faktor tersebut.

Aspek lain yang diperhatikan, perusahaan itu harus akuntabel dan kredibel dalam mengembangkan strategi serta inovasi marketing dalam meningkatkan daya saing.

Proses seleksi berlangsung dari Februari hingga April 2019. Sekitar 60 perusahaan dan anak perusahaan BUMN ikuti proses seleksi, yang mana 40 perusahaan berhasil mengikuti tahapan sampai akhir kompetisi.

Penilaian secara keseluruhan dilakukan langsung oleh para juri dari Indonesia Marketing Association (IMA).